Setelah lama ditunggu, akhirnya penyanyi Audy akan segera menyapa penggemarnya. Pelantun Menangis Semalam ini mengumpulkan lagu hit dari beberapa album miliknya dan menambahkan dua lagu terbaru untuk penggemar yang sudah merindukannya.

Album keenam Audy ini masih sama seperti album sebelumnya yang menggunakan nomor dalam penamaan albumnya. Untuk album yang baru bisa diunduh hari ini 6 Oktober 2017, bertajuk The Best of Audy 17. Album ini merupakan jawaban Audy atas banyak pertanyaan orang yang menduga dirinya vakum dari industri musik.

"Rencananya itu ini akan dikeluarkan tahun 2012. Tapi saya menikah waktu itu dan saya hamil. Jadi akhirnya enggak jadi untuk keluarin album the best tahun 2012. Jadi menunggu, menunggu, akhirnya baru sekarang keluar," ujar Audy saat jumpa pers di Kantor Sony Music Indonesia, Benhill, Jakarta Pusat.

Sementara itu pihak Sony Music Entertainment Indonesia, Mahavira Wisnu Wardhana atau dikenal dengan panggilan Inu mengatakan, album tersebut adalah proyek terbaik Audy.

"Memang waktu itu sudah ada project the best of Audy. Tapi ternyata lelaki sempurna-nya ngajak nikah kan. Jadi ditunda dulu. Terus Audy hamil," ujar Inu.

Menurutnya keluarnya album tersebut saat ini justru pas dengan 17 tahun Audy berkarya di dunia musik, terlebih ditambah dalam album ini juga ada 17 lagu.

"Album the best ini dikeluarkan untuk temu kangen dengan teman teman semua para penggemar Audy," kata Audy.

Lewat album barunya ini, Audy menyuguhkan hitsnya seperti Satu Jam Saja, Lama-lama Aku Bosan, Pencuri Hati, Pergi Cinta, Untuk Sahabat, Temui Aku, Silang Hati, Lagu Sendu, Di Balas dengan Dusta, Kuterimakan, Arti Hadirmu, Perempuan Ini, Menangis Semalam, hingga lagu berjudul Janji Di Atas Ingkar akan kembali memanjakan pendengar yang sudah lama merindukan suara emas Audy.  (viva.co.id)

Dibawah ini ada beberapa pilihan lagu Ed Sheeran

Lagu favorit kamu yang mana?

Ed Sheeran kembali ke zona nyamannya, lagu balada manis, melalui ‘Perfect’ yang dipilihnya sebagai single ketiga wilayah Amerika untuk album suksesnya, “Divide”.

‘Perfect’ menyusul langkah ‘Thinking Out Loud’ yang mengusung romansa dengan kuat dan sebuah lagu cinta yang ditulis Ed untuk kekasihnya, Cherry Seaborn. Degan produksi atmosferik kreasi Will Hicks dan Benny Blanco, lagu sepertinya memang disiapkan sebagai soundtrack untuk setiap pasangan kekasih yang tengah dimabuk cinta.

Kisah romansa romantis ini dihadirkan pula dalam video lirik yang juga dihadirkan menyusul perilisan ‘Perfect’ sebagai single. Videonya sendiri merupakan kumpulan sketsa yang menampilkan banyak gambar-gambar bernuansa cinta. Video ditutup dengan sepasang kekasih yang berpelukan di malam penuh bintang yang terasa syahdu.

‘Perfect’ memang memiliki potensi untuk memperpanjang kesuksesan Ed di era album “Divide” sampai penghujung tahun ini. Ed direncanakan untuk membawakan lagunya pertama kali secara live pada hari ini, Senin, tanggal 25 September, dalam acara “Good Morning America”, yang mengindikasikan jika Ed kembali mengalihkan atensinya kepada pemirsa Amerika. (creativedisc.com)

Setelah sempat disebut enggan untuk dikait-kaitkan lagi dengan One Direction, ternyata Harry Styles tidak benar-benar lupa dengan boyband yang membesarkan namanya tersebut. Setidaknya ini terbukti saat ia memulai konser pertama dari rangkaian world tour-nya yang berlangsung di San Fransisco, pada Selasa, 19 September lalu.

Harry tampaknya ingin memulai tur dengan benar-benar istimewa dan menyajikan malam yang tak akan terlupakan bagi para penonton yang memadati auditorium Masonic. Dan salah satu caranya tentunya adalah juga membawakan lagu-lagu One Direction, dengan ‘Stockholm Syndrome’ yang diambil dari album “Four” (2014) menjadi yang pertama.

Menyusul sesi nostalgia tersebut, Harry kemudian menghadirkan materi dari album debut solonya, seperti ‘Sweet Creature’, ‘Only Angel’, ‘Woman’ dan ‘Meet Me in the Hallway’. Ia kemudian menghadirkan lagu dari katalog One Direction lain, kali ini mega hit ‘That’s What Makes You Beautiful’.

Selain lagu-lagu klasik One Direction, Harry juga meng-cover lagu milik band legendaris Fleetwood Mac, ‘The Chain’, yang diniatkan sebagai tribut atau penghargaan kepada band yang telah menginspirasi dirinya tersebut. Sang penyanyi berusia 23 tahun kemudian menutup konser dengan single hit-nya sendiri sebagai penyanyi solo, ‘Sign of the Times’.

San Fransisco adalah kota pertama di Amerika Utara yang disinggahi Harry dari 13 kota yang telah dijadwalkan di bulan September dan Oktober, di mana akan berakhir di kota Phoenix, Arizona, pada tanggal 14 Oktober. Selepasnya ia akan menyebrang ke Eropa, Australia dan Jepang di bulan Desember. (creativedisc.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM