Sobat Delta! Kali ini kamu bisa ikut nentuin lagu 90'S ALTERNATIVE ROCK/POP favorit kamu untuk diputar di #Zona90an Delta FM! Caranya gampang banget, kamu tinggal pilih salah satu lagu dibawah ini dan jangan lupa untuk share di Twitter atau di Facebook (klik panah kanan atas) dan tungguin hari Senin, 11 Desember 2017 jam 12:00 WIB bersama Reno Aditya karena mungkin lagu pilihan kamu yang akan kami putarkan untuk diperdengarkan di 8 kota Indonesia (Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Manado, Medan, Semarang dan Yogyakarta). Stay tuned terus yah!

Karir bermusik Randy Pandugo bisa dibilang cukup panjang. Bermusik khususnya dengan gitar sudah dia tekuni sejak SMA dengan gitaris virtuoso macam Yngwie Malmstein, Joe Satriani sebagai panutannya. Randy juga sempat membuat band berformat duo gitar vokal dengan bass bernama Di-Da dan menghasilkan satu album. Tetapi proyek ini tidak berjalan lama dan Randy memutuskan berkarier sebagai solois dan banyak tampil menyanyikan lagu dari musisi luar negeri macam John Mayer, Landon Pigg, Ed Sheeran dan lainnya di beberapa kafe di Jakarta. Dari penampilan-penampilannya tersebut akhirnya Randy ‘ditarik’ untuk bekerjasama dengan salah satu label international yang ada di Indonesia, 

Setelah proses rekrut dengan label tersebut, Rendy segera tancap gas menggarap album penuh pertamanya, dimana semua proses kreatif dan penciptaan dilakukan di Swedia dengan beberapa produser musik pop ternama dunia. Walaupun sempat tidak menulis lagu selama 5 tahun, Rendy ditantang untuk menghasilkan 8 lagu untuk album yang kemudian dinamakan “The Journey” ini hanya dalam waktu 2 bulan workshop di Swedia. Dan hasilnya adalah satu album yang menurut Rendy adalah “album yang berarti bagi saya, karena album ini merupakan rangkuman nada-nada yang ada di kepala dalam lima tahun terakhir, dan banyak hal yang terjadi dalam perjalanan karir musik saya selama lima tahun tersebut”. semua lagu di album ini dibuat dalam bahasa Inggris, karena memang ini menjadi salah satu impian Rendy sejak lama, dan album ini direncanakan untuk juga di promosikan di regional ASEAN.

 

by :  Aulia Panji (@pienji)

Lagu “Manusia Kuat” ini merupakan single ke empat dari album “Monokrom”. melalui lagu ini, Tulus memang menunjukan bahwa keberagaman tema lagu adalah hal yang penting dalam sebuah album. Tulus selama ini dikenal dengan pemilihan tema yang ‘tidak biasa’, bahkan untuk lagu cinta sekalipun, Tulus sangat bisa menghasilkan lirik dan angle yang ‘berbeda’ dari lagu cinta manapun yang pernah ditulis di Indonesia.


Lagu “Manusia Kuat”, sedikit berbeda dengan single sebelumnya, tema lagu nya cukup terbaca dari judul. Tentang menjadi manusia yang selalu mempunyai harapan dan selalu berfikir ataupun berlaku dengan positif, agar senantiasa menjadi ‘manusia kuat’ yang tidak mudah menyerah. Dari sisi musik, ketukan mid tempo sangat pas dengan tema dan lirik nya. Dan keterlibatan The City of Prague Philharmonic Orchestra untuk mengisi seksi alat gesek, sangat berhasil membuat lagu ini terdengar megah. Sedang untuk video musik nya, melibatkan kolektif seniman asal Yogya, Papermoon Puppet Theatre yang dikenal luas karena ambil bagian juga di dalam film Ada Apa dengan Cinta 2 yang lalu.

 

reviewed by Aulia Panji (@pienji)

Permasalahan panjang Kesha dengan mantan produser nya Dr. Luke dan label rekaman seperti hampir membuat hancur psikologis ataupun karir Kesha. Bagaimana tidak, kasus panjang tersebut menghabiskan waktu lebih dari 2 tahun dan menjadi perhatian dunia hiburan diseluruh dunia. Secara kesehatan pun, dia sempat bermasalah dengan bulimia dan harus mendapatkan perawatan dan rehabilitasi pada tahun 2014. Dan, segala hal yang pernah menimpanya tersebut seperti ditumpahkan dengan sangat apik di single terbaru nya sebagai penyanyi solo, setelah pada tahun lalu sempat tampil sebagai penyanyi tamu di lagu “true colors” bersama DJ/produser Zedd.


Lagu “Praying” dibuat Kesha bersama Ben Abraham, Andrew Joslyn, dan produser Ryan Lewis yang juga tergabung bersama grup rap asal Boston bersama Mackelmore. Hanya dengan instrumen piano dan perkusi, sehingga lagu ini terdengar minimalis, tetapi dengan unsur paduan suara, nuansa musik gospel sangat terasa di lagu ini. Secara lirik, menurut Kesha, secara garis besar bercerita tentang ‘memaafkan’. Walau banyak media juga banyak mengaitkan dengan kasus Kesha yang lalu, karena cara bernyanyi Kesha yang terdengar sangat ‘jujur’ dan mengandung ‘kemarahan’ dalam liriknya. Sebuah comeback yang berhasil oleh Kesha dan semoga tidak menjadi Britney Spears kedua.

 

reviewed by : Aulia Panji (@pienji)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM