Makarena



Sebuah satelit Rusia misterius yang menampilkan "perilaku sangat tidak biasa" memicu kesiagaan di AS, kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri.

"Kami tidak tahu pasti apa itu dan tidak ada cara pula untuk memverifikasinya," kata Asisten Menlu, Yleem Poblete dalam sebuah konferensi di Swiss pada 14 Agustus.

Dia menyuarakan ketakutan bahwa masih mustahil untuk menentukan mungkinkah benda itu adalah senjata.

Rusia menyangkal pernyataan itu yang mereka sebut sebagai "tuduhan dan fitnah tak berdasar sekadar berdasarkan kecurigaan".

Satelit yang dipermasalahkan itu diluncurkan pada bulan Oktober tahun lalu.

"Perilaku satelit itu di orbit tidak konsisten dengan apa pun yang terlihat sebelumnya dari inspeksi di orbit atau atau dari kemampuan kesadaran situasional angkasa luar. Juga tidak cocok dengan kegiatan satelit Rusia lainnya," kata Poblete pada sebuah konferensi tentang perlucutan senjata di Swiss.

"Niat Rusia dengan satelit ini tidak jelas dan sudah tentu hal ini merupakan perkembangan yang sangat meresahkan," tambahnya. Ia mengutip pernyataan terbaru komandan Angkatan Luar Angkasa Rusia, yang mengatakan bahwa mereka memiliki tujuan utama untuk membuat "prototipe senjata baru."

Poblete mengatakan bahwa AS "sangat cemas" bahwa Rusia sedang mengembangkan senjata anti-satelit.

Kepada kantor berita Reuters, seorang diplomat senior Rusia, Alexander Deyneko, mengatakan bahwa pernyataan itu adalah "fitnah dan tuduhan tak berdasar yang cuma berdasarkan kecurigaan, prasangka dan sebagainya".

Dia menyerukan AS untuk berkontribusi pada kesepakatan Rusia-Cina yang berusaha mencegah perlombaan senjata di luar angkasa.

'Antara laser atau gelombang mikro'
Senjata ruang angkasa dirancang bisa untuk menimbulkan kerusakan dengan cara yang lebih halus dibanding senjata konvensional, yang dapat menyebabkan banyak puing di orbit, kata Alexandra Stickings, seorang analis di Royal United Services Institute.

"(Senjata-senjata seperti itu bisa termasuk) laser atau frekuensi gelombang mikro yang bisa mematikan (satelit) pada suatu waktu, baik melumpuhkannya secara permanen tanpa merusaknya atau mengacaukan operasinya dengan mengacak (sinyal)," katanya.

Masalahnya sulit untuk mengetahui teknologi apa yang sudah ada untuk itu karena begitu banyak informasi tentang teknologi berbasis ruang angkasa yang digolongkan sangat rahasia, tambahnya.

Dia juga mengatakan akan sangat sulit untuk membuktikan bahwa setiap peristiwa gangguan di ruang angkasa adalah akinbat tindakan yang disengaja dan bermusuhan dari suatu negara tertentu.

Pernyataan Yleem Poblete sangat menarik mengingat Presiden Donald Trump baru saja membuat keputusan untuk meluncurkan angkatan keenam dari militer AS bernama Space Force, Atau PAsukan Ruang Angkasa, kata Stickings.

"Narasi dari AS adalah, 'ruang angkasa yang dulunya benar-benar damai, sekarang lihat apa yang dilakukan oleh orang-orang Rusia dan Cina' - padahal AS telah mengembangkan kemampuan (militer ruang angkasa) sendiri."

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan dia tidak bisa mengkonfirmasi atau menyangkal tentang tiundak-tanduk satelit Rusia itu.

"Terdapat berbagai ancaman dan bahaya dari semua kemampuan (militer) ruang angkasa di apa yang merupakan domain yang semakin diperebutkan," katanya.

"Termasuk pengembangan senjata antariksa oleh sejumlah negara."

"Inggris bekerja erat dengan para sekutu internasional, termasuk AS, untuk menegakkan kembali perilaku yang aman bertanggung jawab di ruang angkasa dan untuk membangun pengetahuan, pemahaman, dan ketahanan." (BBC Indonesia)

Korea Utara tampaknya sedang mengembangkan rudal balistik baru, walau negara itu dilaporkan tengah menjalin hubungan yang baik dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Laporan terkini mengenai aktivitas Korut didapat selagi sejumlah satelit mata-mata memantau fasilitas Sanumdong dekat Pyongyang.

Menurut beberapa pejabat AS kepada harian Washington Post, satu atau dua rudal balistik terlihat sedang dibuat di lokasi itu.

Fasilitas Sanumdong dikenal sebagai lokasi yang telah memproduksi gelombang pertama rudal-rudal balistik Korut yang mampu menjangkau AS.

Seorang pejabat yang diwawancarai kantor berita Reuters mengatakan belum jelas seberapa jauh perkembangan proyek tersebut.

Bagaimanapun, menurut Reuters, citra satelit memperlihatkan sejumlah kendaraan hilir-mudik di tempat itu.

Laporan bahwa Korut amat mungkin melanjutkan program senjata nuklirnya bukan yang pertama mengemuka setelah pertemuan antara Trump dan Pemimpin Korut, Kim Jong-un, di Singapura, Juni lalu.

Pada akhir Juni, media AS merilis laporan berdasarkan bocoran intelijen berisi indikasi bahwa Korut masih menggencarkan proyek di lokasi pengayaan nuklir.

Kemudian, pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, mengungkapkan kepada para senator bahwa pabrik-pabrik Korut "masih memproduksi material fisil" yang digunakan untuk membuat senjata nuklir.

Padahal, pada pertemuan di Singapura, Trump dan Kim menyatakan bertekad bekerja menuju denuklirisasi.

Bahkan, Trump menegaskan Korut "tak lagi menjadi ancaman nuklir". (BBC Indonesia)

 

Selamat datang di MAKARENA lagi, Sobat Delta!!

Kali ini Bara Pattiradjawane dan Harsya Subandrio bakalan bikin menu yang namanya SAYUR LODEH MERAH DAUN KELOR di (Makanan Rabu Enak) DELTA FM! Makarena ini bakalan ada setiap hari Rabu sore di Delta FM mulai jam 16:00 WIB lho! Buat kamu yang mau belajar memasak bersama Chef Bara Pattiradjawane dan Harsya Subandrio bisa juga langsung dengerin ON AIR di radio atau nonton LIVE di INSTAGRAM atau di FACEBOOK Delta FM.

Sambil diperjalanan atau dirumah kata siapa enggak bisa belajar? Dengerin terus banyak keseruan lainnya cuma di Delta FM.

 

Orang yang paling bahagia ternyata bukanlah orang yang tak pernah menunjukkan rasa marahnya, ungkap sebuah temuan baru. Itu karena kebahagiaan lebih dari sekadar merasa senang sepanjang waktu, kata penulis studi. Kebahagiaan juga tentang merasakan emosi lain, seperti kecewa atau marah, yang sama-sama berharga bagi kesehatan mental.

Tak bisa dipungkiri, dalam beberapa budaya, ada banyak tekanan untuk merasa baik sepanjang waktu. Tetapi bagi beberapa orang, terus memendam perasaan yang tidak menyenangkan, dapat menjadi “bom waktu” dan menciptakan perasaan kurang bahagia dalam jangka panjang. Walau ada juga, beberapa orang yang memang tak bisa marah.

Untuk mempelajari dampak berbagai emosi terhadap keseluruhan kebahagiaan, peneliti Maya Tamir PhD dan rekan-rekannya di Hebrew University of Jerusalem, melakukan wawancara dengan 2.324 mahasiswa di delapan negara, termasuk Amerika Serikat.

Para peserta disurvei tentang perasaan yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari, serta perasaan apa yang paling ingin mereka tunjukkan. Peserta juga menjawab pertanyaan tentang gejala depresi dan kepuasan hidup.

Tak heran, temuan yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Psychology tersebut mendapati, sebagian besar peserta berharap untuk bisa menunjukkan emosi yang lebih menyenangkan dalam hidup mereka.

Tetapi terlepas dari jenis emosi yang paling ingin ditunjukkan dan terlepas dari negara atau budaya, peserta yang menunjukkan emosi paling sesuai dengan kondisi emosi yang mereka alami, melaporkan kepuasan hidup lebih besar dan lebih sedikit gejala depresi.

Walau begitu, penelitian ini menekankan bahwa bukan berarti Anda bebas menjadi orang yang pemarah bagi orang lain, seperti mengutarakan kata-kata buruk yang menyakiti hati orang lain.

Semisal, saat Anda merasa kesal, Anda boleh berbicara dengan nada kesal, namun jika ternyata kekesalan itu sudah berlalu, tidak perlu dibuat-buat. Sebab untuk bisa menjadi kunci kebahagiaan, tujuan dari kemarahan adalah untuk “mengingatkan”, bukannya memuaskan emosi, kata Tamir.

"Apa yang ditunjukkan oleh penelitian ini adalah bahwa orang yang lebih bahagia adalah mereka yang menjalani emosi secara alami dan positif. Saat marah disalurkan dengan baik, maka pemulihannya akan menjadi lebih cepat, tak ada dendam, tak ada penyesalan, dan itu menyehatkan mental, yang akhirnya membuat hidup lebih bahagia secara keseluruhan," kata Tamir.

Selanjutnya, penelitian masa depan diperlukan untuk melihat apakah jenis emosi tidak menyenangkan lainnya, seperti rasa bersalah, ketakutan, kesedihan, atau rasa malu, juga merupakan bagian penting dari pengalaman hidup, kata Tamir. (kompas.com)

Page 1 of 6

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM