Lifestyle


Rate this item
(0 votes)

Tiga Alasan untuk Tidak Menggunakan Kipas Angin Saat Tidur

By Published July 26, 2018

Kipas angin menjadi barang rumah tangga yang tak asing. Terutama bagi mereka yang tinggal di daerah panas dan tak memiliki pendingin ruangan. Penggunaan kipas angin pun meningkat ketika cuaca sedang panas. Tapi, ternyata ada bahaya kesehatan dan beberapa alasan yang membuat kita tak seharusnya menggunakan kipas angin saat tidur. Apa sajakah itu? 1. Membawa debu dan kotoran Menurut The Sleep Advisor, kipas angin mampu memperlancar sirkulasi udara dalam ruangan serta membuat ruangan lebih dingin dan segar. Namun, kipas angin juga bisa mensirkulasikan debu dan kotoran. Hal ini tidak baik apalagi jika kamu mengidap alergi, asma atau alergi rhinitis. The Sleep Advisor merekomendasikan kita untuk melihat bagian dalam dari kipas angin tersebut. Jika debu-debu terkumpul pada mata pisaunya, maka partikel debu tersebut bisa berterbangan ke udara setiap kali kamu menghidupkannya.

2. Membuat kulit kering Alasan lainnya untuk tak menggunakan kipas angin ketika tidur adalah fakta bahwa kipas angin bisa membuat kulit dan rongga hidung kering. Jika rongga hidungmu menjadi terlalu kering, kondisi tersebut bisa membuat hidung kita memproduksi lendir berlebihan dan ketika bangun kita akan merasa hidung kita mampat. 3. Keram otot Mereka yang tidur dengan kipas angin menghadap ke tubuh mereka, akan cenderung merasakan pegal atau keram otot. Hal ini dikarenakan udara yang terkonsentrasi akan membuat otot menegang. Masalah ini sering terjadi, terutama bagi mereka yang tidur dengan kipas angin dekat dengan wajah atau leher. Jika kamu bangun dengan leher kaku, hal ini bisa jadi dikarenakan paparan angin yang konstan. Jadi, ada baiknya kamu menghindari pemakaian kipas angin saat tidur. Pakailah cara lain untuk mendapat kesejukan, misalnya dengan meletakkan flanel dingin dalam semangkuk air di dekatmu ketika tidur atau tidur dengan jendela terbuka. (KOMPAS.com)

Read 275 times

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM