Lifestyle



dreamiest of doorsteps ☁️

A post shared by Nat (@nhtching) on

#Toynbee #toynbeetiles #51st5thAve #manhattan #nyc

A post shared by gregwoodleg (@gregwoodleg) on

#chinatown #newyork #doyersstreet #doyers #shootingday

A post shared by Marco Aurélio Bezerra (@marcobezerra) on

"Not all those who wander are lost." — J.R.R. Tolkien ?

A post shared by Central Park ? (@centralparknyc) on

Private residence or subway vent hidden in plain sight? ? #58joralemonstreet

A post shared by Emily Schmitz (@eschmitz94) on

New York Earth Room. #diafoundation #earthroom #walterdemaria

A post shared by Peter Park (@therealpeterpark) on

Sudah banyak buku dan film yang menggambarkan betapa menariknya New York. Jika punya kesempatan ke sana, jangan hanya datang ke objek wisatanya yang populer, karena kota ini memiliki banyak "objek wisata rahasia" yang bahkan tidak banyak diketahui oleh penduduk lokalnya.

1. Greenwich Village

Manhattan ialah kawasan yang selalu sibuk, begitu juga dengan area Greenwich Village.

Di area ini, ada pemukiman yang selalu dijadikan latar belakang berfoto oleh turis. Pemukiman ini memang tak dibuka untuk publik, karena dikelola oleh New York University. Namun, turis masih bisa berkeliling di dalamnya yang dihiasi nuansa bata merah.

2. Toynbee Tiles

Saat berkeliling di jalanan New York, jangan lupa untuk menatap ke bawah, karena ada ubin unik yang disusun acak oleh seseorang.

Disebut Toynbee Tiles, ubin-ubin itu telah ada di aspal jalanan New York sejak tahun 1980-an. Sebagian besar ubin tersebut bertuliskan pesan politis, namun tidak ada yang tahu siapa yang menyusunnya.

3. Stasiun kereta bawah tanah tua

Ada stasiun kereta bawah tanah tertua di Manhattan, yang bernama City Hall.

Stasiun ini berhenti beroperasi pada tahun 1904, namun bisa dikunjungi melalui jalur belakang Museum Transit.

4. Taman atap Rockefeller Center

Ribuan orang datang mengunjungi Gedung Rockefeller Center setiap harinya, tapi tak semua orang bisa masuk ke taman atapnya.

Bergaya art deco, taman ini hanya bisa dikunjungi oleh tamu dari acara yang diselenggarakan di sana.

5. Lorong Doyers

Dalam film aksi yang berlokasi di New York, pasti ada adegan kejar-kejaran di lorong Doyers yang berlokasi di Chinatown.

Lorong itu bukan buatan di studio, tapi benar berlokasi di area Doyers.

6. Sudut hijau Central Park

Central Park memiliki sudut rahasia yang lebih hijau dari sudut lainnya. Bernama Hallett Nature Sanctuary, sudut ini dipenuhi pepohonan rindang di sepanjang jalannya.

Seluas 4 are, saat ini sudut itu menjadi persinggahan burung-burung di New York.

7. Rumah ventilasi stasiun Brooklyn

Saat berjalan di 58 Joralemon Street, pasti akan menemukan rumah berwarna merah besar yang tak pernah berpenghuni. Rumah tersebut bukan kediaman seseorang, melainkan ventilasi dari jalur kereta bawah tanah di area Brooklyn.

Tidak ada ruangan di dalamnya, melainkan hanya ada tangga darurat yang bisa digunakan penumpang kereta jika sekiranya terjebak.

8. Ruang bumi New York

Di 141 Wooster Street ada Earth Room yang dikelola oleh Dia Art Foundation. Ruangan ini tak memajang benda seni, melainkan hanya memberikan pemandangan tanah di lantainya.

Diciptakan oleh seniman Walter De Maria pada tahun 1977, ruangan ini memiliki konsep tanah sebagai unsur kehidupan manusia di bumi. Tanah yang disebar tidak pernah diganti sejak pertama kali disebar. Banyak pengunjung yang melakukan meditasi di sini.

9. Gudang Perpustakaan New York

Gedung Perpustakaan New York memang berukuran besar dan megah, tapi nyatanya ruangan itu tak pernah cukup untuk menyimpan seluruh arsip dan buku yang dikoleksi.

Di gudangnya, tersimpan ratusan arsip dan buku kuno yang hanya ditampilkan saat pameran tahunan, seperti milik Shakespeare, Walt Whitman, sampai Jack Kerouac.

Berada di kedalaman 30 meter di bawah jalanan Bryant Park, atap gudang ini sudah pasti dijejaki oleh masyarakat dan turis di New York setiap harinya.

10. Jalur 61 Grand Central

Stasisun kereta bawah tanah Grand Central juga menyimpan rahasia, yakni di Jalur 61.

Jika ada situasi genting, pejabat pemerintah atau penumpang VIP yang sedang berada di hotel mewah Waldorf Astoria bisa menyelamatkan diri ke Jalur 61 melalui pintu rahasia yang terhubung dengan lift.

Lift-nya cukup besar, bahkan bisa memuat mobil di dalamnya. (cnnindonesia.com)

Keindahan gugusan Kepulauan Komodo memang tak ada habisnya untuk dieksplorasi. Setelah Pulau Komodo, Pink Beach, dan Pulau Rinca, perjalanan. Pulau kecil tak berpenghuni yang berada di sebelah utara Pulau Komodo ini selalu menarik untuk dijamahi tiap lekuk keindahannya.

Gili Lawa berbentuk bukit yang menampakkan warna hijau saat musim penghujan dan berwarna kuning saat kemarau. Uniknya, pulau kecil ini dibagi menjadi dua dan terpisah oleh lautan. 

Dari Labuhan Bajo menuju Gili Lawa membutuhkan waktu sekitar satu jam perjalanan pulang pergi dengan menggunakan perahu boat. Mengingat waktu tempuh yang relatif lama, banyak wisatawan lebih memilih menggunakan paket perjalanan wisata tiga hari dua malam, dan memasukkan Gili Lawa sebagai salah satu destinasi yang dituju. 

Untuk sampai ke puncak Gili Lawa, wisatawan perlu melakukan perjalanan treking selama sekitar satu jam. Bentuk trek yang curam menjadi tantangan selanjutnya bagi wisatawan sebelum bisa menikmati keindahan gugusan Kepulauan Komodo dari atas. Mengingat trek yang curam, wisatawan perlu menggunakan sepatu trek dengan kualitas mumpuni agar perjalanan menjadi aman dan nyaman. 

Dari puncak Gili Lawa terhampar pemandangan yang luar biasa indah. Bahkan jika berkunjung di waktu yang tepat, tiap orang bisa menyaksikan keindahan pemandangan matahari terbenam dari puncak Gili Lawa. Hamparan bukit hijau, lautan biru, dan udara yang segar membuat perjalanan wisata Anda semakin sempurna.

 

Tak hanya itu, banyak juga aktivitas wisata yang bisa dilakukan selain treking ke puncak Gili Lawa, salah satunya snorkeling. Terdapat beberapa spot snorkeling yang bisa dieksplorasi di sekitar Gili Lawa bagi mereka yang gemar wisata bawah laut. (liputan6.com)

Berlibur bersama keluarga ternyata dapat memberikan banyak manfaat. Selain membuat perasaan lebih bahagia, hubungan antara Anda dan keluarga pun bisa terjalin lebih erat.

Di liburan kali ini Anda mungkin ingin memboyong seluruh anggota keluarga seperti anak, keponakan, atau orang tua untuk jalan-jalan ke luar negeri.

Kalau begitu, Anda bisa pilih destinasi negara Asia berikut yang telah dirangkum dari sassymamasg, Selasa (11/04/2017). Daftar negara di Asia ini sudah jadi favorit para traveler liburan bareng keluarganya, lho.

Seoul, Korea Selatan

Seoul jadi negara favorit untuk liburan keluarga. Pasalnya, berbagai pilihan tempat wisata yang cocok untuk anak-anak, remaja, hingga dewasa ada di sini. Tempat family friendly yang tak boleh dilewatkan adalah Lotte World dan Gyeongbokung Palace.

Hong Kong

Walaupun kota Hong Kong selalu riuh dan padat, ternyata masih ada tempat wisata family-friendly di sana. Anda tentu akan memasukkan Disneyland sebagai destinasi utama saat ke sana. Tapi, jangan lupa pula untuk coba ikut trip menggunakan Star Ferry bareng keluarga saat berada di Hong Kong. Kapal pesiar ini jadi salah satu yang terbaik di dunia lho. Setelah itu, mampirlah ke Victoria Peak dan kawasan Avenue of Stars untuk nikmati indahnya pemandangan kota dan berfoto bersama keluarga.

Singapura

Singapura selalu jadi destinasi luar negeri favorit keluarga Indonesia. Selain karena jaraknya yang dekat, negara ini punya banyak sekali tempat wisata yang family friendly. Beberapa tempat yang selalu ramai dikunjungi traveler bersama rombongan keluarganya adalah Merlion Park, Marina Bay Sands, Gardens by The Bay, Sentosa Island, dan Universal Studio. Anda tentu tak ingin lewatkan kesempatan memiliki waktu berkualitas bareng keluarga di sana kan?

Bangkok, Thailand

Kalau budget liburan Anda tak begitu banyak, Thailand bisa jadi negara pilihan untuk dikunjungi. Sebab, banyak sekali penginapan keluarga berharga murah yang bisa Anda temukan di sana. Pilihan tempat wisata, kuliner, dan belanja dengan harga sangat terjangkaun pun akan dengan mudah Anda jumpai.

Hoi An, Vietnam

Rekomendasi negara terakhir adalah Vietnam. Unsur budaya tradisional masih terasa kental di sana. Selain berjalan-jalan menyusuri kota, Anda dan keluarga pun harus coba sensasi berkeliling Sungai Thu Bon menggunakan perahu kayu. (liputan6.com)

Melakukan traveling dan kegiatan outdoor ternyata memberikan banyak efek postitif untuk perkembangan anak. Anak akan jadi lebih berani, peka terhadap lingkungan, melatih kecerdasan motorik, lebih responsif, dan masih banyak lagi.

Di liburan kali ini, bagaimana kalau Anda coba untuk mengajak si buah hati untuk melakukan perjalanan ala backpacker. Selain memberikan suasana rekreasi yang berbeda, kegiatan backpacker ini juga mampu membuat anak lebih terbuka dengan hal-hal yang ada di sekitarnya.

Sebelum berlibur ala backpacker bareng anak, sebaiknya Anda baca dulu tips berikut ini agar perjalanan jadi lebih aman dan terkendali. Seperti yang dirangkum dari berbagai sumber oleh reservasi, Kamis (6/6/2017), berikut ulasannya. 

Pilih Destinasi

Karena di liburan kali ini Anda membawa anak, pilihan destinasi backpacker harus dipikirkan secara matang. Apalagi kalau yang dibawa usianya terhitung masih balita. Sebaiknya, cari tujuan yang jarak antara satu tempat wisata ke tempat lainnya berdekatan. Singapura atau Thailand bisa jadi tujuan untuk coba traveling ala backpacker bersama anak.

Buat Itinerary

Untuk itinerary jangan lupa libatkan anak Anda. Tanyakan pada mereka apa saja yang ingin mereka lakukan dan lihat saat sampai di lokasi liburan. Hal ini dilakukan supaya mereka semakin antusias untuk bisa merasakan traveling ala backpacker. Pastikan untuk mengunjungi tempat wisata yang ramah anak, ya!

Siapkan Budget Lebih

Backpacker identik dengan biaya liburan yang minim. Namun, karena nanti Anda akan membawa anak-anak turut serta, sebaiknya jangan lupa untuk menyiapkan budget lebih.

Pilih Penginapan Ramah Anak

Untuk penginapan, bisa pilih hostel sebagai pilihan Anda. Beberapa hostel ada yang menyediakan private room atau family room. Tapi, supaya suasana backpacker lebih terasa Anda bisa memilih tipe kamar shared room yang syarat umum penghuninya berusia balita hingga dewasa. Jangan lupa untuk booking kamar jauh-jauh hari sehingga Anda tidak perlu repot mencari-cari penginapan saat berada di sana.

Perhatikan Barang Bawaan

Sebelum berangkat, perhatikan barang bawaan Anda dan anak-anak. Bawa bekal lebih supaya mereka bisa merasa nyaman saat perjalanan. Obat-obatan dan mainan tentu tak boleh lupa dibawa dalam tas. Supaya perjalanan bisa terasa lebih aman dan menyenangkan. (liputan6.com)

Page 1 of 7

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM