Lifestyle



Kokologi atau Ngetest kali ini adalah :

Kesamaan Sifat Anda dan Anak Anda?

Langsung saja Anda coba kokologi dibawah ini.

Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) mendata, masih ada sebanyak 4,1 juta anak usia sekolah di Indonesia, namun tidak mengenyam bangku sekolah.

 

 

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas telah mengirimkan data sebanyak 2,9 juta di antara anak tidak sekolah itu ke seluruh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.

Pemerintah ingin supaya mereka juga mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

"Dengan data yang dikirimkan itu, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota diharapkan memverifikasi data itu," ujar Dirjen PAUD dan Binmas Kemendikbud Harris Iskandar melalui siaran pers, Kamis (20/10/2016).

Jika sudah diverifikasi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota tinggal menggaet satuan pendidikan atau pegiat pendidikan untuk memotivasi mereka agar kembali sekolah.

 

 

Harris memastikan, jika sudah diverifikasi dan masuk ke sekolah, anak-anak tersebut mendapatkan bantuan operasional pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar.

"Atau paling tidak, si anak tidak sekolah mengikuti program kesetaraan, serta mengikuti kursus dan pelatihan keterampilan tertentu," ujar Harris.

"Maka itu, untuk membantu mempercepat KIP hingga ke rumah tangga sasaran, kami mohon Dinas Pendidikan di Kabupaten/Kota bekerja sama dengan pihak-pihak untuk proaktif atau jemput bola," lanjut dia.

 

 

Harris memastikan, Kemendikbud akan mendorong terus agar 1,9 juta anak sekolah sisanya diverifikasi dan dapat masuk ke dalam data penerima bantuan operasional sekolah. (kompas.com)

Perilaku anak kecil terkadang menjadi sebuah misteri bagi orangtua. Di satu waktu seorang anak dapat bersikap sangat manis, namun dapat menjadi tidak terkendali dan tantrum beberapa saat kemudian.

Seorang ibu, Jacqueline Burt, yang memiliki anak berumur 9 tahun dan 4 tahun. Ia selalu merasa frustrasi tiap anaknya mulai tantrum. Maka itu, seperti dilansir dari Parents.com, Rabu (21/9/2016), Jacqueline memutuskan untuk menghentikan keadaan ini.

Jacqueline merasa, dengan perilaku tak terkendali anaknya, ia menjadi orangtua yang juga berperilaku buruk. Maka itu ia memutuskan, untuk mengubah perilaku anak, ia juga harus berubah. Dengan melakukan berbagai uji coba, simak beberapa metode dari ahli yang berhasil mengatasi perilaku anak yang buruk.

1. Jangan langsung bereaksi

Saat anak mulai tidak betah saat Anda sibuk belanja bulanan, coba untuk tidak bereaksi panik. "Kesalahan para orangtua saat anak mereka mulai cari perhatian dan tidak betah adalah bereaksi atas aksi mereka" jelas Ed Christophersen, Ph.D, seorang psikolog anak. Jika anak melihat kita tidak menanggapi aksinya yang cari perhatian, ia akan tenang dengan sendirinya.

2. Optimis

Dibanding memarahi anak yang membuat masalah, suruh mereka untuk memperbaiki kesalahannya. Suruh dia dengan nada bicara yang optimis, dan anggap ia bisa menuntaskan permasalahan tersebut.

3. Beri contoh yang baik

Jika anak Anda protes dan lekas marah, coba beri contoh kepada mereka bagaimana perilaku yang benar. Misalnya, ketika anak sudah terlambat sekolah, jangan justru mengomel dan marah-marah. Ingatkan mereka untuk segera bergegas dan siap pergi, dengan nada bicara yang tenang.

4. Cari tahu penyebab perilaku anak yang buruk

Anak berperilaku buruk pasti dikarenakan sesuatu. Jika Anda mengerti penyebabnya dan menjelaskan kepada anak, ia akan merasa dimengerti dan menanggapi dengan melakukan hal positif.

5. Konsisten dengan peraturan

Anak akan berperilaku baik jika ia tahu Anda menjalani peraturan dengan hukuman. Karena itu, Anda perlu konsisten akan menjalani peraturan agar anak mengerti konsekuensi berperilaku buruk. (liputan6.com)

JAKARTA - Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Menteng, Senin (18/7/2014) pagi sudah dipenuhi sejumlah orangtua yang mengantar anaknya pada hari pertama masuk sekolah.

 

 

Mereka mulai berdatangan sejak pukul 05.30 WIB. Nur, warga asal Tanah Abang, mengaku sudah semangat sejak pagi bersiap untuk mengantar buah hati ke sekolah.

Si kecil pun harus bangun pukul 04.30 WIB. "Anak sudah siap-siap sekitar setengah lima (04.30 WIB). Sudah mulai nyusu," kata Nur kepada Kompas.com di SDN Menteng 01 pagi, Jakarta Pusat, Senin (18/7/2016).

Menurut Nur, anak pertamanya itu tidak rewel dan tampak semangat untuk sekolah. Nur bersama suaminya, Solahudin, berangkat pukul 05.30 WIB dari rumah ke sekolah.

Nur beralasan, mengantar anak pada hari pertama sekolah tak bermaksud membuat anak jadi manja.

Ia berharap besar agar ada makna positif dari kegiatan mengantar anak pada hari pertama sekolah ini, misalnya menjadikan anak lebih percaya diri. 

"Karena hari pertama biasa mereka baru adaptasi. Nah biar lebih nyaman, tetutama adaptasi dengan teman-temannya. Intinya biar anak lebih percaya diri dan lebih menyesuaikan diri," kata Nur.

Adapun Nur dan Solahudin merupakan pasangan wiraswasta. Keduanya tidak dikejar waktu kerja ketika mengantarkan anak ke sekolah.

Pantauan Kompas.com, hingga pukul 06.30 WIB, SDN 01 Menteng Pagi masih dipenuhi oleh orangtua murid yang mengantarkan anak sekolah.

Para guru juga tampak berbaris di pintu gerbang. Mereka menyambut anak-anak sekaligus orangtua dan menjadikan pertemuan pada hari pertama masuk sekolah ini sebagai momen untuk bermaaf-maafan.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengimbau orangtua untuk mengantar anaknya pada hari pertama masuk sekolah.

Mengantarkan anak pada hari pertama sekolah ini dinilai penting bagi pendidikan anak. Sebab, hari pertama sekolah dinilai sebagai hari bersejarah dalam pelaksanaan pendidikan anak.

Imbauan kepada orangtua agar mengantar anak pada hari pertama sekolah ini mengacu kepada Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2016. (kompas.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM