Lifestyle



Apakah kamu tipe orang yang mudah mengantuk? Kalau ya, di bulan Ramadan ini kamu akan semakin ditantang untuk mengatasi ngantuk saat puasa. Bila selama ini kamu mengandalkan minum kopi atau makan camilan supaya pikiran lebih segar, di bulan puasa tentu kamu harus pakai cara lain. Kira-kira bagaimana cara yang ampuh untuk mengatasi ngantuk saat puasa? Di bulan puasa, siklus tidur berubah karena bangun lebih pagi untuk menyiapkan sahur. Jika tidak tidur lebih cepat, maka jam tidur akan berkurang rata-rata 40 menit. Menurut penelitian dalam Journal of Sleep Research, hal ini akan mengurangi durasi tahap tidur pulas atau REM (rapid eye movement). Maka, keesokan harinya kita pun jadi mengantuk. Selain itu, saat puasa tubuh tidak mendapatkan asupan makanan atau minuman selama berjam-jam. Maka kita jadi lebih lemas dan mengantuk.

Ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan agar bisa mengatasi ngantuk saat puasa. Catat baik-baik tujuh tips berikut ini, ya.

1. Bergerak atau jalan kaki

Sebuah survei terhadap ratusan orang di Amerika Serikat menguak bahwa jalan kaki selama 10 menit bisa meningkatkan energi hingga dua jam ke depan. Pasalnya, jalan-jalan mampu memompa oksigen menuju pembuluh darah, otak, dan otot. Sedangkan rasa ngantuk di siang hari biasanya muncul karena otak kekurangan pasokan oksigen.

2. Tidur siang sejenak

Kalau rasa kantuk sudah tak tertahankan lagi, Anda bisa mencuri waktu barang sejenak untuk tidur siang. Namun, jangan tidur siang terlalu lama. Kamu mungkin malah jadi semakin lemas karena jam biologis tubuh terganggu. Menurut seorang spesialis penyakit dalam dan pakar gangguan tidur dari Amerika Serikat, dr. Barry Krakow, pasang alarm selama 5-25 menit saja untuk tidur siang.

3. Ganti pemandangan

Bila seharian menghadap layar komputer terus, mata akan terasa lelah sehingga mata jadi cepat mengantuk. Untuk itu, usahakan untuk mengganti pemandangan ketika kantuk menyerang. Alihkan pandangan dari layar selama 20 detik. Ulangi terus setiap 20 menit. Hal ini akan membuat mata jadi lebih rileks dan segar.

4. Mengobrol

Bila kamu sedang di kampus atau di kantor, ajak rekan untuk mengobrol sejenak guna mengatasi ngantuk saat puasa. Mengobrol akan meningkatkan tingkat kewaspadaan serta kemampuan berkonsentrasi. Supaya efeknya terasa, dr. Barry Krakow menyarankan untuk mengobrol soal topik-topik yang cukup “berat”, bukan sekadar basa-basi.

5. Nyalakan lampu atau cari sinar matahari

Rasa kantuk juga bisa muncul mengikuti pencahayaan yang diterima mata. Bila cahaya meredup, mata menangkapnya sebagai sinyal untuk beristirahat sehingga kita jadi mengantuk. Untuk itu, nyalakan lampu ruangan atau carilah sinar matahari langsung, misalnya di luar ruangan.

6. Tarik napas dalam

Menarik napas dalam akan meningkatkan kadar oksigen dalam otak. Hal ini bisa membantu menambah energi dan memicu aktivitas otak. Duduk atau berdiri dengan tegak dengan salah satu telapak tangan menempel pada perut. Kemudian, tarik napas sedalam-dalamnya lewat hidung. Saat menarik napas, pastikan perut mengembang dan “terisi” dengan udara. Hembuskan perlahan lewat mulut. Ulangi selama beberapa kali sampai pikiran terasa lebih segar.

7. Tidur cukup dan berkualitas di malam hari

Cegah ngantuk saat puasa dengan memastikan cukup beristirahat setiap hari. Maka, usahakan untuk tidur lebih cepat dari biasanya agar tidak kurang tidur. Supaya tidurnya berkualitas, atur kamar senyaman mungkin. Misalnya pasang kipas angin atau AC agar ruangan cukup sejuk dan matikan lampu kamar. (kompas.com)

 

Sobat Delta! MAKARENA MERAMU [Memasak Resep Kamu] udah dimulai!

Kamu upload foto makanan andalan kamu di Instagram dengan format : NAMA (spasi) UMUR (spasi) KOTA (spasi) #MakarenaMeramu (spasi) ALASANNYA jangan lupa tag Delta FM ya.

Buat kamu yang beruntung, bakalan ada hadiah Rp. 500.000,- dan juga ikut memasak bersama Bara PattiradjawaneHarsya Subandrio dan juga Sarah O di dapurnya Delta FM spesial di bulan Ramadhan ini. 

Selamat datang di MAKARENA lagi, Sobat Delta!!

Kali ini Bara Pattiradjawane dan Harsya Subandrio bakalan bikin menu yang namanya SAYUR LODEH MERAH DAUN KELOR di (Makanan Rabu Enak) DELTA FM! Makarena ini bakalan ada setiap hari Rabu sore di Delta FM mulai jam 16:00 WIB lho! Buat kamu yang mau belajar memasak bersama Chef Bara Pattiradjawane dan Harsya Subandrio bisa juga langsung dengerin ON AIR di radio atau nonton LIVE di INSTAGRAM atau di FACEBOOK Delta FM.

Sambil diperjalanan atau dirumah kata siapa enggak bisa belajar? Dengerin terus banyak keseruan lainnya cuma di Delta FM.

 

Dibandingkan dengan gigi, lidah merupakan bagian dalam mulut yang sering diabaikan kebersihan serta kesehatannya. Namun, tahukah kamu bahwa ada beberapa penyakit yang disebabkan oleh lidah yang kotor?

Dr. Puneet Ahuja, Konsultan Senior Bedah Gigi di Sri Balaji Action Medical Institute, India mengatakan bahwa beberapa infeksi dapat disebabkan karena kebersihan lidah yang buruk.

Oleh karena itu, penting mengetahui cara menjaga kesehatan lidah agar terhindar dari sejumlah infeksi yang dapat mengganggu kesehatan.

Lidah yang sehat berwarna merah muda dengan bintik kecil yang disebut papila, juga akan ada lapisan putih tipis di atasnya.

Dr. Puneet Ahuja mengatakan bahwa memiliki lidah berwarna merah muda sama sekali bukanlah mitos belaka, justru ini fakta yang perlu semua orang ketahui.

Lidah yang berwarna hitam, kuning, putih, atau bahkan merah,menandakan bahwa lidah tersebut tidak bersih.

Bagaimana cara menjaga kesehatan lidah?

Mengabaikan perawatan lidah bisa menimbulkan efek negatif. Lidah bisa menunjukkan tanda-tanda masalahnya dengan mengalami perubahan warna. Dalam beberapa kasus malah di sertai rasa sakit atau tidak nyaman.

Lidah yang berubah warna atau sakit dapat menandakan adanya masalah kesehatan yang lebih serius seperti kekurangan vitamin, AIDS, hingga kanker mulut.

Untuk mencegah berbagai penyakit dan infeksi yang mungkin terjadi, kita harus menjaga kesehatan lidah dengan cara:

1. Membersihkan lidah dengan pembersih khusus lidah

Dr. Euan Swan dari Canadian Dental Association di Ottawa mengatakan bahwa permukaan lidah bisa menampung banyak bakteri. Menumpuknya kuman di lidah bisa menjadi salah satu penyebab bau mulut.

Bakteri yang terkurung dalam lidah bisa melakukan perjalanan ke bagian lain di mulut. Hal ini bisa menyebabkan penumpukan plak yang menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit pada gusi.

Pertumbuhan bakteri yang berlebihan bisa mengubah lidah menjadi kuning, putih atau bahkan hitam. Studi di University of Michigan’s School of Medicine menemukan bahwa sekitar sepertiga spesies bakteri yang ditemukan pada lidah manusia tidak pada permukaan lain di mulut mereka.

Oleh karena itu, dr. Ahuja mengatakan cara penting agar lidah tetap terjaga kesehatannya ialah dengan membersihkannya menggunakan alat khusus pembersih lidah.

Kamu bisa menggunakannya dengan menariknya dari pangkal ke ujung lidah. Ulangi kegiatan ini dua sampai tiga kali saat proses pembersihan lidah berlangsung.

Marc Lowenberg, dokter gigi kecantikan di New York mengatakan paling tidak sebaiknya kita membersihkan lidah satu kali dalam sehari. Gunakan alat pembersih lidah setelah menyikat gigi baik di pagi atau malam hari.

Setelah menggunakan alat pembersih lidah, disarankan untuk menggunakan obat kumur non-alkohol atau berkumur dengan air hangat.

2. Banyak minum air

Konsumsi 2 liter air per hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Cara ini juga bisa membantu menjaga lidah tetap berwarna merah jambu dan sehat karena air membantu membersihkan bakteri di lidah dan membuatnya tetap lembab.

Mengonsumsi cukup air juga menghindari mulut dari kekeringan yang berisiko mendorong pertumbuhan mikroba pada permukaan lidah.

3. Berkumur dengan air garam

Untuk menjaga kesehatan lidah, kamu bisa berkumur dengan air garam. Caranya, isi gelas setengah penuh dengan air hangat dan masukkan setengah sendok teh garam ke dalamnya. Lalu, gunakan cairan tersebut untuk berkumur.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di British Dental Journal, bilasan air garam bermanfaat untuk meningkatkan pH di mulut sehingga mampu menghalangi pertumbuhan bakteri

4. Jangan menggunakan perhiasan di lidah

Melakukan tindik badan membawa risiko infeksi bagi tubuh. Namun, menurut Canadian Dental Association, risiko infeksi yang disebabkan tindikan di lidah jauh lebih tinggi.

Hal ini dikarenakan mulut dan lidah itu sendiri sudah sarat dengan bakteri. Selain itu, perhiasan logam yang digunakan juga dapat merusak gigi serta gusi. Bahkan prosedur menindik lidah itu sendiri bisa merusak saraf yang dapat membuat lidah kehilangan kepekaannya.

Mulailah untuk mempraktikkan keempat hal di atas untuk menjaga lidah tetap bersih, sehat dan terawat. (kompas.com)

Page 1 of 28

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM