Lifestyle

TOKYO - Setidaknya tiga warga ditemukan tewas pada Minggu (15/1/2017), menyusul badai salju yang menghantam rumah warga di sepanjang wilayah pesisir pantai Jepang.

 

Bersamaan dengan itu, sebagian besar wilayah di negara itu pun mengalami penurunan temperatur ekstrim.

Temperatur dilaporkan merosot hingga di bawah 0 derajat celcius di banyak area di negeri itu.

Di salah satu kota penurunan disebut mencapai titik terendah dalam sejarah di negeri itu.

Bahkan, di Kota Oshhu, Prefektur Iwate suhu dilaporkan menyentuh angka -16,5 derajat celcius. Ini merupakan catatan suhu terendah yang pernah terjadi di kawasan itu.

Kemudian, di pusat Kota Tokyo, suhu tercatat mencapai -2,3 derajat celcius. Di Nagoya -3,6 derajat celcius, dan Osaka -0,6 derajat celcius.

Hingga pukul 19.00, hari Minggu, waktu setempat, tercatat 2,46 meter salju menumpuk di Kota Aomori.

Timbunan salju hingga 2,43 meter juga terjadi di perkampungan Okura di Prefektur Yamagata, dan 1.71 meter di Kota Tsunan, Prefektur Niigata.

Rata-rata timbunan mencapai 80 centimeter terjadi di sebagian besar wilayah Jepang, dalam 24 tahun terakhir, hingga pukul 18.00 hari Minggu waktu setempat.

Hari ini, di Hokuriku, wilayah tengah Jepang, Kanto-Koshin di timur, serta wilayah Tohoku di timur laut, Hokkaido, wilayah Tokai di utara dan area tengah Jepang, timbunan salju mencapai 50-70 centimeter.

Di kawasan Chugoku dan Kinki di barat Kepang, ketebalan salju mencapai 40 centimeter.

Korban tewas

Salah satu korban tewas adalah seorang lelaki berusia 88 tahun di Fukuchiyama, Prefektur Kyoto.

Jasadnya ditemukan di kediamannya, setelah sejumlah bagian rumahnya ambruk akibat badai salju tersebut.

Laman Kyodo News juga memberitakan, tak kurang dari 300 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut. 

Badan Meterologi Jepang telah mengeluarkan peringatan akan datangnya badai salju dahsyat dan berdampak hingga ke perairan Jepang, pada Senin (16/1/2017).

Maskapai penerbangan, termasuk All Nippon Airways dan Japan Airlines membatalkan 130 jadwal penerbangan.

Layanan kereta Tokaido dan Sanyo Shinkansen pun mengalami penundaan jadwal perjalanan. (kompas.com)

Jika melihat kesuksesan bisnis retail Uniqlo yang sudah mendunia, Anda mungkin tidak pernah menyangka jika bisnis tersebut telah mengalami kegagalan berulang kali. Namun, istilah gagal berulang kali telah menjadi bagian dari hidup pendiri Uniqlo, Tadashi Yanai.

Yanai telah menjadi salah seorang terkaya di Jepang. Namun, siapa sangka kegagalan sangat lekat dalam bisnisnya dulu. "Aku sangat mengerti bagaimana kegagalan itu," kata Yanai seperti dikutip dari Channel NewsAsia, Selasa (10/1/2017).

Ketika Uniqlo melebarkan sayap ke Inggris, retail itu gagal. Tak hanya itu, ke China dan Amerika pun, Uniqlo pun tidak memperoleh kesuksesan.

 
 

 

Pertama kali Uniqlo masuk ke pasar Inggris pada 2001, membuka 21 cabang dalam 2 tahun. Perusahaan berkembang pesat tetapi karena ada kesalahan manajemen di toko Inggris, Uniqlo harus menutup 16 tokonya di sana. "Itu merupakan kerugian besar," ujar pria berusia 67 tahun itu.

Namun, Yanai tak lantas putus asa. Ia percaya filosofi yang menyatakan "Gagal sembilan kali, sukses di percobaan kesepuluh." Ia pun menyerah dengan kegagalannya yang beruntung.

Pria yang merupakan anak seorang penjahit ini juga memiliki impian untuk mendapatkan medali emas. Sebab, menurut dia, tidak ada atlet di Olimpiade yang mengharapkan medali perak atau perunggu, semua mengharapkan medali emas.

Sehingga ia pun memiliki tujuan untuk mengembangkan Uniqlo sebagai retail pakaian nomor satu di dunia pada 2020. Ia pun dengan yakin akan mendapatkannya.

"Kami sudah berada di jalan yang benar. Kami juga memiliki kemampuan untuk melakukannya, tanpa keraguan," tegasnya.

Setiap minggu, Uniqlo membuka toko baru di tempat mana saja di dunia. Hal itu tentu sejalan dengan tujuan perusahaan yakni menjadi nomor 1 di dunia.

Meski begitu, Yanai tidak membutuhkan penerus seperti dia yang akan terus mengembangkan perusahaan. Sebab, ia percaya, pekerjaan ini tidak dapat dilakukan sendiri. Ia pun telah membentuk tim sebagai penerusnya dan berharap tim tersebut dapat menjadikan Uniqlo semakin berkembang. (liputan6.com)

Direktur perusahaan periklanan Jepang, Dentsu, mundur dari jabatannya setelah seorang pegawai bunuh diri setelah bekerja lembur ratusan jam.

Tadashi Ishii, yang memimpin Dentsu sejak 2011, berkata dia akan mundur pada Januari. "Ini sesuatu yang tidak diperbolehkan terjadi," ujarnya.

Matsuri Takahashi, 24, loncat bunuh diri pada Desember 2015 dan dalam sebuah pesan yang ditinggalkan ke ibunya, dia bertanya: "Mengapa hidup begitu keras?".

Takahashi mulai bekerja di Dentsu pada April 2015 dan bekerja lembur sebanyak 100 jam setiap bulan.

Sejak insiden itu, Dentsu dituntut untuk mengurangi jumlah waktu lembur para pegawainya dan pada September pemerintah Jepang memutuskan kematian Takahashi disebabkan terlalu banyak bekerja. Takahashi sering pulang ke rumah pukul 05.00 pagi setelah seharian bekerja di kantor.

Guna memastikan Dentsu mematuhi aturan, November lalu perusahaan tersebut dirazia badan ketenagakerjaan Jepang.

Dentsu mengklaim berusaha mengurangi lembur para pegawainya - dengan mematikan lampu di markas pada pukul 22.00 malam. Namun, mereka mengakui bahwa lebih dari 100 pegawai mereka masih lembur hingga 80 jam sebulan.

Kematian akibat keletihan di Jepang begitu umum sehingga ada sebuah kata, yaitu karoshi untuk mendeskripsikannya. Berdasarkan data pemerintah, sekitar 2.000 orang bunuh diri setiap tahunnya akibat terlalu banyak bekerja. (bbcindonesia.com)

Tokyo Medical University Hospital di Jepang melaporkan bahwa seorang pasien wanita jadi penyebab kebakaran serius saat ketut di tengah-tengah operasi.

Kentut dapat menyebabkan banyak hal, paling umum adalah rasa malu, namun pernahkah Anda mendengar ada kebakaran yang terjadi akibat kentut seseorang? Dilansir dari Askmen.com pada Jumat (4/11/2016), inilah yang terjadi pada seorang pasien wanita di sebuah rumah sakit.

Asahi Shimbun, salah satu koran berita di Jepang, membeberkan cerita 'gila' tentang pasien wanita berusia 30 tahun dari Tokyo Medical University Hospital yang membakar dirinya sendiri saat kentut saat dalam operasi.

Kecelakaan ini terjadi pada April lalu, namun rumah sakit tersebut baru saja memberikan laporan dari salah satu kejadian teraneh dalam sejarah.

Sebuah alat laser sedang digunakan di area serviks pasien wanita saat ia kentut tanpa disengaja, menimbulkan api yang membakar bagian pinggang dan kakinya. Saat gas pencernaan dari sang pasien memenuhi ruang operasi, timbul iradiasi laser dan menyebarkan api hingga ke tirai operasi dan terjadilah kebakaran.

 

Secara rata-rata, kentut mengandung 59 persen nitrogen, 21 persen hidrogen, 9 persen karbondioksida, 7 persen metana, 4 persen oksigen dan 1 persen hidrogen sulfida atau zat yang menimbulkan bau khas dari kentut. Kandungan metana dan hidrogen membuat kentut mudah terbakar, meskipun kemungkinannya kecil. (liputan6.com)

Page 1 of 3

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net