Lifestyle



Ada pendapat umum bahwa jika Anda belajar keras dan lulus dengan nilai tinggi, akan menjamin Anda menemukan pekerjaan dan karier yang besar dengan bayaran yang baik. Ternyata, hal ini tidak semuanya benar.

Meskipun, sebagian besar posisi mengharuskan Anda untuk memiliki ijazah, tidak semua perusahaan melihat melalui nilai Anda. Ketika Anda lulus, satu-satunya hal yang penting adalah memperbanyak pengetahuan dan pengalaman dalam bidang karier Anda.

Ternyata siswa yang mendapat nilai rendah atau pas-pasan pada akhir semester juga dapat berhasil dan sukses. Dilansir dari lifehack.org, Selasa (22/11/2016) berikut 7 alasan mengapa siswa dengan nilai rendah dapat menjadi orang yang paling sukses di dunia.

1. Mereka memahami apa yang mereka inginkan lebih awal

Siswa dengan nilai pas-pasan atau rendah tidak menghabiskan banyak waktu di kelas. Jika Anda ingin menjadi seorang teknisi, Anda jelas tidak perlu menulis seratus esai menjengkelkan tentang budaya dan pengalaman Anda.

Mereka biasanya akan berhenti mengambil kelas yang tidak perlu dan fokus pada mata pelajaran yang diperlukan serta berhubungan dengan pekerjaan yang dapat membantu pekerjaan mereka. Terkenal di dunia inovator dan pengusaha, Steve Jobs tidak pernah selesai kuliah dan berhasil mencapai puncak di industri TI hanya karena ia fokus pada apa yang dia suka.

Dalam pidatonya yang terkenal untuk lulusan Stanford, dia menekankan bahwa satu-satunya cara untuk sukses, adalah mencintai apa yang Anda lakukan. Terus mencari, dan tidak cepat puas.

2. Mereka mendapatkan pengalaman lebih dulu

Kebanyakan siswa dengan dengan nilai rendah atau pas-pasan mulai bekerja lebih awal dari rekan-rekan mereka, yang menurunkan memilih untuk melewatkan kelas dan mulai mencari nafkah.

Pada saat yang sama, mereka mendapatkan pengalaman yang tak ternilai dan mungkin belum tentu siswa dengan nilai tinggi dapat mengalaminya. 

3. Membangun jaringan

Sementara siswa tinggi sibuk dan terjebak belajar mempelajari semua pelajaran yang belum tentu diperlukan, siswa dengan nilai rendah dan pas-pasan berkomunikasi dengan puluhan orang setiap hari untuk menambah pengalaman.

Dalam kehidupan nyata, ternyata kemampuan berkomunikasi dapat membuat perbedaan dalam karier Anda.

4. Mereka tahu bagaimana menikmati hidup

Saat kuliah, mereka mengunjungi pesta dan datang ke pelajaran dengan sedikit mengantuk, mereka lebih menikmati hidup mereka. Sama terjadi ketika mereka mulai bekerja. Polos dan sederhana, orang yang bahagia lebih berhasil daripada mereka yang tidak.

Hal ini terjadi karena mereka menyenangkan berada di sekitar lingkungan mereka, Bisa menjadi pemain tim proaktif yang akan menghibur seluruh tim, dan memiliki keterampilan terbaik yang dicari perusahaan-perusahaan besar. 

5. Mereka menemukan solusi yang paling sederhana.

Miliarder spesialis komputer Bill Gates adalah salah satu dari banyak orang sukses yang tidak pamer dengan tanda perguruan tinggi mereka. Namun demikian, ia berhasil sampai ke puncak kesuksesan dengan membangun Microsoft, salah satu perusahaan IT raksasa.

Bill Gates berpikiran terbuka dan tidak seperti orang lain, ia tidak pernah melihat nilai atau bahkan diploma. Selain itu, dia pikir itu adalah penting untuk berpikir di luar kotak. Salah satu kutipannya yang terkenal: "Saya akan selalu memilih orang yang malas untuk melakukan pekerjaan yang sulit. Karena dia akan menemukan cara mudah untuk melakukannya ."

6. Mereka mengikuti impian mereka

Banyak keberhasilan berasal dari mencintai apa yang Anda lakukan. Ketika Anda memasuki perguruan tinggi Anda sangat muda dan mungkin tidak mengerti apa yang sebenarnya Anda butuhkan.

Itulah mengapa penting untuk memahami bahwa Anda tidak diwajibkan untuk mengikuti pilihan Anda saat Anda berada di usia 18 tahun. Lihatlah miliarder termuda perempuan Elizabeth Holmes, yang merevolusi pengobatan.

Dia keluar dari Stanford, salah satu perguruan tinggi paling bergengsi untuk mengikuti mimpinya. Contoh lain adalah Richard Branson, ia meninggalkan sekolah pada usia 15 tahun, sekarang dia mengelola sebuah perusahaan pesawat raksasa "Virgin."

7. Mereka memahami apa itu perjuangan

Kesuksesan membutuhkan kecerdasan emosional, ketekunan, semangat dan, yang paling penting, kemampuan untuk mengatasi kegagalan. Dalam bisnis serta dalam hidup, Anda akan pergi melalui pasang surut tidak peduli nilai apa yang Anda punya di perguruan tinggi. Siswa dengan nilai rendah menjadi lebih sukses karena mereka tahu apa artinya berjuang, dimulai dengan melewati ujian dan berakhir dengan menemukan uang untuk memulai bisnis mereka sendiri.

Jika Anda lulus dari perguruan tinggi dengan nilai yang lebih rendah, jangan putus asa. kehidupan, pengalaman dan pelajaran ketika Anda meninggalkan kelas akan menjadi modal yang paling penting dalam karier. (liputan6.com)

Sejak diluncurkan pada 2004 lalu, Facebook mampu mempertahankan posisi sebagai media sosial yang paling banyak digunakan. Tahun ini, layanan tersebut mencatat 1,1 miliar pengguna aktif setiap hari. 

Hal ini tak lepas dari berbagai inovasi yang terus diluncurkan demi mengikuti perkembangan zaman. Berawal dari foto dan teks, sekarang pengguna Facebook bisa berbagi video, GIF, hingga konten 360 derajat. 

Tak cuma kontennya yang diperkaya, fitur-fitur lain seperti On This Day, foto profil bergerak, dan layanan chatting Messenger juga diperkuat. Saking banyaknya fitur yang ada, beberapa pengguna mungkin luput dalam memanfaatkannya.

Barangkali Anda selama ini masih berkutat pada pemanfaatan foto, video, dan teks standar. Maka dari itu, KompasTekno memberikan beberapa tips untuk meningkatkan pengalaman Anda menjajal Facebook, sebagaimana dihimpun dari Business Insider berikut ini. 

1. Simpan hal menarik pada linimasa untuk dibuka lain waktu.

Biasanya Anda melihat artikel atau video menarik, namun tak sempat membaca atau menonton konten itu karena sibuk atau ada hal lain yang harus dilakukan. 

Anda bisa menyimpannya dengan menekan tanda panah bawah pada postingan tersebut, lalu tekan "save link".

Nanti, Anda cukup membuka profil, lalu pilih tab "saved" untuk melihat konten-konten yang sebelumnya telah Anda simpan. 

Fitur ini sejatinya sudah tak asing di ranah jejaring sosial. Layanan berbagi video YouTube pun punya kemampuan serupa. 

2. Ubah foto profil menjadi GIF.

Jika Anda bosan dengan foto profil yang statis, Anda bisa mengubahnya menjadi lebih dinamis dengan format animasi GIF. 

Caranya mudah. Pada aplikasi Facebook mobile, Anda cukup menekan menu "take a new profile video" di halaman untuk mengubah foto profil. Facebook bakal menampilkan antarmuka kamera di mana Anda bisa menjepret dan mengubah foto menjadi format animasi GIF. 

3. Mematikan pemuatan video otomatis (auto-playing) pada linimasa

Opsi ini akan sangat berfungsi bagi Anda yang ingin menghemat kuota data. Sebab, jika terus-terusan memutar video secara otomatis, data tentu akan lebih cepat habis. Anda bisa mematikan pemutaran video otomatis itu dengan memilih "settings", lalu pilih opsi "videos and photos". 

Di situ, ada beberapa pilihan yang diberikan Facebook, yakni autoplay dengan data selular dan Wi-Fi, autoplay dengan koneksi Wi-Fi saja, atau benar-benar mematikan opsi autoplay di berbagai koneksi. 

4. Berhenti mengikuti teman (unfollow) tanpa menghapusnya sebagai teman (unfriend)

Fitur satu ini bisa dimanfaatkan ketika Anda tak suka dengan konten yang dibagi teman, namun tak enak hati untuk unfriend

Jika memilih unfollow, teman tak akan sadar bahwa Anda tak mengikuti postingannya. Anda akan tetap tercatat sebagai teman dia. 

Caranya, cukup tekan tombol "Following" pada profil teman di aplikasi mobile, lalu tekan "unfollow". Di desktop, cukup tekan tanda panah ke bawah ketika Anda mendapati postingan teman, lalu pilih "unfollow". 

5. Pilih profil dan Page yang ingin Anda prioritaskan

Biasanya, jika sudah kebanyakan teman, ada saja postingan yang luput dari perhatian. Padahal, bisa saja postingan yang diunggah teman atau Page tertentu penting bagi Anda. Untuk itu, prioritaskan profil dan Page tersebut di opsi "settings". 

Anda cukup memilih "News Feed Preferences" dan bintangkan beberapa profil dan Page yang ingin diprioritaskan. Selanjutnya, postingan dari mereka akan muncul di linimasa atas saat membuka Facebook

6. Ajari teman mengeja nama Anda dengan benar

Jika Anda adalah pemilik nama dengan ejaan sulit, fitur ini akan sangat membantu. 

Pada pengaturan profil, Anda cukup memilih opsi "details about you" di bawah pilihan "about".

 

 

Di situ akan muncul beberapa prediksi ejaan nama Anda yang benar.

Cukup centang dan simpan pengaturan itu, lalu teman bisa mendengar bagaimana pengejaan nama Anda ketika mampir ke profil Anda. 

7. Lihat di mana saja Anda pernah masuk (log-in) dan keluar (log-out)

Di sini, Anda bisa tahu apakah akun Anda pernah dimata-matai orang lain atau tidak. 

Cukup menyambangi "settings", lalu "account settings", dan "security", hingga menemukan pilihan "where you're logged in". Di situ akan muncul beberapa lokasi yang teridentifikasi sebagai tempat Anda pernah masuk ke akun Facebook personal. 

8. Mengolah notifikasi

Terkadang notifikasi Facebook terlalu banyak dan beberapa tak ingin Anda ketahui. Misalnya saja notifikasi iklan, game, atau dari orang-orang yang tak signifikan bagi Anda. 

Nah, agar notifikasi Anda cuma berisi informasi penting, Anda bisa mengaturnya pada seksi "notifications" di "account settings". Di situ ada beberapa tipe notifikasi yang bisa Anda pilih untuk terus diberi tahu dan mana yang tidak. 

9. Sunting postingan atau komentar

Dulu, saat mengunggah sebuah konten atau menulis komentar, Anda tak bisa menyuntingnya. Jika salah, Anda cuma bisa menghapusnya atau mengoreksinya dengan postingan atau komentar baru. 

Kini, sudah ada pilihan "edit post" yang memudahkan penyuntingan. Ketika melihat komentar atau postingan, cukup tekan ikon pensil di sisi kanan, lalu pilih "edit" yang berbarengan dengan opsi "reply", "copy", dan "delete". 

10. Jika ingin hapus Facebook, unduh semua data Anda

Ada masanya ketika Anda merasa sudah cukup berkiprah di Facebook dan ingin berhenti. Namun, yang memberatkan Anda adalah kenangan berupa foto zaman dulu yang diunggah ke Facebook. Anda bisa mengunduh semua file itu dan menghapus akun dengan lega. 

Caranya, saat ingin menonaktifkan akun lewat "settings", dan "general", pilih opsi "download a copy" di sisi bawah. Facebook akan mengunduh semua data Anda dalam waktu yang tergantung dengan besaran dokumen. 

Tidak ada yang memungkiri bahwa seringkali wawancara kerja menjadi pemicu stres terbesar. Semua orang mencoba memberikan versi dirinya yang terbaik sebelum melakukan wawancara kerja, namun tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan, termasuk perubahan.

Sekarang Anda tidak perlu khawatir lagi, dilansir dari lifehack.org, Selasa (22/11/2016), berikut ini adalah beberapa cara untuk membuat diri sendiri nyaman saat sedang melakukan wawancara kerja.

1. Lakukan penelitian
Sebagian besar rasa percaya diri saat melakukan wawancara kerja bisa Anda dapatkan dari kesiapan dan cara terbaik untuk mempersiapkan wawancara kerja adalah dengan melakukan penelitian. Lakukan penelitian terhadap perusahaan, seperti kapan perusahaan tersebut berdiri, tujuan, dan seperti apa budayanya.
Jika Anda memiliki pengetahuan tersebut, maka jawaban-jawaban yang keluar akan lebih tepat dan menunjukkan bahwa Anda serius menginginkan posisi tersebut.
Selain itu, Anda juga memperkirakan waktu untuk sampai ke tempat wawancara, karena terlambat hanya akan membuat Anda stres.

2. Tidur yang cukup
Ketika Anda tidak mendapatkan tidur yang cukup, maka keterampilan kognitif Anda akan secara otomatis menurun. Pastikan Anda tidur lebih awal sebelum wawancara dilaksanakan.

3. Pelajari tentang pewawancara Anda
Ya, selain mencari tahu tentang perusahaan tempat Anda ingin mendaftarkan diri, cari tahu juga tentang pemimpin Anda. Cara termudah untuk mengetahuinya adalah melalui LinkedIn. Seperti apa dia, kuliah dimana, perusahaan mana saja yang pernah ditempatinya, dan bagian apa yang pernah diisinya.
Hal ini dapat membantu Anda memecah canggung saat wawancara dilakukan.

4. Ketahui hal-hal baik dari diri sendiri
Tujuan dari wawancara adalah menjual diri Anda kepada pewawancara, sehingga penting untuk mengetahui nilai jual terbaik yang Anda miliki.

5. Buatlah percakapan
Salah satu cara terbaik untuk menempatkan diri dengan pewawancara senyaman mungkin adalah dengan memulai percakapan. Karena dari sini pewawancara juga dapat melihat apakah Anda adalah orang yang cocok bekerjasama dengan orang lain di sana. (liputan6.com)

Kesempurnaan, itu adalah hal yang paling ingin dicapai oleh orang dengan kepribadian perfeksionis. Kepuasan diri belum akan terwujud sebelum target yang dianggap sempurna tercapai. Orang perfeksionis beranggapan jika hal yang mereka kerjakan terselesaikan dengan sempurna akan memberikan kesuksesan pada karir yang mereka jalankan.

Bisa jadi orang yang perfeksionis sangat peduli dengan penilaian orang lain. Sehingga mereka tidak ingin pekerjaan yang dilakukan ada cela walaupun sedikit. Sayangnya jika sikap seperti ini diteruskan dapat menimbulkan rasa frustasi karena ketidakpuasan yang tiada akhir dan memancing emosi.

Akibat dari obsesi yang berlebihan untuk mewujudkan kesempurnaan bukan hanya menimbulkan stres bagi diri sendiri, tapi juga menular pada orang–orang yang bekerja satu tim bersama orang yang perfeksionis ini.
Jika Anda bukan termasuk orang yang menuntut kesempurnaan dalam hidup, Anda perlu bersyukur. Bisa saja anda termasuk orang yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi.

Dilansir dari inc.com, Senin (21/11/2016) ada beberapa tanda bahwa seseorang termasuk memiliki kecerdasan emosional tinggi.

Tidak Perfeksionis
Orang yang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi menyadari bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini. Pekerjaan memang harus diselesaikan sebaik mungkin, tetapi jika ada ketidaksempurnaan dalam proses penyelesaian pekerjaannya mereka tidak akan menjadi frustasi untuk bisa mewujudkan hal yang sempurna.

Orang berkecerdasan emosional tinggi akan mudah memahami dan melakukan penyesuaian. Langkah mereka tidak akan terhenti hanya karena hal yang tidak sempurna.

Tahu Kekuatan dan Kelemahan Diri
Penerimaan diri dengan semua kelebihan dan kelemahannya dikuasai oleh orang yang memiliki kecerdasan emosional. Mereka tidak selalu menuntut dirinya untuk terus menjadi orang nomer satu. Kecerdasan emosional yang dimilikinya membuat orang yang berkecerdasan emosional tinggi tahu bagaimana memanfaatkan kekuatan dan kelemahan yang ada dalam dirinya. Mereka bisa menciptakan banyak peluang untuk bekerjasama dengan pihak yang tepat di waktu yang tepat dengan memanfaatkan kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya.

Bersikap Empati Pada Orang Lain
Daniel Goleman dalam bukunya "Emotional Intelelligence" memaparkan bahwa memiliki empati adalah salah satu hal yang menunjukkan bahwa seseorang memiliki kecerdasan emosional yang tinggi. Kemampuan untuk bisa merasakan apa yang dirasakan dan dipikirkan orang lain akan membantu mereka membuat keputusan dan tindakan yang tepat di saat yang tepat.

Tak perlu cemas jika Anda bukan termasuk orang yang menuntut segala sesuatunya harus sempurna. Bisa jadi Anda termasuk orang yang memiliki kepribadian sempurna, serta kecerdasan emosional tinggi yang mampu mengambil keputusan terbaik walaupun yang terbaik itu bukanlah hal yang sempurna. (liputan6.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM