Lifestyle

Mungkin kita sudah memiliki kecurigaan jika Adele dan Simon Konecki sudah menikah saat di acara Grammy 2017 yang lalu sang Diva pop menyebut sang pria dengan “suamiku”. Hanya saja, tanpa ada pernyataan resmi dari Adele, tentu saja kita hanya bisa menduga-duga apakah benar mereka telah menikah atau belum?

Tapi rupanya segala praduga sudah bisa disingkirkan karena Adele sendiri sudah mengkonfirmasi jika ia dan Simon telah menjadi suami istri yang sah di mata hukum.

Hal ini terungkap saat Adele melangsungkan konsernya di kota Brisbane, Australia, akhir pekan lalu. Tepatnya saat Adele berbicara tentang bagaimana ia memainkan mega hitnya, ‘Someone Like You’, kepada teman-teman dan keluarganya. Ia, entah sengaja atau kelepasan, pun menyebutkan tentang pernikahan tersebut.

“Aku bisa melihat di mata mereka, saat mendengarkan melalui headphones, kalau lagunya mengingatkan mereka akan seseorang atau sesuatu. Aku mencoba mengingat-ingat bagaimana rasanya di awal-awal hubungan pacaranku yang menjadi inspirasi lagunya,” jelas Adele.

“Karena separah apapun sebuah perpisahan hubungan kasih, sepahit dan seburuk dan sehancur apapun, perasaan saat pertama kali jatuh cinta pasa seseorang adalah perasaan terbaik yang pernah ada di Bumi, dan aku kecanduan perasaan tersebut,” katanya lebih lanjut. “Jelasnya, kalau sekarang sih aku gak bisa lagi merasakan perasaan begitu, karena sekarang aku telah menikah. Aku telah menemukan belahan hatiku,” tandasnya. Awww. So sweet.

Baiklah kalau begitu. Selamat ya Adele. Semoga langgeng, sehingga tidak perlu merasakan lagi seperti yang tertuang dalam lagu ‘Someone Like You’. (creativedisc.com)

Banyak orang memiliki keyakinan bahwa garis tangan dapat mengungkapkan misteri di balik kehidupan percintaan dan pernikahan, benarkah? Garis pernikahan biasanya terdapat di tepi telapak tangan, tepat berada di bawah jari kelingking.

Dilansir dari palmistryforyou.com, Minggu (5/2/2017), beberapa hal yang dapat Anda lihat melalui garis tangan pernikahan adalah

 

1. Setiap garis mewakili hubungan yang sebenarnya.
2. Garis terkuat menunjukkan pernikahan.
3. Semakin tinggi garis pernikahan ke arah jari kelingking, semakin panjang usia hubungan tersebut.
4. Tidak ada garis pernikahan menunjukkan orang tersebut kemungkinan tidak akan pernah menikah atau tidak memiliki libido.
5. Garis pernikahan yang berputar ke atas di ujungnya juga menunjukkan bahwa orang tersebut tidak akan menikah.
6. Garis yang samar menunjukkan hubungan yang lemah.
7. Garis vertikal yang kecil dari garis pernikahan menunjukkan anak.
8. Sedangkan perceraian biasanya ditandai dengan garis-garis yang terjun ke bawah.

Sekali lagi, usia seseorang juga dapat mempengaruhi garis tangan, sehingga Anda tidak dapat benar-benar mempercayai kedelapan hal di atas. Hubungan cinta dan pernikahan selalu kembali pada pasangan yang menjalaninya. (liputan6.com)

Foto merupakan media untuk mengabadikan momen-momen dalam kehidupan. Termasuk di hari pernikahan Anda nantinya. Pengantin mana yang ingin foto-foto pernikahan mereka hasilnya jelek. Nah, tahukah Anda kalau ada trik khusus agar foto-foto pernikahan kelak hasilnya bisa bagus.

5 cara ini akan memastikan setiap bidikan kamera fotografer di hari bahagia Anda memberikan hasil yang maksimal:

Lakukan sesi foto pre-wedding

Termasuk orang yang suka gugup di depan kamera? Coba lakukan sesi pre-wedding dulu dengan fotografer yang sama digunakan saat hari pernikahan kelak.

Cara ini akan bantu mencairkan kekakuan dan berikan kesempatan mengenal lebih dekat si fotografer yang akan “merekam” momen hari bahagia Anda. Jika kita bisa nyaman dengan orang yang ada di balik kamera, maka kita pun akan merasa lebih nyaman berada di depan kamera. Anda pun dapat berlatih untuk berpose manis dengan pasangan tanpa merasa canggung atau gugup.

Lihat foto-foto lawas

Meski terdengar sedikit aneh, cobalah lihat foto-foto lama Anda dan pasangan lalu pilih foto-foto terlihat paling Anda sukai. Trik ini akan bantu mengetahui pose serta angle apa yang cocok dan harus dihindari pada hari pernikahan. Sesi foto pre-wedding akan melatih Anda berpose dan hal-hal bersifat detail, seperti senyuman. Ingat practice makes perfect!

Pertimbangkan sisi terbaik

Pada saat hari-H, pertimbangkan hal-hal kecil yang bisa membuat foto terlihat baik. Jika merasa Anda terlihat lebih cantik saat difoto dari angle kanan, pastikan selalu berada di sisi kanan ketika diajak berfoto.

Perhatikan pula tatanan rambut dan gaun yang dikenakan. Jika gaun pengantin bermodel backless atau memiliki pola renda yang indah, jangan segan untuk memamerkannya. Jika tatanan rambut menggunakan bunga atau kepangan, pastikan untuk berpose agar fotografer bisa mengabadikan detail tersebut.

Perhatikan hal-hal kecil

Mulai dari label baju yang keluar, sisa sayuran yang menyangkut di gigi, atau jas pengantin pria yang tidak rapih. Detail-detail kecil ini akan memberikan dampak besar pada hasil foto pernikahan kelak.

Oleh karena itu, minta bantuan bridesmaid dan bestman untuk lebih perhatian dan menjadi "polisi" yang selalu siap memberitahukan hal-hal yang tidak beres. Misal, berdiri tegak saat postur tubuh mulai bongkok dan memasukkan tali bra kembali ke gaun saat tetiba keluar di tengah prosesi acara.

Minum air yang banyak

Bibir pecah-pecah dan mata bengak tidaklah seksi. Dan pastinya tidak akan bagus di foto. Jadi pastikan tubuh terhidrasi dengan baik hingga hari pernikahan.

Apabila sudah terlanjur pecah-pecah, minta bantuan make-up artist untuk melakukan perbaiki sementara, misal mengaplikasikan lipstik creamy yang membantu bibir tampak lembap. (liputan6.com)

Memilih tema pernikahan bisa menjadi tugas yang sulit. Bagaimanapun, tema akan membentuk inti dari setiap elemen yang berkaitan dengan acara pernikahan kelak. 
Tema pernikahan yang tepat tidak hanya akan membuat resepsi terlihat indah saja, tapi juga harus mampu menampilkan karakter Anda dan pasangan sebagai individu. 

Oleh karena itu, simak hal-hal yang harus diperhatikan sebelum Anda menentukan tema dan konsep acara yang akan dirancang untuk hari istimewa:

Lokasi

Tempat upacara dan resepsi pernikahan akan sangat menentukan konsep dan tema acara yang akan diusung. Maka dari itu pemilihan lokasi yang tepat sangat penting untuk bisa mewujudkan tema pernikahan yang diinginkan.

Apabila Anda sudah memilih lokasi tertentu, coba lihat apa saja yang ditawarkan oleh venue tersebut. Cermati setiap fasilitas dan suasana yang ada, lalu pilihlah tema yang cocok dengan lokasi tersebut.

Misalnya, sebuah gedung bersejarah dengan arsitektur klasik tentu akan lebih sesuai untuk acara pernikahan dengan konsep klasik atau tema art-deco, dibanding dengan sebuah gelaran rustic yang menuntut aksentuasi alam yang kental.

Palet warna

Langkah selanjutnya, pikirkan tentang palet warna yang ingin Anda hadirkan di hari besar tersebut. Pastikan warna-warna tersebut bisa berpadu dengan harmonis. Jika Anda ingin mengaplikasikan warna-warna terang seperti merah, emas atau kuning, tema shabby chicyang lebih mengusung palet warna pastel tentu kurang pas untuk dipilih.

Jangan abaikan opini si dia. Jika pasangan tidak menginginkan banyak warna feminin di hari pernikahan, coba gabungkan warna-warna feminin dengan rona yang lebih netral. Anda bisa mencoba menggabungkan abu-abu dengan pink dan ungu.

Adat atau Tradisi Keluarga

Jika Anda akan menggelar pernikahan yang sarat akan nilai budaya dan adat, sebaiknya rangkaian acara dan prosesi tersebut menjadi acuan utama dalam menentukan tema. Hal ini dikarenakan sebuah tradisi budaya tertentu memiliki pakem yang harus diikuti. Tak ada salahnya untuk menyelipkan elemen modern ke dalam pernikahan tradisional, namun pastikan agar tidak terlalu kontras dengan unsur adat lainnya.

 Anggaran Biaya

Berpikirlah realistis dan ikuti anggaran yang sudah ditetapkan sebelumnya. Apabila anggaran terbatas, menciptakan pernikahan dengan tema fairytale castle di dalam ruangan bukanlah pilihan yang tepat.

Sebab mengisi ruangan dengan bunga dan elemen dekorasi yang berskala besar akan memakan banyak biaya. Kalau ingin suasana alam, kenapa tidak memilih untuk menggelar pesta kebun yang hangat?

Jujur pada diri sendiri

Tidak ada pernikahan yang lebih indah selain yang bisa merefleksikan karakter Anda dan pasangan. Jadi, jujurlah pada diri sendiri saat memilih tema pernikahan. Jangan terbawa tren yang sedang banyak diikuti para pengantin lainnya.

 

Jika Anda dan pasangan bukanlah sosok pecinta alam, tak perlu memaksakan untuk menggelar sebuah rustic wedding yang memang sedang digandrungi. Mungkin pesta dengan tema minimalis modern lebih cocok untuk Anda dan pasangan? (liputan6.com)

Page 1 of 3

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net