Lifestyle

Michelle Branch is back! Penyanyi Amerika yang dikenal di tahun 2000-an ini cukup lama tak terdengar namanya. Tepatnya sejak sekitar 6 atau 7 tahun yang lalu, setelah merilis single “Loud Music” untuk album “The Loud Music Hits EP”. Dan tahun ini, penyanyi dengan genre pop rock tersebut kembali lagi. Tak hanya dengan merilis single anyar, Michelle Branch pun bakal kembali dengan full album pertamanya sejak 14 tahun.

“Hopeless Romantic” memberi angin segar di industri musik global. Dirilis 3 Februari lalu, single Hopeless Romantic yang menjadi title track sudah mendapat banyak perhatian dari pendengar musik. Terutama untuk para penggemar yang sudah merindukan suara penyanyi dengan gaya country tersebut. Lagu ini sendiri ditulis oleh Michelle Branch bersama dengan Amy Kuney dan Harlan Silverman.

Untuk albumnya yang berjudul sama, “Hopeless Romantic” menjadi full studio album keempat Michelle Branch. Dirilis 14 tahun setelah album terakhir “Hotel Paper”, Branch rupanya tetap tak kehilangan gaya dan sentuhannya. Dan memang tak mengejutkan ketika album yang bakal dirilis pada 24 Maret tersebut masuk ke dalam daftar Most Anticipated Album 2017 dari Entertainment Weekly.

Dalam salah satu wawancara, Michelle Branch menyebut album “Hopeless Romantic” memiliki beberapa genre baru, yang belum pernah ia coba sebelumnya. Beberapa lagu di album ini nantinya akan hadir dengan musik rock ‘n roll, serta komposisi lirik yang dalam. Penyanyi cantik ini pun menyebut Patrick Carney, drummer The Black Keys yang juga adalah kekasihnya memberi banyak masukan untuk album ini.

Di album ini, terdapat 14 track lagu, yang juga termasuk track “Hopeless Romantic.” Selain itu juga masih ada lagu “Walk Away”, yang sebelumnya sudah dibocorkan melalui Soundcloud. (creativedisc.com)

Pertandingan sepakbola lokal yang digelar pada akhir pekan ini, memiliki arti yang sangat penting bagi para pendukungnya , karena merupakan pertaindingan pertama secara langsung dalam lima tahun terakhir.

Klub lokal Al-Ittihad mengalahkan saingan satu kotanya Hurriya 2-1 pada Sabtu (28/01).

Pertemuan dua klub lokal ini merupakan pertandingan sepakbola non-profesional pertama di Aleppo sejak pecahnya perang antara pasukan tentara dan pemberontak pada 2011 lalu.

Tetapi pemerintah kembali menguasai di kota ini pada bulan lalu dalam sebuah serangan besar.

Rumput di lapangan sepakbola tampak berwarna coklat dan tampak kusam akibat cuaca dingin, dan kerusakan stadion akibat bom dalam perang masih terlihat jelas - tetapi atmosfer di sana sama dengan pertandingnya sepakbola di tempat lain.

Satu-satunya tanda yang menunjukkan perpecahan di kota ini yaitu poster berukuran besar bergambar Presiden Suriah Bashar al-Assad dan polisi anti-huru hara yang berdiri di luar lapangan.

Tetapi masyrakat tetap optimis, berteriak diantara suara gebukan drum dan mengibarkan bendera tim mereka.

"Saya tidak dapat mengatakan kepada Anda bagaimana rasanya kembali pertanding ( di Aleppo) setelah lima tahun," kata pemain Ittihad, Omar Hamidi kepada wartawan sebelum pertandingan.

"Hati saya berdebar sangat cepat," kata dia.

Pemain Hurriya Firas Al-Ahmad mengatakan perjalanan dari kota di pesisir Latakia demi pertandingan ini - dimana timnya bermain di musim ini - telah mempengaruhi penampilan timnya. Bagaimanapun, dia mengataka dia merasa gembira kembali ke rumah.

"Ini hak kita untuk bermain di Aleppo. Dan kami bermain lebih baik di Aleppo. Ketika kami bermain di lapangan kami dengan penggemar kami, dapat meningkatkan penampilan kami.

"Kami ingin membuat nama Aleppo dikenal kembali," kata dia.

Kembalinya sepakbola ke Aleppo tampaknya mengurangi masalah organisasi bagi liga sepakbola di Suriah - yang selama ini hanya dapat menggelar pertandingan di dua kota besar. (bbcindonesia.com)

LONDON - Pendiri Microsoft Bill Gates kini tengah dalam proses untuk menjadi triliuner pertama di dunia dalam 25 tahun ke depan.

Dalam laporan yang dirilis Oxfam, organisasi yang memerangi kemiskinan, disebutkan sejak 2015, satu persen penduduk dunia di level teratas menguasai 99 persen kekayaan dunia.

Di dalam angka satu persen itu, terdapat delapan orang terkaya di dunia yang harta bendanya bahkan tak bisa disaingi 3,6 miliar warga paling miskin di dunia.

Oxfam menggunakan statistik itu untuk membeberakan betapa tak seimbangnya pertumbuhan ekonomi karena orang kaya akan terus menjadi kaya sementara warga miskin tak beranjak dari kemiskinannya.

Studi ini kemudian memprediksi kekayaan masa depan Bill Gates dengan menggunakan perhitungan rata-rata pertumbuhan investasinya

Sejak 2009, investasinya berkembang stabil di angka 11 persen setahun. Jika angka ini bertahan maka Gates, yang saat ini merupakan orang paling kaya di dunia dengan harta total 85 miliar dolar, sangat mungkin menjadi triliuner di usia 86 tahun.

Gates adalah pendiri yayasan Bill & Melinda Gates. Dia juga pendiri The Giving Pledge, sebuah komitmen dari para orang kaya dunia untuk mendedikasikan sebagian besar kekayaan mereka untuk kemanusiaan.

Meski rajin menyumbang, studi ini mencatat, kekayaan Gates tumbuh dari 50 miliar dolar menjadi 75 miliar dolar justru sejak dia meninggalkan Microsoft. (kompas.com)

Pemerintah Australia, Rabu (18/1/2017), untuk pertama kalinya menunjuk seorang warga aborigin menjadi menteri.

Ken Wyatt ditunjuk menjadi menteri urusan manula dan kesehatan suku asli dalam "reshuffle" kabinet yang dilakuan PM Malcolm Turnbull menyusul mundurnya menteri kesehatan akibat skandal biaya perjalanan.

Wyatt adalah warga Aborigin pertama yang terpilih duduk di majelis rendah Australia pada 2010 dan pernah menjadi wakil menteri kesehatan.

"Ken pernah menjadi warga asli pertama yang duduk di parlemen dan orang pertama yang menjadi pejabat eksekutif di  pemerintahan," kata PM Turnbull.

"Kini Ken menjadi warga asli pertama yang menjadi menteri di kabinet pemerintah," ujar Turnbull kepada jurnalis di Sydney.

"Pengetahuan dan pengalamannya yang luas sebagai pejabat publik dalam hal kesehatan ditambah masa kerjanya sebagai wakil menteri, membuatnya menjadi pilihan ideal," Turnbull menegaskan.

Wyatt, yang lahir di Australia Barat, adalah seorang mantan guru yang fokus bekerja di bidang kesehatan dan pendidikan bagi warga suku Aborigin.

Dengan mengenakan jubah kulit kanguru, di hadapan anggota parlemen, Wyatt memberikan pidato pertamanya sebagai menteri.

Dia mengisahkan masa mudanya yang sederhanya mulai dari menangkap kelinci saat masih anak-anak hingga menjadi buruh.

"Pendidikan adalah hal utama yang menghasilkan kesuksesan saya," ujar Wyatt.

Wyatt mengatakan, warga asli Austraklia harus diberdayakan untuk mencari solusi terbaik bagi diri mereka sendiri.

Dia juga menyerukan peningkatan jumlah wakil suku Aborigin di parlemen Australia. (kompas.com)

Page 1 of 3

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net