Lifestyle



Uni Emirat Arab, berambisi membuat negara arab memimpin dalam inovasi. Negara ini berencana untuk segera meluncurkan taksi drone pertama di dunia.
Uni Emirat Arab, memamerkan penerbangan percobaan, yang akan menjadi jasa taksi drone pertama di dunia. Taksi drone ini dinamakan Volocopter, karena bentuknya yang merupakan versi kecil helikopter. Ada dua kursi penumpang di dalamnya. Volocopter dapat terbang tanpa remote control, dengan waktu maksimum penerbangan, selama 30 menit. Drone ini dikembangan oleh perusahaan Jerman. (kompas.com)

Setelah sempat disebut enggan untuk dikait-kaitkan lagi dengan One Direction, ternyata Harry Styles tidak benar-benar lupa dengan boyband yang membesarkan namanya tersebut. Setidaknya ini terbukti saat ia memulai konser pertama dari rangkaian world tour-nya yang berlangsung di San Fransisco, pada Selasa, 19 September lalu.

Harry tampaknya ingin memulai tur dengan benar-benar istimewa dan menyajikan malam yang tak akan terlupakan bagi para penonton yang memadati auditorium Masonic. Dan salah satu caranya tentunya adalah juga membawakan lagu-lagu One Direction, dengan ‘Stockholm Syndrome’ yang diambil dari album “Four” (2014) menjadi yang pertama.

Menyusul sesi nostalgia tersebut, Harry kemudian menghadirkan materi dari album debut solonya, seperti ‘Sweet Creature’, ‘Only Angel’, ‘Woman’ dan ‘Meet Me in the Hallway’. Ia kemudian menghadirkan lagu dari katalog One Direction lain, kali ini mega hit ‘That’s What Makes You Beautiful’.

Selain lagu-lagu klasik One Direction, Harry juga meng-cover lagu milik band legendaris Fleetwood Mac, ‘The Chain’, yang diniatkan sebagai tribut atau penghargaan kepada band yang telah menginspirasi dirinya tersebut. Sang penyanyi berusia 23 tahun kemudian menutup konser dengan single hit-nya sendiri sebagai penyanyi solo, ‘Sign of the Times’.

San Fransisco adalah kota pertama di Amerika Utara yang disinggahi Harry dari 13 kota yang telah dijadwalkan di bulan September dan Oktober, di mana akan berakhir di kota Phoenix, Arizona, pada tanggal 14 Oktober. Selepasnya ia akan menyebrang ke Eropa, Australia dan Jepang di bulan Desember. (creativedisc.com)

Jose Mourinho menjadi pelatih pertama dalam sejarah yang telah menghabiskan dana melebihi 1 juta milyar untuk belanja pemain. Ia memecahkan rekor tersebut ketika mendatangkan Romelu Lukaku seharga 75 juta pounds ke Manchester United pada bursa transfer musim panas ini.

Dikutip dari Daily Mail, sekarang Mourinho terhitung menghabiskan dana sekitar 1,1 milyar pounds untuk belanja pemain selama 17 tahun sebagai pelatih.

Pelatih asal Portugal tersebut pernah menangani sejumlah klub besar dalam karirnya. Setelah membesarkan namanya di Porto, Mourinho pernah menangani Chelsea dua periode antara tahun 2004 hingga 2007. Setelah melatih Real Madrid, ia kembali melatih Chelsea pada tahun 2013 hingga 2015. Ia pernah memberikan gelar treble winner untuk Inter Milan pada tahun 2010.

Ditunjuk sebagai pelatih Manchester United menggantikan Louis van Gaal tahun lalu, Mourinho langsung memecahkan rekor transfer di dunia dengan mendatangkan Paul Pogba dari Juventus seharga 89 juta pounds.

Setelah musim lalu menjuarai Liga Europa namun hanya mampu finis di peringkat enam di Premier League, pelatih 54 tahun tersebut memboyong Lukaku dari Everton dengan harga 75 juta pounds dan Nemanja Matic dari Chelsea seharga 40 juta pounds. Ia juga membeli Victor Lindelof dari Benfica.

Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, sangat berpotensi memecahkan rekor Mourinho tahun depan. Pelatih asal Spanyol yang pernah menangani Barcelona dan Bayern Munchen ini terhitung telah menghabiskan 859 juta pounds untuk belanja pemain. Ia baru memulai karirnya sebagai kepala pelatih sejak 2008.

Pada bursa transfer tahun ini, Guardiola menghabiskan dana sekitar 200 juta pounds untuk membenahi skuatnya yang musim lalu tak meraih gelar apapun. Beberapa pemain yang telah dibeli City tahun ini adalah, Bernardo Silva, Danilo, Benjamin Mendy dan Kyle Walker.

Carlo Ancelotti masuk dalam daftar pelatih paling banyak menghabiskan dana untuk belanja pemain. Sebab, selama 22 tahun melatih sembilan klub di Eropa, pelatih asal Italia yang saat ini menangani Bayern Munchen tersebut terhitung telah menghabiskan 970 juta pounds. (bola.net)

Untuk pertama kalinya dalam 42 tahun, tim nasional bola voli Indonesia melangkah ke babak semi final Kejuaraan Asia.
Prestasi itu tercapai setelah para pemain Indonesia mengalahkan Iran dengan skor 3-2, pada laga perempat final Kejuaraan Asia ke-19 di Gresik, Jawa Timur, Minggu (30/07).

Bermain di hadapan sekitar 2.000 penonton yang memadati gedung olah raga Tri Dharma Petrokimia, timnas sempat tertinggal 0-2 (18-25, 18-25). Namun, dalam tiga set selanjutnya, para pemain timnas mendominasi sehingga bisa membuat tim Iran tersungkur dengan skor 25-23, 26-24, 15-11.
Indonesia berpartisipasi dalam Kejuaraan Asia yang pertama pada 1975 di Melbourne, Australia. Kala itu, timnas berada pada peringkat enam dari tujuh kontingen. Sejak saat itu, timnas tidak pernah menembus lima besar.
Penampilan terbaik timnas bola voli di Kejuaraan Asia ialah ketika menduduki posisi enam pada 1975, 1991, 1999, dan 2009.
Di lain pihak, Iran adalah juara Asia pada 2011 dan 2013. Bahkan, Iran saat ini berkompetisi di Liga Bola Voli Dunia dan menempati peringkat 11.
Dalam Kejuaraan Asia kali ini, Iran mengirim skuad U-23 sebagai persiapan Kejuaraan Dunia U-23 di Kairo, Mesir, Agustus mendatang.

"Saya ingin berterima kasih kepada pendukung tim nasional yang mendorong semangat tim walau kalah dalam dua set pertama. Sorakan pendukung tuan rumah terbukti menjadi aset besar dalam sukses bersejarah hari ini," kata pelatih kepala tim nasional, Samsul Jais, sebagaimana dikutip laman Konfederasi Bola Voli Asia.
Samsul mengaku tidak pernah berpikir tim nasional Indonesia bisa mengalahkan tim kuat dari delapan besar Asia. Apalagi, Iran memiliki teknologi modern dan staf kepelatihan bola voli yang mumpuni.
"Namun, saya meminta para pemain untuk tidak menyerah dengan mudah dan bermain percaya diri tanpa membuat kesalahan sendiri…Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk mencetak sejarah dengan mengalahkan Jepang pada pertandingan semi final," tambah Samsul.
Jepang, yang akan menjadi lawan Indonesia pada laga semi final Senin (31/07), sebelumnya mengalahkan Australia dengan skor telak 3-0 (25-21, 25-16, 25-22).
Selain Indonesia dan Jepang, laga semi final lainnya mempertemukan Korea Selatan dan Kazakhstan. Korsel lolos setelah menyudahi perlawanan Cina 3-0 (25-18, 25-19, 25-23) . Adapun Kazakhstan membekuk Taiwan 3-0 (25-22, 25-22, 25-23).
Jadwal pertandingan, 31 Juli 2017
16.30: Korea v Kazakhstan
19.00: Indonesia v Japan

(bbcindonesia.com)

Page 1 of 6

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM