Lifestyle



Biasanya kita memesan makanan karena faktor rasa atau tampilan. Siapa sangka jika makanan yang kita pilih ternyata "digerakkan" oleh musik yang kita dengar. Namun, volume musik yang diputar di restoran tanpa sadar juga memiliki efek sistemik pada jenis makanan yang akan dipesan. Dikutip dari laman The Independent, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Springer mengungkapkan, volume musik memengaruhi pilihan makanan konsumen karena memiliki dampak langsung pada detak jantung dan gairah. Dengan demikian, musik yang lebih lembut memiliki efek yang menenangkan dan membuat kita lebih memerhatikan apa yang akan dipesan.

Sementara lingkungan dengan volume musik lebih keras dapat meningkatkan stimulasi dan stres, sehingga menginspirasi pengunjung memilih makanan tidak sehat. “Restoran dan supermarket dapat menggunakan suasana untuk memengaruhi perilaku konsumen,” kata penulis studi Dr Dipayan Biswas dari University of South Florida.

Peran suasana, khususnya pada pemilihan musik sangat penting bagi restoran di mana pun. Sebagai bagian dari penelitiannya, Biswas melakukan eksperimen di sebuah kafe di Stockholm, di mana berbagai genre musik dimainkan secara terpisah pada volume berkisar 55Db dan 70Db. Item pada menu kemudian dibagi menjadi tiga kategori: sehat, tidak sehat dan netral. Studi ini kemudian menganalisis perilaku pelanggan selama beberapa jam pada beberapa hari. Dari situ terungkap, lebih dari 20 persen orang memesan menu tak sehat saat mendengar musik keras, daripada mereka yang makan malam dengan musik lebih tenang. Musik dengan genre lembut juga memengaruhi perilaku seseorang di restoran. Restoran cepat saji di Inggris berhasil menurunkan gangguan perilaku anti-sosial setelah memainkan musik klasik, hingga mematikan koneksi WiFi. (kompas.com)

Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, menikmati makan malam sembari berbincang empat mata dengan Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, di sebuah restoran di Kota Montreal.

Kedua sosok itu makan malam di restoran trendi, Liverpool House, ketika Obama sedang berada di kota tersebut untuk menyampaikan pidato dalam sebuah acara.

Mereka mulai menjalin 'bromance' -yang merujuk pada keakraban dua orang pria- saat Trudeau berkunjung ke Gedung Putih untuk jamuan makan malam kenegaraan tahun lalu.

Trudeau, yang pernah mengatakan Obama sebagai 'saudaranya', menulis pesan di Instagram bahwa mereka membahas agar para pemimpin muda 'mengambil tindakan di komunitasnya'.

 

Sementara Yayasan Obama menulis bahwa keduanya membicarakan 'komitmen bersama' mereka untuk kepemimpinan kaum muda.

Obama berada di Montreal untuk menyampaikan pidato dalam acara Kamar Dagang Montreal, yang tiketnya terjual habis dan laporan-laporan menyebutkan ada tiket yang dijual kembali dengan harga sampai ratusan dolar.

Dalam pidatonya, Obama memuji Kesepakatan Iklim Paris dan mengungkapkan kekecewaan atas mundurnya Amerika Serikat dari kesepakatan itu.

"Di Paris kita datang bersama untuk kesepakatan yang paling ambisius di sepanjang sejarah untuk menangani perubahan iklim."

"Kesepakatan yang bahkan tanpa adanya kepemimpinan Amerika untuk sementara waktu akan tetap memberi kesempatan bagi anak-anak kita untuk memeranginya," tambah Obama.

Namun bukan hanya urusan bisnis saja yang diurus mantan presiden yang sibuk itu. Dia juga menyediakan waktu untuk makan malam dengan Perdana Menteri Kanada.

Perkawanan Trudeau dan Obama dilihat sebagai 'bromance' terhebat pada masa kini dan menginspirasi banyak hal, mulai dari meme di Twiter maupun para penggemar fiksi.

Pemilik restoran, David McMillan, mengatakan kepada stasiun televisi CBC bahwa kedua pria tampak santai saat makan malam, antara lain dengan suguhan kerang, udang, ikan, daging, spaghetti serta kue strawberry. Restoran Liverpool House merupakan kegemaran Trudeau, yang berasal dari Montreal.

Namun, ketika pasangan 'bro' itu sedang santai di dalam restoran, terjadi sedikit kehebohan karena 200 pengawal sibuk bertugas di luar dan di jalan seberang restoran penuh dengan orang-orang yang ingin melihat 'bromance' terhebat itu. (bbcindonesia.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM