Lifestyle



Semua orang pasti berharap memiliki kulit yang terlihat muda dan segar. Sayangnya, tak semua orang bisa mendapatkannya. Saat kita bekerja terlalu lelah atau terpapar panas dan polusi dalam waktu lama, wajah pasti juga terkena dampaknya. Biasanya, wajah kita akan nampak kusam dan lelah. Untungnya, ada banyak cara untuk mengatasi hal ini. Kita bisa menggunakan bahan murah dan sederhana untuk membuat wajah nanmpak muda dan segar setiap saat.

Berikut bahan-bahan tersebut.

1. Kantong teh

Rasa lelah di sekitar mata bisa merusak penampilan. Untuk menghindari hal ini, kita bisa menggunakan kantong teh. Cukup letakkan kantong teh di kulkas selama satu jam, lalu kompres mata dengan kantong teh tersebut. Cara ini bisa menghilangkan pembengkakan di area mata dan membuat mata kita terlihat segar.

2. Konsiler

Agar mata terlihat cerah, menggunakan konsiler adalah pilihan yang tepat. Saat kita tak bisa tidur nyenyak di malam hari, mata pasti terlihat lelah. Nah, konsiler bisa mengatasinya. Pilihlah konsiler dengan tone warna yang sesuai dengan kulit kalian.

3. Pelembab

Jika kalian menggunakan produk riasan untuk menutupi wajah yang lelah, pastikan untuk menggunakan pelembab terlebih dahulu. Banyak orang yang melupakan pelembab sebelum menggunakan riasan. Akibatnya, riasan yang mereka gunakan terlihat tidak rata.

4. Masker

Untuk menghilangkan kelelahan di wajah, kita bisa menggunakan masker yang terbuat dari bahan alami. Ini membantu untuk membawa kesegaran pada wajah. Cukup buat haluskan mentimun dan peppermint. Setelah itu, oleskan ke wajah. Biarkan selama 15 menit dan cuci muka dengan air dingin.

5. Pelembab bibir

Bibir yang kering dan pecah-pecah bisa membuat wajah terlihat kusam. Agar wajah terlihat cerah dan segar, kalian bisa menggunakan lip balm atau pelembab bibir yang berwarna cerah. (kompas.com)

Ingatan manusia bisa berubah-ubah. Bahkan, hanya berjarak satu menit saja kita bisa lupa dimana benda yang baru saja kita letakan.

Ada banyak faktor yang memengaruhi daya ingat, tetapi sebagian besar disebabkan karena kita kurang berkonsentrasi.

Untuk menyiasatinya, ada cara sederhana yang bisa membuat kita mengingat apapun hanya dalam waktu 5 menit. Cara ini sangat berguna bagi kalian yang memiliki sifat pelupa.

Beberapa minggu yang lalu lewat akun twitternya, Nielsen - seorang fisikawan kuantum, penulis sains dan peneliti pemograman komputer - membagi metode yang dia gunakan untuk menyimpan informasi tanpa batas waktu.

Teknik yang dia gunakan adalah sesuatu yang telah banyak diketahui oleh banyak orang, yaitu flashcard.

Selama dua tahun terakhir jenius asal Autralia ini diklaim berhasil menghafal sekitar 9.000 kartu, yang menguntungkan hidupnya secara keseluruhan.

Nielsen menggunakan sebuah aplikasi yang disebut Anki di desktop dan ponselnya, di mana ia menyimpan flashcard digital yang bisa dilihat sewaktu-waktu sepanjang hari.

Dia menghabiskan sekitar 20 menit dalam sehari untuk memeriksa flashcard tersebut sembari melakukan hal lain seperti menunggu antrian di toko kopi.

Cara ini telah memungkinkannya untuk memahami topik yang rumit seperti AlphaGo, sebuah program komputer.

Keuntungan memanfaatkan 'pengulangan berjarak' atau pengulangan yang dilakukan dengan jeda waktu tertentu sebagai teknik belajar telah dieksplorasi di masa lalu.

Pada tahun 2016, Sean H. K. Kang, seorang direktur laboratorium kognisi dan pendidikan di Dartmouth College, menyelidiki bagaimana 'pengulangan berjarak' dapat memberi manfaat bagi siswa di Amerika yang tak memiliki kinerja baik secara akademis dalam matematika, sains, dan membaca, sebagaimana siswa di negara lain.

Dia menyimpulkan bahwa menggabungkan pengulangan berjarak ke dalam pendidikan dapat memperbaiki hasil ujian sekolah para siswa.

Menurut Nielsen, penggunaan flashcards ia tingkatkan secara bertahap selama beberapa tahun terakhir. Hal ini diakuinya bisa mengendalikan kemampuan ingatannya.

"Perubahan terbesar adalah ingatan bukan lagi kejadian sembarangan, apalagi kesempatan," tulis Nielsen lewat akun twitternya.

Menurutnya, mengingat sesuatu, dengan sedikit usaha dapat membuat pilihan pada ingatan. Jika menghapal merupakan suatu kemungkinan yang akan menyelamatkannya selama 5 menit masa depan, metode 'pengulangan berjarak' ini sangat efektif untuk dkiterapkan.

"Waktu yang diharapkan untuk mengulas dalam hidup ini adalah kurang dari lima menit, dnegan kata lain, butuh kurang dari lima menit untuk belajar...selamanya," tulisnya. (kompas.com)

Kadang memang lebih mudah untuk bisa mencintai orang lain daripada mencintai diri sendiri.

Banyak hal yang bisa membuat kita merasa tidak suka dengan kondisi kita saat ini. Misalnya perut yang membuncit, tampak makin tua, karir mentok, tak punya uang, hingga hal-hal lainnya yang membuat hidup terasa gagal.

Padahal, memiliki hubungan yang baik dengan diri sendiri sama pentingnya dengan menjalin hubungan dengan orang lain. Bahkan mungkin jauh lebih penting lagi. Jadi, mulailah belajar mencintai diri sendiri.

Mencintai diri sendiri di sini bukan berarti menjadi orang yang narsisistik. Mencintai diri sendiri apa adanya berarti dapat menerima segala kelebihan tanpa merasa tinggi hati, namun di sisi lain juga berlapang dada untuk merangkul semua kekurangan tanpa ditutupi. Sederhananya, mencintai diri sendiri haruslah sepenuh hati dan tanpa syarat.

Mencintai diri sendiri setulus hati membebaskan kita dari beban sosial. Dengan mencintai diri sendiri, kita belajar untuk memahami diri dan terus bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki.

Kita tidak dituntut untuk fokus pada masalah orang lain. Kita juga tidak akan disibukkan untuk membandingkan diri dengan kehidupan orang lain, sehingga akan punya lebih banyak waktu untuk mengurus diri sendiri menjadi lebih baik lagi.

Pada akhirnya ketika sudah merasa nyaman dengan diri sendiri, orang-orang di sekitar kita pun ikut merasakan hal yang sama. Mereka akan nyaman berada di dekat kita, karena kita memancarkan energi positif dari dalam diri.

Menurut Stephanie Kang, seorang psikolog dari PsychCentral, menjalin hubungan dengan diri sendiri adalah hal yang paling penting di muka bumi ini.

Sederhananya, memiliki hubungan yang baik dengan diri sendiri akan membantu kita menjalin hubungan yang harmonis dengan orang lain, sekaligus menjadi langkah awal kesuksesan dalam hidup.

Tidak usah muluk-muluk untuk belajar mencintai diri sendiri. Namun memang, untuk memulainya kita harus lebih dulu mengenal siapa kita sebenarnya secara mendalam — seperti apa sikap, karakteristik, kebutuhan, keinginan, hingga apa yang kita suka dan tidak suka.

Sudah siap untuk mulai mencintai diri sendiri? Coba ikuti lima langkah mudah ini.

1. Penuhi kebutuhan diri sendiri dengan baik
Menurut Julie Hanks, LCSW, terapis dari PsychCentral, langkah pertama untuk mulai bersahabat dengan diri sendiri adalah dengan memerhatikan kebutuhan fisik, rohani, psikis, dan mental kita.

Misalnya dengan mengetahui bahwa kita harus mendapatkan cukup tidur 7-8 jam setiap malam, makan tiga kali sehari, olahraga, hingga meluangkan waktu untuk meredakan stres dan beribadah, misalnya.

Namun jangan cuma diperhatikan. Semua kebutuhan ini harus dipenuhi dengan cara-cara yang sehat. Misalnya, dengan memastikan menu makanan sehat, mulai berkomitmen untuk olahraga kecil-kecilan, hingga menjadwalkan waktu tidur dan tidak membiasakan begadang.

Hanks juga menyarankan untuk memprioritaskan aktivitas yang membuat kita senang dan bahagia. Tidak perlu yang muluk-muluk. Kesenangan dan kebahagiaan bisa didapat dari hal kecil.

Contohnya, jalan-jalan di taman, makan makanan yang kita suka sesekali, berendam di air hangat sambil menyalakan lilin aromaterapi, atau menonton film kesukaan di kala senggang.

Meskipun terkesan remeh, hal-hal ini dapat membawa kebahagiaan dan kepuasan pada diri kita secara tidak langsung.

2. Ngobrol dengan diri sendiri
Bicara sendiri adalah cara sederhana untuk belajar mencintai diri sendiri. Dengan ngobrol dalam hati atau bicara sendiri di kamar tidur, kamar mandi, atau di depan cermin, kita akan mulai menjalin persahabatan dengan diri sendiri.

Ketika ngobrol sendiri, kita akan menempatkan diri sebagai orang lain yang berbicara dengan diri kita. Isi obrolan ini akan membuat kita lebih bisa menilai diri sendiri secara objektif, sehingga menjadi masukan yang membantu.

Berbicara dengan diri sendiri pada akhirnya bisa membantu kita lebih fokus dan termotivasi untuk menjadi lebih baik lagi.

Sebagai contoh, tidak ada salahnya bertanya-tanya bila ada hal yang membuat kita merasa tidak nyaman. “Mengapa saya merasakan tidak nyaman? Apa yang membuat saya tidak nyaman?”

Nah, berbicara dengan diri sendiri bisa membantu kitaa menemukan jawabannya, sehingga bisa memutuskan akan melakukan apa untuk membuat diri kita merasa nyaman.

Satu lagi manfaat ngobrol dengan cerminan diri adalah untuk menyalurkan emosi yang terpendam. Ketika sedang kesal atau marah, kita boleh teriak-teriak sendiri. Tanpa disadari, lama-lama kita akan tenang sendiri.

3. Menerima diri sendiri
Menjalin hubungan baik dengan diri sendiri bisa dimulai dengan menerima diri sendiri apa adanya, termasuk kekurangan dan kelebihan yang kita miliki. Rasa percaya diri akan muncul ketika kita memiliki pandangan yang baik terhadap kepribadian diri.

Ingatkan bahwa keindahan yang sebenarnya tidak terlihat dari penampilan luar saja. Ketika kita merasa nyaman dengan diri sendiri, kita akan percaya diri dan berpikir bahwa cantik tidak berkaitan dengan paras yang elok atau tubuh seperti supermodel, namun berkaitan dengan hati dan pikiran.

Bila tidak bisa melakukannya sendiri, Stephanie Kang menyarankan untuk coba curhat dan berbagi dengan sahabat, keluarga atau bahkan psikolog yang bisa membantu masalah ketidakpercayaan diri.

4. Bergaul dengan orang-orang yang positif
Salah satu cara menjalin hubungan dengan diri sendiri yang baik dan sehat adalah mengelilingi diri sendiri dengan orang-orang yang menyayangi kita.

Berkumpul dengan orang-orang yang positif, penyanyang dan penuh cinta, bisa menjadi sebuah keuntungan. Kita bisa terbawa suasana dan kebiasaan yang positif. Hal ini bisa membuat kita jadi lebih baik.

5. Kurangi mengonsumsi berita negatif
Rasa ingin tahu yang mendalam kadang menjerumuskan kita pada sumber negatif, salah satunya yang populer sekarang ini bisa didapatkan lewat media sosial.

Menurut Kang, mengasup berita-berita kebencian, kejahatan atau kekerasan bisa membuat kita terbebani, merasa takut dan akhirnya membuat diri sendiri tidak sehat pemikirannya.

Maka dari itu, coba batasi membaca berita-berita negatif yang bisa membuat berpikiran negatif terus menerus. Buat jadwal membuka twitter, facebook, instagram sesedikit mungkin, perbanyak berinteraksi dengan orang-orang positif. Lalu, temukan betapa berharganya diri kita di dunia ini. (kompas.com)

Hidup bahagia menjadi impian setiap orang di seluruh dunia. Tapi siapa sangka, ada rahasia kebahagiaan tersembunyi dan jarang diketahui yang berasal dari kawasan Mediterranean atau Mediterania.

Salah seorang chef terkenal di Amerika Serikat Gino Champagna, kelahiran Italia menceritakan rahasia hidup bahagia di Parma, kota kelahirannya, pada pembukaan Pekan Masakan Italia.

“Saya merasa sangat beruntung lahir di kota Parma, meski merupakan kota kecil, kota ini merupakan ibukota kuliner dunia,” ungkap Chef Gino di Istituto Italiano di Cultura, Senin (21/11/2016).

Beberapa rahasia yang diungkapkan oleh Chef Gino untuk hidup bahagia di Parma, Italia, yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut.

Banyak makanan segar
Parma yang merupakan sebuah kota yang dikelingi pegunungan dan menyimpan berbagai kekayaan alam berupa makanan segar. Mulai dari sayuran yang dapat dijumpai di pertokoan, susu, hingga berbagai jenis roti yang disajikan segar pada hari yang sama. Karena mengonsumsi makanan segar itulah masyarakat Parma dapat menikmati hidup yang sehat.

Terbiasa menggunakan sepeda dan berjalan kaki
Kebiasaan jalan kaki juga diterapkan oleh masyarakat Parma. Jarang sekali ada mobil yang digunakan dalam kota. Kendaraan yang umum digunakan oleh masyarakat adalah sepeda. Dengan kebiasaan jalan kaki, masyarakat Parma terbiasa melakukan kegiatan fisik yang membuat tubuh lebih sehat.

Semua orang berkumpul ketika makan
Keriuhan akan terjadi ketika waktunya makan, semua orang berkumpul dan mulai memasak dari bahan-bahan yang segar. Masakan yang dibuat dibuat dalam porsi besar karena dikonsumsi bersama-sama dengan tetangga. Tak lupa musik dan tarian juga menjadi salah satu kegiatan yang menemani acara makan-makan masyarakat. Hal ini mempererat rasa solidaritas dan meningkatkan kebahagiaan masyarakat.

Tidak meminum wine di luar jam makan
Masyarakat Parma percaya tidak baik mengonsumsi minuman keras di luar jam makan. Jadi mereka hanya akan meminum wine ketika acara makan telah selesai. Bahkan ketika dalam acara nonton bola sekali pun, masyarakat hanya membawa air putih sebagai teman minum mereka.

Tidak ada smartphone yang dapat membatasi kehidupan sosial
Masyarakat biasa bertemu satu sama lainnya, bahkan kenal tetangga-tetangganya. Mereka terbiasa bertemu tanpa adanya smartphone yang membatasi percakapan. Karena hal ini pula lah mereka hidup bahagia bermasyarakat dan bertetangga. Jauh berbeda dengan masyarakat perkotaan yang hidupnya lekat dengan smartphone. (liputan6.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM