Lifestyle



Olahraga yang dilakukan di luar ruangan akan meningkatkan kemungkinan kulit terbakar sinar matahari bila tidak disertai dengan persiapan khusus. Tapi, bukan berarti kamu harus menghindari paparan sinar matahari. Sebab pada dasarnya sinar matahari memberikan banyak manfaat baik bagi tubuh. Lantas, persiapan apa saja yang harus dilakukan?

1. Pakai tabir surya

Olahraga di luar ruangan memang bisa membuat pikiran lebih segar. Akan tetapi, kulit rentan terbakar matahari dan bisa berakibat kanker. Sinar matahari sebenarnya bermanfaat bagi kulit dan tubuh secara keseluruhan. Namun, paparan sinar matahari yang berlebihan bisa membuat kulit tampak kemerahan seperti terbakar. Maka usahakan untuk selalu memakai tabir surya khusus untuk wajah dan tubuh sebelum olahraga di luar ruangan. Ada beberapa kiat-kiat penting yang harus Anda perhatikan saat menggunakan tabir surya:

- Pastikan membalurkan tabir surya ke seluruh bagian tubuh, termasuk telinga, bagian atas kaki, serta punggung kaki.

- Gunakan tabir surya dengan kandungan minimal 30 SPF dengan perlindungan Broad Spectrum, yang berarti bisa melindungi tubuh dari sinar UVA dan UVB.

- Gunakan tabir surya 15-20 menit sebelum mulai berolahraga outdoor, supaya tabir surya meresap dengan baik ke dalam kulit.

- Periksa tanggal kedaluwarsa pada tabir surya sebelum digunakan.

2. Lindungi kulit dengan pakaian yang tepat

Agar tidak gerah, kamu mungkin memilih pakaian olahraga yang terbuka di pagi hingga sore hari. Akan tetapi, lebih baik memilih pakaian yang bisa melindungi kulit. Menggunakan kacamata hitam, kaus lengan panjang, dan celana olahraga panjang bisa jadi solusinya. Jangan lupa juga untuk memilih bahan pakaian yang mampu menyerap keringat dengan baik. Memang butuh waktu untuk membiasakan diri. Namun, selama memilih pakaian olahraga yang tepat, berolahraga di luar ruangan dengan pakaian tertutup tak jadi masalah lagi.

3. Hindari berolahraga saat matahari bersinar terik

Menurut Fayne Frey, seorang dokter kulit sekaligus pendiri FryFace, jangan berolahraga di saat posisi matahari berada tepat di atas kepala. Sebagai gantinya, kamu bisa berolahraga di pagi hari atau bahkan pada sore hari saat sinar matahari sudah tidak terlalu kuat.

4. Cari tempat yang teduh

Saat matahari terik, ada baiknya berolahraga di area yang teduh, banyak pepohonan. Misalnya saat olahraga lari atau bersepeda, pilih lintasan yang rindang dan banyak pepohonan. Kalau mau berenang, cari kolam renang yang dikelilingi bangunan tinggi yang bisa membantu menghalangi sinar matahari.

5. Oles lagi tabir surya setiap dua jam sekali

Penggunan tabir surya sebelum memulai olahraga di luar ruangan saja tidak cukup jika aktivitas dilaksanakan dalam waktu yang lama. Terlebih selama olahraga tubuh akan mengeluarkan banyak keringat yang bisa melunturkan perlindungan tabir surya secara perlahan. Maka itu, disarankan untuk membawa botol tabir surya ukuran kecil atau pindahkan tabir surya ke botol yang kecil. Kemudian oleskan lagi setiap dua jam sekali atau saat tabir surya di kulit terasa mulai memudar akibat keringat.

Beberapa tips di atas hanyalah sebagai upaya untuk mengurangi kemungkinan kulit terbakar sinar matahari. Akan tetapi, sebenarnya sinar matahari memberikan banyak kebaikan bagi tubuh. Dilansir dari laman WebMD, tim ahli dari Stanford University menyatakan bahwa sinar matahari mampu memicu pembentukan vitamin D dalam tubuh. Hal ini akan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melindungi dan memperbaiki kerusakan pada kulit. Penelitian lainnya juga menemukan bahwa kekurangan vitamin D bisa meningkatkan risiko terserang kanker kulit. (kompas.com)

Sinar matahari ternyata tak cuma berfungsi untuk menghangatkan tubuh dan menerangi bumi. Namun kenyataannya, matahari juga bisa membuat Anda jadi lebih bahagia. 

Mengutip Medical Daily, menurut penelitian yang dilakukan di Brigham Young University, lamanya waktu antara matahari terbit dan terbenam akan bisa memengaruhi mood seseorang. Hal ini jauh lebih berpengaruh dibanding temperatur, polusi, dan hujan. 

Penelitian tersebut meneliti bagaimana mood seseorang dipengaruhi oleh cuaca dan faktor lainnya. Tim menemukan bahwa seseorang akan lebih mudah mengalami stres saat matahari hanya bersinar sebentar. Hasil penelitian membuktikan bahwa lamanya matahari bersinar akan memengaruhi mood seseorang dibanding banyaknya jumlah sinar matahari yang diserap. 

Kesimpulan ini didapatkan setelah peneliti memeriksa data meteorological dari jurusan Fisika dan Astronomy Weather Station serta data polusi dari US Environmental Protection Agency. Mereka juga membandingkan cuaca dengan kesehatan mental pasien di Brigham Ypung's Counseling and Psychological Services Center. 

"Ini adalah hal yang mengejutkan dalam penelitian kami," kata penulis studi Mark Beecher. 

"Di hari hujan atau hari berpolusi, orang berasumsi bahwa mereka akan merasa tertekan. Tapi kami tidak melihatnya demikian."

"Kami membandingkannya dengan situasi pengukuran radiasi matahari, jumlah cahaya yang diterima permukaan tanah. Hasilnya, satu hal yang sangat signifikan adalah lamanya waktu antara matahari terbit sampai terbenam." (cnnindonesia.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM