Lifestyle



Kopi telah menjadi minuman primadona bagi sebagian besar orang. Tapi, tak semua orang bisa menikmati kopi dengan nyaman. Beberapa orang terkadang memiliki masalah dengan kesehatan perutnya ketika menyeruput minuman berkafein ini. Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Kunci utama untuk menikmati kopi tanpa khawatir bermasalah dengan kesehatan perut adalah menemukan waktu ideal untuk menikmatinya. Menurut pakar, waktu terbaik untuk menikmati kopi adalah saat pagi hari. Yah, minum kopi sembari menikmati sarapan adalah pilihan terbaik untuk kesehatan perut.

Dilansir dari Elite Daily, Grace Derocha, ahli diet bersertifikat, mengatakan, waktu terbaik untuk menikmati kopi sangat tergantung pada bagaimana kondisi perut bereaksi terhadap keasaman minuman. Jika kita memiliki luka pada lambung, masalah gastrointestinal, atau bahkan hanya masalah perut sensitif, kata Derocha, mengonsumsi kafein setelah sarapan adalah pilihan terbaik. "Kopi, meski tanpa kafein, mampu memproduksi asam, yang jika dikonsumsi saat perut kosong, dapat merusak lapisan lambung," kata apoteker bernama Nitin Makadia. "Mengonsumsi makanan kaya kalsium seperti yogurt atau susu saat sarapan akan membantu," kata Derocha. Menurutnya, kalsium membantu mengurangi keasaman dan menetralisir asam lambung. Fungsi ini mirip dengan antasid yang biasanya mengandung kalsium sebagai bahan utama. Derocha juga berpendapat, konsumsi kopi dan sarapan di waktu yang sama tidak akan mengurangi manfaat kopi itu sendiri.

Kita tetap bisa merasakan energi tambahan dari kafein. Bahkan, manfaat kopi akan berfungsi maksimal ketika perut kita sudah terisi makanan. Makanan yang kita konsumsi dapat menyeimbangkan keasaman. Tapi, kata Derocha, kita mungkin akan merasa sedikit gemetaran karena efek dari kafein tersebut.

Konsumsi kafein dalam keadaan dingin, misalnya dengan menambahkan es batu, pada pagi hari juga bisa mengurangi efek kopi untuk perut kita. Es batu dapat dapat menurunkan tingkat keasaman. Jadi, cara ini bisa menjadi alternatif bagi mereka yang bermasalah dengan perut namun ingin menikmati kopi. "Kopi dingin adalah pilihan yang bagus untuk orang yang sensitif terhadap asam karena 70 persen mengandung lebih sedikit asam daripada secangkir kopi panas," kata Derocha. Selain itu, untuk mengurangi tingkat keasaman, kita juga bisa memilih kopi arabika yang mengandung sedikit asam. Waktu pemrosesan yang lebih lama, kata Derocha, dapat membantu mengurangi tingkat keasaman dalam kopi. Nah, sebagai alternatif, kita juga bisa membuat kopi saat malam hari lalu menyimpannya di dalam kulkas. Pagi harinya, kita bisa menikmati secangkir kopi dengan nikmat.

 

Salah satu tantangan terberat bagi mereka yang baru memulai olahraga lari secara rutin adalah menambah jarak lari. Namun, ada beberapa strategi yang bisa kamu lakukan agar bisa lari lebih jauh dan menyenangkan. Sambil tetap mengingat, bahwa untuk menghindari cidera, tidak dianjurkan untuk menambah beban dan jarak dari lebih dari 10 persen setiap minggunya.

1. Mulai dengan pemanasan

Pemanasan yang baik dan tepat bisa menghindarkan kita dari sejumlah masalah, seperti cidera otot, yang bisa mengganggu lari kita. Selain pemanasan, kita juga harus selalu melakukan pendinginan usai berolahraga sekurang-kurangnya lima menit lari kecepatan ringan.

2. Kombinasikan lari dan jalan

Jangan paksakan diri untuk terus berlari kencang selama waktu olahraga. Kombinasikan lah lari dan jalan agar kamu bisa menempuh jarak yang lebih jauh. Dengan mengkombinasikannya, kamu akan tetap mendapatkan manfaat dari olahraga. Secara perlahan kamu akan membangun kebugaran dan kepercayaan diri bahwa suatu saat bisa berlari tanpa disela jalan kaki.

3. Lari di luar ruangan

Berlari di treadmill kadang membuat kita bosan, meskipun secara fisik seringkali lebih ringan. Jika cuacanya sedang baik, coba lah berlari di luar ruangan. Udara segar, pemandangan dan rute-rute baru akan 'menggoda' pikiranmu sehingga kamu bisa berlari lebih jauh daripada di treadmill.

4. Hindari kebosanan saat nenggunakan treadmill

Ada waktu-waktu dimana kita perlu berlari di treadmill untuk alasan keamanan dan efisiensi. Namun, jangan langsung melompat ke treadmill dan mulai berlari. Pastikan kamu memiliki rencana khusus untuk mengusir kebosananmu pada treadmill dan buatlah kegiatan lari di treadmill menjadi lebih menyenangkan.

5. Istirahat untuk peregangan

Otot tegang adalah hal umum yang dialami para pelari pemula. Hal ini juga menghambat seseorang untuk berlari lebih jauh. Untuk menghindarinya, cobalah melakukan peregangan selama 30 detik di tengah sesi lari sebelum melanjutkannya kembali. Jika kamu masih merasakan sakit meski sudah melakukan peregangan dan pelemasan otot-otot, berhentilah berlari.

6. Mencari teman lari

Banyak pelari pemula menganggap mereka tak bisa lari jarak jauh karen tak ada teman lari. Entah karena terdistraksi obrolan, dukungan motivasi, atau alasan lainnya, memang mereka yang berlari bersama biasanya bisa lari lebih lama. Jika kamu terbiasa lari sendiri, cobalah ajak teman atau keluarga untuk menemani.

7. Lari dengan kecepatan rendah

Salah satu alasan mengapa para pelari pemula cepat berhenti sebelum mencapai jarak tujuan adalah karena berlari terlalu cepat. Jika kamu baru mengawalinya, cobalah lari dengan kecepatan rendah seperti jika kamu mengobrol dengan seseorang. Jika kamu ngos-ngosan di tengah lari, maka artinya kamu berlari terlalu cepat.

8. Latihan kekuatan (strength training)

Strength training atau latihan kekuatan otot akan membantu tubuh lebih terhindar dari stres dalam berlari. Otot-otot kita juga akan bisa bergerak lebih lama tanpa merasakan keletihan, yang berarti kita bisa lari lebih lama. Cukup lakukan selama 15-20 menit dan berulang dua atau tiga kali seminggu untuk membangun massa otot.

9. Mengganti rute

Mencoba rute-rute lari baru akan menghilngkan kebosananmu saat lari dan kemungkinan berhenti akan lebih sedikit. Jika kamu tipe orang yang suka berlari di jalur-jalur lokal, maka cobalah berlari di sekitar pemukiman atau daerah sekitar.

10. Atur target sederhana

Memiliki target jangka pendek untuk dicapai juga bisa membantu mental seseorang agar berlari lebih lama. Target sederhana tersebut, misalnya 'lari hingga tanda lalu lintas berikutnya'. Selama target itu membantumu untuk terus bergerak lebih jauh, maka cara itu berhasil.

11. Percaya bisa lari lebih jauh

Beberapa pelari pemula sebetulnya mampu menempuh jarak lari tertentu, tapi mereka tak memiliki kepercayaan diri atau kekuatan mental untuk mendorong diri mereka agar mencapainya. Sederhananya, semua itu bergantung pada pikiran. Cobalah mencari hal yang bisa menjauhkanmu dari pikiran 'tidak bisa lari jauh'. Setiap orang memiliki metode efektifnya masing-masing. (kompas.com)

Penyebab perut buncit sangat banyak, termasuk kebiasaan yang kita sadari maupun yang tidak disadari. Kita semua telah mengetahui bahwa perut buncit bukanlah tanda yang baik bagi tubuh. Menjaga bentuk tubuh tetap sehat dan sesuai dengan kriteria bukanlah hal yang mudah. Butuh dedikasi, disiplin, konsistensi, dan daya tahan yang kuat. Akibatnya banyak orang enggan menjaga lingkar perut, dan membiarkan perut menjadi buncit lewat kebiasaan yang tak disadari. Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk tersebut:

1. Makan larut malam

Meskipun benar bahwa tubuh secara alami membakar beberapa timbunan lemak saat kita tidur, namun tubuh tidak akan membakar secara efisien jika kita tidur dengan perut penuh. Selain menyebabkan lemak pada perut, makan larut malam dan berbaring setelah kenyang dapat meningkatkan risiko terkena refluks asam lambung dan gangguan pencernaan. Hal itu terjadi karena perubahan gravitasi, sehingga tubuh tidak mampu menarik makanan di perut menuju ke bawah. Untuk mencegah kondisi ini, pertimbangkanlah untuk makan sedikit makanan di malam hari, dan jangan berbaring setidaknya selama tiga jam setelah makan malam. Jika memungkinkan, makanlah beberapa buah-buahan jika merasa sedikit lapar di malam hari, daripada mengonsumsi makanan-makanan manis.

2. Makan ketika sedih, marah atau kesal

Apakah kamu pernah makan tanpa sadar ketika emosi? Jika di lain waktu kamu menyadari perilaku seperti ini, cobalah untuk menenangkan diri sebelum melampiaskan dengan makan makanan cepat saji, seperti burger, nasi goreng, atau mie instan. Makan di kala emosi memang tidak masalah jika itu dapat membuat kamu merasa lebih baik, namun jika selalu mengandalkan makan setiap kali stres atau marah, janganlah kaget jika timbunan lemak di perut bertambah banyak. Cara terbaik untuk memerangi respon terhadap stres adalah dengan minum segelas air putih, dan berbicara dengan seorang teman atau berjalan santai untuk menenangkan diri. Pilihlah kegiatan yang tidak melibatkan makan, sehingga kamu dapat menghentikan diri untuk memiliki kalori berlebih ketika merasa emosi.

3. Tidak cukup tidur

Idealnya, orang dewasa mendapatkan sekitar tujuh hingga sembilan jam waktu tidur setiap malam. Ketika kita tidak cukup tidur, maka tingkat kortisol (hormon stres) akan meningkat dan mendorong kita mengonsumsi makanan tinggi gula. Untuk mempertahankan tingkat hormon stres kortisol yang normal, cobalah untuk mendapatkan waktu tidur yang baik setiap malamnya. Dengan cara ini, kita dapat menyeimbangkan kadar kortisol sekaligus meningkatkan produksi leptin (hormon yang dapat membuat kita mampu mengontrol nafsu makan).

4. Menggunakan piring besar setiap kali makan

Entah itu makan prasmanan atau makan malam biasa di rumah, perhatikanlah ukuran piringmu setiap kali makan. Dalam sebuah survei yang dilakukan antara orang-orang obesitas, ditemukan bahwa pengguna piring besar cenderung lebih cepat gemuk dibanding piring kecil. Dengan ukuran piring yang besar, orang akan merasa masih memiliki banyak ruang untuk menaruh makanan mereka, sehingga mengambil makanan lebih banyak. Tentu hal ini dapat menjadi penyebab perut buncit karena orang cenderung untuk mengonsumsi lebih dari yang dibutuhkan tubuh. Oleh karena itu, pilihlah piring yang lebih kecil untuk membuat kita merasa sudah cukup makan.

5. Merokok

Bagaimana meroko dapat menjadi penyebab perut buncit? Padahal banyak orang yang bertahan dengan merokok karena alasan takut memiliki badan gemuk. Nyatanya penelitian mengungkapkan bahwa bukannya badan kurus, malah perut buncit yang didapat oleh para perokok. Para ilmuwan dari University of Glasgow menemukan bahwa merokok mungkin berhubungan dengan berat keseluruhan yang lebih rendah, namun hal itu cenderung mendorong lemak menuju daerah inti tubuh, yang mengakibatkan perut menjadi lebih besar. (kompas.com)

Presiden Joko Widodo turut memperingati Hari Musik Nasional yang jatuh pada Jumat (9/3) melalui unggahan di akun media sosialnya.

Melalui unggahan di akun Instagram, Jokowi terlihat sedang mendengarkan lagu di ruang meja bundar dalam Istana melalui telepon genggamnya sembari menggoyangkan kaki mengikuti irama awal 'Kamu Harus Pulang' dari Slank.

"Saya mengucapkan Selamat Hari Musik Nasional 2018," ucap Jokowi usai mendengarkan musik.

Jokowi juga mengatakan segenap pegiat dan insan musik Indonesia tahun ini berkumpul di Ambon untuk Konferensi Musik Indonesia sejak 7-9 Maret 2018.

Jokowi meminta para insan musik Indonesia mampu menciptakan ekosistem musik nasional yang menghilangkan segala hambatan karya cipta pemusik yang berujung dengan pengakuan musik lokal.

Menurut presiden ke-tujuh Republik Indonesia itu, ragam musik Indonesia yang terbentang dari Sabang-Merauke mencerminkan rasa toleransi, kerukunan, dan keharmonisan.

"Musik bukan hanya sekadar untuk dinikmati, namun haruslah kita jaga keberadaannya," kata Jokowi.

Jokowi juga mengucapkan Hari Musik Nasional melalui unggahan di akun Twitter miliknya.

Diberitakan Antara, Konferensi Musik Indonesia yang digelar di Ambon membahas kemajuan musik sebagai kekuatan ekonomi Indonesia di masa depan.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf mengatakan KMI yang baru digelar pertama ini juga bakal membahas permasalahan yang biasa ditemui musisi lokal.

"Musik merupakan subsektor prioritas dari 15 subsektor lainnya yang ditangani Bekraf yakni musik, film, animasi dan Video. Ketiga subsektor ini harus mendapat perhatian bersama, sehingga nantinya menjadi sektor yang diunggulkan," ujarnya.

Pun Menteri Keuangan Sri Mulyani turut hadir dalam KMI 2018 sebagai narasumber di hari pertama. Ia membahas kontribusi musik terhadap GDP dan potensinya. (cnnindonesia.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM