Lifestyle



Merasa sering lapar? Padahal, nafsu makan tak selalu harus diikuti loh.

Berikut ini ada lima tips yang bisa Kamu cermati, jika Kamu kerap merasa lapar, agar tak telanjur membuat timbunan lemak di tubuh.

1. Pilih makanan yang memuaskan rasa lapar

Rasa kenyang bisa juga dideskripsikan sebagai hilangnya nafsu makan atau rasa penuh yang dirasakan setelah makan.

Ini tak hanya bicara soal banyaknya makanan yang kita konsumsi, tapi juga apa yang kita makan.

Setiap makanan punya efek mengenyangkan yang berbeda. Sejumlah peneliti menemukan adanya indeks kekenyangan yang bisa Kamu temukan di beberapa makanan.

Jika Kamu konsumsi makanan tersebut, maka Kamu cenderung merasa cukup dan tak ingin makan lebih.

Setidaknya, ada enam jenis makanan, yaitu telur, kentang, oatmeal, kacang-kacangan, ikan, serta sup yang terdiri dari daging ayam dan sayuran.

2. Makan lebih banyak protein

Penelitian menunjukkan, protein memberi banyak gizi makro, menghancurkan lemak, dan karbohidrat.

Protein juga meningkatkan metabolisme, lebih baik daripada gizi makro lainnya.

Jika Kamu masih lapar setelah makan, bisa jadi karena makanan yang kamu konsumsi terlalu tinggi kandungan karbohidratnya, dan tidak mengandung cukup banyak protein.

Beberapa makanan yang juga mengandung protein tinggi di antaranya keju, ikan, kacang-kacangan, tahu, dan biji-bijian.

Cobalah untuk selalu menyertakan salah satunya dalam setiap makan.

3. Tidur lebih banyak

Kuantitas dan kualitas tidur memiliki peran penting dalam pengaturan hormon ghlerin atau yang juga dikenal dengan hormon lapar.

Ghlerin diproduksi oleh perut dan meningkatkan nafsu makan. Karena itu, semakin tinggi tingkat ghlerin, semakin tinggi nafsu makanmu.

Sejumlah penelitian menemukan fakta, kurang tidur sangat berkaitan dengan rasa lapar dan penambahan berat badan.

Sebab, jika durasi tidur kurang, tubuh akan semakin banyak memproduksi hormon lapar tersebut.

4. Tingkatkan konsumsi serat

Serat memberikan dorongan dan meningkatkan rasa kenyang. Serat juga mampu menekan rasa lapar di perut serta memperlancar pencernaan.

Mengkonsumsi serat akan menekan rasa lapar tubuh terhadap gula dan memberikan energi.

Untuk menambah serat, konsumsilah makanan seperti buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan.

Hindari konsunsi olahan karbohidrat, seperti roti putih, nasi, pasta dan makanan yang terbuat dari tepung-tepungan. Sebab, makanan-makanan ini sudah melepaskan kandungan seratnya.

5. Ekstra sayur

Tidak hanya tinggi serat, sayuran juga merupakan makanan rendah kalori.

Dengan kata lain, makanan ini mengandung banyak air yang bisa membuatmu kenyang tanpa menambah jumlah kalori dalam makanan yang Kamu konsumsi.

Mulailah dengan jumlah kecil seperti salad atau sup sayuran. Setelah mengkonsumsinya, percayalah Kamu tak akan kelaparan lagi. (kompas.com)

Satu hal yang semakin populer dari tahun ke tahun di antara pasangan yang hendak melangsungkan pernikahan adalah sesi pemotretan pre wedding.

Selain itu, sesi foto ini juga menjadi kesempatan untuk menguji sebagus apa juru foto yang akan dipakai di hari pernikahan.

Persiapan sesi foto pre wedding pun bisa menawarkan pengalaman baru dan seru bagi Kamu dan pasanganmu.

Berikut ini adalah rangkaian tips yang mungkin bisa membantu Kamu dalam mempersiapkan dan melaksanakan sesi foto pre wedding hingga mendapatkan hasil yang sempurna.

Lakukan riset

Ini mungkin merupakan langkah awal bagi Kamu untuk mempersiapkan foto pre wedding.

Melakukan riset dengan memanfaatkan jaringan internet, maka Kamu dapat menemukan konsep, ide, lokasi, hingga fotografer yang mampu mengeksekusinya.

Khusus untuk memilih fotografer, Kamu bisa melihat portofolio mereka dalam menangani permintaan layanan serupa.

Selanjutnya, soal lokasi, inspirasi, konsep, dan ide, selain teman dan kerabat, Google adalah teman terbaik Kamu juga.

Nyaman

Kunci merasa nyaman selama sesi pemotretan adalah menemukan konsep yang paling pas dengan kepribadian kalian berdua.

Foto semacam ini tak memiliki pakem khusus, atau pun aturan soal mana yang benar dan mana yang salah. Semuanya sungguh adalah soal selera dan kenyamanan si calon pengantin.

Oh ya, hal lain yang juga penting adalah, tak semua orang nyaman untuk berpose di muka kamera.

Jadi, jika Kamu merasa hal serupa maka carilah aktivitas atau konsep yang membuat kalian berdua bahagia.

Ingat, ini adalah pemotretan kamu dan pasangan. Tak beda dengan hari pernikahan, sesi foto pre wedding adalah milik kalian.

Jangan ragu, hasil dari pemotretan tersebut harus memuaskan bagi kalian dan menyenangkan untuk dijalankan. Tak perlu jadi orang lain.

Pilih lokasi yang berkesan

Masih terkait dengan satu tips di atas, pemilihan lokasi untuk pemotretan pun mungkin dapat membantu Kamu "attach" dengan seluruh proses yang harus dijalani.

Harapannya, dengan begitu maka tak sulit bagi kalian berdua melakukan pemotretan dengan natural dan menghasilkan gambar yang berkesan pula.

Mendapatkan lokasi yang tepat untuk pemotretan ini secara mental akan membantu untuk mendapatkan kesan yang membahagiakan.

Lokasi yang familiar juga bisa membantu calon pengantin merasa nyaman.

Entah siapa di antara kalian berdua yang mengusulkan, tapi lokasi yang dikenal dan berkesan, pasti akan membantu proses hingga hasilnya pun menjadi lebih baik.

Jangan lupa berdandan

Tentu, dalam hal ini, saran tersebut akan sangat bergantung dengan konsep yang kalian pilih.

Maksudnya adalah agar Kamu dan pasangan menyiapkan seluruh penampilan untuk sesi pemotretan itu.

Perlakukan pemotretan ini sebagai acara khusus, dan lakukan yang terbaik untuk menghindari munculnya gambar yang kurang pas di bingkai foto pre wedding kalian.

Seperti yang sudah disinggung, berdandan di sini bukan berarti menutupi kepribadian kalian yang sesungguhnya. Tampil apa adanya, dan mencerminkan siapa kalian adalah keharusan.

Penampilan yang natural dan sesuai kepribadian pun akan membantu membuat proses foto lebih nyaman, dan hasil yang lebih alami.

Ingat bahwa pemotretan pre wedding memberi kesempatan kepada kalian untuk mendapatkan beberapa foto yang indah, tanpa stres. Manfaatkan kesempatan itu.

Santai dan nikmati

Pemotretan ini adalah uji coba untuk hari besar kalian nanti. Percayalah, di hari pernikahan nanti akan lebih banyak kilatan lampu kamera yang menerpa wajah kalian.

Jadi, pastikan Kamu bersantai dan menikmati momen itu senyaman yang kalian bisa.

Lepaskanlah tawa ketika kalian mencoba mempraktikkan keterampilan berpose yang berbeda, biarlah itu menjadi sebuah pengalaman yang mengesankan. Jangan ragu dan takut.

Sebab, mungkin bagi mereka yang tak terbiasa difoto secara profesional akan muncul perasaan cemas dan canggung.

Jangan juga stres, karena dengan itu Kamu akan dengan mudah menguasai "medan" dan kondisi pemotretan.

Fokus saja satu sama lain, dan lupakan kamera. Nikmati diri kalian sendiri, percayalah kepada fotografermu, dan bersenang-senanglah! (kompas.com)

Walaupun ini musim liburan, bukan berarti Kamu harus bermalas-malasan. Apalagi sampai bangun tidur hingga matahari sudah mau terbenam kembali.

Yah, memang bagi sebagian orang bangun pagi bukan hal yang mudah. Apalagi, musim hujan seperti ini. Godaan kasur dan hangatnya meringkuk di dalam selimut amatlah besar.

Bunyi nyaring alarm pun tidak akan mempan membuat kita beranjak dari kasur.

Tapi sayangnya, jika kebiasaan ini diteruskan, maka akan berdampak buruk ada pekerjaan kita nanti.

Banyak pekerjaan menjadi tertunda dan semakin menumpuk. Tentunya, kita tidak ingin seperti itu, bukan?

Untungnya, Dr Nerina Ramlakhan, seorang ahli fisiologi dan ahli terapi tidur membagikan beberapa tips yang akan membantu agar seseorang mampu bangun di pagi hari.

1. Persiapkan segala sesuatu di malam hari

Ramlakhan mengatakan, hal terbaik yang harus dilakukan adalah mempersiapkan segala sesuatu di malam sebelumnya.

Ini akan membuat kita siap untuk bangun dan bangkit dari tempat tidur saat pagi hari.

"Katakan pada diri sendiri dan orang lain, Kamu akan bangun pagi. Persiapkanlah segalanya di malam hari, misalnya pakaian, mangkuk sarapan, dan pernak pernik lainnya," ucap dia.

"Saya meletakkan laptop, dan meninggalkannya persis di tempat saya berencana bekerja di pagi hari," tambah dia.

2. Yakinkan diri

Jika Kamu terus-menerus mengatakan pada diri sendiri bahwa Kamu bukan tipe orang yang bisa bangun pagi, inilah saat untuk mengubahnya.

Alih-alih menggerutu tentang betapa buruknya kebiasaan bangun tidurmu, katakan pada diri sendiri seberapa besar niatmu untuk bangun di pagi hari, dan teruslah mengatakannya.

"Sugesti dari diri memiliki kekuatan besar," ucap Ramlakhan.

3. Biarkan cahaya masuk ke kamar

Memulai hari dengan jumlah sinar matahari yang cukup akan mengatur ulang ritme sirkadian, dan mengirimkan pesan "ayo bangunkan" ke otak.

Ritme sirkadian adalah proses biologis yang menunjukkan osilasi endogen dan berulang setiap sekitar 24 jam.

Ramlakhan menyarankan agar kita tidur dengan sebagian tirai yang terbuka.

4. Jauhkan gadget dari kasur

Ramlakhan juga menyarankan agar kita mematikan alat elektronik setidaknya 30-45 menit sebelum pergi tidur, termasuk televisi dan menghindari ponsel.

"Ini mengurangi tingkat kegelisahan dan menghentikan otak dari ragsangan cahaya biru dan 'bombardir' informasi," ucapnya.

5. Pola makan sehat

Sebelum tidur sangatlah penting untuk menghindari alkohol atau kafein. Kedua zat tersebut akan mengurangi kualitas tidur, dan membuat rencana bangun pagi menjadi gagal.

Ramlakhan menyarankan untuk menghindari kafein setelah jam 16.00, karena efek kafein berjalan selama lima jam.

"Jika Kamu minum secangkir kopi pukul 18.00, Kamu masih memiliki kafein akan mempengaruhi tubuh hingga jam 23.00," ucapnya.

Selain itu, cobalah minum air segera setelah terbangun, karena ini akan menghidrasi sel dan otak agar ada energi untuk Kamu bergerak.

"Sarapan dalam waktu 30 menit setelah bangun juga akan meningkatkan metabolisme, dan melatih tubuh untuk memulai hari dengan lebih banyak energi," tambahnya.

6. Tetap optimistis

Salah satu hal terpenting yang akan membantu Kamu bangun dari tempat tidur di pagi hari adalah memastikan bahwa Kamu memiliki sesuatu yang ditunggu pada hari itu.

Kita semua mempunyai hari di mana kita terbangun dengan perasaan kurang semangat. Namun, jika ini terjadi sepanjang waktu, Kamu perlu melihat situasi hidup dengan seksama dan melakukan refleksi diri.

Kamu juga bisa bertanya pada diri sendiri tentang hal apa yang paling ingin dilakukan, dan manfaat dari hal tersebut," ucap Ramlakhan.

"Ini adalah pertanyaan berani untuk ditanyakan pada diri sendiri, tapi itu akan membuat Kamu mencari tahu apa yang sebenarnya." (kompas.com)

Apakah Anda termasuk orang yang mudah tertidur di pesawat, bahkan sebelum pesawat lepas landas dan akan mendarat? Menurut sejumlah peneliti, sebaiknya kebiasaan itu tidak diteruskan karena dapat menyebabkan masalah kesehatan.

Ketika pesawat naik ke udara atau pun turun, tekanan udara di kabin berubah secara cepat mengikuti ketinggian—dan jika Anda tidak siap beradaptasi, hal tersebut bisa merusak gendang telinga.

Seperti yang dijelaskan pakar kesehatan Inggris, Angela Chalmers. “Sebuah perubahan cepat di ketinggian berdampak pada tekanan udara di telinga. Ini menyebabkan kekosongan di tabung Eustachian yang membuat telinga terasa seperti tersumbat dan tidak terdengar suara.”

Oleh karena itu, Chalmers menyarankan untuk tidak tidur selama lepas landas dan mendarat karena untuk mengurangi resiko tersebut.

Berdasarkan keterangan di situs MedlinePlus, sebuah situs informasi yang dikelola US National Library of Medicine, jika telinga Anda tetap tersumbat maka bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan—seperti pusing, infeksi di telinga, gendang telinga rusak dan yang lebih parah adalah telinga berdarah dan kehilangan pendengaran.

Berusaha tetap terjaga selama lepas landas dan mendarat membuat telinga mengimbangkan tekanan udara di dalam gendang telinga.

“Menelan atau menguap membuka tabung Eustachian dan membuat udara mengalir masuk dan keluar ke bagian tengah telinga. Ini membantu mengimbangi tekanan udara di masing-masing gendang telinga,” tulis MedlinePlus.

“Jika tabung Eustachian tersumbat, tekanan udara di bagian tengah telinga berbeda dengan tekanan di bagian luar gendang telinga.”

Nah, agar tidak mengantuk pada situasi kritis tersebut, atasi dengan mengunyah permen karet, minum air putih hingga makan permen lolipop. (kompas.com)

Page 1 of 21

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM