Lifestyle



Stres dan depresi bisa menjangkiti setiap manusia, terlepas dari berapa pun usianya. Tapi, ada golongan usia tertentu yang disebut lebih rawan terkena stres. Psikolog Tara de Thouars mengungkapkan, usia dewasa muda, 20-29 tahun, salah satu kategori usia rawan stres. Mengapa hal itu bisa terjadi? Dewasa muda, kata Tara de Thouars, adalah masa di mana produktivitas tinggi, banyak target yang ingin dicapai, hingga urusan keluarga di masa-masa awal pernikahan. Sehingga, mereka yang berada di rentang usia ini perlu lebih mengeskplorasi hidupnya.

“Mengejar hal-hal tersebut bukan perkara mudah, sehingga tentu banyak momen penat yang menghampiri." "Jadi stres paling tinggi memang dialami mereka yang memasuki masa dewasa muda,” kata dia dalam acara peluncuran logo dan slogan baru Vit, Jakarta, Selasa (13/3/2018). Di sisi psikologis, dewasa muda disebut penuh ambisi. Mereka ingin membuktikan kemampuan, baik kepada diri sendiri maupun orang lain. Selain karena ambisi itu, tantangan dari luar pun tak bisa diabaikan. Mereka dituntut harus belajar.

“Tak jarang akhirnya kewalahan, sehingga lelah, capek dan berujung stres,” kata dia.

Lalu, apa yang bisa dilakukan agar terhindar dari situasi tersebut? Tara mengingatkan agar mereka bisa mengatur jeda di sela-sela kerja. Saat penat, dibutuhkan masa rileks agar bisa kembali berpikir dengan baik. Dia mencontohkan otak seperti komputer, jika banyak program dibuka dan berjalan, maka akan panas. Begitu juga dengan otak, bila terlalu banyak berpikir, maka akan lelah dan tak fokus. “Yang bisa dilakukan adalah istirahat sejenak agar fungsi otak kembali optimal,” kata Tara. (kompas.com)

Vokalis band rock Irlandia, The Cranberries, Dolores O'Riordan, meninggal dunia pada usia 46 tahun.

O'Riordan tengah berada di London untuk sesi rekamanan saat dinyatakan meninggal dunia di satu hotel di pusat kota, hari Senin (15/01) petang waktu setempat.

Juru bicara The Cranberries membenarkan kematian mendadak O'Riordan dan menambahkan pihak keluarga O'Riordan sangat terpukul dengan kematiannya.

Ia antara lain dikenal dengan hit global Zombie pada tahun 1990-an, lagu yang ia tulis untuk mengenang dua remaja yang tewas dalam pengeboman milisi kelompok Republik di Irlandia.

Album pertama The Cranberries -Everybody Else Is Doing It, So Why Can't We?- yang diluncurkan pada 1993 laku 43 juta kopi di seluruh dunia.

Lagu balada lain yang membuat namanya melambung antara lain adalah Linger dan Dreams.

Pada 2017 The Cranberries mengumumkan tur di Eropa, Inggris, dan Amerika Serikat, namun pada bulan Mei -saat menggelar tur di Eropa- mereka terpaksa membatalkan seluruh tur yang tersisa karena kesehatan O'Riordan mengalami gangguan.

Situs resmi The Cranberries mengatakan masalah kesehatan yang dimaksud terkait dengan gangguan di bagian punggung O'Riordan, yang membuatnya tak bisa tampil di panggung.

Menjelang Natal lalu O'Riordan menulis pesan di Facebook bahwa dirinya 'baik-baik saja' dan baru saja 'menggelar penampilan kecil pertama dalam beberapa bulan' yang membuat penggemarnya yakin ia akan segera bisa tampil lagi.

Di Twitter, unggahan terakhirnya adalah pada 4 Januari 2018.

Presiden Irlandia, Michael D Higgins, mengatakan kematian O'Riordan membuat para penggemar musik Irlandia sangat kehilangan.

Sejumlah selebritis, melalui media sosial, mengucapkan belasungkawa yang mendalam dengan kepergian O'Riordan, di antaranya band The Corrs, Duran-Duran, dan pembawa acara James Corden. (bbcindonesia.com)

"Dibandingkan dengan 20 tahun yang lalu, insiden stroke meningkat sighnifikan pada orang dewasa muda," kata ahli saraf neurologis Diana Greene-Chandos, M.D., direktur perawatan neurokologis di The Ohio State University Wexner Medical Center.

"Angka rawat inap stroke iskemik (berhentinya aliran darah pada otak akibat gumpalan darah) meningkat baik untuk pria dan wanita di bawah usia 45 tahun. Di rentang usia 18 sampai 34, tingkat rawat inap untuk stroke iskemik akut meningkat 31,8 persen, sementara di rentang usia 35 sampai 44 jumlahnya meningkat 30 persen."

Dr. Greene-Chandos menilai, kebanyakan orang dewasa muda tidak menganggap skrining kesehatan seperti tes kolesterol, tekanan darah, dan gula darah adalah hal yang perlu dilakukan sampai mereka beranjak lebih tua. Padahal, skrining rutin tersebut dapat memberi gambaran tentang risiko stroke.

Selain itu, adanya peningkatan besar pada faktor risiko stroke umum seperti hipertensi, kelainan lipid, diabetes, penggunaan tembakau, dan obesitas, juga menjadi penyebab meningkatnya kasus stroke di usia muda. Studi di JAMA Neurology menemukan bahwa gangguan lipid-juga dikenal sebagai kolesterol tinggi-meningkat paling banyak, dari sekitar 12 persen menjadi 21 persen.

Ironisnya, risiko stroke justru menurun untuk orang dewasa yang lebih tua, menurut Koto Ishida, M.D., direktur Pusat Stroke Komprehensif NYU Langone. Menurut studi JAMA Neurology, tingkat rawat inap stroke pada orang berusia 55 sampai 64 benar-benar menurun 2,2 persen. Itu karena faktor risiko seperti kolesterol dan tekanan darah biasanya dikelola lebih baik pada usia di atas 50 tahun.

"Orang dewasa yang lebih tua lebih peduli tentang masalah semacam ini, jadi mereka akan melakukan skrining," katanya. "Tapi seseorang di usia dua puluhan biasanya tidak memikirkan sesuatu seperti tekanan darah kecuali sampai benar-benar ada masalah."

Sakit kepala hebat bisa menjadi gejala stroke ringan

FAST (Face, Arm, Speech, Time) biasanya menjadi tanda awal adanya serangan storke. Satu sisi tubuh akan mengalami efek saat stroke saat terjadi di otak, membuat wajah seseorang menjadi tidak simetris, tak mampu mengangkat lengan di satu sisi, ucapan samar atau bingung, dan mungkin mempengaruhi kemampuan ingatan dan verbal.

Namun, kini tidak semua stroke terlihat seperti insiden FAST yang klasik, kata Dr. Greene-Chandos. Orang dewasa yang lebih tua cenderung terpengaruh pada pembuluh darah yang lebih besar, membuat mereka cenderung memiliki "gejala stroke besar" seperti wajah yang terkulai.

Sedangkan orang yang lebih muda cenderung mengalami penggumpalan darah dari area tubuh yang lain dan gumpalan darah itu dapat bergerak melalui pembuluh darah yang lebih kecil. Dr Greene-Chandos mengatakan, perbedaan inilah yang sering menyebabkan gejala stroke pada dewasa muda kerap berbeda, lebih sering berupa mati rasa, kesemutan, atau sakit kepala.

Dr Greene-Chandos menambahkan bahwa orang yang memiliki stroke cenderung mengalami sakit kepala hebat yang melemahkan, dan bahwa orang-orang yang menderita migrain biasa sebenarnya berisiko lebih besar terkena stroke. Bahkan cegukan yang tidak bisa diatasi juga bisa menjadi gejala stroke, catatnya.

"Anda bisa saja mengalami stroke ringan dan tidak menyadarinya," kata Dr. Greene-Chandos. "Anda bahkan bisa mengalami banyak stroke dan tidak memiliki gejala fisik. Tapi seiring berjalannya waktu, perubahan otak bisa mempengaruhi ingatan dan ucapan Anda secara signifikan. Jadi, lakukan cek kesehatan rutin, walaupun Anda berpikir masih terlalu muda dan Anda sehat.”

Dr. Greene-Chandos mencatat, jangan berpikir bahwa stroke hanya untuk orang tua. Hal itu kini tidak berlaku lagi. Menerapkan gaya hidup sehat, seperti konsumsi makanan dengan gizi seimbang serta olahraga rutin, adalah langkah sederhana dan terbaik dalam pencegahan stroke. (kompas.com)

Liliane Bettencourt, pewaris perusahaan kosmetik L'Oreal, telah wafat pada usia 94 tahun.
Keluarga Bettencourt menyatakan perempuan tersebut tutup usia di kediamannya "dengan tenang". Semasa hidupnya, Liliane Bettencourt menyandang predikat 'perempuan terkaya di dunia'. Pada 2017, nilai kekayaannya diprediksi mencapai 33 miliar euro atau setara dengan Rp525,8 triliun.

Dia meninggalkan dewan direksi L'Oreal pada 2012 dan jarang tampil di hadapan publik, namun beberapa kali muncul dalam pemberitaan terkait kasus dana kampanye mantan Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy.
Dalam pernyataan resmi, direktur utama L'Oreal, Jean-Paul Agon mengatakan: "Kami semua memiliki kekaguman mendalam terhadap Liliane Bettencourt yang selalu memantau L'Oreal, baik perusahaan maupun karyawannya, dan yang amat terkait dengan kesuksesan serta perkembangannya."
"Secara pribadi dia banyak berkontribusi pada kesuksesan perusahaan selama bertahun-tahun. Seorang perempuan hebat nan jelita telah meninggalkan kami dan kami tidak akan melupakannya."


Serangkaian kontroversi

Selain kesuksesan, Liliane Bettencourt tidak kekurangan kontroversi.
Pada 2007, perseteruannya dengan putrinya, Francoise Bettencourt-Meyers, mengemuka ke ranah umum.
Bettencourt-Meyers mengajukan gugatan hukum lantaran menduga ibunya dieksploitasi oleh orang-orang dekatnya di tengah kondisi kesehatannya yang menurun.
François-Marie Banier, misalnya, merupakan seorang fotografer yang menjadi teman sang ibu. Pada 2008 terungkap bahwa Banier dihadiahi sejumlah barang senilai ratusan juta dollar, termasuk lukisan Picasso dan pulau seluas 270 hektare di Seychelle, Samudera Hindia.
Bettencourt-Meyers mengaku menggugat Banier setelah mendapat kabar dari staf rumah tangga ibunya bahwa sang ibu rupanya mempertimbangkan untuk mengadopsi Banier.

Hubungan ibu dan putrinya terjalin kembali pada 2010 dan setahun kemudian pengadilan Prancis memerintahkan Bettencourt diasuh keluarganya karena kondisi kesehatannya.
Namun, kontroversi tak berhenti di situ. Tudingan mengemuka bahwa manajer keuangan Bettencourt, Patrice de Maistre, menyalurkan uangnya ke tim kampanye mantan Presiden Prancis, Nicolas Sarkozy pada 2007.
Dugaan pendanaan ilegal ini diselidiki, walau Sarkozy berulang kali menolak tudingan tersebut.
Kasus eksploitasi ini berakhir pada Mei 2015 ketika delapan orang, termasuk Banier, divonis bersalah dan diperintahkan membayar ganti rugi sebesar jutaan dollar kepada keluarga Bettencourt.

Kerajaan L'Oreal

Aset-aset Bettencourt, termasuk sahamnya di perusahaan kosmetik L'Oreal, ditempatkan dalam dana perwalian yang dikendalikan putrinya.
Salah satu dari dua cucunya, Jean-Victor Meyers, menggantikan posisinya di dewan direksi perusahaan sebagai wakil direktur utama dan menyandang status sebagai wali urusan pribadi Bettencourt.
L'Oreal bermula ketika ayah Bettencourt, Eugène Schueller mendirikan sebuah perusahaan pewarna rambut pada 1909 yang kemudian berubah menjadi perusahaan kosmetik.
Saat ini, perusahaan tersebut adalah perusahaan kosmetik terbesar di dunia. (bbcindonesia.com)

Page 1 of 5

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM