Lifestyle



Sebuah kabar menarik datang dari kompetisi kasta keempat Italia Serie D. Seorang pemain bernama Giovanni Liberti dihukum larangan bermain sebanyak lima laga karena dituduh mengencingi suporter tim lawan!

Dilansir The Sun, ofisial keempat laga antara klub yang dibela Liberti, Turris melawan Sarnese memergoki pemain 21 tahun itu melakukan tindakan mencurigakan saat pertandingan terhenti.

Liberti dianggap bersalah karena kencing di depan tribun yang dipenuhi suporter Sarnese, serta melakukan gerakan vulgar dengan alat vitalnya.

Meski demikian, hukuman ini ditentang oleh kubu Turris lewat presiden mereka, Antonio Colantonio yang menegaskan bahwa Liberti sejatinya tengah menenggak minuman di pinggir lapangan.

"Sayangnya, sekali lagi, kami dihadapkan pada ketidakadilan. Pemain kami Liberti jelas tidak melakukan apa yang dituduhkan," tegas Colantonio di laman Facebook resmi Turris.

"Sebenarnya di area pemanasan ada air minum dekat dengan tembok dan sang pemain, yang siap masuk lapangan meminumnya dan merapikan bajunya, di mana sesuai aturan harus dimasukkan ke celananya," lanjut Colantonio.

"Hal serius adalah dalam bukti dukungan untuk hukuman ini hanyalah pernyataan dari asisten wasit yang berdiri di sisi seberang dari lapangan. Tim tamu mengkonfirmasi kepada kami bahwa pemain kami tidak melakukan hal tersebut. Saya kecewa dengan keputusan dari komisi disiplin, dan kami akan melakukan banding," tandasnya.

Hmm, ada-ada saja ya, Bolaneters. (bola.net)

Odense - Indonesia meloloskan dua wakil ganda putra ke babak kedua Denmark Terbuka Super Series Premier. Mereka adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi.

Kevin/Marcus melewati babak pertama setelah mengalahkan pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, di Odense Sports Park, Rabu (18/10/2017). Unggulan kedua di nomor ganda putra itu menang rubber-game dengan skor 21-16, 19-21, dan 21-10.

Kevin/Marcus selanjutnya akan menghadapi wakil tuan rumah, Mathias Christiansen/David Daugaard. Kedua pasangan tercatat belum pernah bertemu.

Pada pertandingan lainnya, Angga/Ricky mengatasi perlawanan pasangan China, He Jiting/Tan Qiang, dua game langsung dengan skor 21-14, 21-18. Unggulan kedelapan itu akan ditantang Chen Hung Ling/Wang Chi-Lin (Taiwan) di babak kedua.

Dari nomor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting langsung kandas di babak pertama. Anthony dikalahkan unggulan teratas asal Korea Selatan, Son Wan Ho, dengan skor 23-21, 17-21, dan 17-21.

"Saya memang sempat leading dan terkejar lawan, karena saat unggul itu saya selalu berinisiatif untuk menyerang dan tidak mengangkat shuttlecock. Tetapi Son sudah membaca hal ini. Secara keseluruhan, saya sebetulnya tidak terlalu kecewa dengan penampilan saya hari ini, karena kemampuan saya lumayan bisa keluar semua, sedikit kecewanya saat sudah memimpin tetapi malah kehilangan poin beruntun," ujar Anthony kepada badmintonindonesia.org.

Saat ditanya soal evaluasi penampilannya, Anthony mengatakan bahwa ia harus lebih siap dari segi mental dan pikiran.

"Di beberapa turnamen terakhir, yang saya lakukan adalah lebih disiapin mentalnya. Kalau teknik main itu tergantung kondisi di lapangan. Tetapi persiapan mental pikiran bisa dari malam sebelum bertanding. Kalau sudah siap, mau capek, mau usaha, istilahnya waktu masuk lapangan, lawan mau main apa saja ya saya ladeni," jelas pemain jebolan klub SGS PLN Bandung ini.

Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga tak bisa melangkah jauh. Greysia/Apriyani kalah dari Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto (Jepang) dengan skor 14-21, 21-18, dan 20-22. (detik.com)

Mantan bintang Manchester United, Dwight Yorke, mengakui bahwa taktik yang kerap diterapkan oleh Jose Mourinho di laga tandang akan membuatnya frustrasi.

Setan Merah menunjukkan performa impresif musim ini, namun manajer Portugal menggunakan taktik defensif ketika menghadapi Liverpool, salah satu rival mereka di enam besar, ketika kedua tim saling jumpa di Anfield pekan lalu.

"Sebagai striker, anda mungkin akan merasa frustrasi, karena anda ingin terlibat dalam semua aksi di satu pertandingan. Anda ingin tim menciptakan banyak peluang. Itu artinya anda harus bermain menyerang, dan saya tak yakin Mourinho sejalan dengan Sir Alex Ferguson soal ini," tutur Yorke di Sportsmole.

"Namun sebagai seorang striker anda ingin mendapat lebih dari satu peluang dalam satu pertandingan dan anda harus bermain dengan filosofi menyerang untuk itu."

Yorke menambahkan bahwa Sir Alex Ferguson dulu kerap membentuk mental para pemain MU, hingga mereka merasa bisa mengalahkan siapapun lawan yang mereka hadapi.

"Sir Alex Ferguson adalah manajer yang berbeda. Dia mengerti cara main Manchester United. Dia menyuntikkan rasa percaya diri pada kami. Kami tidak akan bermain untuk hasil imbang ketika datang ke Arsenal atau Liverpool, kami ingin menang," tandasnya. (bola.net)

Raksasa Spanyol Barcelona dan Real Madrid selalu menjadi tujuan pesepakbola kelas dunia. Oleh karena itu, banyak pemain bertalenta yang mempunyai mimpi bermain untuk kedua klub tersebut.

Sebagai klub dengan reputasi mentereng, Barcelona dan Madrid sering mencari pemain berkualitas dari negara lain. Salah satu tujuan mereka adalah kompetisi Premier League yang juga punya banyak pemain bintang.

Sudah banyak bintang-bintang Premier League yang mengadu nasib di Spanyol dalam beberapa tahun belakangan ini. Berikut ini lima pemain Barcelona dan Real Madrid yang dicomot dari Premier League seperti dilansir dari Sportskeeda

Ruud van Nistelrooy

Ruud Van Nistelrooy sangat terkenal di Eropa saat bermain untuk PSV dan Manchester United. Sang striker direkrut oleh klub Premier League Manchester United pada tahun 2001 dengan rekor transfer sebesar 19 juta pounds.

Di Manchester United, ia berhasil menjuarai Premier League, Piala FA, Piala Liga dan Community Shield. Striker asal Belanda itu mencetak 150 gol hanya dalam 219 pertandingan untuk The Red Devils.

Saat berada di puncak karirnya, fans Manchester United terpukul saat Real Madrid berhasil mendapatkan Nistelrooy pada 2006 dengan biaya sebesar 14 juta euro.

Luis Suarez

Salah satu striker terbaik yang pernah bermain di Anfield, Luis Suarez adalah pahlawan sejati bagi penggemar Liverpool. Dia mencetak banyak gol untuk The Reds, membantu mereka finis sebagai runner up pada musim 2013/2014.

Pada musim tersebut, ia mencetak 31 gol untuk Liverpool di liga. Suarez dielu-elukan para fans karena The Reds baru saja menemukan pahlawan mereka.

Namun, tak lama setelah itu publik Anfield dibuat kecewa. Muncul rumor bahwa Barcelona mengincar pemain Uruguay dan hal Itu kemudian menjadi kenyataan ketika raksasa Spanyol itu menggelontorkan dana sebesar 64,98 juta pounds untuk memboyong Suarez ke Camp Nou.

David Beckham

85 gol dan 152 assist dalam 394 penampilan menunjukkan betapa pentingnya David Beckham saat di Manchester United selama 10 tahun karirnya bersama klub tersebut.

Beckham adalah salah satu pemain terbaik yang pernah mengenakan jersey timnas Inggris. Dia juga dikenal dikenal karena kemampuannya mengirimkan umpan silang dan jago dalam mengeksekusi tendangan bebas.

Beckham pernah memenangkan Liga Champions, Premier League, serta piala lainnya bersama klub Inggris selama membela Manchester United. Namun, Setan Merah kemudian melepas aset berharganya ke Real Madrid.

Raksasa Spanyol itu merekrut Beckham dengan biaya 35 juta euro pada tahun 2003, dan mengakhiri semua harapan sang pemain untuk tetap tinggal di Inggris.

Thierry Henry

King Henry adalah pencetak gol sepanjang masa dari Arsenal dengan 225 gol hanya dalam 377 pertandingan. Selain itu, dia adalah pemain terhebat yang pernah mengenakan jersey The Gunners. Dia memenangkan satu Premier League dan dua Piala FA dan beberapa trofi lainnya untuk Arsenal.

Selain itu, Henry juga meraih kesuksesa di Piala Dunia tahun 1998 di Prancis dan pernah membawa Arsenal ke final Liga Champions pada tahun 2006.

Sayangnya, Henry juga mengikuti jejak bintang Premier League lainnya yang hijrah ke Spanyol. Dia direkrut oleh Barcelona pada tahun 2007 dengan biaya yang dikabarkan mencapai 24 juta euro.

Cristiano Ronaldo

Cristiano Ronaldo merupakan salah satu pemain terbaik di Premier League. Bintang Portugal itu memenangkan Ballon d'Or pertamanya pada tahun 1998 ketika bermain di Inggris bersama Manchester United.

Ronaldo juga memenangkan Liga Champions, Premier League, Piala FA, Piala Liga dan sejumlah trofi lainnya untuk Setan Merah. Namun, Ronaldo akhirnya pergi ke Real Madrid pada tahun 2009 dengan status pemain termahal dunia saat itu. (bola.net)

Page 1 of 44

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM