Makarena



Pengalaman berkesan didapat oleh pesinetron cantik, Fiona Fachru Nisa di ajang Piala AFF U-18 2017. Fiona berkesempatan mendukung timnas Indonesia U-19 secara langsung di Myanmar.

Runner-up Miss Celebrity 2011 ini mengaku sangat bangga menjadi warga Indonesia yang bisa hadir menyaksikan perjuangan timnas U-19 di stadion. Kesempatan itu sekaligus membuatnya jadi melek soal sepakbola.

Timnas besutan pelatih Indra Sjafri itu baru saja menyelesaikan babak semifinal Piala AFF U-18 melawan Thailand, pada Jumat (15/9/2017). Sayang, skuat Garuda Nusantara harus takluk 2-3 dalam drama adu penalti.

Hingga babak empat besar ini, dukungan terus diberikan oleh suporter Merah Putih. Tak terkecuali Fiona yang bisa menonton langsung salah satu laga penyisihan grup B Piala AFF ini.

"Pengalaman jadi suporter, rasanya bangga banget bisa mendukung dan memberi semangat untuk kemenangan Indonesia secara langsung. Dan saya melihat banyak suporter Indonesia dari berbagai macam daerah, mereka rela terbang ke Myanmar hanya untuk mendukung Indonesia," tutur Fiona kepada Bola.net.

"Walaupun berbeda suku tapi kita semua tetap satu. Itu membuat aku menjadi lebih bangga menjadi warga Indonesia," tambahnya.

Keberadaan Fiona rupanya bukan karena kebetulan. Dia berada di sana untuk menemani perjalanan sang suami, Roni Fauzan yang didapuk sebagai manajer timnas U-19.

"Serunya sekarang saya jadi lebih mengerti tentang bola karena jujur dulu saya buta tentang bola. Seru melihat semangat timnas U19 saat latihan dan bertanding. Dan aku sangat salut mereka tidak pernah lupa berdoa," ucapnya. (bola.net)

Minggu (17/9) petang, belasan Organisasi Non Pemerintah (NGO) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) beserta masyarakat simpatisannya berkumpul bersama di Gedung Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta yang berada di kawasan Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat.

Kehadiran mereka di sana untuk menghadiri kegiatan apresiasi seni di kantor lembaga bantuan hukum yang lahir pada 1970 silam. Semalam sebelumnya beredar undangan gelaran 'Asik-Asik Aksi: Indonesia Darurat Demokrasi'.

Gelaran ini menjadi alternatif kegiatan pascabatalnya diskusi akademis pengungkapan sejarah Indonesia tahun 1965-1966 yang sedianya diselenggarakan pada 16-17 September 2017 di kantor Lembaga Hukum Indonesia (LBH) Jakarta.

Acara tersebut mulai digelar pukul 16.00 dan berakhir pada 21.00 WIB. Berbagai karya seni digelar di akhir pekan itu, dari mulai pembacaan puisi, stand up comedy, hingga bazaar kesenian.

Di ujung acara, belasan LSM, di antaranya ada Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), LBH Jakarta, KontraS, ICW, dan Walhi, membacakan pernyataan bersama 'Darurat Demokrasi' di Indonesia.

Namun, setelah acara selesai, peserta yang hendak pulang tertahan. Penyebabnya adalah pengepungan oleh kelompok orang dari berbagai elemen. Mereka menolak kegiatan yang di gedung tersebut yang dituding sebagai aksi mendukung Partai Komunis Indonesia dan ideologi komunisme.

"Ada banyak yang mengepung dan akan memobilisasi lebih banyak. Acara sudah bubar tapi kami enggak bisa keluar. Pukul 21.30 WIB mereka datang, awalnya di depan, tapi kemudian sampai ke samping," ujar Direktur Eksekutif LBH Jakarta Alghifari Aqsa kepada CNNIndonesia.com, Minggu (17/9).

Berdasarkan pantauan di tempat kejadian, massa yang mengepung kantor YLBHI mencapai ratusan orang dan berasal dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas).

"PKI enggak bisa keluar, ayo gabung! Ganyang! Ganyang PKI sekarang juga!" teriak massa di luar.

Sekitar pukul 22.00 WIB, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Idham Azis tiba di tempat kejadian mencoba menenangkan massa. Ia mengatakan telah memastikan acara yang digelar oleh YLBHI kali ini tidak membahas tentang komunisme.

"Saya minta teman-teman tenang, tolong beri saya waktu bicara. Rekan sekalian, saya minta teman semua bisa memahami bahwa yang terjadi di dalam ruang LBH ini tidak ada kegiatan yang sifatnya seminar tentang PKI," kata Idham.

Namun, massa tak percaya dan terus berteriak-teriak.

"Dengar dulu. Sejak kemarin saya sendiri yang memimpin [agar] di sini untuk tidak dilaksanakan seminar. Saya sendiri yang memimpin untuk tidak berlangsung sejak kemarin. Hari ini mereka berkumpul bukan dalam diskusi yang kalian sasar. Saya tidak punya kepentingan apa-apa kecuali untuk mengamankan Jakarta," ujar Idham.

Bukan hanya unsur kepolisian saja yang turun tangan untuk pengamanan. Komandan Distrik Militer (Dandim) TNI 0501/Jakarta Pusat Kolonel Edwin Adrian Sumantha pun mencoba menenangkan massa di luar Gedung LBH.

Dia juga meminta agar massa membiarkan panitia acara hari ini untuk pulang. “Saya minta tenang, karena yang di dalam juga tak bisa keluar, biarkan mereka pulang,” kata Edwin usai menemui perwakilan LBH Jakarta di dalam gedung malam tadi.

Sementara itu sekitar pukul 00.14, di kawasan Diponegoro menuju Jalan Salemba, polisi sudah menyiapkan kendaraan taktis untuk membubarkan massa termasuk water cannon.

Sekitar 15 menit kemudian, aparat keamanan mulai bergerak untuk membubarkan massa. Kemudian, sekitar pukul 01.08, massa di luar gedung mulai ricuh. Hal itu dipicu pedemo yang melihat sejumlah orang--diduga para lansia--mulai keluar dari Gedung LBH Jakarta.

Sejumlah tembakan peringatan diletuskan beberapa kali. Selain itu, gas air mata juga ditembakkan. Tak hanya itu, tembakan water cannon juga mulai dilakukan. Kekisruhan terjadi antara massa yang memprotes acara di LBH Jakarta dengan aparat keamanan.

Massa pendemo mulai kocar-kacir. Sebagian merapat ke arah Cikini dan Menteng yang berada di arah berlawanan menuju Salemba. Sebagian ada yang bertahan di tepi kali samping Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo dan memprovokasi polisi dengan melempari batu.

Menjelang pukul 02.40 massa pendemo baru betul-betul dapat dibubarkan, dan situasi mulai kondusif.

Dari pantauan di lokasi, empat orang tampak ditangkap usai bentrokan itu terjadi pada lewat tengah malam tadi. Mereka digiring dari area di sekitar Cinema XXI Metropole, yang berada di persimpangan Cikini-Diponegro ke arah LBH Jakarta. (cnnindonesia.com)

Sobat Delta! Kali ini kamu bisa ikut nentuin lagu BOYZ II MEN favorit kamu untuk diputar di #Zona90an Delta FM! Caranya gampang banget, kamu tinggal pilih salah satu lagu dibawah ini dan jangan lupa untuk share di Twitter atau di Facebook (klik panah kanan atas) dan tungguin hari Senin, 25 September 2017 jam 12:00 WIB bersama Reno Aditya karena mungkin lagu pilihan kamu yang akan kami putarkan untuk diperdengarkan di 8 kota Indonesia (Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Manado, Medan, Semarang dan Yogyakarta). Stay tuned terus yah!

Presiden Joko Widodo secara resmi mengirim bantuan kemanusiaan untuk pengungsi etnis Rohingya di perbatasan Bangladesh-Myanmar.
Bantuan kemanusiaan itu -antara lain berupa beras, makanan siap saji, tangki air, tenda, pakaian anak dan selimut seberat sekitar 34 ton- diangkut dengan empat pesawat Hercules TNI dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta (Rabu/09) pagi.
"Ini adalah pemberangkatan yang pertama. Insya Allah, minggu depan akan diberangkatkan (bantuan) yang kedua, ketiga, dan seterusnya," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya.

 

Menurut Presiden, pada tahap pertama, pemerintah Indonesia mengirimkan empat pesawat Hercules untuk mengangkut bantuan kemanusiaan tersebut.
"Mengapa pakai pesawat? Karena kalau pakai kontainer dari pengalaman tahun lalu, memakan waktu yang lama. Padahal bantuan ini sangat-sangat dibutuhkan secepatnya," jelas Jokowi.
Dalam sambutannya, Presiden menyebut pula bahwa bantuan kemanusiaan ini dapat dikirimkan setelah dirinya mengutus Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk bertemu pemerintah Myanmar dan Bangladesh.
"Oleh sebab itu, saya sampaikan terima kasih kepada pemerintah Bangladesh dan Myanmar, karena telah memberikan akses bantuan ini," katanya.
Presiden mengharapkan bantuan ini sampai "mendekati lokasi yang diinginkan" yaitu di sebuah bandar udara di Bangladesh yang berjarak sekitar 170km dari lokasi pengungsian.

 

"Kemudian akan diangkut oleh truk menuju ke lokasi yang berada di perbatasan Bangladesh dan Myanmar."
Dikatakan, selain dari pemerintah, bantuan ini berasal dari ormas serta kalangan pengusaha.
Dalam keterangan sebelumnya, Menlu Retno Marsudi mengatakan bantuan itu rencananya akan diterbangkan ke Chittagong, Bangladesh.
Setelah itu, bantuan kemanusiaan tersebut akan didistribusikan ke Cox's Bazar, tempat lokasi pengungsian, yang jaraknya sekitar 170 kilometer dari Chittagong.
Ketika itu, Retno Marsudi mengatakan bantuan yang paling mendesak dipenuhi untuk orang-orang Rohingya adalah tenda segala musim. (bbcindonesia.com)

Page 1 of 87

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM