Nge-Test

Tidak diragukan lagi bahwa manusia adalah makhluk yang paling mudah menghakimi penampilan fisik manusia lainnya. Namun, sadarkah Anda bahwa penampilan fisik merupakan isyarat visual yang bisa digunakan sebagai asumsi alam bawah sadar seseorang tentang kepribadian atau kehidupan orang tersebut?

Dilansir dari mydomaine.com, Jumat (21/4/2017), penampilan fisik seseorang bisa memberitahu banyak hal tentang orang tersebut. Penasaran apa saja? Berikut ini adalah beberapa hal mengejutkan yang bisa Anda ketahui dari penampilan fisik seseorang.

1. Jika menarik, orang akan beranggapan Anda memiliki sifat positif
Hal ini dijuluki "Hallo Effect" oleh para psikolog. Sebab, banyak orang akan berasumsi bahwa penampilan menarik selalu memiliki kualitas positif, seperti kecerdasan dan rasa humor yang baik. Daniel Hamermesh, seorang psikolog asal University of Texas di Austin, menemukan bahwa pria yang memiliki penampilan fisik menarik dan tampan benar-benar bisa menghasilkan lebih banyak uang daripada pria lain yang memiliki penampilan biasa-biasa saja.

2. Orang menilai kemampuan memimpin Anda dari tinggi badan
Dua faktor yang sebenarnya telah lahir dari alam bawah sadar banyak orang tentang seseorang yang bisa memimpin adalah tinggi badan dan jenis kelamin. Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2013, banyak orang menggunakan foto, jenis kelamin, dan panjang wajah seseorang untuk menebak tinggi badan, yang kemudian digunakan sebagai faktor menentukan kualitas kepemimpinan orang tersebut.

Para peneliti menemukan bahwa wajah yang muncul milik orang yang lebih tinggi dinilai sebagai seorang pemimpin yang lebih baik dari orang lainnya. Bagaimana dengan Anda?

3. Orang menilai seberapa menyenangkan Anda dari pose foto
Orang bisa menilai banyak hal dari Anda, seperti kepribadian, harga diri, tingkat religius dari pose foto. Benarkah?

Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh University of Texas di Austin pada tahun 2009 dari 123 foto mahasiswa, para peneliti dapat menemukan secara akurat apakah mahasiswa tersebut ektrovert, introvert, teliti, agamis, atau percaya diri. Hanya dari sebuah pose foto dan penampilan fisik Anda, banyak orang bisa mengetahui banyak hal. Luar biasa, bukan? (liputan6.com)

Punya teman pelit alias perhitungan memang suka membuat dongkol. Ditambah lagi, ini juga bisa membuat kita serba salah. Mau dijauhin, tapi teman. Mau tetap berteman, tapi lama-lama makan hati juga.

Tapi Anda harus sadar kalau tiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda. Sebagai teman, sudah tugas Anda untuk menerima mereka apa adanya.

Oleh karena itu, kalau di antara Anda ada yang punya teman pelit, ada baiknya siapkan diri untuk rela melakukan hal-hal berikut ini seperti dikutip dari DuitPintar.com:

1. Makan merakyat
Jalan-jalan atau bepergian pasti tidak lepas dari kegiatan makan. Saat jalan bareng lalu memutuskan untuk makan, biasanya orang-orang yang pelit cenderung memilih tempat yang relatif murah.

Ingat ya, pelit itu bukan berarti gak punya uang, tapi orang yang segan keluar duit. Mereka akan berusaha mencari sesuatu dengan harga semurah mungkin. Jangan harap mereka mau makan di cafe atau restoran yang cantik dan ber-AC.

Siap-siap sering makan di kaki lima, emperan, atau di warteg. Demi pengiritan, mereka tak peduli soal lokasi, kebersihan, sampai kenyamanan. Yang penting murah.

2. Jarang belanja ke mall
Saking sayangnya sama duit, teman seperti ini pasti tak rela buat belanja di mall. Jadi, kalau belanja bareng mereka, harus rela kalau tujuannya ke pasar tradisional atau grosiran.

Kalau Anda ingin belanja di mall, lebih baik ajak teman yang lain saja. Karena teman pelit bisa jadi malah membuat Anda tidak mood ketika memilih-milih barang. Pasti akan ada komentar, “Ih mahal banget, beli aja di pasar A pasti dapet lebih murah!”. Repot, ya?

3. Lebih sering jalan kaki atau pakai transportasi publik
Demi menghemat pengeluaran, orang yang pelit akan melakukan apa saja atas nama irit. Hal ini juga berlaku untuk ongkos transportasi atau bahan bakar.

Daripada harus keluar duit, jalan kaki pun bakal dilakoni. Tak peduli lokasinya jauh, cuaca sedang panas atau hujan sekali pun. Kalau kepepet, paling mentok naik Metro Mini atau Kopaja. Jangan harap mau keluar ongkos buat taksi.

4. Rela keluar duit buat bayar tips 
Saat makan atau menggunakan jasa apa pun seperti delivery makanan, pasti ada yang namanya tips. Ini merupakan bentuk apresiasi kecil dari kita untuk mereka yang sudah memberi pelayanan memuaskan. Tidak harus dalam jumlah besar, seikhlasnya dan sewajarnya saja sudah cukup.

Tapi, tidak demikian dengan teman yang perhitungan. Memberi tips itu sama saja dengan pemborosan, dan tidak wajib. Jadi, Anda harus siap-siap jadi orang yang selalu memberikan tips, karena teman Anda yang pelit ini pasti tidak akan mau.

5. Sedia uang tunai lebih 
Risiko lainnya yang juga harus rela dihadapi saat berteman dengan mereka yang pelit adalah harus selalu sedia uang tunai lebih banyak dari biasanya. 
Pelit itu beda sama oportunis. Orang pelit memang biasanya akan berpikir dua kali buat mengeluarkan uang, tapi bukan berarti mereka akan memanfaatkan Anda untuk membayari keperluannya.

Meski demikian, mereka juga segan menalangi kalau uang Anda kurang ketika sedang makan di luar atau bayar belanjaan. Atau bisa jadi mereka memang tidak bisa menalangi karena memang biasa membawa uang tunai pas-pasan.

Jadi kalau Anda sering jalan atau hangout dengan teman yang seperti ini, selalu bawa uang tunai lebih buat jaga-jaga. Karena ketika Anda kekurangan uang, mereka pasti bakal segan atau tidak bisa meminjamkan. Daripada malu di tempat umum, lebih baik antisipasi duluan, bukan?

6. Tak perlu terbawa perasaan 
Siapkan mental dan jangan mudah terbawa perasaan kalau punya teman pelit. Teman tipe begini biasanya sangat perhitungan kalau urusan pinjam-meminjam uang. Walaupun kita hanya utang Rp 500 perak, pasti akan ditagih.

Makanya tak perlu dimasukkan ke hati atau gampang tersinggung. Mereka seperti itu ke semua orang kok. Bukan cuma Anda.

Kedengarannya memang merepotkan ya kalau berteman dengan orang pelit atau perhitungan. Tapi tiap orang itu diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Jadi Anda ingat-ingat saja kalau temen yang pelit ini, pasti punya kelebihan dan poin positif yang bisa dibanggakan. Makanya Anda bisa berteman dengan dia kan?

Kuncinya adalah toleransi dan kompromi. Dengan begitu, hubungan pertemanan Anda pun bisa awet, bahkan sampai melebihi awetnya mi instan. (liputan6.com)

Hidup ini dinamis, bukan? Hidup penuh dengan perubahan dan perpindahan. Bahkan, satu-satunya hal yang tidak pernah berubah adalah perubahan itu sendri. Anda harus mampu beradaptasi dengan cepat dan mau tidak mau harus selalu belajar untuk menyukai hal-hal baru dalam kehidupan Anda. Dalam setiap tahap kehidupan, mungkin ada kalanya Anda harus berpindah dari satu kota ke kota yang lain untuk melanjutkan kehidupan dan memulai suatu tahapan kehidupan yang baru. Dilansir dari laman magforwomen.com, Sabtu (25/3/2017), Berikut adalah 5 hal yang bisa dilakukan saat Anda pindah ke tempat tinggal baru. 

1. Temui tetangga baru 
Tetangga adalah orang terdekat sekitar rumah,  apapun yang terjadi maka Anda dapat meminta bantuan dan pertolongan dari tetangga. Oleh sebab itu, temuilah tetangga dan berkenalan dengan mereka.

2. Ikuti komunitas lokal di kota atau wilayah 
Mengikuti perkumpulan atau komunitas lokal di daerah tempat tinggal dapat membantu memperluas jaringan dan pergaulan Anda di kota yang baru ditempati.

3. Berlangganan majalah atau koran lokal
Anda dapat mendapatkan banyak sekali informasi dari media massa lokal. Selain itu, dengan membaca koran atau majalah lokal akan menambah pengetahuan mengenai tempat tinggal Anda. 

4. Cari informasi tentang kota baru Anda
Selain melalui majalah dan koran, Anda dapat mencari informasi dari orang-orang yang sudah terlebih dahulu menempati kota tersebut. Lakukan browsing di internet untuk mengumpulkan banyak informasi tentang kota yang baru saja Anda tempati.

5. Jelajahi tempat-tempat di kota baru Anda
Banyak sekali tempat-tempat menarik di kota yang belum Anda ketahui sebelumnya. Bersama orang terkasih, cobalah untuk menjelajahi lingkungan tempat tinggal Anda. (liputan6.com)

Sering kali yang namanya pekerjaan pasti menyita semua energi dan perhatian kita. Tapi tidak salahnya beristirahat sejenak melakukan beberapa hal saat jam kerja supaya otak tidak jenuh dan lelah.

Mungkin beberapa kegiatan pilihan DuitPintar.com ini bisa Anda lakukan saat kebosanan melanda pada jam kerja. 

1. Jalan-jalan sejenak 
Cobalah jalan-jalan sebentar dari meja kerja. Bukan jalan-jalan ke luar kantor. Turun saja ke lantai dasar kalau kantor ada di gedung bertingkat. Cari udara segar di taman atau lobi kantor sejenak.

Duduk terus di dalam ruangan ber-AC selama berjam-jam menatap laptop pasti membuat badan pegal dan mata lelah. Pemandangan dan udara luar bisa mengembalikan mood dan semangat kerja lagi. Kalau tak percaya, coba saja.

2. Olahraga ringan 
Badan yang berada di posisi yang sama selama berjam-jam dan terkena udara dingin pasti akan terasa kaku. Coba setiap 2 jam coba lakukan gerakan-gerakan kecil badan terasa luwes lagi. Kalau badan kaku dan pegal, pasti bekerja pun menjadi tidak enak.

Tapi ingat, kalau kantor adalah tempat bekerja, bukan gym. Olahraga ringan yang dimaksud bisa berupa peregangan otot-otot, menggelengkan kepala, atau naik-turun tangga sebentar. Badan yang kembali segar pasti bisa membantu otak bekerja lagi.

Tapi jangan lakukan gerakan yang sampai mengganggu kegiatan rekan-rekan kerja sekitar. Dan jangan terlalu sering juga. Sesuaikan gerakan olah tubuh ringan dengan situasi dan kondisi di tempat kerja kita masing-masing.

3. Berinteraksi dengan rekan kerja 
Tentu saja berinteraksi di sini maksudnya bisa dengan mengajak ngobrol beberapa rekan kerja yang kelihatannya sedang tak terlalu sibuk. Ingat, jangan ajak ngobrol yang sedang serius dan fokus dengan pekerjaannya.

Bisa saja ajak rekan kerja mengobrol sambil membahas pekerjaan atau sekedar berbagi ide atau apa pun selama bukan gosip. Berinteraksi sesekali di sela-sela jam kerja itu boleh, justru bisa menstimulus otak untuk mendapatkan inspirasi terkait pekerjaan.

4. Meditasi 
Jangan meremehkan apa yang bisa dilakukan meditasi untuk tubuh, pikiran, serta jiwa kita. Jika dilakukan dengan sepenuh hati dan sungguh-sungguh, jiwa dan pikiran akan terasa lebih rileks dan tenang. Bukan tidak mungkin otak jadi bisa lebih produktif, semangat, dan kreatif.

Kita juga akan menjadi orang yang lebih tenang dan tak mudah panik. Hal Ini penting dalam pekerjaan, karena dapat membantu kita dalam mengambil keputusan. Kita juga bisa jadi pribadi yang menyenangkan buat semua orang di kantor, termasuk atasan.

Kalau atasan puas dengan apa yang kita kerjakan, bukan tidak mungkin mereka akan mempromosikan kita.

5. Cari hiburan sejenak di internet 
Anda bisa menonton video lucu di media sosial atau browsing informasi-informasi seputar topik yang sedang hits.

Kasihan kalau otak Anda terus menerus dipaksa melakukan aktivitas berpikir serius dan berat selama berjam-jam tanpa istirahat atau jeda. Bisa-bisa malah stres.

Manusia itu bukan robot dan mesin, yang pastinya butuh istirahat. Memaksakan diri untuk terus fokus dan konsentrasi bekerja selama berjam-jam bisa tidak baik juga untuk kesehatan.

Selama disesuaikan dengan situasi dan kondisi kantor masing-masing, serta dilakukan sewajarnya, sah-sah saja melakukan 5 hal di atas saat jam kerja. Yang penting tidak disalahgunakan dan mengganggu rekan kerja. (liputan6.com)

Page 1 of 7

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net