Travel

Dua pemain bintang dari Serie A yakni Stefan de Vrij dan Adem Ljajic tengah menghabiskan sebagian waktu liburannya di musim panas ini untuk mengunjungi Indonesia.

De Vrij adalah pilar lini belakang dari klub Lazio. Sementara itu, Ljajic adalah pilar lini tengah klub Torino.

Meski sama-sama ke Indonesia, kedua pemain ini sempat mengunjungi dua destinasi wisata yang berbeda. De Vrij, yang berasal dari Belanda, mengunjungi Lombok dan berlanjut ke Bali. Sementara Ljajic, yang berasal dari Serbia, lebih dahulu berkunjung ke Pulau Dewata tersebut.

Kehadiran keduanya ke Indonesia sendiri terdeteksi setelah mereka mengunggah foto-foto liburannya ke akun Instagram mereka masing-masing.

Dilihat dari tanggal unggahan mereka, Ljajic lebih dahulu datang ke tanah air. Ia datang bersama kekasihnya, Sofija Milo, dan sepertinya menghabiskan waktu lama di Bali.

Di Bali, kabarnya ia sempat berkunjung ke sejumlah tempat seperti Ubud dan Uluwatu. Mereka juga mengunjungi Nusa Lembongan dan melakukan aktivitas snorkeling di sana.

Sementara itu, kehadiran De Vrij terdeteksi baru-baru ini. Bahkan sekitar tiga hari lalu, ia sempat bertemu dengan sejumlah penggemar Lazio asal Indonesia dan berfoto bersama mereka.

Setelah menghabiskan waktu di Lombok dan mengunjungi destinasi wisata seperti Gili Trawangan, ia kemudian melanjutkan liburannya ke Bali.

Indonesia, khususnya Bali, tidak asing di mata para pesepakbola internasional. Sosok seperti David Beckham, David De Gea, Raphael Varane, Sami Khedira hingga Cristiano Ronaldo pernah berlibur di Pulau Dewata. (bola.net)

Sejak menjabat presiden Amerika Serikat tiga bulan lalu, Donald Trump sering menghabiskan akhir pekan di kompleks peristirahatan miliknya, Mar-a-Lago.

Setelah resmi dilantik menjadi presiden, Trump terhitung sudah menghabiskan tujuh akhir pekan di Mar-a-Lago, resor yang ia beli pada 1985 dan berubah menjadi tempat khusus untuk para anggota klub. Kompleks itu terletak di Palm Beach, wilayah pesisir pantai yang bermandikan matahari.

Kunjungan Trump ke sana membuat gusar para pembayar pajak dan menimbulkan pertanyaan tentang campur aduknya bisnis dan politik.

Pada Kamis (6/4) ia kembali mengunjungi tempat berjuluk 'Gedung Putih Musim Dingin' itu guna menjamu Presiden China, Xi Jinping. Jalan-jalan ditutup, para petugas dinas rahasia berkerumun, dan kapal perang Angkatan Laut berpatroli.

Aktivitas Trump tersebut membuat gusar penduduk setempat, salah satunya adalah Jorge Gonzales.

Gonzales, 35 tahun, menjalankan sebuah perusahaan kecil, Skywords Advertising, dan bidang usahanya betul-betul terbatas di udara. Maka ketika presiden melakukan kunjungan dan menerapkan zona larangan terbang sejauh 16 kilometer, Gonzalez hanya bisa termangu.

"Dulu, kalau ia datang untuk berakhir pekan di sini, kami harus menghentikan usaha kami," kata Gonzalez, yang mempekerjakan tiga pilot lainnya. "Dan sekarang itu dilakukannya setiap akhir pekan."

"Sekitar 97% bisnis saya berlangsung setiap akhir pekan, dan saya meraup penghasilan sebesar 80% antara bulan Januari dan Mei," katanya. "Kami diperingatkan sebelumnya bahwa Trump akan datang sebulan sekali. Dan kami tidak pernah membayangkan ia akan datang setiap akhir pekan."

Gonzalez memperkirakan ia mengalami kerugian sekitar US$65.000 (atau Rp865 juta) dan kehilangan sejumlah kliennya sejak Trump menjabat sebagai presiden.

"Pada tingkat bisnis seperti ini kami mungkin masih bisa bertahan hingga musim panas," katanya, "tapi saya tidak bisa membayangkan apakah perusahaan kami bisa bertahan hingga lewat musim panas."

Biaya kunjungan

Sejauh ini belum ada pernyataan resmi berapa biaya yang dikeluarkan untuk perjalanan akhir pekan Trump ini. Kantor Akuntabilitas Pemerintah (GAO) baru saja mengumumkan bahwa mereka akan mulai mengkaji.

Tapi diperkirakan biaya perjalanan Trump yang berasal dari para pembayar pajak akan mencapai US$3,3 juta (atau sekitar Rp43 miliar) per kunjungan, jika didasarkan pada anggaran perjalanan serupa yang dulu dilakukan oleh Barack Obama.

Namun, berbeda dengan presiden-presiden AS sebelumnya yang selama beberapa dasawarsa menjamu kepala negara asing di Camp David, Trump enggan berlibur di tempat yang berlokasi di Negara Bagian Maryland ini.

"Camp David suasananya sangat pedesaan, sangat bagus, Anda akan menyukainya," katanya kepada wartawan. "Tahukah Anda, berapa lama Anda akan menyukainya? Sekitar 30 menit," cetus Trump

Trump kemudian hijrah ke Florida hampir setiap akhir pekan, melonjakkan dana anggaran sekitar US$23 juta (atau sekitar Rp306 miliar) selama 10 minggu. Ditambah lagi, istrinya, Melania, dan putra mereka, Barron, memutuskan untuk tetap tinggal di Manhattan sehingga menelan dana negara untuk keamanan sekitar US$58 juta (atau sekitar Rp772 miliar) per tahun, menurut Kepolisian New York.

Dulu, sebagai seorang warga negara biasa, Trump mengkritik Obama terkait biaya-biaya perjalanan kepresidenannya. Namun, ketika kini Trump menduduki kursi kepresidenan, kritik itu berbalik ke arahnya.

Analisa yang dilakukan oleh lembaga pengawas berhaluan konservatif Judicial Watch, Obama menghabiskan biaya sebesar US$97 juta (atau sekitar Rp1,3 tiliun) untuk biaya perjalanannya selama delapan tahun pemerintahannya. Angka ini bisa dilampaui Trump dengan mudah pada tahun pertama kepresidenan jika ia terus bepergian seperti sekarang.

Dampak kunjungan Trump

Jorge Gonzalez bukanlah satu-satunya orang yang merasa terjepit di Palm Beach akibat kunjungan Trump. Ketika presiden terbang ke sana untuk berakhir pekan, biaya yang dikeluarkan oleh kepolisian setempat dan kantor pemerintahan setempat untuk membayar uang lembur mencapai sekitar US$85.000 (sekitar Rp1 miliar) per hari.

Di sisi lain, berbagai usaha kecil dan menengah, mulai dari bisnis penjualan pakaian terjun payung sampai ke restoran-restoran, mengaku kehilangan pendapatan ribuan dolar.

"Kunjungan-kunjungan itu berdampak besar pada anggaran kami," kata Paulette Burdick, wali kota Palm Beach County. "Kami paham sepenuhnya kebutuhan untuk melindungi presiden, tapi tidak adil jika biayanya dibebankan pada para pembayar pajak. Dan banyak orang di sini yang merasa seperti itu."

Untuk membayar uang lembur karena kunjungan Trump, wilayah ini harus melakukan penghematan anggaran, kata Burdick, antara lain dengan memangkas dana untuk taman-taman, pemeliharaan gedung dan bantuan bagi tunawisma.

Biaya Keanggotaan Trump Club

Burdick sudah dua kali mengirimkan surat kepada pemerintahan Trump meminta penggantian biaya-biaya itu.

"Sampai saat ini, kami belum mendapat tanggapan," katanya. "Saya punya daftar panjang tentang hal-hal apa saja yang ingin saya katakan kepada Presiden Trump," tambahnya, "Namun tentang hal ini, saya hanya ingin meminta ia mengganti uang kami."

Sekretaris Pers Gedung Putih Sean Spicer, berkilah, presiden hanya menggunakan Mar-a-Lago untuk keperluan penting semata. Ia mengatakan pada bahwa Trump tidak akan memberikan ganti rugi kepada Palm Beach County, dengan alasan bahwa presiden sudah memberikan 'sumbangan yang cukup besar' kepada pemerintah federal dengan tidak mengambil gajinya sebesar US$400.000 (atau sekitar Rp5 miliar) per tahun.

Lalu ada kekisruhan soal etika. Mar-a-Lago menjadi tempat beradunya konflik kepentingan. Mar-a-Lago merupakan klub swasta yang beranggotakan hampir 500 orang. Di sana presiden menjamu para tamu negara dan berbaur dengan para eksekutif, miliarder, dan pengembang real estate, yang semuanya telah membayar sebesar US$200.000 (atau sekitar Rp2,6 miliar) untuk menjadi anggota Trump Organization.

Biaya itu naik 100% dari ongkos pendaftaran semula yang mencapai US$100.000 (atau sekitar Rp1,3 miliar) setelah Trump menjabat.

"Ini suatu sistem 'membayar untuk bermain.' Orang-orang membayar untuk mendapat akses ke presiden," kata Richard Painter, mantan pimpinan etik Gedung Putih semasa pemerintahan George W Bush.

"Dan sekarang ia ke sana hampir setiap akhir pekan, dengan biaya besar yang ditanggung para wajib pajak, menghasilkan uang dengan menjual keanggotaan, dan jelas para anggotanya mendapat peluang untuk berbaur dengan staf Gedung Putih dan mungkin dengan presiden sendiri."

Siapa saja para anggota tersebut, kita tidak bisa tahu. Berbeda dengan Gedung Putih, Mar-a-Lago tak memiliki daftar resmi pengunjung.

Dalam pemilihan presiden yang dimenangkan Trump November lalu, warga Palm Beach County memilih Hillary Clinton, dan kegaduhan di sekitar Mar-a-Lago di setiap akhir pekan mungkin tidak akan membantu memenangkan hati warga setempat.

Gonzalez dan para pebisnis lainnya mencoba untuk menghubungi dinas rahasia pengawal presiden, Secret Service, namun mereka tidak mendapat tanggapan, katanya.

"Banyak pengusaha lokal yang menderita, mata pencaharian orang-orang pun dipertaruhkan. Butuh waktu 10 tahun untuk membangun bisnis ini dari awal. Saya tidak sanggup untuk membangun lagi segalanya dari nol." (bbcindonesia.com)

Saat pergi liburan mungkin Anda ingin segalanya terlihat sempurna dan menjadikan liburan Anda spesial tak terlupakan. Untuk mendapatkan itu semua biasanya Anda akan merencanakan segalanya sejak jauh hari. Tetapi pada saat liburan banyak kesalahan yang sering kali Anda lakukan, baik itu karena Anda tidak merencanakan liburan Anda dengan baik.

Untuk itu yuk kita intip persatu kesalahan yang biasa para traveler lakukan. Dilansir dari Quora, pada Senin (28/11/2016), kesalahan yang dilakukan traveler tentu akan membuat liburan Anda kurang menyenangkan, dan inilah kesalahan-kesalahan yang biasa traveler lakukan saat liburan.

1. Tidak fleksibel dengan rencana Anda
Bila Anda tidak fleksibel dengan rencana yang telah Anda buat, itu akan membuat waktu liburan Anda terkesan tergesa-gesa dan akhirnya tidak membuat Anda menikmati waktu saat liburan. Anda akan mengejar waktu yang ada dalam rencana Anda, sehingga hanya sedikit waktu yang dapat Anda nikmati ketika liburan.

2. Kurang berjiwa petualang
Apa gunanya ke tempat yang belum pernah Anda kunjungi jika Anda makan di restoran yang sebenarnya Anda di dekat tinggal Anda? Atau tinggal di hotel besar yang sebenarnya ada juga di Negara Anda. Jangan takut untuk mencoba hal yang baru saat liburan, Anda harus berani mengeksplorasi apa pun yang terdapat di sana.

3. Tidak ada upaya untuk berinteraksi dengan penduduk setempat
Informasi penting dan bermanfaat tentang destinasi wisata lokal setempat, akan Anda dapatkan jika Anda berinteraksi dengan penduduk sekitar. Jangan pernah menahan diri untuk tidak berinteraksi dengan mereka.

4. Sibuk dengan gawai
Saat liburan, Anda harus benar-benar beristirahat dari smartphone dan laptop. Nikmati waktu liburan Anda, bila saat liburan Anda tetap sibuk dengan gawai liburan tidak akan bermanfaat dengan maksimal.

5. Mencadangkan segala dokumentasi
Saat pergi berlibur tentu Anda akan mengdokumentasikan segala hal yang Anda lakukan, seperti foto atau video. Kebanyakan orang akan lupa untuk mencadangkan itu semua dan akhirnya pada saat sampai di rumah mereka baru sadar bahwa data mereka hilang semua. Saat sampai di penginapan, ada baiknya Anda mencadangkan semua itu, untuk menghindari hal itu terjadi.

6. Membawa barang secara berlebihan
Jangan takut kehabisan baju saat liburan, Anda dapat memakai pakaian yang Anda bawa sebanyak dua kali, atau Anda juga bias mencucinya bila ternyata pakaian Anda sudah habis. Tidak hanya itu, sebagian besar tempat destinasi liburan akan menyediakan apa pun yang Anda butuhkan saat liburan, jadi Anda tidak perlu membawa barang secara berlebihan. (liputan6.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net