Travel

Kelelahan karena kurang tidur tidak hanya membuat Anda grogi atau sulit berkonsentrasi, tapi juga membuat berkurangnya rasa empati.

Empati termasuk dalam emosi dasar yang dimiliki manusia, selain kebahagiaan, kejutan, ketakutan, kesedihan, rasa jijik, dan kemarahan.

Dalam penelitian yang dilakukan tim dari Universitas Arizona, Amerika Serikat, mereka yang kurang tidur masih tetap bisa mengenali jenis-jenis emosional sehingga masih dapat mengenal rasa marah atau pun takut. Namun, mereka menunjukkan penurunan dalam kemampuan mengenali rasa bahagia atau sedih.

"Otak kita terprogram untuk bertahan hidup. Jadi, meski saat kurang tidur sistem otak yang ada membuat kita tetap hidup masih tetap aktif. Dan jika ada yang harus dimatikan, maka itu adalah aspek sosial,” kata William Scott Killgore yang memimpin studi ini.

Salah satu efek nyata yang mungkin kita rasakan mungkin adalah kesalahpahaman yang timbul karena keliru membaca emosi. Belum lagi perselisihan yang mungkin terjadi karena kurang tidur juga membuat kita mudah marah dan tersinggung.

Killgore menguji 29 pria dan 25 wanita yang diminta menganalisis serangkaian perubahan ekspresi wajah di komputer yang menunjukkan emosi dasar. Lalu, mereka dibiarkan tetap terjaga selama 61 jam. Para peneliti menguji kemampuan analisis emosi para responden sebelum kurang tidur, saat kurang tidur, dan setelah 12 jam tidur pemulihan.

Killgore mengatakan bahwa penelitian tersebut menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan masalah di rumah dan di tempat kerja. Dalam situasi apa pun, kita harus bisa membaca emosi orang lain, terutama orang terdekat secara akurat. Jadi, bayangkan apa akibatnya bila kemampuan itu terganggu karena sering begadang. (kompas.com)

Menentukan kepribadian ternyata juga bisa ditebak dari permen kesukaan. Selain bentuk, rasa permen juga dapat menentukan siapa diri Anda yang sebenarnya. Seperti merilis dari aol.com, Jumat (28/4/2017), berikut hubungan antara permen kesukaan dengan kepribadian Anda.

Cokelat hitam
Menurut Tought Catalog, para penggemar cokelat hitam memiliki selera yang bagus. Penggemar cokelat hitam ternyata belum tentu memiliki “sweet tooth” alias gemar mengonsumsi camilan-camilan manis lainnya.

Cokelat putih
Bila Anda penggemar cokelat putih, ternyata ada kepribadian yang bisa langsung dibaca dari permen ini. Menurut AOL, pencinta cokelat putih sangat suka menjadi pusat perhatian dari orang lain.

Lolipop
Permen keras yang memiliki gagang ini juga dapat menggambarkan kepribadian seseorang. Lolipop dipercaya menggambarkan sikap tidak membuat keputusan yang implusif dan suka memikirkan banyak hal.

Gummy Bears
Siapa sangka penggemar permen beruang juga memiliki kepribadian yang bisa langsung ditebak. Permen ini menggambarkan pribadi yang senang dalam sebuah kelompok dan memiliki hati seperti anak kecil. Namun dalam keadaan tertentu mereka memiliki sikap yang egois. (liputan6.com)

Menjamurnya kehadiran perusahaan start up seperti sekarang menghadirkan nuansa segar dan dinamis pada industri kerja.

Salah satu ketertarikan generasi millenial tertarik bekerja di perusahaan start up ini adalah sifatnya yang kasual dan tidak kaku, terutama persoalan busana di kantor.

Ternyata, menurut penelitian yang dipublikasikan oleh American Psychological Association, kemampuan diri untuk disukai orang lain dan penampilan telah menjadi kunci utama untuk berhasil cemerlang di sesi wawancara kerja.

Umumnya, calon karyawan mengenakan gaya busana yang resmi saat wawancara kerja. Namun, hal yang demikian tidak dirasa perlu untuk kebanyakan perusahaan start up terutama yang mendalami bisnis di ranah teknologi dan internet.  

Tiffany Yannetta, seorang Shopping Director di situs belanja Racked.com, mengatakan, apabila Anda bakal melakukan wawancara kerja di sebuah perusahaan dengan lingkungan yang kasual, seperti perusahaan start up atau perusahaan ritel, maka kombinasikanlah paduan busana yang tepat.

“Jangan terlihat berlebihan dan terlalu resmi,” terang Yannetta kepada CNBC.

Lalu, Yannetta menegaskan bahwa pastikan juga jangan terlalu santai.

“Padanan blazer hitam dengan potongan kasual, kemeja, dan sepasang celana jeans hitam, sudah cukup pantas dan layak untuk dikenakan saat wawancara kerja,” pungkasnya. (kompas.com)

Satu-satunya hal yang lebih buruk dari membenci pekerjaan Anda adalah, merasa tak punya keberanian untuk berhentidan mengundurkan diri, karena Anda tak tahu pekerjan lain apa yang bisa membuat Anda lebih bahagia.

Bill Burnett dan Dave Evans menyebutnya sebagai “jalan buntu”. Dan cara terbaik keluar dari jalan buntu itu adalahdengan membuat peta pikiran.

Burnett dan Evans adalah partner mengajar sebuah kelas yang disebut “Designing Your Life” di program desain Universitas Stanford.

Mereka juga telah menerbitkan buu dengan judul yang sama. Dalam bukunya mereka mmenjelaskan bagaimana menciptakan peta pikiran dan mengapa itu berhasil.

Peta pikiran adalah hasil nyata dari permainan bebas yang terkait dengan karir Anda. Beginilah cara memulai:

 

Langkah 1: Pilih topik

Pilih satu hal yang bisa membuat Anda bahagia. Misalnya, Anda senang bertemu orang dan merancang sebuah acara, event organizer atau public relations bisa menjadi pilihan.

 

Langkah 2: Tuliskan lima atau enam hal terkait ide asli

Ambil hal pertama yang muncul di pikiran Anda. Kemudian tuliskan lima atau enam kata terkait hal tersebut.

Ulangi proses pikiran bebas ini untuk kedua kalinya, temukan hal kedua yang muncul di pikiran, tuliskan lima kata terkait hal itu dan terus lanjutkan sampai Anda memiliki tiga hal. Beri jeda lima menit sebelum memikirkan hal baru.

 

Langkah 3: Buatlah koneksi sekunder

Lingkari beberapa kata dari tiga hal tadi yang paling menarik perhatian Anda. Kemudian cobalah menggabungkannya menjadi ide baru.

Bisa juga kata yang satu dengan yang lain tak berkaitan, tapi setidaknya dari sini Anda bisa menemukan apa yang Anda suka dan pekerjaan apa yang cocok di hati.

Burnett dan Evans menegaskan bahwa peta pikiran menggunakan dua pemikiran utama , yaitu “Anda memilih lebih baik ketika Anda memiliki banyak ide bagus untuk dipilih” dan “Anda tak pernah memilih solusi pertama dalam setiap masalah”.

Dengan kata lain, ketika Anda tida-tiba menemukan apa yang Anda suka, belum tentu hal itu mudah dilakukan dan dicapai.

Luangkan waktu untuk memikirkannya masak-masak dan ajak otak Anda lebih kreatif untuk mendapatkan solusi yang lebih baik. Mencari jalan untuk mencapainya.

“Seringkali kita harus melalui gagasan liar untuk mencapai ide bagus yang dapat ditindaklanjuti," tulis Burnett dan Evans dalam bukunya. (kompas.com)

Page 1 of 49

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net