Travel



Menempuh perjalanan mudik dan arus balik Lebaran bisa menjadi kegiatan yang melelahkan. Saat tubuh berada dalam kondisi itu, ancaman terserang penyakit atau mengalami kecelakaan pun lebih besar terjadi.

Pendapat tersebut diakui pula oleh Kepala Pusat Krisis Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia, Achmad Yurianto. Menurutnya, faktor utama penyebab 17 orang meninggal selama arus mudik tahun lalu di wilayah Brebes, Jawa Tengah, adalah kelelahan, sakit, dan kecelakaan.

“Kelelahan dan kekurangan cairan dapat berdampak fatal, terutama untuk kelompok rentan seperti anak-anak, orang tua, dan mereka yang memiliki penyakit kronis (hipertensi, diabetes, dan jantung),” ujar Achmad, seperti dikutip Kompas.com, Kamis (7/7/2016).

Maka dari itu, menjaga kesehatan tubuh sebelum dan saat berangkat mudik pun wajib dilakukan agar dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk memastikan tubuh selalu berada dalam kondisi fit.

Pertama-tama, konsumsi makanan yang bergizi menjelang mudik. Penuhi juga asupan cairan dalam tubuh dengan banyak mengonsumsi air mineral. Hal ini bertujuan untuk mencegah tubuh lemas atau sakit saat pergi mudik.

Kedua, lakukan olahraga ringan beberapa hari sebelum keberangkatan. Meski puasa, tak berarti olahraga harus berhenti. Jalan-jalan sore menjelang waktu buka puasa bisa dilakukan untuk menjaga tubuh tidak mudah sakit.

Ketiga, beristirahat dengan cukup. Sebelum berangkat, sebaiknya tidur minimal tujuh sampai delapan jam agar tubuh bugar di hari keberangkatan. Selain itu, pastikan untuk menyempatkan diri berisitirahat ketika dalam perjalanan, terutama bagi pengemudi.

“Usahakan melakukan tidur singkat dan bertenaga (power nap) setelah berkendara dua sampai empat jam. Dengan melakukan hal itu, (ketika) bangun badan lebih segar dan bisa kembali fokus saat berkendara,” ucap Training Director The Real Driving Centre (RDC), Marcell Kurniawan, seperti dikutip Kompas.com, Selasa (14/7/2015).

Keempat, bagi yang memiliki penyakit tertentu, jangan lupa untuk membawa obat-obatan yang harus dikonsumsi. Walaupun begitu, bagi yang tidak memiliki penyakit pun sebaiknya tetap menyediakan obat-obatan lain yang mungkin diperlukan selama perjalanan. Misalnya, obat sakit kepala, obat mual, obat kembung, dan peralatan P3K.

Kelima, siapkan bekal makanan untuk di perjalanan. Kalaupun tidak membawa sangu, hindari jajan di tempat sembarangan.

Keenam, konsumsi vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Vitamin ini juga mampu mengatasi masalah saluran pernapasan, seperti radang tenggorokan.

Ketujuh, gunakan masker selama perjalanan mudik. Hal ini untuk menghindari penyakit yang disebarkan oleh virus dan bakteri, misalnya influenza dan radang tenggorokan.

Terakhir, cuci tangan secara teratur dengan sabun atau hand sanitizer. Saat ini, produk semacam itu mudah ditemukan di mini market. Contohnya, Lifebuoy.

Mencuci tangan, baik sebelum makan atau setelah memegang benda dan permukaan, dapat menekan risiko terinfeksi penyakit akibat virus dan kuman. (kompas.com)

Rata-rata seorang manager HRD (human resources management) hanya butuh waktu 6 detik untuk menentukan apakah CV yang Anda kirimkan layak dibaca atau tidak. Selanjutnya hanya ada dua pilihan, Anda akan dipanggil untuk wawancara atau CV Anda hanya akan ditumpuk bersama berkas-berkas yang tak terpakai.

Itu sebabnya, mempersiapkan resume sebaik dan seefektif mungkin adalah langkah pertama untuk meraih impian Anda bekerja di perusahaan yang diidam-idamkan.

Berikut adalah beberapa tips yang dilansir dari laman Business Insider untuk membuat resume yang akan dilirik oleh HRD.

- Buatlah ringkasan singkat yang isinya mengapa Anda tertarik pada pekerjaan yang ditawarkan. Tidak perlu terlalu panjang, satu paragraf saja namun sudah mencakup alasan mengapa Anda merupakan kandidat yang tepat.

- Jangan menuliskan pengalaman kerja yang tidak relevan dengan posisi yang Anda incar. Mungkin Anda memiliki keahlian memasak atau membuat minuman yang enak di restoran tempat Anda bekerja sebelumnya. Namun, jika Anda melamar pekerjaan sebagai staff perbankan misalnya, maka pengalaman tersebut tidak perlu dicantumkan.

"Hanya tampilkan pengalaman jika berkaitan dengan posisi yang Anda lamar," kata pakar dan pendiri perusahaan konsultan karir, Alyssa Gelbard.

- Yang perlu menjadi fokus adalah pencapaian atau prestasi Anda yang relevan dengan posisi yang dilamar.

- Kirimkan data diri Anda selengkap mungkin. Namun, disarankan untuk tidak mencantumkan status perkawinan dan agama. Tujuannya, agar informasi tersebut tak menyebabkan diskriminasi yang akan menghambat proses pemanggilan interview.

- Cantumkan alamat tempat tinggal dan sertakan nomor telepon lebih dari satu nomor telepon. Pastikan nomor ponsel yang Anda miliki selalu dibawa kemana pun agar kesempatan panggilan wawancara tidak sampai terlewat.

- Jangan pernah berbohong tentang pengalaman kerja yang pernah Anda jalani. Rosemary Haefner, kepala personalia sumber daya manusia di CareerBuilder mengatakan, kebohongan akan menyusahkan Anda ketika benar-benar diterima di perusahaan tersebut.

Kemampuan seseorang akan tampak ketika dirinya menjalani masa percobaan di setiap pekerjaan. Pada umumnya setiap perusahaan memberlakukan masa percobaan dalam kurun waktu tertentu untuk mengangkat atau memutus hubungan kerja.

- Hal lain yang musti diperhatikan adalah, hapus tahun kelulusan dan buatlah format tulisan yang konsisten.

Selamat mencoba. (kompas.com)

Jika Anda pernah atau sedang mengalami konflik dengan sahabat Anda, Anda dapat mencoba melakukan beberapa cara di bawah ini untuk segera berdamai dengan sahabat Anda seperti disarikan dari laman magforwomen.com, Senin (10/4/2017).


1. Memberikan aksesoris lucu
Akseosris lucu yang unik dan seru dapat menjadi pilihan. Anda dapat membeli barang yang sama dengan motif yang sama. Dengan demikian, Anda dapat memiliki benda yang kembar dengan sahabat Anda. Hal ini bisa jadi akan melunturkan rasa amarah yang dimiliki sahabat Anda.

2. Datangi rumahnya dan bawakan kue kesukannya
Kunjungi rumahnya untuk meminta maaf adalah salah satu pilihan yang terbaik. Anda juga dapat membawakan kue kesukaan untuknya. Hal ini akan sangat menghibur dan berarti baginya.

3. Komunikasikan permasalahan dengannya
Jangan ragu untuk berbicara dan berkomunikasi dengan sahabat Anda. Bicarakan permasalahan yang terjadi dan temukan solusinya bersama. Bicarakan dengan kepala yang dingin.

4. Sampingkan ego dan utamakan hubungan persahabatan Anda
Anda dapat memilih untuk menang dan persahabatan Anda hancur atau memilih untuk mengalah dan membiarkan persahabatan Anda tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pastikan hubungan persahabatan Anda daripada ego sendiri.

5. Berikan hal-hal yang disukainya
Anda dapat membelikan barang atau benda yang disukainya. Hal ini akan menghiburnya dan membuat ia senang. Dengan demikian, dia akan lebih mudah untuk melupakan kemarahannya pada Anda.

6. Lakukan apa saja yang dia minta selama beberapa waktu
Untuk meminta maaf dan mendapatkan perhatian sahabat kembali, Anda dapat merendahkan hati dan lakukan apa saja yang dia minta selama beberapa waktu. Pastikan ia merasa bahwa Anda benar-benar tulus meminta maaf dan mengasihi dia. (liputan6.com)

Melakukan traveling dan kegiatan outdoor ternyata memberikan banyak efek postitif untuk perkembangan anak. Anak akan jadi lebih berani, peka terhadap lingkungan, melatih kecerdasan motorik, lebih responsif, dan masih banyak lagi.

Di liburan kali ini, bagaimana kalau Anda coba untuk mengajak si buah hati untuk melakukan perjalanan ala backpacker. Selain memberikan suasana rekreasi yang berbeda, kegiatan backpacker ini juga mampu membuat anak lebih terbuka dengan hal-hal yang ada di sekitarnya.

Sebelum berlibur ala backpacker bareng anak, sebaiknya Anda baca dulu tips berikut ini agar perjalanan jadi lebih aman dan terkendali. Seperti yang dirangkum dari berbagai sumber oleh reservasi, Kamis (6/6/2017), berikut ulasannya. 

Pilih Destinasi

Karena di liburan kali ini Anda membawa anak, pilihan destinasi backpacker harus dipikirkan secara matang. Apalagi kalau yang dibawa usianya terhitung masih balita. Sebaiknya, cari tujuan yang jarak antara satu tempat wisata ke tempat lainnya berdekatan. Singapura atau Thailand bisa jadi tujuan untuk coba traveling ala backpacker bersama anak.

Buat Itinerary

Untuk itinerary jangan lupa libatkan anak Anda. Tanyakan pada mereka apa saja yang ingin mereka lakukan dan lihat saat sampai di lokasi liburan. Hal ini dilakukan supaya mereka semakin antusias untuk bisa merasakan traveling ala backpacker. Pastikan untuk mengunjungi tempat wisata yang ramah anak, ya!

Siapkan Budget Lebih

Backpacker identik dengan biaya liburan yang minim. Namun, karena nanti Anda akan membawa anak-anak turut serta, sebaiknya jangan lupa untuk menyiapkan budget lebih.

Pilih Penginapan Ramah Anak

Untuk penginapan, bisa pilih hostel sebagai pilihan Anda. Beberapa hostel ada yang menyediakan private room atau family room. Tapi, supaya suasana backpacker lebih terasa Anda bisa memilih tipe kamar shared room yang syarat umum penghuninya berusia balita hingga dewasa. Jangan lupa untuk booking kamar jauh-jauh hari sehingga Anda tidak perlu repot mencari-cari penginapan saat berada di sana.

Perhatikan Barang Bawaan

Sebelum berangkat, perhatikan barang bawaan Anda dan anak-anak. Bawa bekal lebih supaya mereka bisa merasa nyaman saat perjalanan. Obat-obatan dan mainan tentu tak boleh lupa dibawa dalam tas. Supaya perjalanan bisa terasa lebih aman dan menyenangkan. (liputan6.com)

Page 1 of 20

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net