Travel

Belasan ibu-ibu mengerumuni Bara Pattiradjawane. Mereka mencoba mencicipi makanan Indonesia, dari emping, balado hingga randang.

"Orang Jerman/Eropa memiliki mentalitas berpetualang, baik travel atau kuliner, " kata Bara dalam salah satu sesi FBF 2016 di Gourmet Gallery, Frankfurt, Jerman, Kamis (20/10/2016).

Ia mencontohkan makanan petai yang dalam bahasa Inggris disebut kacang bau. Tapi masyarakat tetap berani mencoba dan menyukainya. Namun demikian, perlu siasat agar makanan itu diterima masyarakat.

"Jangan terlalu pedas," kata Bara.

Sebab orang Eropa tidak familiar dengan rasa pedas yang berlebihan. Selain itu, hidangan harus dihadirkan dalam menu fresh dan bukan makanan hasil direbus ulang. Tips lain yaitu memberikan contoh cara memasak yang simpel.

"Jangan membawa umpamanya ulekan," tutur Bara.

Karena orang Eropa tidak terlalu suka dengan memasak yang ribet dan merepotkan. Kecuali untuk konsep wisata.

"Tapi kalau untuk sehari-hari, pakai saja alat yang simpel," ucap Bara.

Selain memboyong Bara, stand Indonesia juga memberikan menu Soto bagi pengunjung stand. Dalam hitungan menit, soto langsung ludes.

"Ini harus dipertahanin. Apa yang telah dilakukan Mendikbud, Komisi Buku Nasional harus dipertahanin," pinta pria kelahiran Jakarta, 9 Juli1964 itu. (detik.com)

Wi-Fi gratis di ruang publik pasti menggoda untuk digunakan. Mayoritas wisatawan dunia menggunakan fasilitas Wi-Fi gratis yang tersedia di hotel, bandara, hingga restoran dan tempat wisata.

Beberapa kota besar seperti Seoul, New York, Helsinki, Makau, Paris, Taipei, Hongkong, dan Perth punya banyak Wi-Fi gratis yang tersebar di berbagai sudut. Namun, tak banyak wisatawan yang tahu bahwa mengakses Wi-Fi gratis bisa berisiko tinggi.

Hal ini diungkapkan oleh situs perjalanan Skyscanner Australia. Dalam artikelnya yang dikutip KompasTravel, Anda harus berhati-hati karena kebanyakan koneksi publik ini tidak aman, terutama terkait passworddan informasi saat log in.

Saat mengakses Wi-Fi gratis, Anda wajib mewaspadai hacker yang akan mencuri informasi dan data diri. Wi-Fi gratis cukup mudah diretas menggunakan perangkat lunak Sniffer. Perangkat ini punya kemampuan untuk memindai dan memindahkan data dari gadget Anda ke gadget lainnya.

Dengan kata lain, hacker alias orang lain bisa log in dengan data diri Anda, dan menggunakan data Anda untuk mengakses laman lainnya.

Bahkan, bukan hal yang mustahil hacker bisa melihat login history pada perangkat yang Anda gunakan. Ini memudahkan mereka untuk mengakses situs dengan data diri Anda, kemudian meretasnya. Hal ini tentu berbahaya, bagaimana jika hacker tersebut mengakses situs pembelian barang dan menggunakan data kartu kredit Anda? 

Lalu, bagaimana cara mengakses Wi-Fi gratis yang aman?

Matikan fitur file sharing pada gadget Anda. Sebisa mungkin jangan ketik nama atau username serta password dan berbagai informasi sensitif lainnya. Jangan gunakan kartu kredit sebagai alat transaksi secara online.

Jika Anda sudah telanjur membuka aplikasi atau situs tertentu menggunakan password, ada baiknya langsung mengubah passwordtersebut. Sedikit banyak, hal ini akan membantu Anda agar terjauh dari para hacker. (kompas.com)

Michael Champbell (69) dan Debbie Champbell (58) adalah pasangan asal Seattle, AS, yang traveling ke berbagai negara selama tiga tahun belakangan. Alih-alih hotel, pasangan ini memilih Airbnb sebagai tempat menginap.

Airbnb merupakan situs yang memajang opsi penginapan mulai dari rumah pribadi, apartemen, hingga kastil yang bisa disewa. Sampai saat ini, Michael dan Debbie telah mengunjungi 49 negara dan menginap di 109 tempat Airbnb yang berbeda.

Mereka menginap di berbagai lokasi unik. Mulai dari rumah pedesaan di pinggiran Irlandia, sampai rumah tropis nan cantik di Meksiko dan Kuba. Michael dan Debbie pun menuliskan perjalanan mereka dalam situs Senior Nomad.

Mengutip situs Lonely Planet, pasangan ini menuliskan pengalaman di blog karena ingin pembaca bisa menikmati kisah perjalanan mereka. Michael dan Debbie sangat senang bisa menginspirasi banyak orang, terutama para pensiunan untuk traveling dan menjalani hidup dengan senang.

Tak berselang lama sejak keduanya pensiun, Michael dan Debbie langsung mengemas barang dan menyimpannya di rumah sewaan mereka di Seattle. Setelah itu, mereka langsung berwisata ke Belanda dan mulai menginap di Airbnb.

Perjalanan pasangan ini belum berakhir. Rencananya, Michael dan Debbie akan meluncurkan buku panduan Airbnb berjudul "Your Keys, Our Home". Ini karena lewat Airbnb, kita bisa menyewa properti atau rumah orang lain dan menginap layaknya rumah sendiri. (kompas.com)

Indonesia punya banyak spot selancar, dari Mentawai di Sumatera sampai beberapa spot terkenal di Pulau Dewata. Tak heran, Indonesia menjadi incaran turis mancanegara sebagai destinasi surfing kelas dunia.

"Norwegia adalah salah satunya. Banyak turis Norwegia yang mengincar tempat-tempat surfing di Indonesia," tutur Duta Besar Norwegia untuk Indonesia, Stig Traafik dalam konferensi pers Emirates di Ritz Carlton Jakarta, Senin (15/8/2016).

Di mata turis Norwegia, lanjut Stig, Indonesia sangat "seksi" sebagai tujuan wisata selancar dan bahari.

"Mayoritas dari mereka (turis Norwegia-red) mengunjungi Bali, Sumatera, Jawa, dan beberapa pulau lainnya di bagian timur Indonesia," tambah Stig.

Selain surfing, turis Norwegia dan Eropa pada umumnya juga menyukai wisata golf. Hal tersebut dikemukakan Country Manager Emirates untuk Indonesia, Satish Sethi.

"Indonesia punya sangat banyak lapangan golf. Kini turis dari Eropa dan Timur Tengah mengincar golf di Indonesia," tambahnya.

 

Dalam menggaet turis Norwegia, rupanya kompetitor Indonesia adalah Thailand. Ini karena terdapat penerbangan langsung dari Oslo menuju Bangkok.

"Jumlah turis Norwegia yang berkunjung ke Indonesia masih sekitar 25.000-30.000 orang per tahun. Sementara ke Thailand bisa mencapa 100.000 orang," papar Stig. (kompas.com)

Page 4 of 5

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net