Travel

Ketika Anda berlibur dan traveling ke tempat asing, beragam kondisi tak terduga kerap terjadi.Apalagi bila Anda baru pertama kali mengunjungi daerah wisata tersebut dan rentan dengan hal-hal seperti pelecehan, hingga penipuan.

Maka dari itu ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti yang dilansir dari gettourisminfo.com, pada Selasa (15/11/2016), inilah beberapa yang sebaiknya Anda lakukan saat traveling ke tempat asing.

1. Selalu mengatakan bahwa Anda berlibur bersama teman

Solo traveler adalah target yang paling rentan dari tindak kejahatan, Anda mungkin akan menjadi target dari orang jahat ketika berlibur sendirian. Jadi, berbohong tentang memiliki teman saat berlibur dapat membantu Anda menghindari mereka untuk memperhatikan Anda yang berujung pada kejahatan.

2. Ini bukan pertama kalinya Anda berkunjung ke sini

Berpura-puralah bahwa saat Anda liburan bukan merupakan kunjungan pertama Anda ke tempat itu. Hal ini akan memberikan kesan bahwa Anda memahami keadaan di sekitar Anda, dan mengetahui cara bagaimana menangani masalah. Misalnya, bila Anda melakukan kebohongan ini, supir taksi tidak akan memilih rute yang jauh ke tempat tujuan Anda sehingga Anda harus membayar lebih mahal.

3. Pacar atau suami Anda datang bersama dengan Anda

Untuk Anda wanita yang berlibur sendiri, cara terbaik untuk menghindari masalah saat berlibur adalah berpura-pura memiliki pacar atau suami yang keberadannya ada di sekitar Anda. Ini akan menjauhkan Anda dari lelaki yang mempunyai niat jahat kepada Anda dan akhirnya membuatnya menjauh dari Anda.

4. Anda menginap di tempat kerabat, atau Anda tidak ingat persis di mana tempat Anda menginap

Ketika orang asing mencoba ramah dan memulai percakapan dengan Anda, tidak apa-apa. Tetapi jika mereka mencoba untuk mengorek informasi pribadi Anda, sebaiknya Anda menghindari mereka. Jangan pernah memberikan nomor handphone atau telepon hotel Anda kepada orang yang baru saja Anda kenal, dan jangan juga memberi tahu tempat di mana Anda menginap.

5. Pastikan GPS Anda selalu menyala
Kebohongan ini merupakan cara yang paling aman saat Anda berpergian dan traveling ke sebuah negara yang rentan kriminalitas, Anda harus waspada saat berkendara dengan taksi pada malam hari. Sopir taksi mungkin memiliki niat jahat, apalagi jika dia tahu Anda seorang wisatawan. Bila Anda mengatakan ini, dia akan sangat berhati-hati dengan gerak gerik Anda.

6. Bahasa Inggris Anda tidak terlalu baik atau Anda tidak mengerti bahasa lokal setempat
Untuk tetap menjauh dari calo yang akan mengganggu Anda dan mengikuti Anda sepanjang jalan, sebaiknya Anda pura-pura untuk tidak mengerti bahasa apa yang dia gunakan. Anda bisa berpura-pura menggunakan bahasa dengan acak dari bahasa yang dia gunakan. (liputan6.com)

Ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa satu gambar dapat menyiratkan lebih dari ribuan kata. Namun, ini bukan berarti bahwa Anda harus berbagi semua gambar yang Anda miliki di media sosial, bukan?

Selain mengganggu, dilansir dari purewow.com, Selasa (15/11/2016), berikut ini adalah beberapa hal yang seharusnya membuat Anda berhenti menggunggah gambar ke media sosial, terutama jika berhubungan dengan makanan.

1. Acara di sebuah restoran mahal dan hampir tidak mungkin bagi orang lain
Apakah Anda mendapatkan kesempatan untuk makan malam di sebuah restoran yang paling mewah di dunia? Walaupun di sana terbilang full booking hingga tahun 2019?
Ya, tentu saja ini mengundang banyak kecemburuan, sehingga Anda perlu menghindarinya. Bagikan apa yang perlu dibagikan ke media sosial, sisanya simpan untuk diri Anda sendiri.

2. Ramen
Ramen memang merupakan salah satu makanan yang paling digemari, tapi sudah terlalu membosankan. Beberapa waktu belakangan, sudah terlalu banyak orang menggunggah foto ramen ke media sosial, jadi Anda tidak perlu ikut melakukannya.

3. Menu
Tidak ada orang yang akan terlalu peduli terhadap harga-harga makanan yang Anda pesan.

4. Apa pun yang terlalu gelap dan tidak bisa dilihat
Jika Anda memang harus mengunggah sesuatu ke media sosial, pastikan semua aspek penting dalam fotografi tetap harus diperhatikan, seperti penerangan yang baik. Sebaik apa pun foto Anda, tidak akan ada yang tertarik melihatnya jika terlalu gelap.

5. Kuku yang buruk dan kotor
Sama halnya ketika Anda ingin menunjukkan suatu makanan dengan tangan Anda ikut tampil, pastikan tangan dan kuku Anda seindah makanan yang Anda tunjukkan.

6. Salad
Anda mungkin sedang memulai gaya hidup baru dengan makan salad setiap hari. Namun tidak akan ada peduli dengan hal tersebut, ketika Anda hanya mengunggah foto salad setiap hari ke media sosial.

Perjalanan ke luar negeri memang membutuhkan perencanaan yang matang dan persiapan yang baik. Untuk itu Anda sebagai traveler harus mampu waspada dalam menghadapi berbagai situasi di negara orang. Bila Anda tiba-tiba mengalami kehilangan paspor dalam perjalanan atau dicopet pihak tidak bertanggung jawab, jangan panik dulu. Lakukan hal-hal ini agar perjalanan Anda kembali lancar.

Miliki salinan dokumen berharga
Sebelum berangkat, usahakan Anda sudah memiliki salinan dokumen yang akan dibawa ke luar negeri. Hal ini mencakup fotokopi paspor, visa, bukti pemesanan hotel, tiket pesawat, dan asuransi. Letakkan salinan ini pada beberapa tas yang berbeda sehingga dokumen tetap ada salinannya, meski tas hilang atau tertinggal di bandara. Memiliki salinan dokumen akan membantu Anda mengurus paspor sementara nantinya.

Kunjungi sentra pelayanan polisi terdekat dari lokasi 
Bila paspor hilang di keramaian tempat wisata, usahakan Anda melapor pada polisi setempat mengenai kehilangan tersebut. Meskipun nantinya polisi ini tidak membantu pencarian, Anda dapat meminta surat keterangan kehilangan barang untuk dijadikan alat bukti bahwa paspor Anda telah hilang. Pada laporan itu akan dijelaskan tempat kejadian, waktu dan barang apa saja yang hilang.

Segera hubungi Kedutaan Besar di negara tujuan Anda
Paspor adalah dokumen negara yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang. Untuk itu, Anda harus melapor kepada negara melalui Kedutaan Besar atau Konsulat Jenderan RI untuk mendapatkan Surat Perjalanan Republik Indonesia. Surat ini berbentuk seperti paspor yang memiliki halaman yang lebih tipis dan hanya bisa dipergunakan selama 2 tahun atau sampai diterbitkannya paspor baru di Indonesia.

Melapor pada petugas Imigrasi di Bandara kepulangan
Setelah mendapatkan SPRI, jangan lupa melapor pada petugas imigrasi di bandara sebelum kepulangan ke tanah air. Lampirkan surat kehilangan dari polisi, SPRI yang sudah didapatkan dari KBRI untuk pengganti paspor, serta fotokopi visa dari paspor lama. Dengan melaporkan hal ini kepada pihak Imigrasi, maka Anda tidak dianggap sebagai pendatang illegal di negara mereka. (liputan6.com)

Belasan ibu-ibu mengerumuni Bara Pattiradjawane. Mereka mencoba mencicipi makanan Indonesia, dari emping, balado hingga randang.

"Orang Jerman/Eropa memiliki mentalitas berpetualang, baik travel atau kuliner, " kata Bara dalam salah satu sesi FBF 2016 di Gourmet Gallery, Frankfurt, Jerman, Kamis (20/10/2016).

Ia mencontohkan makanan petai yang dalam bahasa Inggris disebut kacang bau. Tapi masyarakat tetap berani mencoba dan menyukainya. Namun demikian, perlu siasat agar makanan itu diterima masyarakat.

"Jangan terlalu pedas," kata Bara.

Sebab orang Eropa tidak familiar dengan rasa pedas yang berlebihan. Selain itu, hidangan harus dihadirkan dalam menu fresh dan bukan makanan hasil direbus ulang. Tips lain yaitu memberikan contoh cara memasak yang simpel.

"Jangan membawa umpamanya ulekan," tutur Bara.

Karena orang Eropa tidak terlalu suka dengan memasak yang ribet dan merepotkan. Kecuali untuk konsep wisata.

"Tapi kalau untuk sehari-hari, pakai saja alat yang simpel," ucap Bara.

Selain memboyong Bara, stand Indonesia juga memberikan menu Soto bagi pengunjung stand. Dalam hitungan menit, soto langsung ludes.

"Ini harus dipertahanin. Apa yang telah dilakukan Mendikbud, Komisi Buku Nasional harus dipertahanin," pinta pria kelahiran Jakarta, 9 Juli1964 itu. (detik.com)

Page 2 of 4

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net