Lifestyle



Kemajuan ilmu kedokteran memang memungkinkan kita mendapatkan perawatan anti-penuaan. Namun, sebenarnya ada dua cara efektif untuk mencegah penampilan terlihat lebih tua sebelum waktunya.

Berdasarkan penelitian, hobi mengonsumsi minuman keras dan juga jadi perokok bisa membuat kita cepat tua, selain juga tidak sehat.

Kesimpulan penelitian itu dihasilkan dari penelitian brskala besar di Denmark yang melibatkan lebih dari 11.000 orang.

Para responden dalam studi itu diikuti dari tahun 1976 sampai 2003. Mereka ditanya tentang kebiasaannya makan, merokok, dan juga konsumsi alkohol. Selain itu juga dilakukan sejumlah pemeriksaan kesehatna untuk mengukur tanda penyakit jantung dan penuaan.

Penuaan dini merupakan tanda dari status kesehatan yang buruk dan bisa berkontribusi pada penyakit kronik, misalnya gangguan jantung.

Penelitian sebelumnya menemukan, rahasia awet muda ternyata ada di depan kita sehari-hari, yakni olahraga. Ilmuwan mengatakan kebugaran yang hebat ternyata menjaga seseorang tetap muda. Para ahli dari University of Guelph, Kanada, menemukan lansia yang di masa mudanya atlet elit ternyata punya otot yang lebih muda. (kompas.com)

Saat diet telah berhasil, musuh selanjutnya adalah ruang kerja Anda. Stres karena pekerjaaan bisa membuat seseorang mengalihkan pikiran pada makanan ringan yang mengandung gula dan lebih memilih duduk di kursi sepanjang hari. Tak heran bila tempat kerja kemudian dituduh sebagai penyebab tubuh kembali berlemak.

Namun Anda tidak sendirian. Survei tahun 2013 menunjukan bahwa dua dari lima orang mengatakan bahwa mereka bermasalah dengan berat badan karena pekerjaan.

Jadi, apa yang harus dilakukan para karyawan ?

Studi terbaru dalam Journal of Physical Activity and Health menunjukkan bahwa 15 menit aktivitas ringan bisa menjadi solusi terbaik untuk mencegah datangnya kembali lemak berlebih. Dan yang dibutuhkan hanyalah satu perubahan sederhana pada hari kerja Anda.

Peneliti Universitas Pittsburgh merekrut 74 responden sehat di usia pertengahan 20an. Mereka diminta untuk duduk, berdiri, atau berjalan selama 15 menit. Lalu, tiap responden diukur berapa kalori yang mereka bakar.

Hasilnya, mereka yang berjalan mampu membakar kalori tiga kali lebih banyak daripada yang duduk atau berdiri.

Pekerja yang duduk dan berdiri membakar sekitar 20 kalori dalam 15 menit, sementara yang berjalan kaki membakar hingga 60 kalori dalam waktu yang sama.

Anehnya, para peneliti menemukan bahwa mereka yang berdiri membakar kalori dalam jumlah sama dengan mereka yang duduk.

Hasilnya menunjukkan apa yang mungkin sudah Anda ketahui bahwa duduk seharian penuh akan menambah lingkar pinggang.

Sementara itu, penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa olahraga kebugaran tidak hanya dapat meningkatkan mood Anda. Namun juga dapat meningkatkan kinerja Anda di tempat kerja.

Intinya adalah Anda harus tetap berolahraga meski berada di tempat kerja. (kompas.com)

Penderita refluks asam lambung selalu disarankan menghindari minuman seperti kopi, karena tingkat keasaman yang tinggi. Tapi, ternyata masih ada jenis kopi yang bisa dinikmati orang yang memiliki refluks asam lambung.

"Kopi dingin lebih baik buat penderita asam lambung karena zat yang menyebabkan asam lambung tidak ada atau berkurang, jadi enggak apa-apa, malah bagus," kata dr Annisa Maloveny SpPD saat acara Halodoc, Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Asam yang ada dalam es kopi dibandingkan kopi panas lebih rendah, yang akhirnya membuat penderita refluks asam lambung masih bisa menikmati kafein dari secangkir kopi. Sebelumnya diketahui bahwa rata-rata kopi dingin memiliki kadar pH 6,31 yang berlawanan dengan versi panasnya yang mengandung pH 5,48 — pada skala pH, semakin rendah angkanya semakin asam sifat zat tersebut.

Kondisi ini terjadi lantaran air panas yang digunakan untuk menyeduh kopi akan mengeluarkan asam yang lebih pekat dari biji kopi. Sementara es batu akan lebih mengencerkan konsentrat kopi sehingga rasanya pun lebih “jinak”.

Kendati demikian, ada batasan umum yang harus dipatuhi untuk minum kopi. Menurut Annisa, konsumsi kopi orang dewasa tiga sampai dengan empat cangkir setiap hari. Jumlah ini lantaran batas konsumsi kafein harian sekitar 300-400 miligram.

Jika berlebih, kata Annisa, maka beberapa dampak negatif akan muncul, seperti insomnia, inkontinensia urine (buang air kecil yang terus menerus), meningkatnya tekanan darah, masalah menstruasi, dan risiko asam urat.

"Bahkan kelebihan kafein dalam jangka waktu panjang dapat mengakibatkan sejumlah permasalahan kesehatan yang lebih serius, seperti masalah lambung, terganggunya sistem kardiovaskular, kerusakan tulang, daya ingat terganggu, menurunnya kinerja mental, memicu produksi hormon cortisol dan yang paling parahnya dapat memengaruhi kesuburan wanita atau bahkan keguguran,” katanya. (kompas.com)

Kedai kopi kini sudah menjadi tempat yang akrab dengan generasi milenial. Dari yang mulanya hanya "ngopi-ngopi cantik" dengan teman di gerai kopi, tak sedikit yang akhirnya juga menyukai minuman hitam ini.

Walau penikmat kopi terus bertambah, tetapi menurut pemerhati gaya hidup dan makanan, Kevin Sumantri, banyak yang belum meningkatkan pengetahuannya soal kopi. Ketahui apa saja kesalahan yang sering dilakukan kaum urban yang mengikuti tren ngopi yang bisa berdampak pada kesehatan.

1. Hanya ikut tren

Kevin mengatakan, banyak kaum urban yang ikut-ikutan tren menyukai minuman kopi tertentu tanpa paham apa kandungan di dalamnya. Yang sering terjadi adalah konsumsi kafein berlebih.

Riset kecil-kecilan bisa dimulai dari batas maksimal asupan kafein setiap harinya, termasuk juga jenis kopi yang aman untuk lambung. Misalnya saja tak semua orang tahan dengan rasa kopi robusta.

2. Percaya mitos

Tak salah memang bila ada persepsi bahwa kopi bisa membuat tubuh lebih segar dan tak mengantuk. Hal itu arena ada efek stimulan dari kopi ke tubuh. Beberapa orang juga mengaku lebih tenang setelah ngopi.

Namun, menurut Kevin, mempercapai mitos itu bisa membuat kita kelebihan ngopi. Apalagi jika setiap kali ngantuk, kita langsung mencari kopi. "Yang akhirnnya menjurus ke konsumsi kopi berlebihan. Kopi seharusnya gaya hidup sehat" katanya.

3. Tambahan bahan lain

Minum kopi memang bisa menyehatkan, tapi dengan catatan hanya kopi hitam saja tanpa tambahan susu, gula, atau sirup, seperti yang lazim ditemukan di gerai kopi kekinian.

Kevin mencontohkan, tambahan gula pada kopi 350 ml di kedai-kedai kopi bisa lebih dari 15 gram. Jumlah itu hampir seperempat konsumsi gula harian (50 gram). "Masyarakat masih berdasar enak, enggak enak. Oke memang enak, tapi cocok enggak buat tubuh," katanya. (kompas.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM