Lifestyle



Kolesterol tinggi adalah salah satu alasan utama penyakit jantung.

Sambil memetakan faktor risiko, dokter biasa menyarankan pasiennya untuk menguji kadar kolesterol total, Low Density Lipoprotein (LDL), dan High Density Lipoprotein (HDL).

Kadar kolesterol total dan LDL yang tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung, sementara kadar HDL tinggi merupakan faktor pelindung.

Diet harian memainkan peran penting dalam mencapai dan mempertahankan kondisi kesehatan.

Kolesterol tinggi dapat dicegah dan dikendalikan secara efektif dengan kombinasi diet yang baik, olahraga teratur, berat badan ideal, dan gaya hidup sehat secara keseluruhan.

Selain itu, Dr. Rupali Datta, Ahli Nutrisi Klinis yang dikutip laman NDTV juga memiliki solusi "rumahan" dengan menggunakan bahan dapur, yang dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol tinggi.

1. Bawang putih

Bawang putih telah lama dikenal dengan khasiatnya yang meningkatkan kesehatan.

Bawang putih mengandung asam amino, vitamin, mineral, dan senyawa organosulfur seperti allicin, ajoene, s-allylcysteine, s-ethylcysteine, dan diallylsulfide.

Senyawa belerang ini dikatakan sebagai bahan aktif yang memberikan sifat terapeutik pada bawang putih.

Sejumlah penelitian ilmiah telah membuktikan bawang putih efektif menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL secara signifikan.

Khasiat lainnya adalah pada tekanan darah dan potensi antioksidan darah.

Mengkonsumsi separuh sampai satu siung bawang putih setiap hari bisa menurunkan kadar kolesterol hingga sembilan persen.

2. Teh hijau

Mungkin teh hijau adalah salah satu cairan yang paling banyak dikonsumsi setelah air. Teh hijau dikenal kaya polifenol.

Senyawa ini memberikan manfaat kesehatan yang sangat besar bagi tubuh manusia.

Konsentrasi polifenol yang tinggi tak hanya berkhasiat menurunkan kolesterol LDL, namun juga meningkatkan kolesterol HDL.

Sebuah penelitian berbasis populasi menunjukkan, pria yang minum teh hijau memiliki kadar kolesterol lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Studi itu pun telah menunjukkan, polifenol dalam teh dapat menghambat penyerapan kolesterol di usus, dan juga membantu menyingkirkannya.

Suguhuan 2-3 cangkir teh hijau sehari baik untuk memperbaiki kadar kolesterol.

3. Ketumbar

Bumbu dapur ini pun dipercaya mampu membantu kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

4. Buah amla atau malaka

Buah ini adalah salah satu sumber vitamin C dan senyawa fenolik, selain mineral dan asam amino.

Selain mengurangi kolesterol, buah malaka memberikan manfaat tambahan untuk perlindungan terhadap aterosklerosis dan penyakit jantung koroner (CAD).

Aterosklerosis adalah radang pada pembuluh darah manusia yang disebabkan penumpukan plak ateromatus.

Asupan buah malaka secara rutin tidak hanya mengurangi kadar kolesterol jahat, tapi juga mengurangi kerusakan akibat oksidasi.

1-2 buah ini bisa dikonsumsi rutin setiap hari.

Satu hal yang perlu dicermati dengan baik adalah, seluruh makanan tersebut harus dikonsumsi dalam bentuk alami, sebagai bagian dari gaya hidup sehat demi mencapai tujuan kesehatan.

Selain itu, meski Anda telah mencoba tips ini, namun obat untuk menurunkan kolesterol yang anda pakai selama ini, jangan dihentikan kecuali atas perintah dokter. (kompas.com)

Perintah untuk menegakkan sandaran kursi dan memasang sabuk pengaman selalu terdengar saat pesawat akan lepas landas, atau pun mendarat. Juga, penumpang di minta membuka penutup jendela.

Menegakkan sandaran kursi dan membuka penutup jendela merupakan bagian dari prosedur tetap dalam penerbangan komersial, dan sudah lazim terdengar.

Tapi, adakah yang mengetahui apa alasan dari kedua perintah itu?

Seperti banyak hal yang terjadi di dalam pesawat komersial, dua aturan itu pun memiliki alasan yang kuat, meski tak banyak orang yang mengerti.

Soal kursi yang harus ditegakkan, penjelasannya adalah, jika terjadi keadaan darurat, kursi yang tidak tegak bisa memperlambat evakuasi, karena membuat orang sulit bergerak.

Ini juga menjadi alasan mengapa penumpang harus mengembalikan meja makan di depan ke tempat semula.

Data menunjukkan, 45 persen kecelakaan fatal terjadi saat lepas landas atau mendarat. Sehingga, awak kabin wajib menerapkan kebijakan tersebut selama masa-masa krusial ini.

Nah, sekarang soal jendela.

Umumnya pada penumpang tahu, mereka harus membuka penutup jendela saat akan lepas lantas atau pun mendarat. Tapi, mungkin sedikit yang mengerti alasannya.

Anda perlu tahu, saat lampu mulai diredupkan ketika lepas landas atau mendarat, penutup jendela yang terbuka memungkinkan cahaya alami masuk kabin.

Penerangan alami ini akan memudahkan penumpang dalam proses evakuasi.

Meskipun beberapa prosedur standar operasi mungkin terasa aneh, tapi percayalah, semuanya selalu memiliki alasan yang baik. (kompas.com)

Manusia memang seringkali mudah terganggu fokus pikirannya. Hal-hal menarik yang dilihatnya, baik itu wanita cantik, pria tampan, atau kue lezat akan mampu membuat mata seseorang "jelalatan".

Terkadang bahkan kita lupa melepaskan pandangan sampai orang yang dilihat menyadari bahwa kita memperhatikannya.

Kondisi "ingin memelototi" ini biasanya terkait dengan hal-hal yang disukai dan dianggap berharga, seperti seks, makanan, barang-barang berharga dan lainnya.

Tuduhan " mata jelalatan" kerap diasosiakan pada pria, karena memang gangguan fokus ini lebih sering dialami pria. Namun para pria sendiri tidak tahu apakah ini refleks atau sudah menjadi kebiasaan.

Pertanyaannya adalah, seberapa normal keinginan melihat itu? Di antara melirik, memandang, dan mengamati, sejauh mana itu dianggap berlebihan?

Saat seseorang yang menarik lewat di depan kita, lalu kita meliriknya, siapakah yang bisa menentukan bahwa kita memandangnya terlalu lama atau?

Sebelum mencoba menemukan jawaban ringkas yang diterima secara umum atas pertanyaan itu, fakta menunjukkan bahwa wanita membutuhkan waktu hanya 150 milidetik (tak sampai sedetik) untuk sadar bahwa seorang pria memandangnya.

Namun, bila secara naluri manusia memang tergerak oleh sesuatu yang menggairahkan, apakah menatap sekilas adalah hal yang tidak normal? Dalam hal ini yang berbicara kemudian nilai-nilai dan tata krama yang dianut dalam masyarakat.

Yang pasti godaan melirik adalah sesuatu yang tak terhindarkan, dan bahwa orang yang dilirik akan menyadarinya juga merupakan fakta.

Meskipun hal itu kerap dianggap penyimpangan, mengelak dengan dalih "saya tidak melihat" adalah sesuatu yang konyol dan tidak jujur. Lebih baik mengakuinya dengan asumsi bahwa itu adalah hal normal yang menunjukan sisi manusiawi daripada berpura-pura menjadi orang yang tahan terhadap godaan.

Tes dot-probe

Sejak pertengahan 1990-an, para ilmuwan berusaha memahami bagaimana kita merespons "rangsangan yang tiba-tiba", atau dikenal sebagai gangguan yang tidak terduga.

Riset telah mengkorfirmasi berdasarkan pengalaman- ketika sesuatu atau seseorang menarik pandangan kita, seringkali hal itu tidak disengaja dan tidak kita kehendaki. Pelitian mengenai dorongan stimulus ini menunjukkan bahwa perhatian seseorang bisa teralihkan oleh rangsangan eksternal tertentu.

Para ilmuwan menunjukkan hal ini dengan tes dot-probe atau sebuah tes yang digunakan psikolog kognitif untuk menilai perhatian selektif.

Peserta duduk di depan layar komputer dan menatap tanda silang di tengah layar kosong. Dua rangsangan kemudian muncul di sekitar tanda silang, satu bersifat netral dan satu "mengganggu".

Kedua rangsangan ini tetap berada di layar sekitar setengah detik, sampai salah satu stimulus digantikan oleh sebuah titik.

Peserta diinstruksikan untuk mengklik keyboard segera setelah mereka melihat titiknya. Jeda waktu antara munculnya titik dan mengklik keyboard akan menunjukkan seberapa besar gangguan itu bisa mengalihkan perhatian orang.

Uji coba terhadap peserta yang sedang lapar menunjukkan bahwa mereka lebih cepat mengklik keyboard saat ditampilkan kata-kata yang berhubungan dengan makanan.

Sementara itu, penelitian terhadap orang-orang dengan perilaku seksual kompulsif yang diberi gangguan gambar porno menunjukkan bahwa mereka lebih lambat mengklik keyboar. ini berarti mereka mengalami tingkat gangguan yang lebih tinggi.

Nah, Tes dot-probe juga bisa menjawab pertanyaan berapa lama sebuah tatapan dianggap terlalu lama, dan kapan sebuah gangguan dianggap normal atau menjadi perilaku yang hampir kompulsif.

Seberapa lamakah itu?

Uji coba menunjukkan bahwa kita memerlukan setidaknya 50 milidetik untuk mengalihkan perhatian kita dari satu isyarat ke isyarat yang lain.

Sementara itu, kita setidaknya perlu 150 milidetik untuk mengalihkan perhatian kita saat sebuah isyarat mengharuskan kita berpaling untuk menangkapnya. Dan secara umum, seseorang hanya butuh satu detik untuk melihat stimulus baru.

Jadi jika saat Anda mengemudi ada seekor lalat melayang di kaca depan mobil, Anda akan melihatnya dalam waktu sekitar 50 milidetik. Namun, jika seekor rusa tampak di samping Anda, Anda baru akan menyadarinya dalam waktu 150 milidetik. Namun bila Anda sedang bengong, maka butuh satu detik untuk menyadari keberadaan lalat dan rusa itu.

Tapi, begitu Anda menyadari objek itu, berapa lama waktu yang dibutuhkan sebelum pikiran Anda mampu menolaknya?

Menggunakan contoh yang sedikit berbeda, jika Anda berkendara di kota dan ada sebuah billboard yang provokatif, maka Anda akan menyadarinya dalam waktu sekitar 50 milidetik. Bila billboard itu ada di samping Anda, maka perlu 150 milidetik untuk menyadarinya.

Lalu berapa lamakah rata-rata orang bisa mengalihkan pandangan dari gambar yang menarik itu?

Studi menggunakan gambar porno atau sexy menemukan jawaban. Ternyata kemampuan untuk mengendalikan atau mengalihkan pandangan seseorang dari gambar yang aduhai paling cepat 450 milidetik.

Jadi waktu paling cepat untuk mengalihkan perhatian dari gambar seksual hanya 0,5 detik setelah pertama kali melihatnya.

Bagaimana cara mengatasi hal ini?

Tidak ada hal yang bisa membantu Anda. Kemungkinan besar istri atau pasangan Anda akan mengetahui bahwa Anda telah melirik wanita lain, sebelum Anda berhasil memalingkan wajah.

Coba berhitung. Jika Anda membutuhkan waktu 150 milidetik untuk memperhatikan seorang yang cantik, maka istri Anda juga memerlukan 150 milidetik untuk tahu apa yang Anda lakukan.

Masalahnya Anda baru bisa mengalihkan pandangan sampai 450 milidetik, yang berarti sudah terlambat untuk mengelak.

Namun perhitungan di atas adalah hasil penelitian di laboratorium. Di dunia nyata mungkin mata Anda akan jauh lebih lama "mengembara", dan Anda dapat memilih untuk menikmati "pemandangan" tersebut daripada menolaknya, karena istri Anda barangkali juga lebih lambat menyadarinya.

Selain itu perbedaan antara menatap dengan alami dan tidak sangat kabur. Ini sangat bergantung pada orang yang diperhatikan juga.

Satu studi menunjukkan bahwa kontak mata selama lebih dari 3,4 detik secara universal dianggap menyeramkan. Artinya, jika Anda ingin mengagumi seseorang, batasilah dengan menatapnya tak lebih dari 3 detik.

Jadi bila istri Anda mengeluh bahwa Anda suka jelalatan dan melirik perempuan lain, jelaskan kepadanya bahwa ini terjadi secara naluri dan ia menyadarinya terlalu cepat... (kompas.com)

Terdapat dua hal yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, yaitu faktor lingkungan dan faktor keturunan. Tentu, faktor lingkungan adalah faktor yang bisa diperbaiki. Sedangkan, faktor keturunan tidak bisa dimodifikasi lagi. Salah satu hal yang sering dianggap berhubungan dengan keturunan adalah tinggi badan.

Biasanya, orangtua yang pendek akan mempunyai anak yang pendek, dan sebaliknya. Namun, sebenarnya seberapa besar sih pengaruh faktor keturunan pada tinggi badan anak?

Keturunan memang sangat berperan pada tinggi badan seseorang. Menurut Chao-Qiang Lai dari Tufts University, sekitar 60-80% perbedaan tinggi badan antar individu ditentukan oleh faktor genetik, sedangkan 20-40% dipengaruhi oleh faktor lingkungan, terutama nutrisi, dilansir dari Scientific American.

Hal ini sedikit berbeda dengan hasil penelitian Dubois, et al pada tahun 2012. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa faktor keturunan memengaruhi tinggi badan seseorang saat lahir dalam jumlah yang rendah (hanya sekitar 4,8-7,9% pada wanita). Namun, seiring dengan pertambahan usia, pengaruh faktor keturunan pada tinggi badan akan semakin meningkat, menggantikan faktor lingkungan yang semakin rendah.

Sebaliknya, pengaruh faktor lingkungan pada saat lahir ternyata sangat besar (sekitar 74,2-87,3% pada wanita). Hal ini membuktikan bahwa kondisi lingkungan yang mendukung dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan anak lebih baik. Pada awal-awal kehidupan, faktor keturunan hanya berperan kecil terhadap tinggi badan anak.

Jadi, faktor lingkungan yang baik dapat memperbaiki faktor keturunan yang buruk di awal-awal kehidupan. Sedangkan, saat anak sudah besar, faktor keturunan lebih berpengaruh dibandingkan faktor lingkungan. Tak heran jika masa dua tahun pertama kehidupan anak merupakan masa-masa kritis dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal.

Akan menjadi lebih baik jika anak mempunyai tinggi badan yang lebih tinggi dibandingkan orangtuanya. Namun, beberapa anak juga bisa memiliki tinggi badan yang lebih pendek daripada orangtuanya. Nah, faktor lingkungan -terutama nutrisi- ternyata berperan di sini.

Faktor lingkungan yang baik, terutama di awal-awal kehidupan anak, dapat memaksimalkan potensi genetik (keturunan) yang dimiliki anak. Sehingga, anak bisa mencapai tinggi badan optimalnya sesuai dengan potensi genetik yang ia miliki. Ingat, tinggi badan merupakan akumulasi selama bertahun-tahun. Jadi, tinggi badan pada masa anak bisa memengaruhi tinggi badan dewasa.
Seperti apa lingkungan yang bisa mendukung pertumbuhan tinggi badan?

Selain mendapatkan nutrisi yang cukup, cara terbaik untuk memaksimalkan pertumbuhan tinggi badan adalah dengan melakukan olahraga teratur, tidur cukup, dan selalu menjaga kesehatan.

Kebutuhan nutrisi yang dipenuhi dengan baik, terutama kalsium, dapat membantu pertumbuhan tulang, sehingga tulang bertambah lebih panjang. Nutrisi yang baik juga dapat membantu menjaga kesehatan, sehingga anak tidak mudah sakit. Sering sakit, terutama di masa bayi dan anak-anak, dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan, sehingga tidak berjalan maksimal.

Tidur yang nyenyak dan olahraga teratur juga dapat membantu menambah tinggi badan. Mengapa begitu? Saat tidur dan olahraga, tubuh ternyata melepaskan hormon pertumbuhan lebih banyak. Hal ini dapat membantu pertumbuhan tinggi badan lebih maksimal. (kompas.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM