Lifestyle

Mempertahankan hasil diet atau pengurangan berat badan adalah hal yang tidak mudah. Kebanyakan orang hanya menikmati perut langsing beberapa minggu sebelum akhirnya kesulitan lagi memakai jeans yang baru dibelinya saat lingkar perutnya mengecil.

Memang untuk menghilangkan gelambir lemak secara permanen perlu usaha jangka panjang agar tubuh menjadi terbiasa. Berikut adalah 5 aturan yang bisa diterapkan agar kita bisa benar-benar mengucapkan “selamat tinggal” pada lemak di perut, dan bukannya “sampai jumpa lagi.”

 

Memeluk pelangi

Banyak orang mengira semakin solid rencana diet, maka makin efektif pula hasilnya. Mungkin hal itu benar. Tapi harus diingat mendapatkan jenis makanan untuk diet tidak selalu mudah dan tidak selalu enak. Maka permudahlah cara diet Anda.

“Jadikanlah protein dan sayuran berwarna warni sebagai makanan utama Anda,” ujar Rob Aitken, seorang pelatih kebugaran. “Selama dua jenis makanan ini menjadi menu terbanyak yang Anda santap, Anda akan merasa kenyang lebih lama dan sebagai akibatnya tidak tergoda untuk menyantap lebih banyak kalori.”

 

Realistis

Menjaga apa yang kita makan dengan tertib selama berbulan-bulan adalah hal yang sulit dilakukan. Oleh karenanya berilah kesempatan bagi lidah untuk bersenang-senang pada waktu-waktu tertentu. “Cukup makan bersih dan tertib 80 persen setiap minggu. Anda boleh melakukan diet ketat Senin hingga Jumat. Tapi bebaskanlah sedikit lidah Anda di akhir pekan,” ujar Dylan Jones, penasehat nutrisi.

Dengan cara ini Anda tetap bisa memiliki tubuh langsing, namun juga menyantap makanan enak. Namun pastikan tidak melampaui batasan itu, karena membuat lemak kembali jauh lebih mudah daripada menghilangkannya.

 

Jangan minum (minuman berkalori)

Seringkali kita menganggap minum bukan bagian dari diet, sehingga apapun kita ambil. Banyak orang merasa sudah berdiet dengan makan salad. Namun setelah itu menggelontornya dengan minuman bersoda 200 kalori.

“Selalu hindari minuman berkalori tinggi. Itu adalah bahaya tersembunyi yang menggagalkan diet,” ujar Aitken. “Minumlah air putih atau teh tanpa gula. Ini adalah pilihan terbaik untuk diet.”

 

Lakukan untuk diri Anda

Ada banyak alasan mengapa seseorang ingin langsing. Tapi alasan paling tepat adalah memahami mengapa ini penting untuk Anda. “Tidak salah bila orang termotivasi untuk diet dan berolahraga agar terlihat keren saat liburan,” kata Aitken. “Namun untuk bertahan menjadi fit dan langsing perlu kesadaran lebih terhadap kesehatan pribadi.”

Membuat perubahan dalam jangka panjang atau mempertahankannya artinya bertanya pada diri sendiri mengapa kita ingin lebih sehat dan fit. Mengapa hal itu penting untuk Anda. Menurut study, mereka yang berdiet untuk alasan sementara, misalnya agar bisa memakai jas favorit saat pernikahan, akan lebih mudah menjadi gemuk kembali dibanding yang punya alasan jangka panjang, misalnya agar bisa lebih lama bermain dengan anak-anaknya.

 

Reset dan restart

Target bisa menjadi motivasi. Namun saat target tercapai, Anda perlu membuat target baru. Bila Anda selesai pada satu target, misalnya langsing saat liburan, maka begitu liburan usai, Anda akan menjadi gemuk lagi.

Jadi buatlah target bertahap. Misalnya menurunkan berat 5 kilogram. Setelah tercapai, perbaharui target, misalnya membuat otot perut Anda kelihatan. Bila itu tercapai, lanjutkan dengan target mempertahankan hidup sehat selama setahun, dan seterusnya. (kompas.com)

Cek apa yang ada di saku Anda. Mungkin ada ponsel, kunci mobil, atau struk belanja, hal-hal yang tak terlalu sering kita pikirkan. Tetapi, paling tidak salah satu benda itu telah membuat pemilik perusahaannya masuk dalam daftar milyarder teratas di dunia.

Majalah Forbes membuat daftar orang-orang terkaya dunia dan 10 di antaranya mengumpulkan kekayaan dari merek-merek gaya hidup terpopuler saat ini.

Merek-merek itu antara lain adalah Apple dan Disney, minuman energi Red Bull, Netflix, dan juga bir Corona.

Beberapa fakta menarik dari daftar orang terkaya ini adalah kekayaan pemiliknya tak selalu sama sedang kebesaran perusahaannya. Produk retil fashion Zara berada di urutan 53 dari 100 merek terpopuler, sementara pemiliknya Amancio Ortega secara konsisten masuk dalam 5 milyarder terkaya di dunia dalam beberapa tahun terakhir.

Janda mendiang Steve Jobs, Laurene Powell Jobs, juga mengumpulkan kekayaan dari dua merek, yakni Apple dan Disney. Walau perusahaan teknologi Apple berada di urutan pertama merek terpopuler, tetapi kekayaan Laurene paling banyak berasal dari Disney.

Berikut adalah daftar 100 merek terpopuler dan kekayaan pemiliknya.

1. Apple (#1)

Laurene Powell Jobs, 20 miliar dollar AS.

2. Geogle (#2)

Larry Page, 40,7 miliar dollar AS.

3. Microsoft (#3)

Bill Gates, 86 miliar dollar AS.

4. Coca-Cola (#4)

Sol Daurella, 1,2 miliar dollar AS.

5. Facebook (#5)

Mark Zuckerberg, 56 miliar dollar AS.

6. Toyota (#6)

Dan Friedkin, 3,6 miliar dollar AS.

7. Disney (#8)

Laurene Powell Jobs, 20 miliar dollar AS.

8. Samsung (#11)

Lee Kun-Hee, 15,1 miliar dollar AS.

9. Amazon (#12)

Jeff Bexos, 72,8 miliar dollar AS.

10. BMW (#14)

Stefan Quandt, 18,3 miliar dollar AS.

11. Oracle (#16)

Larry Ellison, 52,2 miliar dollar AS.

12. Intel (#17)

Gordon Moore, 7,3 miliar dollar AS.

13. Nike (#18)

Phil Knight, 26,2 miliar dollar AS.

14. Louis Vuitton (#19)

Bernard Arnault, 41,5 miliar dollar AS.

15. Walmart (#22)

S.Robson Walton, 43,1 miliar dollar AS.

16. Budweiser (#25)

Jorge Paulo Lemann, 28,2 miliar dollar AS.

17. SAP (#27)

Hans-Werner Hector, 1,4 miliar dollar AS.

18. H&M (#33)

Stefan Persson, 19,6 miliar dollar AS.

19. L'Oreal (#34)

Liane Bettencourt, 39,5 miliar dollar AS.

20. Ford (#35)

Martha Ford, 1,5 miliar dollar AS.

21. Home Depot (#39)

Bernard Marcus, 4 miliar dollar AS.

22. Gucci (#44)

Francois Pinault, 15,7 miliar dollar AS.

23. Starbuck (#45)

Howard Schultz, 3 miliar dollar AS.

24. Ikea (#46)

Jonas Kamprad, 1 miliar dollar AS.

24. Hermes (#48)

Nicolas Puech, 2,3 miliar dollar AS.

25. Fox (#51)

Rupert Murdoch, 13,1 miliar dollar AS

26. Ebay (#52)

Pierre Omidyar, 8 miliar dollar AS.

27. Zara (#53)

Amancio Ortega, 71,3 miliar dollar AS.

28. Cartier (#58)

Johann Rupert, 6,1 miliar dollar AS

29. Hyundai (#71)

Chung Mong-Koo, 4,9 miliar dollar AS.

30. Red Bull (#74)

Dietrich Mateschitz, 13.4 miliar dollar AS.

31. FedEx (#75)

Frederick Smith, 4.3 miliar dollar AS.

32. Netflix (#79)

Reed Hastings, 1.8 miliar dollar AS.

33. Chanel (#80)

Alain Wertheimer, 11.8 miliar dollar AS.

34. Thomson Reuters (#83)

David Thomson, 27.2 miliar dollar AS.

34. Heineken (#85)

Charlene de Carvalho-Heineken, 12.6 miliar dollar AS.

35. LEGO (#86)

Kjeld Kirk Kristiansen, 21.1 miliar dollar AS.

36. Subway (#87)

Peter Buck, 2.5 miliar dollar AS.

37. Uniqlo (#91)

Tadashi Yanai, 15.9 miliar dollar AS.

38. Corona (#95)

Maria Asuncion Aramburuzabala, 5.8 miliar dollar AS.

39. Prada (#97)

Miuccia Prada, 3.2 miliar dollar AS.

(kompas.com)

Ada teori yang mengatakan bahwa sebaiknya jangan menggendong atau memeluk bayi tiap kali mereka menangis. Sebab, hal tersebut justru bisa menimbulkan rasa tergantung anak pada orangtua yang tinggi ketika mereka tumbuh besar.

Namun, penelitian terbaru merangkum bahwa bayi yang sering dipeluk tumbuh lebih sehat, bahagia, minim risiko depresi, memiliki hati yang baik, empati tinggi, dan produktif.

Profesor Darcia Narvaez dari University of Notre Dame’s Department of Psychology mengatakan, hasil penelitian memperlihatkan bahwa mustahil untuk memanjakan bayi hanya dengan pelukan, tetapi membiarkan mereka terus menangis bisa mengganggu proses tumbuh kembangnya.

Dia menganjurkan supaya lebih muda anak-anak merasa dimanja dengan pelukan, maka itu lebih baik.

“Apa yang dilakukan orangtua pada bulan dan tahun pertama bayi sangat memengaruhi perkembangan otak yang berfungsi seumur hidupnya. Jadi, perbanyaklah menyentuh, menggendong, dan memeluk bayi agar tumbuh menjadi manusia yang baik,” jelas Profesor Narvaez.

“Bayi berkembang lebih baik dengan cara seperti itu. Selain itu, ini bisa membuat mereka lebih tenang karena setiap sistem dalam tubuh memengaruhi perkembangan di masa depan. Bayi yang mudah dan sering menangis memiliki sistem perkembangan tubuh yang mudah stres,” urainya.

Orang yang mudah stres, kata Profesor Narvaez, cenderung tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Hal yang sama juga berlaku pada orang-orang yang sulit menenangkan diri ketika mengalami atau menghadapi yang memicu amarah.

Penelitian yang melibatkan 600 responden dewasa ini akan dipublikasikan dalam jurnal Applied Development Science.

Studi menyimpulkan bahwa anak-anak tumbuh menjadi lebih baik ketika semasa bayi mereka jarang sekali merasakan cemas dan stres.

Masa kecil yang hangat dan banyak waktu berkualitas dengan keluarga membentuk pribadi anak sehingga lebih mudah beradaptasi dan tidak cepat stres. (kompas.com)

Untuk memecahkan rekor marathon dengan waktu di bawah 2 jam, seorang pelari harus mengalahkan kecepatan pemegang rekor saat ini – 2:02:57 – hingga sekitar 3 persen. Berarti ia harus berlari 4 detik lebih cepat setiap kilometernya dibanding pemegang rekor tersebut. Bagi banyak orang, ini tantangan yang nyaris mustahil. Tapi Nike menganggapnya sebagai sesuatu yang layak dikejar.

Pelari yang bersedia menerima tantangan ini adalah Eliud Kipchoge, Lelisa Desisa dan Zersenay Tadese. Mereka akan berusaha memecahkan rekor itu pada hari Sabtu 6 Mei 2017 pukul 5.45 pagi waktu setempat, di sirkuit balap Monza, Italia.

Analisa dan pengujian berbulan-bulan yang dilakukan terhadap para pelari jarak jauh terbaik di dunia itu menunjukkan bahwa ketiganya secara fisik cocok melakukannya. Namun yang lebih menentukan dalam pemilihan, adalah fakta bahwa mereka secara alami memang lebih baik dibanding orang lain dalam hal berlari cepat untuk waktu yang lama.

Kebiasaan berlari yang merupakan tradisi sejak kecil serta pengalaman berlomba memberikan mereka keunggulan unik, sehingga pelatih dan ilmuwan yang tergabung dalam tim Breaking2 memilih mengoptimalkan kebiasaan mereka daripada menggantinya dengan bentuk latihan lain. Dengan cara ini, diharapkan mereka mampu memecahkan rekor yang belum pernah dimiliki seorang pun di dunia: menempuh marathon di bawah 2 jam!

“Sebagai atlet papan atas, mereka memiliki program latihan yang baik,” ujar Dr. Brad Wilkins, direktur Nike Explore Team Generation Research yang mendampingi persiapan para pelari. “Tugas kami kemudian adalah memberikan analisa dan saran untuk mengoptimalkan latihan itu.”

Eliud Kipchoge berlatih dua kali sehari dengan menu lari jarak jauh, lari cepat di jalur, dan latihan Fartlek yang dalam bahasa Swedia artinya permainan cepat. Sedangkan Lelisa Desisa fokus pada latihan ketahanan di mana ia banyak latihan lari jarak jauh. Belakangan ia juga menambahkan latihan kecepatan. Sebaliknya, Zersenay Tadese justru lebih banyak latihan kecepatan di awal agar terbiasa dengan irama lari cepat, baru kemudian menambah jaraknya.

Sebagai pemanasan, semua pelari hanya melakukan jogging pelan, kadang-kadang sangat pelan sehingga mereka terlihat seolah menyeret kakinya. Sementara Desisa dan timnya melakukan gerakan rutin seperti ritual sebelum lari selama sekitar 30 menit. “Gerakan itu seperti menari,” ujar Dr. Brett Kirby, peneliti di Nike Sport Research Lab.

Biasanya para pelari ini lari bersama-sama guna membangkitkan motivasi. Desisa memiliki tim terdiri dari enam hingga delapan orang yang memberinya dukungan saat diperlukan. Saat berlari jauh, Kipchoge akan ditemani banyak orang, kadang sampai 60 orang teman-temannya. Namun ketika melakukan latihan yang lebih spesifik, mereka melakukannya dalam kelompok kecil. Sementara Zersenay lebih sering lari sendirian.

 

Lari dan tidur

Salah satu hal penting dalam proses latihan ini adalah pemulihan, mengingat mereka lari lebih dari 150 kilometer per minggu. “Zersenay adalah tukang tidur. Saat tidak berlari, ia biasanya tidur,” ujar Kirby.

Sedangkan Desisa biasanya bersantai saat tidak latihan. Kipchoge begitu juga. “Selain tidur dan minum teh bersama teman-temannya, dia juga mengambil air dari sumur,” kata Kirby. Mereka juga mendapatkan pijatan hingga tiga kali seminggu, biasanya setelah latihan berat.

Tidak seperti kebanyakan pelari, mereka tidak berlatih angkat beban atau yoga. Mereka hanya berlari. “Untuk bisa berlari cepat, kamu harus berlari,” kata Wilkins.

Pada tingkatan seperti mereka, para pelari sudah tahu makanan apa yang memberi mereka tenaga paling baik, meski Wilkins dan Kirby menyarankan agar mereka menyantap 50-75 persen karbohidrat dan 20-30 persen protein. Para ilmuwan juga memberi tuntunan soal nutrisi yang harus dikonsumsi setelah latihan. Mereka menekankan pentingnya menyantap protein dan karbohidrat segera setelah latihan berat.

Ketiga pelari melakukan latihan di kampungnya masing-masing yang berada di daerah tinggi. Kipchoge berlatih di Kenya, Desisa di Ethiopia dan Tadese di Eritrea (di mana dia tinggal) atau di Spanyol (tempat pelatihnya tinggal).

“Karena di ketinggian ini lapisan oksigen lebih tipis, maka jumlah sel darah merah akan naik untuk memungkinkan darah mengangkut lebih banyak oksigen ke otot,” kata Wilkins. “Makin banyak oksigen, makin kuat juga kerja otot.

Jumlah sel darah merah akan bertahan hingga dua minggu setelah mereka meninggalkan daerah tinggi. Diharapkan pada saat harus memecahkan rekor di Monza, banyaknya sel darah merah ini memberi pasokan ekstra ke otot pelari.

Untuk memantau kondisi dan latihan, Wilkins dan Kirby mengunjungi mereka beberapa kali. Pengukuran-pengukuran dilakukan, seperti V02 max, berapa banyak cairan yang hilang saat mereka berlari, bagaimana kemampuan otot mereka menyimpan tenaga dan lainnya. Selama berlatih, para pelari juga dilengkapi jam GPS dengan pencatat detak jantung. Data-data itu dikirimkan pada para ilmuwan untuk memperoleh gambaran perkembangan para pelari.

Dengan tradisi lari yang sudah mengakar ditambah latihan rutin dan pendekatan ilmiah, para pelari ini membutuhkan satu hal lagi untuk memecahkan rekor, yakni sepatu yang tepat. Nike telah mempersiapkan sepatu khusus yang dirancang dengan teknologi mutakhir bagi mereka, yakni Nike Zoom Vaporfly Elite.

“Dengan gabungan hal-hal di atas, tradisi dan teknologi, para pelari berkesempatan mencapai rekor yang belum pernah terjadi,” ujar Wilkins. “Yang harus mereka lakukan sekarang adalah berlari sejauh 42 kilometer dengan kecepatan 21,08 kilometer per jam.” (kompas.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net