Lifestyle

Hidup ini dinamis, bukan? Hidup penuh dengan perubahan dan perpindahan. Bahkan, satu-satunya hal yang tidak pernah berubah adalah perubahan itu sendri. Anda harus mampu beradaptasi dengan cepat dan mau tidak mau harus selalu belajar untuk menyukai hal-hal baru dalam kehidupan Anda. Dalam setiap tahap kehidupan, mungkin ada kalanya Anda harus berpindah dari satu kota ke kota yang lain untuk melanjutkan kehidupan dan memulai suatu tahapan kehidupan yang baru. Dilansir dari laman magforwomen.com, Sabtu (25/3/2017), Berikut adalah 5 hal yang bisa dilakukan saat Anda pindah ke tempat tinggal baru. 

1. Temui tetangga baru 
Tetangga adalah orang terdekat sekitar rumah,  apapun yang terjadi maka Anda dapat meminta bantuan dan pertolongan dari tetangga. Oleh sebab itu, temuilah tetangga dan berkenalan dengan mereka.

2. Ikuti komunitas lokal di kota atau wilayah 
Mengikuti perkumpulan atau komunitas lokal di daerah tempat tinggal dapat membantu memperluas jaringan dan pergaulan Anda di kota yang baru ditempati.

3. Berlangganan majalah atau koran lokal
Anda dapat mendapatkan banyak sekali informasi dari media massa lokal. Selain itu, dengan membaca koran atau majalah lokal akan menambah pengetahuan mengenai tempat tinggal Anda. 

4. Cari informasi tentang kota baru Anda
Selain melalui majalah dan koran, Anda dapat mencari informasi dari orang-orang yang sudah terlebih dahulu menempati kota tersebut. Lakukan browsing di internet untuk mengumpulkan banyak informasi tentang kota yang baru saja Anda tempati.

5. Jelajahi tempat-tempat di kota baru Anda
Banyak sekali tempat-tempat menarik di kota yang belum Anda ketahui sebelumnya. Bersama orang terkasih, cobalah untuk menjelajahi lingkungan tempat tinggal Anda. (liputan6.com)

Apa yang biasanya Anda lakukan di pagi hari? Apakah tubuh justru terasa lesu dan tidak bersemangat ketika bangun di pagi hari?

Hal ini mungkin akibat dari kebiasaan Anda yang senang begadang di malam hari. Tentu saja, kurangnya waktu tidur di malam hari akan mempengaruhi pagi Anda.

Dilansir dari mydomaine.com, Kamis (23/3/2017) mungkin Anda masih bertanya-tanya apa yang bisa dilakukan agar pagi hari terasa lebih bersemangat dan produktif. Selain memperbaiki waktu tidur di malam hari, yaitu setidaknya delapan jam dalam sehari, ada satu cara sederhana, sekaligus mengejutkan yang ternyata bisa Anda lakukan.

Para ahli menyarankan Anda untuk memulai hari dengan pikiran yang positif. Lantas, bagaimana melatih pola pikir yang positif?

1. Ubahlah bunyi alarm Anda
Bunyi alarm yang mengagetkan tidak akan membantu Anda melewati sepanjang hari dengan perasaan positif, terutama jika Anda tidak terbiasa beraktivitas di pagi hari. Cobalah bunyi alarm yang lebih menenangkan dan damai untuk membangunkan Anda dari tidur. Para peneliti telah berhasil membuktikan bahwa musik dapat membuat seseorang menjadi lebih bahagia, mengapa Anda tidak mengambil manfaat dari hal tersebut?

2. Luangkan waktu untuk diri sendiri
Bangun terlambat dan terburu-buru di pagi hari tidak akan membuat Anda melewati sepanjang hari dengan perasaan yang menyenangkan. Mulailah pagi hari dengan segala sesuatu yang terencana dengan baik.
Di pagi hari, luangkan waktu 10 sampai dengan 20 menit untuk relaksasi atau menikmati hal-hal yang Anda sukai.

3. Sarapan kaya protein
Tidak peduli bagaimana Anda bangun di pagi hari, sarapan sangat penting untuk membantu meningkatkan produktivitas sepanjang hari. Cobalah mengonsumsi sarapan yang kaya protein untuk meningkatkan metabolisme, seperti alpukat, telur, dan smoothie. (liputan6.com)

Bali baru saja dianugerahi sebagai The Worlds Best Destination pilihan traveler dari seluruh dunia. Pulau Dewata yang punya sederet pantai menawan ini berhasil mengalahkan kota-kota destinasi wisata dunia, seperti London, Prancis, Roma, bahkan Crete dan New York. 

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, penghargaan yang diperoleh dari proses kompetisi yang panjang, serius, dan dilakukan oleh lembaga kredibel, akan menaikkan country image.

“Setiap country image naik 10 persen, mendorong kenaikan toursim 11 persen, dan investmen 1 persen. Brand Wonderful Indonesia itu punya valuasi dan bisa dihitung. Semakin tinggi value-nya, semakin dikenal kuat memiliki reputasi, semakin mahal harga barang dan jasa yang menempel pada brand tersebut,” kata Arief Yahya.

Dalam banyak kesempatan, Arief Yahya juga kerap menyebut formula 3C dalam tiap kompetisi level dunia. Penghargaan bagi Arief Yahya akan menaikkan confidence level” atau kepercayaan internal, mendongkrak credibility atau kepercayaan publik, dan dapat menciptakan calibration, yaitu kriteria ideal sesuai standar global.

Penghargaan yang diterima pariwisata Bali bukan perkara instan, melainkan hasil dari perjuangan panjang. Keberhasilan Bali adalah buah dari keberhasilan kecil yang terus dipertahankan dan dikembangkan. 

“Lembaga-lembaga ternama dunia juga sudah menempatkan Bali sebagai the best-nya. Travel+Leisure, World Travel Award, Conde Nast Traveller, UNWTO Awards, Asia Trip, DestiAsian, sampai yang terakhir TripAdvisor,” kata Arief Yahya. (liputan6.com)

Mengejar karier sambil menjalankan bisnis sampingan memang terdengar keren dan seru. Serunya bukan sekadar penghasilan yang bertambah, tapi juga pusing mengatur waktunya.

Melakoni dua hal sekaligus menjadi tantangan tersendiri. Keduanya punya tuntutan yang sama. Harus tetap profesional saat di kantor sekaligus fokus berbisnis.

Berbisnis sambil terus berkarier bukan suatu bentuk kemustahilan. Asalkan memiliki manajemen waktu yang baik. 

Bagi yang ingin masuk aliran berbisnis dan berkarier di saat bersamaan, mari bedah hal-hal yang mesti disiapkan seperti dikutip dari DuitPintar.com berikut ini.

Optimalkan waktu di kala akhir pekan

Bila selama hari kerja Anda tidak bisa total mengurus bisnis, waktu yang paling cocok adalah saat akhir pekan. Anggap saja melakoni bisnis sampingan saat akhir pekan itu bagian dari refreshing.

Tunda dulu pikiran bahwa akhir pekan itu waktu melepas penat. Konsekuensi dual status menuntut semua celah waktu dimaksimalkan seoptimal mungkin.

Tenang, bekerja saat akhir pekan tidak selamanya penderitaan. Semua pengorbanan bekerja di akhir pekan akan terobati ketika bisnis sampingan semakin tumbuh dan maju.

Pekerjakan orang yang bisa dipercaya

Mendelegasikan bisnis sampingan ke orang yang terpercaya juga menjadi opsi paling masuk akal. Tujuannya bukan karena ingin lepas tangan, tapi semata-mata demi menjaga stabilitas pekerjaan di kantor.

Tinggal dipikirkan masak-masak pekerjaan apa saja yang hendak didelegasikan. Selain itu pertimbangkan juga upah yang layak sehingga yang bersangkutan juga semangat mengurusnya.

Disiplin dan sadar diri kapan bekerja dan kapan berbisnis

Bukan bermaksud meremehkan kemampuan multitasking, tapi ada baiknya hindari menyelesaikan pekerjaan kantor bersamaan dengan bisnis.

Dalam satu waktu pikirkan tugas-tugas kantor, tapi di depan mata cari cara mencuri-curi waktu urus bisnis sampingan. Ujungnya, tidak ada satu pun yang tuntas. Akibatnya justru tugas kantor menumpuk dan bisnis terbengkalai.

Lebih baik disiplin membuat jadwal. Ketika di kantor, full time pikirkan pekerjaan. Kemudian setelah office hour, baru konsentrasi untuk bisnis sampingan.

Jauhi bisnis yang menuntut modal besar

Sebaiknya carilah bisnis yang bisa berjalan tanpa modal besar. Bukan sekadar menekan risiko kerugian, tapi lebih pada kemampuan diri sendiri untuk mengurusnya.

Ketika modal kecil, maka skala bisnis pun ikutan kecil. Lantaran masih berstatus karyawan, bisnis skala kecil ini kemungkinan masih bisa diatasi seorang diri.

Di samping itu, ketika modal yang dikeluarkan kecil maka tak perlu terlalu ngoyo. Beda kasus jika bisnis ternyata terlihat ada progres dan menuntut waktu lebih banyak. Saat itulah baru dipertimbangkan untuk fokus di bisnis.

Cari kerjaan paruh waktu atau freelance

9 to 5, artinya jam kerja kantoran rata-rata 8 jam sehari. Alhasil, pikiran dan tenaga bakal terkuras habis.

Tentu bakal merasa bersalah karena bisnis sampingan digarap hanya dengan ‘sisa-sisa’ tenaga dan pikiran.

Bila ini menjadi masalah, Anda dianjurkan untuk menghindari pekerjaan full time. Lebih bijak mencari pekerjaan part time atau freelancer.

Jenis pekerjaan ini bisa fleksibel menyelesaikannya. Dan yang tak kalah penting, pekerjaan itu masih sesuai dengan minat dan keahlian yang dimiliki.

Pertimbangkan strategi mana yang didahulukan

Yang membuat orang enggan meninggalkan status karyawan lebih karena faktor keamanan. Sebab kita masih punya pendapatan tetap dan pasti, ditambah dengan fasilitas dari kantor. Ini berbeda dengan bisnis sampingan yang sifatnya masih spekulatif.

Hanya saja, jangan dipaksakan melakoni semuanya. Hindari niat serakah dan ingin dapat duit banyak dari dua pekerjaan yang sebenarnya sulit disatukan.

Lebih baik pertimbangkan masak-masak. Ukur kemampuan dan kapasitas diri. Atau bisa juga bermain skala prioritas. Misalnya fokus di karir dulu hingga berhasil, baru memulai bisnis. Bisa juga sebaliknya.

Kesimpulannya, bekerja sambil berbisnis memang menyenangkan. Tapi faktanya tak semenyenangkan yang dikira. Keduanya sama-sama menuntut perhatian. (liputan6.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net