Lifestyle



Diet ketogenik atau diet keto belakangan ini sangat populer. Pola makan yang memperbanyak konsumsi lemak dan mengurangi karbohidrat ini dianggap efektif untuk menurunkan berat badan. Lagi pula, siapa yang tidak suka disuruh makan steak dan berbagai jenis olahan daging?

Namun untuk memahami bagaimana diet ketogenik bekerja, Anda harus memahami ketosis, proses dimana tubuh kekurangan glukosa untuk bahan bakar --karena tidak makan karbohidrat-- dan harus mencari bahan bakar lain yaitu lemak.

Biasanya, Anda memperoleh bahan bakar yang bisa langsung digunakan tubuh dalam bentuk glukosa yang berasal dari karbohidrat. Karbohidrat sendiri dapat ditemukan pada nasi dan roti, juga pada tepung, biji-bijian, sayuran, kacang polong, produk susu, dan buah-buahan.

"Bila karbohidrat tersedia, tubuh secara alami akan menggunakannya untuk pembakaran energi dan bukan menggunakan lemak tubuh yang tersimpan. Namun, saat kita menghilangkan karbohidrat dari makanan kita, tubuh kita mulai memecah lemak dan mengubahnya dalam bentuk keton untuk bahan bakar yang lebih efisien tapi umumnya kurang dimanfaatkan," jelas Pamela Nisevich Bede MS, RD, CSSD, LD.

Pamela menambahkan, keton adalah zat yang diproduksi oleh hati saat tubuh memecah lemak untuk energi, yang kemudian dilepaskan ke dalam darah. Sel tubuh Anda menggunakan keton untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Bila keton dalam darah meningkat, dan tubuh mengubah sumber bahan bakar dari keton, maka akan terjadi perubahan yang luar biasa. Apa saja perubahan itu? Berikut 6 hal yang akan dialami tubuh ketika menjalani diet keto.

1. Tingkat Insulin Turun

Biasanya, setelah Anda makan nasi atau makanan yang mengandung glukosa, kadar insulin akan naik. Tapi ketika Anda berada dalam ketosis, kadar insulin akan turun, kata Steve Hertzler, PhD, RD peneliti ilmiah utama di EAS Sports Nutrition.

"Dengan tingkat insulin yang lebih rendah, diyakini asam lemak lebih mudah dilepaskan dari jaringan tubuh, agar bisa digunakan untuk bahan bakar," jelasnya.

Karena tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi utama dan bukan karbohidrat, tubuh akan membakar lebih banyak lemak, yang berarti Anda benar-benar bisa kehilangan beberapa kilogram dengan cepat.

2. Rasa Lapar Berkurang

Karena Anda meningkatkan konsumsi protein, maka perut akan terasa kenyang lebih lama. Tapi di luar itu, diet ketogenik juga bisa berperan dalam menekan nafsu makan, kata Hertzler.

"Satu teori adalah bahwa tubuh Anda merespons diet ketogen seperti layaknya keadaan puasa. Tubuh beradaptasi dengan pembakaran lemak sebagai bahan bakar, melepaskan keton ke dalam darah," jelasnya. "Hal ini akan membuat sinyal lapar di otak berkurang."

3. Anda Mulai Merasa Sakit

Keto dapat memiliki beberapa efek samping yang tidak menguntungkan, salah satunya dikenal sebagai "Keto Flu" atau gejala yang dialami sebagai satu transisi dari konsumsi karbohidrat menjadi lemak. Kemungkinan efek sampingnya meliputi sakit kepala, mual, keram otot dan kelelahan.

4. Napas Jadi Berbau

Anda mungkin perlu membawa beberapa permen mint untuk mengharumkan mulut. "Beberapa orang mungkin memiliki perubahan bau nafas pada saat diet ketogenik," kata Hertzler. Mengapa perlu mengkonsumsi permen? "Salah satu keton yang diproduksi di hati adalah aseton dan itu memiliki bau khas," kata Hertzler.

5. Sulit Buang Air Besar

Karena tidak mendapatkan cukup serat dan nutrisi lainnya, Anda mungkin akan mengalami beberapa ketidaknyamanan pencernaan selama diet keto. "Pelaku keto diet sering mengalami sembelit sebagai gejala umum, karena asupan serat yang lebih rendah," kata Hertzler. Coba tambahkan suplemen serat rendah karbohidrat untuk memudahkan gejalanya.

6. Tubuh Mungkin Akan Melambat

Jika Anda seorang atlet, performa mungkin sedikit lamban pada tahap transisi awal. Sementara menyesuaikan diri dengan makanan jenis baru itu, tubuh mungkin akan merasa sedikit lelah.

Sebenarnya, saat tubuh sudah membiasakan diri dengan ketosis, kinerja Anda mungkin akan meningkat. "Banyak atlet menemukan bahwa mereka bisa latihan intens lebih baik setelah menyesuaikan diri dengan diet keto," katanya.

Meski begitu, hal yang harus digarisbawahi adalah bahwa efek diet ini tidak sama bagi setiap orang. Bila Anda dan tubuh Anda merasa cocok, maka cara ini bisa diteruskan. Namun bila tidak, Anda bisa mencoba jenis diet yang lain. (kompas.com)

Apakah Anda termasuk orang dengan tipikal sulit bangun pagi? Sekalipun sudah berusaha semaksimal mungkin untuk melepaskan diri dari bantal dan selimut, namun tubuh rasanya masih ingin menempel di tempat tidur.

Tenang saja, Anda tidak sendiri. Bangun pagi hari memang terasa sangat sulit bagi orang-orang seperti itu. Perlu perjuangan dan niat yang besar untuk beranjak dari dunia mimpi. Namun ada hal yang bisa dilakukan agar kita bisa bangun tidur dalam kondisi segar tanpa rasa malas.

Menurut peneliti kebiasaan tidur. Dr Nerina ada lima hal yang bisa dikerjakan. "Selama 20 tahun pengalaman saya menangani orang-orang yang sulit tidur, saya menemukan beberapa hal kecil yang dapat membuat perbedaan besar terkait bagaimana Anda tidur. Saya menyebutnya sebagai lima hal yang tidak bisa dinegosiasi."

1. Sarapan pagi

Anda mungkin sudah terbiasa sarapan, namun salah satu hal yang penting soal ini adalah waktunya. "Sarapan sebaiknya dilakukan dalam kurun waktu 30 menit setelah bangun," kata Dr Nerina. "Bukan saat berangkat kerja atau terjebak dalam kemacetan. Sarapan 30 menit setelah bangun itu menstabilkan kadar gula darah."

Selain itu, sarapan di pagi hari juga memberi sinyal pada tubuh bahwa seseorang tidak dalam kondisi kelaparan, sehingga pada malam berikutnya Anda akan memproduksi melatonin, hormon tidur.

Nerina menambahkan kalau melatonin hanya diproduksi saat kita merasa aman, sehingga ketika seseorang segera sarapan setelah bangun, maka ia akan mengirimkan pesan ke tubuh bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

2. Tunda kopi

Jangan panik, Anda masih boleh kok minum kopi. Hanya saja pastikan untuk tidak mengonsumsi kafein sebelum makan."Idealnya tidak boleh ada kafein sebelum makan. Banyak orang yang tidak sarapan dan hanya minum secangkir teh atau kopi pada pagi hari. Jadi mereka secara artifisial menaruh stimulan ke tubuh yang akan menghentikan produksi melatonin."

Selain itu, jangan menggunakan kafein sebagai pengganti makanan setelah pukul tiga sore. Efeknya akan membuat Anda susah tidur nyanyak

3. Minum air putih

Air diperlukan oleh tubuh. Minum air putih yang banyak memiliki manfaat baik, terutama untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

"Tubuh manusia terdiri dari 70 hingga 80 persen air. Jadi agar biokimia tidur kita berfungsi optimal dan agar otak kita memproses hormon yang mengatur kita tidur, tubuh perlu terhidrasi,"ujar Dr Nerina. "Oleh karena itu, minumlah dua liter air dalam sehari."

4. Tidur lebih cepat

Beberapa orang karena kesibukannya tidak bisa segera tidur. Namun bila kita berusaha tidur lebih cepat tiga atau empat kali dalam sepekan, kita akan mendapatkan manfaat signifikan.

"Fase tidur 90 menit sebelum tengah malam merupakan tahap yang sangat penting. Dalam fase tersebut tubuh memperbaiki diri di setiap level, fisik, mental, emosional dan juga spiritual."

Oleh karena itu, ketika sedang berada di fase ini, terutama ketika sedang mengalami kondisi tubuh menurun atau dalam masa penyembuhan, cobalah untuk tidur lebih awal. Berbaringlah pukul 10 malam untuk mendapatkan tidur yang berkualitas.

5. Singkirkan ponsel

Seberapa penting bermain ponsel sebelum tidur? Biasanya tidak terlalu penting karena kita hanya memeriksa media sosial. Oleh karena itu, untuk mendapatkan malam yang berkualitas, kata Nerina, kita perlu berhenti melihat ke layar, termasuk TV, laptop, dan tablet.

Matikan gadget satu jam sebelum tidur untuk membantu otak kita memasuki suasana istirahat.

Nerina menambahkan agar kita tidak menonton televisi di tempat tidur. "Kamar tidur Anda seharusnya bebas dari teknologi. Dan adalah sesuatu yang normal jika kita terbangun tanpa memeriksa ponsel."

Penelitian membuktikan bahwa terbebas dari teknologi seperti ponsel dapat membuat tidur lebih nyenyak pada malam hari. (kompas.com)

Mungkin Anda merasa jam kerja yang panjang dan setiap hari duduk di belakang meja berarti tak ada pilihan untuk membuat hidup lebih sehat. Padahal, walau Anda "terjebak" di belakang meja setiap hari, selalu ada cara yang bisa kita lakukan untuk menjaga kebugaran.

Berikut adalah beberapa kiat untuk menjaga kesehatan, bahkan jika Anda termasuk orang yang gila kerja.

- Gunakan sepatu nyaman
Apakah Anda menghindari naik dua lantai dengan tangga atau pun jalan kaki menuju kantin di gedung sebelah hanya karena sepatu yang dipakai membuat sakit?

Jika iya, ganti sepatu Anda dengan yang lebih nyaman. Lagi pula, saat ini sneaker menjadi andalan baru untuk tampil lebih trendi ke kantor. Dengan demikian Anda pun terbebas dari rasa pegal dan nyeri kaki, serta bisa lebih semangat untuk bergerak aktif.

- Bawa bekal makanan
Membawa makan siang atau menu sarapan sendiri berarti Anda tidak harus terus-menerus mengandalkan menu di warung sekitar kantor yang kurang terjamin kebersihannya. Anda juga bisa berkreasi dengan menu-menu sehat dan biasanya lebih mudah cara pengolahannya. Ketimbang meminta "OB" membelikan gorengan untuk camilan sore, mengapa Anda tak mengisi wadah makanan dari rumah dengan buah-buahan atau kacang-kacangan. (kompas.com)

Selain karena migrain, ada beberapa alasan mengapa sakit kepala dapat terjadi pada pagi hari. Memahami apa yang menjadi pemicu sakit kepala, akan membantu Anda dalam memilih perawatan yang tepat, termasuk terbangun dengan rasa yang lebih sehat.

Menurut Juline Bryson, MD, asisten profesor neurologi di Wake Forest Baptist Medical Center, ada beberapa faktor umum yang dapat menyebabkan sakit kepala di pagi hari, dan bagaimana menemukan solusi. Berikut beberapa di antaranya:

Jadwal tidur tidak tetap

Perubahan dalam siklus tidur, apakah Anda terlalu banyak tidur atau terlalu sedikit, dapat meningkatkan risiko sakit kepala, kata Dr. Bryson. Jika Anda tidur atau bangun lebih awal dari biasanya, hal itu bisa mengganggu hipotalamus, yaitu struktur di otak yang bertanggung jawab untuk tidur dan bangun, yang dapat mempengaruhi besar kecilnya risiko migrain.

Jadi, bila Anda kerap pusing di pagi hari, coba jadwalkan jam tidur yang tetap setiap harinya, atau usahakan jumlah jam tidur mencapai tujuh atau delapan jam semalam, selama beberapa malam ke depan. Anda juga dapat mengonsumsi suplemen melatonin sebelum tidur, yang telah terbukti mencegah sakit kepala karena migrain.

Konsumsi makanan pemicu

Penting untuk menghindari makanan atau minuman pemicu migrain secara umum. Bila Anda meminum segelas anggur merah atau makanan olahan dengan jumlah banyak pada malam sebelumnya, ada kemungkinan Anda bisa terkena migrain di pagi hari, Dr. Bryson mengatakan. "Pada malam hari, tubuh berisiko lebih tinggi alami peradangan. Beberapa makanan, khususnya yang tidak sehat, dapat menjadi pemicunya," katanya.

Kurang cairan

Sakit kepala adalah gejala umum dehidrasi, Dr. Bryson mengatakan. Pastikan Anda minum cukup air, karena untuk beberapa orang, dehidrasi juga bisa memicu migrain. Dan jika Anda minum alkohol pada malam sebelumnya, maka risiko dehidrasi dan pusing semakin meningkat, jadi minumlah air putih lebih banyak.

Terlewat minum kopi

Ketika tubuh Anda terbiasa mengkonsumsi kafein pada waktu tertentu, seperti di pagi hari, dan tiba-tiba tubuh melewatkan kafein, Anda bisa mengalami sakit kepala, kata Dr. Bryson. "Begitulah cara tubuh Anda mengatakan, di mana kafein saya?"

Bagi beberapa orang, hanya menunda asupan kafein bisa memicu migrain. Jika Anda mencoba berhenti minum kafein sama sekali, cobalah untuk melepaskan diri secara perlahan, seperti mengurangi porsi, untuk mencegah gejala “candu” berupa sakit kepala.

Mendengkur

Jika Anda adalah seseorang yang tidak terkena migrain, tetapi Anda memiliki sakit kepala tipe tegang di pagi hari, itu bisa menjadi tanda apnea tidur, Dr. Bryson mengatakan. Atau jika Anda mendengkur secara teratur, itu bisa menyebabkan sakit kepala. Jadi, berinvestasi dengan memiliki bantal yang baik, dapat menjadi cara mengurangi risiko mendengkur.

Apnea yang parah, seperti henti napas yang berlangsung rutin saat tidur, baiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, sehingga tak mengganggu kesehatan Anda lebih lama. (kompas.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM