Lifestyle



Terlalu khawatir pada apa yang dipikirkan orang lain dapat menyebabkan masalah serius pada kepercayaan diri seseorang. Apa saat ini Anda sedang mengalaminya?

Dilansir dari mydomaine.com, Selasa (15/11/2016), walaupun manusia adalah makhluk sosial yang terkadang membutuhkan persetujuan orang lain, ada garis tipis antara meminta pendapat dengan ketergantungan terhadap orang lain.

Jika sekarang Anda sedang berusaha mengubah kebiasaan ini, berikut adalah beberapa solusi paling efektif untuk berhenti peduli terhadap apa yang dipikirkan orang lain dan menjadi lebih percaya diri.

1. Jangan berharap berlebihan tentang kepedulian orang lain
Beberapa orang percaya bahwa manusia memiliki sifat sombong dan egois yang alami. Walaupun terdengar kasar, namun tidak ada salahnya Anda memikirkan hal ini.
Jika dihitung, seberapa sering Anda memikirkan orang lain dalam sehari? Ini merupakan kesempatan baik untuk mulai memperhatikan diri sendiri.
Sebuah studi di tahun 2000 yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology menemukan bahwa seseorang yang bereaksi berlebihan ketika dipaksa untuk mengenakan pakaian yang memalukan ke pesta, karena membayangkan apa yang akan dipikirkan oleh orang lain.

2. Ubah pikiran tentang diri sendiri
Sifat dasar manusia lainnya adalah mencela diri sendiri, sehingga trik kedua yang bisa Anda lakukan adalah mengubah pikiran tersebut. Tidak ada yang dapat mengubah diri Anda kecuali diri Anda sendiri.
Ketika Anda berhasil mengubah pemikiran ini, percayalah Anda akan merasa jauh lebih positif dan percaya diri.

3. Fokus pada apa yang bisa Anda tangani
Anda hanya dapat menangani apa yang Anda katakan, rasakan, dan lakukan, sehingga berfokuslah pada hal-hal ini.
Cobalah untuk mengatur pikiran dan perbuatan diri sendiri, daripada sibuk memikirkan apa yang dipikirkan orang lain tentang Anda. Ketika Anda berhasil melakukan hal ini, maka Anda akan lebih mudah untuk melangkah.

Ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa satu gambar dapat menyiratkan lebih dari ribuan kata. Namun, ini bukan berarti bahwa Anda harus berbagi semua gambar yang Anda miliki di media sosial, bukan?

Selain mengganggu, dilansir dari purewow.com, Selasa (15/11/2016), berikut ini adalah beberapa hal yang seharusnya membuat Anda berhenti menggunggah gambar ke media sosial, terutama jika berhubungan dengan makanan.

1. Acara di sebuah restoran mahal dan hampir tidak mungkin bagi orang lain
Apakah Anda mendapatkan kesempatan untuk makan malam di sebuah restoran yang paling mewah di dunia? Walaupun di sana terbilang full booking hingga tahun 2019?
Ya, tentu saja ini mengundang banyak kecemburuan, sehingga Anda perlu menghindarinya. Bagikan apa yang perlu dibagikan ke media sosial, sisanya simpan untuk diri Anda sendiri.

2. Ramen
Ramen memang merupakan salah satu makanan yang paling digemari, tapi sudah terlalu membosankan. Beberapa waktu belakangan, sudah terlalu banyak orang menggunggah foto ramen ke media sosial, jadi Anda tidak perlu ikut melakukannya.

3. Menu
Tidak ada orang yang akan terlalu peduli terhadap harga-harga makanan yang Anda pesan.

4. Apa pun yang terlalu gelap dan tidak bisa dilihat
Jika Anda memang harus mengunggah sesuatu ke media sosial, pastikan semua aspek penting dalam fotografi tetap harus diperhatikan, seperti penerangan yang baik. Sebaik apa pun foto Anda, tidak akan ada yang tertarik melihatnya jika terlalu gelap.

5. Kuku yang buruk dan kotor
Sama halnya ketika Anda ingin menunjukkan suatu makanan dengan tangan Anda ikut tampil, pastikan tangan dan kuku Anda seindah makanan yang Anda tunjukkan.

6. Salad
Anda mungkin sedang memulai gaya hidup baru dengan makan salad setiap hari. Namun tidak akan ada peduli dengan hal tersebut, ketika Anda hanya mengunggah foto salad setiap hari ke media sosial.

Apa Anda suka berolahraga di pagi hari, mungkin sebelum melakukan aktivitas lainnya? Namun, sadarkah Anda bahwa waktu untuk melakukan olahraga sebenarnya bukan di pagi hari?

Dilansir dari mydomaine.com, Senin (14/11/2016), jika aktivitas olahraga yang Anda lakukan adalah latihan beroktan tinggi, beberapa penelitian menemukan bahwa melakukannya di pagi hari adalah sebuah kesalahan. Jadi kapan seharusnya waktu terbaik untuk melakukan olahraga?

Jawabannya adalah malam hari. Apa alasannya?

1. Semua otot Anda masih kaku
Kebiasaan Anda untuk selalu bangun pagi tidak berlaku untuk tubuh. Ketika Anda keluar dari tempat tidur, semua otot masih kaku dan butuh waktu untuk melakukan peregangan.
Selain itu, di malam hari, suhu inti tubuh Anda telah meningkat, sehingga siap untuk melakukan aktivitas fisik.

2. Olahraga membantu Anda tidur lebih baik
Sebuah studi yang dilakukan oleh University of California menemukan bahwa orang-orang yang melakukan olahraga di malam hari lebih bisa tidur nyenyak hanya dalam waktu 30 menit, setelah mereka selesai melakukan aktivitas fisik. Mengapa? Para peneliti mengatakan bahwa hal tersebut dikarenakan berkurangnya tekanan darah dan ketegangan otot.

3. Fungsi paru-paru lebih baik di malam hari
Berolahraga di malam hari dapat membuat Anda lebih mudah meningkatkan intensitas latihan fisik yang biasa dilakukan. Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Clinical and Experimental Medicine menemukan bahwa fungsi paru-paru meningkat sebanyak 6% lebih baik di malam hari, dibandingkan di pagi hari. (liputan6.com)

Apakah Anda sering tiba-tiba terbangun di waktu subuh, terutama pada pukul 3 pagi? Pukul 3 pagi seharusnya menjadi saat-saat semua orang, termasuk Anda masih lelap dalam tidurnya.

Lantas, bagaimana caranya tidur nyenyak, tanpa terbangun di tengah malam? Dilansir dari mydomaine.com, Jumat (11/11/2016), Wendy Troxel, Ph.D., ahli tidur merekomendasikan Anda untuk bangun dari tempat tidur dan melakukan kegiatan santai, yang dapat membuat Anda tertidur kembali, seperti membaca buku.

"Otak kita dapat belajar melalui asosiasi atau kebiasaan, dan untuk dapat tidur dengan nyenyak, otak harus dibiasakan memahami hubungan antara kegiatan tidur dengan tempat tidur. Kuncinya adalah menyingkirkan fakta bahwa Anda tidak dapat tidur kembali. Buang jauh-jauh kekhawatiran dari tempat tidur. Sekali otak memiliki kegiatan lain untuk fokus, maka besar kemungkinan Anda akan merasa ngantuk kembali," papar Wendy.

Hal lain yang dapat Anda lakukan untuk mencegah masalah tidur, Wendy menganjurkan Anda untuk melakukan olahraga di malam hari, untuk menghilangkan stres dan membiasakan jam bangun tidur.

"Jam bangun adalah satu-satunya faktor paling penting yang dapat membiasakan otak mengerti jam biologis tubuh Anda, sehingga otak paham kapan harus terjaga dan bangun di pagi hari dan kapan harus tidur di malam hari," jelas Wendy. (liputan6.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM