Music



Shawn Mendes bertekad jika janjinya untuk berkolaborasi bersama boyband K-Pop populer, Bangtan Boys a.k.a. BTS, akan menjadi sebuah kenyataan. Yang mungkin menjadi kendala hanyalah jadwal BTS yang saat ini sedang sangat sibuk untuk menyempatkan diri pergi ke studio rekaman.

Sang hitmaker ‘In My Blood’ bertemu dengan BTS tahun lalu di acara American Music Awards, di mana kemudian mereka mendiskusikan ide untuk berkolaborasi. Kedua bintang idola ini bahkan kerap mengapungkan janji jika kolaborasi akan terjadi, meski sampai sekarang belum terlaksana juga.

Shawn kini mengungkap jika menemukan waktu yang tepat dan pas adalah alasan mengapa kolaborasi ini masih menjadi wacana saja. Ia juga menolak untuk menyerah, karena ia mengaku sebagai penggemar BTS. “Aku tidak bisa beri tanggal pasti karena kami belum bertemu lagi dan menulis lagu,” kata Shawn dalam sebuah wawancara bersama The Roz & Mocha Show, di kota asalnya, Toronto, Kanada. “Tapi pasti akan terjadi. Karena aku cinta mereka… dan juga fans mereka. Jadi, aku janji.”

Jika terjadi di tahun 2018 juga, maka tentu akan menjadi semacam highlight bagi kedua bintang ini, mengingat album baru mereka masing-masing sukses menjuarai Billboard 200. Ditunggu kalau begitu. (Creative Disc)

‘Girls’ mungkin tidak mencapai misi ambisius Rita Ora untuk menjadikannya anthem ala ‘Lady Marmalade’ untuk masa kini, mengingat kritikan tajam yang dilayangkan sanggup memendam performa lagu. Meski begitu, tak menghalangi Rita untuk merilis video musik untuk lagu kolaborasinya bersama Charli XCX, Bebe Rexha dan Cardi B ini.

Tentu saja video masih bermain-main dengan konsep biseksualitas sebagaimana lagunya. Rita Ora tampil tak tanggung-tanggung dalam klip, memperlihatkan penampilan ala dewi di dalamnya, sementara seting seperti taman surgawi mendukung tampilan Rita tadi.

Mungkin masalah menemukan waktu yang pas bagi para penyanyi ini untuk merekam klip secara bersamaan, sehingga pada akhirnya setiap segmen adegan para penyanyi, seperti Charli yang berada di sebuah hutan gelap, Bebe dengan cermin reflektif dan Cardi dengan usungan konsep virtual reality, terasa tidak menyambung dengan baik.

Mau tidak mau, kesan glamor video justru mempertegas kecaman jika biseksualitas hanyalah bersifat eksploitatif dalam ‘Girls’ ketimbang memberi platform untuk komunitas LGBTQ+. Meski begitu, video tetap menghibur untuk disimak dan tidak terlalu ofensif juga. Setidaknya jika ingin melihat Rita dan Cardi berciuman, maka video ‘Girls’ adalah jawabannya. (Creative Disc)

 

Kolaborasi ramai-ramai Rita Ora bersama Charli XCX, Bebe Rexha dan Cardi B dalam single anthemik ‘Girls’ mungkin diniatkan sebagai ‘Lady Marmalade’ di era ini. Sayangnya kritikan yang dilayangkan kepada lagu membuat ‘Girls’ sulit mencapai ambisi tersebut.

Namun, mungkin pada akhirnya generasi kekinian bisa mendapatkan ‘Lady Marmalade’ versi mereka dengan proyek kroyokan lain. Masih melibatkan Charli XCX, tapi dalam ‘Bitches’, sang penembang lagu, Tove Lo, juga melibatkan Icona Pop, Elliphant dan ALMA di dalamnya.

 

Dalam bop ini sang bintang asal Swedia memberi instruksi bagaimana caranya memuaskan seorang perempuan. Setidaknya jika menilik lirik seperti, “Let me be your guide when you eat my pussy out,” yang bisa didengar di teaser yang diposting di Twitter oleh Tove.

Proyek kolaboratif meriah ini rencananya akan dirilis tanggal 7 Juni. Jika memang terbukti anthemik (dan tidak eksploitatif, tentu saja), maka ‘Bitches’ akan sukes di mana ‘Girls’ gagal. Tidak hanya Tove Lo adalah jaminan mutu untuk dance-pop, line-up penembang lagu pun sangat impresif. Kita tunggu saja. (Creative Disc)

Taylor Swift memecahkan rekor setelah meluncurkan tur “Reputation” di bulan lalu. Tur sukses mengumpulkan sebesar $54 juta dari pertunjukkan hanya 5 kota saja. Sejauh ini Taylor mampu menjual hampir 398.000 tiket dan tur yang rencananya berlangsung selama 6 bulan ini memiliki kesempatan untuk mendapatkan total $400 juta.

Taylor memulai tur di kota Phoenix, Arizona, 8 Mei, dan langsung melampaui pendapatan musisi pemegang rekor sebelumnya, Metallica (2017). Seentara itu, dari segi penonton, Taylor mengalahkan pemegeang rekor sebelumnya, One Direction (2014), dengan 59.157 fans memenuhi arena.

Selanjutnya Taylor menumbangkan total pendapatan dan jumlah pengunjungnya sendiri saat menyambangi Levi’s Stadium, San Fransisco. Selanjutnya ia mengungguli rekor konser 2017 U2 untuk engagement konser oleh headliner tunggal di Rose Bowl, Pasadena, dengan lebih dari 118.000 fans datang memenuhi konser yang berlangsung selama dua malam di kota tersebut.


Sementara itu, Taylor juga tampak memberi pidato menyentuh di konser hari keduanya di Soldier Field, Chicago. Pesan emosional yang disampaikan Taylor sebelum lagu ‘Delictae’ ini didedikasikan untuk komunitas LGBTQ+ sekaligus untuk merayakan Pride Month. (creativedisc)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM