Music



The GRAMMY Museum® (www.grammymuseum.org) baru saja mengumumkan jika 5 siswa tambahan akan mendapatkan dukungan finansial untuk GRAMMY Camp berkat dukungan dari pemenang 5 Grammy, Bruno Mars.

Beasiswa yang diluncurkan akan meliputi untuk biaya masuk, penginapan dan transportasi dan akan diberikan kepada siswa SMA yang memenuhi syarat setiap tahunnya untuk lima tahun ke depan.

Grammy Camp yang memasuki tahun ke-14nya adalah sebuah camp industri musik untuk siswa Amerika Serikat. Beasiswa untuk program ini pertama kali diadakan di tahun 2014 melalui hibah yang diberikan Bruno kepada Hawai’i Community Foundation sebagai penghormatan kepada ibundanya. Saat ini siswa dari kawasan Hawai’i yang mengikuti GRAMMY Camp. Dan sekarang program dikembangkan untuk setiap kandidat yang datang dari berbagai wilayah di Amerika Serikat.

Para siswa SMA Amerika Serikat yang berminat mengikuti program harus melengkapi pendaftaran secara online, audisi video dan asistensi finasial dari www.grammyintheschools.com. Tenggat pendaftaran adalah pada tanggal 31 Maret 2018. Penerima beasiswa akan mendapat notifikasi di bulan Mei 2018.

Neil Portnow, Presiden/CEO dari Recording AcademyTM dan Board Chair GRAMMY Museum, menyebutkan jika GRAMMY Camp merupakan salah satu langkah pasti yang bisa ditempuh siswa SMA untuk mendapatkan pengetahuan dan mendapatkan pengalaman tentang rentang karir yang tersedia di industri musik. Ia juga memuji Bruno yang memahami pentingnya interaksi ini dilakukan orang kalangan anak muda yang tertarik untuk menerjuni dunia musik. “Kemurah-hatiannya serta dukungan Bruno untuk program ini sangat diapresiasi oleh Recording Academy dan GRAMMY Museum,” kata Neil.

Beberapa jenjang karir yang bisa dicermati saat mengikuti GRAMMY Camp ini adalah Audio Engineering, Electronic Music Production, Music Business, Music Journalism, Instrumental Performance, Vocal Performance, Video Production, dan Songwriting. GRAMMY Camp 2018 akan berlangsung di Nashville yang dipandu oleh Belmont University dan Los Angeles yang dipandu oleh University of Southern California Thornton School of Music. (creativedisc.com)

Mantan bintang One Direction, Liam Payne, akhirnya mengumumkan apa yang akan menjadi single kedua untuk album solo debutnya dan kapan akan dirilis. Hal ini diungkap sang ayah satu anak tersebut di akun media sosialnya pada Sabtu, 23 September:

Berjudul ‘Bedroom Floor’, lagu adalah susulan single sebelumnya, ‘Strip That Down’ yang menampilkan Quavo dari Migos. Liam juga baru saja membantu Zedd di single ‘Get Low’.

Liam merupakan member One Direction lain yang melebarkan sayap dengan karir solo, menyusul jejak Niall Horan dan Harry Styles. Hanya saja, tidak seperti Niall dan Harry, belum diketahui apa judul album solo Liam atau kapan tepatnya dirilis.

‘Bedroom Floor’ akan dirilis pada tanggal 20 Oktober, tanggal yang sama saat Niall merilis album solo debutnya, “Flicker”. (creativedisc.com)

Sejumlah bintang kenamaan meminjamkan star-power mereka di acara “A Concert for Charlottesville: An Evening of Music and Unity“, yang berlangsung di Virginia di akhir pekan lalu. Para bintang ini bersatu dalam sebuah konser amal yang dipandu oleh Dave Matthews Band guna mengumpulkan dana bagi amal dan mempromosikan kesatuan selepas insiden tragis yang terjadi selepas demonstrasi White Nationalist di musim panas yang lalu.

Pharrell Williams adalah salah satu headliner acara. Didukung The Roots, sang penyanyi tampil kharismatis saat membawakan beberapa lagu hitsnya, seperti ‘Feels’, ‘Get Lucky’, ‘Freedom’, ‘Happy’ dan ‘Blurred Lines’. Penonton yang memadati Scott Stadium di lingkungan kampus University of Virginia pun bernyanyi bersama dengan dirinya di sepanjang pertunjukkan yang berlangsung sangat hidup tersebut.

Meskipun tampil meriah, tetap ada momen menyentuh saat Pharrell menunjukkan sikapnya dalam menentang rasisme, sembari berlutut di tengah-tengah pertunjukkan. Aksi Pharrell ini mengingatkan aksi serupa yang dilakukan banyak atlet dari olah raga football, baseball dan tenis yang berlutut saat lagu kebangsaan Amerika berkumandang guna memprotes brutalitas polisi dan keadilan untuk masyarakat dari kalangan berwarna. 

Sementara itu Chris Martin memberi kejutan saat tiba-tiba tampil di atas panggung dan membawakan beberapa lagu Coldplay. Ariana Grande juga berkesempatan tampil di atas panggung. Dengan mengenakan celana cargo, bra sport abu-abu dan hoodie biru. ia tampil epik dengan membawakan beberapa hitsnya seperti ‘Side to Side’, ‘Be Alright’, ‘One Last Time’ dan ‘Dangerous Woman’.

Seusai penampilannya, Ariana memperkenalkan penampil berikutnya, yaitu Justin Timberlake. Ia membuka aksi panggungnya dengan membawakan hit klasik Sam Cooke, ‘A Change Is Gonne Come’. Sebagaimana biasa, Justin terlihat tampan dengan balutan busana formalnya. Ia lantas membawakan beberapa hit singlenya seperti ‘My Love’, ‘Suit & Tie’, ‘Holy Grail’, ‘Cry Me a River’, ‘Rock Your Body’ dan ‘Can’t Stop the Feeling’. (creativedisc.com)

Ed Sheeran kembali ke zona nyamannya, lagu balada manis, melalui ‘Perfect’ yang dipilihnya sebagai single ketiga wilayah Amerika untuk album suksesnya, “Divide”.

‘Perfect’ menyusul langkah ‘Thinking Out Loud’ yang mengusung romansa dengan kuat dan sebuah lagu cinta yang ditulis Ed untuk kekasihnya, Cherry Seaborn. Degan produksi atmosferik kreasi Will Hicks dan Benny Blanco, lagu sepertinya memang disiapkan sebagai soundtrack untuk setiap pasangan kekasih yang tengah dimabuk cinta.

Kisah romansa romantis ini dihadirkan pula dalam video lirik yang juga dihadirkan menyusul perilisan ‘Perfect’ sebagai single. Videonya sendiri merupakan kumpulan sketsa yang menampilkan banyak gambar-gambar bernuansa cinta. Video ditutup dengan sepasang kekasih yang berpelukan di malam penuh bintang yang terasa syahdu.

‘Perfect’ memang memiliki potensi untuk memperpanjang kesuksesan Ed di era album “Divide” sampai penghujung tahun ini. Ed direncanakan untuk membawakan lagunya pertama kali secara live pada hari ini, Senin, tanggal 25 September, dalam acara “Good Morning America”, yang mengindikasikan jika Ed kembali mengalihkan atensinya kepada pemirsa Amerika. (creativedisc.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM