Music



Album Lemonade milik Beyonce memborong 11 nominasi MTV Video Music Awards 2016.

Dalam pengumuman pada Selasa (26/7/2016), Adele mendapat delapan nominasi untuk album terbarunya, 25. Tujuh di antaranya untuk lagunya yang fenomenal, "Hello".

Dalam kategori Video of the Year, "Hello" akan bersaing dengan "Formation" (Beyonce), "Hotline Bling" (Drake), "Sorry" (Justin Bieber), dan "Famous" (Kanye West).

Penyanyi lain yang masuk nominasi adalah Drake dengan delapan nominasi untuk video "Hotline Bling", Ariana Grande mendapat lima nominasi, dan Rihanna masuk dalam empat kategori.

Disc jockey kondang Calvin Harris, juga lolos di tiga kategori. Dua di antaranya adalah untuk lagu "This Is What You Came For", yakni pada kategori Best Male Video dan Best Collaboration.

Lagu itu disebut-sebut sebagai pemicu putusnya hubungan cinta Harris dengan Taylor Swift, penulis lirik dan melodi lagu tersebut.

David Bowie

Sementara itu karya terakhir mendiang David Bowie, album Blackstar, menerima empat nominasi.

Video musik "Blackstar" masuk nominasi Best Art Direction. Sedangkan "Lazarus" bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam kategori Best Direction, Best Cinematography, dan Best Editing.

Sebagai informasi, album Blackstar dirilis pada 8 Januari 2016. Dua hari kemudian, legenda musik itu meninggal dunia di usia 69 tahun.

Menurut produsernya, Tony Visconty, Bowie memang merencanakan Blackstar sebagai album perpisahannya kepada dunia.

VMA 2016 akan ditayangkan di Madison Square Garden, New York, pada MInggu (28/7/2016).

Berikut ini daftar lengkap nominasi MTV Video Music Awards 2016:

Video of the Year:
Adele – “Hello”
Beyoncé – “Formation”
Drake – “Hotline Bling”
Justin Bieber – “Sorry”
Kanye West – “Famous”

Best Female Video:
Adele – “Hello”
Beyoncé – “Hold Up”
Sia – “Cheap Thrills”
Ariana Grande – “Into You”
Rihanna ft. Drake – “Work” (short version)

Best Male Video:
Drake – “Hotline Bling”
Bryson Tiller – “Don’t”
Calvin Harris ft. Rihanna – “This Is What You Came For”
Kanye West – “Famous”
The Weeknd – “Can’t Feel My Face”

Best Collaboration: 
Beyoncé ft. Kendrick Lamar – “Freedom”
Fifth Harmony ft. Ty Dolla $ign – “Work From Home”
Ariana Grande ft. Lil Wayne – “Let Me Love You”
Calvin Harris ft. Rihanna – “This Is What You Came For”
Rihanna ft. Drake – “Work” (short version)

Best Hip Hop Video: 
Drake – “Hotline Bling”
Desiigner – “Panda”
Bryson Tiller – “Don’t”
Chance The Rapper – “Angels”
2 Chainz – “Watch Out”

Best Pop Video: 
Adele – “Hello”
Beyoncé – “Formation”
Justin Bieber – “Sorry”
Alessia Cara – “Wild Things”
Ariana Grande – “Into You”

Best Rock Video: 
All Time Low – “Missing You”
Coldplay – “Adventure Of A Lifetime”
Fall Out Boy ft. Demi Lovato – “Irresistible”
twenty one pilots – “Heathens”
Panic! At The Disco – “Victorious”

Best Electronic Video: 
Calvin Harris & Disciples – “How Deep Is Your Love”
99 Souls ft. Destiny’s Child & Brandy – “The Girl Is Mine”
Mike Posner – “I Took A Pill In Ibiza”
Afrojack – “SummerThing!”
The Chainsmokers ft. Daya – “Don’t Let Me Down”

Breakthrough Long Form Video:
Florence + The Machine – The Odyssey
Beyoncé – Lemonade
Justin Bieber – PURPOSE: The Movement
Chris Brown – Royalty
Troye Sivan – Blue Neighbourhood Trilogy

Best New Artist: 
Bryson Tiller
Desiigner
Zara Larsson
Lukas Graham
DNCE

Best Art Direction: 
Beyoncé – “Hold Up”
Fergie – “M.I.L.F. $”
Drake – “Hotline Bling”
David Bowie – “Blackstar”
Adele – “Hello”

Best Choreography: 
Beyoncé – “Formation”
Missy Elliott ft. Pharrell – “WTF (Where They From)”
Beyoncé – “Sorry”
FKA Twigs – “M3LL155X”
Florence + The Machine – “Delilah”

Best Direction: 
Beyoncé – “Formation”
Coldplay – “Up&Up”
Adele – “Hello”
David Bowie – “Lazarus”
Tame Impala – “The Less I Know The Better”

Best Cinematography:
Beyoncé – “Formation”
Adele – “Hello”
David Bowie – “Lazarus”
Alesso – “I Wanna Know”
Ariana Grande – “Into You”

Best Editing:
Beyoncé – “Formation”
Adele – “Hello”
Fergie – “M.I.L.F. $”
David Bowie – “Lazarus”
Ariana Grande – “Into You”

Best Visual Effects:
Coldplay – “Up&Up”
FKA Twigs – “M3LL155X”
Adele – “Send My Love (To Your New Lover)”
The Weeknd – “Can’t Feel My Face”
Zayn – “PILLOWTALK”

 

(kompas.com)

Penyanyi Ariana Grande sudah meminta maaf kepada publik Amerika terkait kelakuannya yang tidak terpuji pada 4 Juli 2015 lalu.

Ketika itu ia menjilat donat yang dipajang di rak sebuah toko di California. Padahal donat itu belum dibelinya.

Ia semakin dikecam karena setelah menjilat donat, ia mengatakan, "aku benci orang Amerika" dan "aku benci Amerika".

Video yang mendapat tagar "DonatGate" itu menjadi viral setelah diunggah oleh situs hiburan TMZ.

Ia memang sudah meminta maaf melalui dua video yang diunggah di YouTube. Penggemarnya mungkin sudah melupakannya. Namun Gedung Putih mencatatnya.

Akibat kelakuannya itu ia gagal mendapat kehormatan tampil di hadapan Presiden Barack Obama dalam sebuah acara di Gedung Putih pada September 2015 lalu.

Penolakan Gedung Putih itu terungkap dari sejumlah email yang dibocorkan oleh WikiLeaks pada Jumat (22/7/2016) lalu.

Menurut surat elektronik bertanggal 10 September 2015 yang dikirim Democrat National Committee Finance Chair Zachary Allen mengusulkan Grande diminta tampil di Gedung Putih.

Namun staf kantor dan kediaman resmi Presiden AS itu menolak.

"Ariana Butera (nama asli Grande) tertangkap kamera sedang menjilat donat orang lain lalu mengatakan dia membenci Amerika," demikian jawaban dari staf Gedung Putih.

Dia menambahkan, insiden itu dijadikan peluru oleh seorang anggota Kongres Partai Republik untuk menyerang pemerintah dan Partai Demokrat.

Anggota Kongres tersebut menyebut kalangan liberal, yang digunakan untuk menyebut Demokrat, menerapkan standar ganda dalam kasus tersebut.

"Mereka (liberal) tidak marah pada Ariana Grande tetapi mengecam Donald Trump yang mengkritik orang Meksiko," kata staf tersebut mengutip omongan anggota Kongres itu.

Selama ini Grande dikenal sebagai pendukung Hillary Clinton. Pada April 2015 lalu, ia menyatakan dukungannya kepada calon presiden dari Partai Demokrat itu melalui sebuah tweet.

Sementara itu Billboard melaporkan,  pelantun "Into You" itu untuk tampil di Konvensi Nasional Partai Demokrat di Philadelphia pekan ini.

Juru bicaranya mengungkapkan Grande tidak bisa tampil karena acara itu berbenturan dengan jadwalnya.

Ia sedianya diminta berduet dengan seorang legenda musik soul pada acara penutupan konvensi yang akan menetapkan Hillary Clinton sebagai capres partai. (kompas.com)

Ubud - Ubud Village Jazz Festival ke-4 akan diadakan pada 12-13 Agustus 2016 di ARMA Museum dan Resort, Ubud. Acara ini menampilkan jejeran musisi bertaraf dunia. Menjunjung tinggi kebersamaan dalam perbedaan dan keunikan musisi jazz merupakan sub tema UVJF.

Komitmen festival yang memiliki slogan "Menjunjung Keunikan dan toleransi" ini adalah menghasilkan serangkaian pertunjukan jazz yang unik dan berkarakter. Ubud Village Jazz Festival ke-4 melibatkan artis pendatang baru, musisi legendaris, dan sekelompok murid di bidang jazz.

Musisi jazz legendaris dari Indonesia seperti Margie Segers, Oele Pattiselano, Glen Dauna, The Daunas (Glen Dauna dan anaknya, Rega dan Indra), Jeffrey Tahalele, dan Arief Setiadi. Turut hadir juga Reuben Rogers, pemain bass kelas dunia bersama Peter Bernstein, salah satu gitaris jazz paling disegani dan menjadi inspirasi bagi banyak musisi.

LOUIS! Project asal Belanda yang membawakan lagu-lagu Louis Amstrong akan membawa tiap penonton ke era swing lengkap dengan atmosfir blues dan improvisasi vokal yang membuat kita serasa di daerah asal Jazz, New Orleans.

Untuk pertama kalinya di Indonesia, Youn Woo Park Trio asal Korea Selatan akan turut meramaikan Ubud Village Jazz Festival ke-4. Ian Sionti Trio, kerjasama dari Accion Cultural Espanola dan UVJF akan menghadirkan jazz campur flamenco, musik tradisional Spanyol.

Julian Banks, trio kerjasama dengan konsulat Australia di Bali akan tampil unik dengan komposisi bass, drum, saksofon dan kendang Sunda. Tidak ketinggalan juga Yuko Shirota dari Jepang yang akan menampilkan musik Jazz dengan gayanya yang khas. Mia Samira, Salamander Big Band (Bandung), Bali Gypsi Fire, Joyfe Jazz Quintet, dan East West Jazz Ensemble feat Gregory Gaynair (Jerman) akan turut memuaskan dahaga jazz setiap penonton selama dua hari.

Ubud Village Jazz Festival tak hanya tentang pertunjukkan musik, tetapi juga ada 26 booth makanan, minuman dan kerajinan khas Bali. Tersedia tiga panggung pertunjukkan yang mengusung tema berbeda di setiap panggungnya. Panggung Padi diinspirasi oleh tradisi pertanian Bali, Panggung Giri untuk melambangkan kebesaran Gunung Agung, dan Subak melambangkan sistem pengairan Bali yang terkenal.

Didukung dan diperkuat oleh sebagian besar komunitas lokal, Ubud Village Jazz Festival telah menjadi salah satu festival jazz paling disegani di Asia Tenggara. Setiap anggota tim merupakan tenaga sukarela yang datang dari berbagai latar belakang, seperti seni, media, video, desain, musik, dan makanan. Hal ini yang menjadi semangat Ubud Village Jazz Festival, yaitu festival kecil tapi dengan pesan yang besar.

Ubud Village Jazz Festival juga untuk yang ketiga kalinya giat mempromosikan pendidikan jazz di Indonesia. Bali Jazz Summer School akan diadakan selama 3 hari sebelum festival dimana akan dibagi menjadi 6 kelas musik yang berbeda, yaitu drum, piano, vocal, saksofon, terompet, dan bass.

Co-founder Festival ini, Yuri Mahatma, menjelaskan, "Ini merupakan kesempatan bagus bagi musisi muda Indonesia untuk menggali ilmu dan mengembangkan teknik musik mereka melalui pemahaman teori dan praktek bermain musik."

Harga tiket khusus Ubud Village Jazz Festival untuk satu hari memiliki harga Rp400 ribu. Sementara yang ingin dua hari penuh hanya merogoh kocek hingga Rp600 ribu. Bagi yang berminat bisa mengunjungi situs www.ubudvillagejazzfestival.com untuk informasi lebih lanjut. (liputan6.com)

Paris- Pokemon Go belakangan ini menjadi permainan paling digandrungi. Banyak orang kini telah keranjingan permainan tersebut. Namun, tampaknya Rihanna tak termasuk salah satunya.

Buktinya, Rihanna melarang sang penggemar bermain Pokemon Go saat konsernya tengah berlangsung. Dilansir dari E! News, Senin (25/7/2016), saat konser bertajuk "Anti" digelar di Prancis, Sabtu (23/7/2016), Rihanna meminta para penggemar untuk tidak memainkan Pokemon Go.

Rihanna menginginkan semua perhatian penonton tertuju pada pertunjukan, bukan pada yang lain. Salah satu cara agar perhatian terpusat pada sang penyanyi, adalah para penggemar harus melupakan ponselnya selama dua jam.

"Aku tidak ingin melihatmu bertukar pesan dengan pacar-pacarmu," ungkap Rihanna pada ribuan penonton yang hadir. "Aku pun tidak ingin melihatmu menangkap Pokemon di tempat sialan ini!" ujar Rihanna.

Perkataan tersebut tentu mengejutkan para penggemar yang menonton. Pasalnya, Rihanna dengan sengaja melontarkan kata-kata kasar untuk memperingatkan penggemar yang keranjingan Pokemon Go.

Rihanna memang tidak suka dengan orang-orang yang gemar bermain Pokemon Go

Wah kalau demikian, berarti ada 10 selebritas dunia seperti John Mayer, Josh Groban, Joe Jonas, dan Demi Lovato yang sebaiknya tidak datang ke konser Rihanna. Soalnya, mereka disebut-sebut termasuk seleb yang doyan bermain Pokemon Go. (liputan6.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM