Music



Setelah beberapa tahun terakhir ini melakukan residensi sukses di Las Vegas, kini Britney Spears semakin melekatkan dirinya dengan kota tersebut dengan menghadirkan sebuah pusat kanker untuk anak-anak.

Digagas oleh Childhood Cancer Foundaton (NCCF), pusat kanker anak-anak tersebut diberi nama Britney Spears Campus dan dibuka secara resmi pada Sabtu, 4 November yang lalu, di mana Britney tentunya hadir. Ia juga disebutkan telah menyumbangkan sebesar $1 juta untuk pusat kanker anak-anak tesebut.

Britney, yang didampingi oleh sang kekasih, Sam Asghari, mendonasikan uang dari penjualan tiket residensinya di Planet Hollywood, agar kampus ini bisa terwujud. Dalam pidatonya Britney juga berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam mengumpulkan dana agar kampus bisa berdiri.

CEO NCCF, Jeff Gordon, memuji kedermawanan Britney dan berkata pada para hadirat jika ia telah melihat sisi baru sang diva pop, yang tidak banyak orang berkesempatan untuk menyaksikan langsung. Ia juga menyebutkan sangat berterimakasih kepada Britney karena bisa melakukan hal mulia seperti ini.

Selamat Britney dan sukses untuk kampusnya. (creativedisc.com)

Gelandang Juventus Sami Khedira melakukan aksi mulia dengan memborong 1200 tiket pertandingan antara timnas Jerman kontra Norwegia untuk anak-anak berkebutuhan khusus di Jerman, khususnya di kota Stuttgart.

Jerman bertarung melawan Norwegia di Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona UEFA, Selasa (05/09) dini hari WIB. Pertandingan tersebut digelar kota kelahiran Khedira, yakni di Stuttgart.

Setelah memborong tiket- tiket tersebut, Khedira lantas mendistribusikannya melalui 15 organisasi amal. Tiket itu akan diberikan pada anak-anak yang secara sosial rapuh dan juga yang terkena penyakit seperti kanker.

Aksi amal ini sendiri bukan yang pertama kali dilakukan oleh Khedira. Ia juga pernah melakukan aksi yang sama, juga di kota tersebut.

"Kami ingin melakukan sesuatu yang baik untuk wilayah ini dua tahun setelah pertandingan amal tersebut, dan pertandingan tim nasional pada hari Senin di Stuttgart menawarkan setting yang ideal," ujar Khedira melalui situs resmi Asosiasi Sepak Bola Jerman.

"Dengan dukungan organisasional keluarga saya, kami memungkinkan kaum muda untuk menghadiri pertandingan yang tidak akan bisa mereka hadiri sebelumnya," serunya.

Pertandingan itu sendiri pada akhirnya dimenangkan oleh Jerman dengan skor telak 6-0. Mesut Ozil, Julian Draxler, Leon Goretzka dan Mario Gomez mencetak masing-masing satu gol. Sementara itu, Timo Werner mencatatkan dua gol dalam laga ini. (bola.net)

Perekrutan anak-anak ke dalam jaringan terorisme, menurut pengamat, belum meluas karena masih di lingkup keluarga terduga ataupun terpidana kasus terorisme. Meski begitu, pencegahan harus dilakukan melalui fatwa ulama.

Pengamat terorisme Al Chaidar mengatakan keterlibatan anak-anak dalam kasus terorisme terjadi karena kelompok tersebut sulit untuk menarik anggota baru, sehingga merekrut anggota keluarga mereka sendiri yang masih dibawa umur.

"Karena memang orang tuanya sudah kehilangan sumber daya untuk menarik dari jemaah yang lain, jadi mereka sudah mempergunakan sumber daya rumah sendiri, dan seharusnya itu tak perlu dilakukan," jelas Al Chaidar.

Tetapi di sisi lain, menurut dia, pelibatan anak-anak itu juga karena mereka ingin mengajak anak-anaknya mengikuti jihad.

"Mereka ingin mengajak anak-anak itu karena kepercayaan mereka, ikut di dalam usaha membantu orang tuanya dalam upaya membawa keluarganya ke dalam surga. Ada kepercayaan psikologis yang sangat kuat, kalau ada keterlibatan anak-anak itu akan lebih bagus lagi," jelas Al Chaidar.

Dugaan keterlibatan anak-anak dalam jaringan teror, disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli pada Senin (13/03) lalu. Dia mengatakan dua dari sembilan terduga teroris yang ditangkap di dua lokasi di Kabupaten Toli-Toli dan Kabupaten Parigi, Sulawesi Tengah, merupakan anak-anak.

Boy menduga sembilan orang yang ditangkap ini terkait dengan kelompok yang menyebut diri Negara Islam atau ISIS, dan masih diperiksa oleh kepolisian. Sesuai dengan aturan, kepolisian memiliki waktu kurang dari tujuh hari, untuk memeriksa terduga pelaku terorisme sebelum memutuskan untuk ditetapkan sebagai tersangka atau melepasnya.

Pelibatan anak-anak dalam aksi teror ini juga pernah dilakukan sebelumnya. Pimpinan kelompok Jemaah Ansharut Daulah (JAD) Samarinda yaitu JS mengajak anaknya, GA, ketika melempar bom molotov ke halaman Gereja Oikumene Sengkotek Samarinda, Kalimantan Timur. Dalam kasus ini, kepolisian menetapkan serorang orang anak lainnya sebagai tersangka.

Menurut kepolisian, kasus pelibatan anak-anak dalam aksi teror ini baru yang pertama sampai ke pengadilan.

Pencegahan lewat fatwa

Meski pelibatan anak-anak ini masih 'terbatas' di kalangan keluarga terduga pelaku teror, menurut Al Chaidar, kini harus dilakukan pencegahan agar tidak meluas.

Upaya pencegahan, menurut dia, dapat dilakukan dengan melibatkan ulama atau fatwa untuk mengharamkan pelibatan anak-anak dalam jaringan terorisme oleh Majelis Ulama Indonesia.

"Artinya MUI harus terlibat dalam pelibatan anak-anak itu, karena jelas ayat-ayatnya melarang kan. Memang tidak ada jaminan 100% efektif, kita harus mengajak pemimpinnya yaitu Ustad Aman Abdurahman untuk bersama-sama mengeluarkan keputusan atau fatwa yang menyatakan jihad tak boleh melibatkan anak-anak tapi itu akan sulit, " jelas Al Chaidar.

Pelibatan keluarga terdekat termasuk anak-anak menunjukkan pengaruh kelompok teror melemah. Al Chaidar menilai jaringan terorisme di Indonesia tak lagi memiliki kekuatan teknologi, modal, dan keterampilan.

"Dan expertise tidak ada kemampuan itu jadi mereka memanfaatkan sumber daya yang ada di sekililing mereka termasuk anak-anaknya itu yang disayangkan," kata dia. (bbcindonesia.com)

Pemain Charlotte Hornets, Marvin Williams, bakal jadi pelatih undangan di National Training Camp Jr. Indonesia 2016. Williams pun mengaku tak sabar untuk bertemu anak-anak yang bakal dilatihnya.

Program Jr. NBA 2016 yang diadakan berkat kerjasama Frisian Flag dan NBA Asia ini sudah memasuki tahun ketiga. Untuk tahun ini, National Training Camp masih akan diadakan di Cilandak Sports Center, Jakarta Selatan, 26-27 Agustus 2016, dan di Atrium Pluit Village, Jakarta Utara, pada 28 Agustus.

Ini adalah puncak acara dari program Jr. NBA yang akan memberikan kesempatan kepada 40 anak laki-laki dan 24 anak perempuan terpilih untuk berlatih dan berkompetisi. Ke-64 finalis ini dipilih selama Selection Camp yang diselenggarakan pada 20-21 Agustus 2016 kemarin.

Di akhir National Training Camp, 10 anak laki-laki dan lima anak perempuan terpilih akan mendapatkan gelar Jr. NBA Indonesia 2016 All-Star. Ke-15 anak itu akan berkesempatan merasakan pengalaman unik NBA di luar negeri, bersama dengan teman-teman Jr. NBA All-Stars dari negara-negara Asia Tenggara lainnya pada akhir tahun ini.

"Ini adalah pertama kalinya saya mengunjungi Indonesia. Jadi saya sangat bersemangat berbagi pengalaman bersama atlet-atlet muda di Indonesia," ujar Williams dalam acara temu media di Fairmont Hotel, Rabu (24/8/2016)

"Saya tak sabar segera bertemu dengan seluruh peserta Jr. NBA untuk membantu mereka berlatih basket," sambungnya.

Williams sendiri sudah berkarier di NBA sedari 2005 usai lulus dari North Carolina University. Selama 11 tahun ini, pemain berposisi Power Forward/Small Forward tersebut bermain di Atlanta Hawks, Utah Jazz, dan sedari 2014 di Hornets.

Kenyang pengalaman bermain di kompetisi top seperti NBA, Williams punya pesan untuk anak-anak Indonesia yang ingin punya karier cemerlang di dunia basket.

"Anda tidak akan pernah tahu kerja keras bakal membawa Anda ke mana. Saya datang dari kota kecil di Washington, man! Saya terus menerus bekerja keras," tuturnya.

"Saya berada di Jakarta juga karena kerja keras saya selama ini di basket. Jadi apapun pekerjaan Anda, apapun yang dilakukan, cobalah berusaha sekeras mungkin. Anda tidak akan pernah tahu seperti apa jadinya danhave fun saja," kata Williams. (detiksport.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM