Music



Rencana pembangunan gedung baru DPR kembali ditolak oleh sejumlah kalangan, bahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah masih melakukan moratorium pembangunan gedung baru, termasuk rencana membangun gedung DPR yang baru.
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan tidak ada rencana pembangunan gedung baru DPR, meski para pimpinan DPR beralasan gedung yang ada dinilai tidak layak untuk digunakan.
"Sementara ini pemerintah memutuskan masih moratorium pembangunan gedung-gedung baru, terkecuali sekolah, rumah sakit dan balai penelitian, tidak dikurangi. Tapi kalau gedung baru kantor baru, kantor pemerintah pun tidak bangun apa-apa, " kata Jusuf Kalla kepada wartawan di kantornya pada Selasa (15/08).
Pada 2016 lalu, pemerintah Indonesia melakukan moratorium.
Wacana pembangunan gedung DPR terkait dengan usulan kenaikan anggaran menjadi Rp5,7 triliun pada 2018, yang di dalamnya ada usulan pembangunan gedung baru. Angka ini naik Rp1,4 triliun dari anggaran 2017. Sejumlah pimpinan DPR menyebutkan bangunan kantor para anggota dewan ini sudah miring.

Namun Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Anton Sihombing, mengatakan gedung baru yang ada tidak miring tetapi kondisi bangunan tidak layak dan sudah tidak dapat menampung jumlah anggota DPR dan staf yang masing-masing berjumlah delapan orang.
"Karena kondisi delapan orang di ruangan 28 meter udah nggaklayak, oleh karena itu anggota sangat prihatin, terkadang anggota tidak nyaman, dan kondisi ruangan kecil dan tidak bagus dan tidak setara. Apa benar ruangan camat itu lebih bagus daripada ruangan DPR, itu benar," kata Anton kepada BBC Indonesia ketika dihubungi melalui telepon.
Anggota bertambah
Anton menyebutkan gedung dibangun pada tahun 1993 dan mulai digunakan empat tahun kemudian ketika anggota DPR hanya 400 orang dan hanya memiliki kapasitas maksimum untuk 800 orang. Sementara jumlah anggota DPR meningkat menjadi 560 pada periode saat ini, dan pada 2019 mendatang akan menjadi 575 orang.

Ia juga menyatakan setelah gempa di Tasikmalaya pada 2009 lalu, gedung DPR mengalami sejumlah keretakan dan pergeseran sehingga sempat dilakukan injeksi untuk memperkuat bangunan gedung.
"Jadi harus mengurangi beban gedung, salah satunya kami sudah anjurkan agar para anggota DPR untuk tidak membawa buku dan berkas rapat ke kantor karena satu orang bisa mencapai dua kilogram," kata Anton.
Usulan gedung baru sejak 2006
Meski demikian, deputi sekjen FITRA, lembaga pengawas anggaran dan kebijakan publik, Apung Widadi, menilai rencana DPR membangun gedung tidak berdasarkan alasan peningkatan kinerja.
"Proyek ini sama sekali tidak layak, karena pelaksanaan, tujuannya sama sekali tidak jelas. Belum ada urgensinya karena (gedung) masih layak, dan dari 2010 itu sudah berulang terus. Orientasinya bukan pada peningkatan kinerja tapi pada proyek" jelas Apung.
Apung mencontohkan pembangunan gedung lain, seperti KPK, tidak mengundang kritik karena dengan biaya yang wajar sekitar Rp200 miliar.
Ini bukan pertama kalinya DPR mengusulkan pembangunan gedung baru. Rencana pertama muncul pada 2006. Pada 2009, sekjen DPR menyampaikan konsep gedung dengan fasilitas kolam renang dan pusat kebugaran dengan biaya sekitar Rp1,8 trilliun.
Pada 2011 lalu, presiden saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono, menolak usulan pembangunan gedung baru. Tiga tahun kemudian, diusulkan lagi dengan biaya Rp1,6 triliun, kali ini dilengkapi museum, perpustakaan dan pusat penelitian.
Dan pada 2015, Presiden Joko Widodo menolak menandatangani prasasti yang ketika itu disebutkan sebagai 'proyek penataan kawasan parlemen'.
Dalam rapat pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016 disebutkan ada anggaran Rp740 miliar untuk pembangunan gedung baru DPR yang juga sempat mengundang kontroversi. (bbcindonesia.com)

Bintang One Direction yang kini dikenal sebagai musisi pop-folk, Niall Horan, ternyata akan menggandeng penyanyi country terkemuka, Maren Morris, untuk lagu barunya. Berjudul ‘Seeing Blind’, lagu telah melakukan premiere di acara gathering Capitol Congress di Hollywood’s Arclight Cinemas pada Rabu, 9 Agustus yang lalu.

Saat tampil di acara tersebut, sang penyanyi ganteng berdarah Irlandia tersebut memberitahu penonton jika ia telah mengajak Maren untuk berkolaborasi melalui sebuah e-mail. Syukurlah Maren dengan “senang hati” menerima undangan untuk meminjamkan vokalnya di lagu akustik yang digambrakan memiliki “infectious chorus” tersebut.

‘Seeing Blind’ akan terdapat di album solo Niall yang dikabarkan akan rilis tahun ini juga. Penyanyi berusia 23 tahun ini sebelumnya telah merilis beberapa lagu, yaitu ‘This Town’, ‘On the Loose’, serta single hit, “Slow Hands’. Menurut Niall, albumnya nanti akan terasa kental dengan nuansa pop-folk (tentu saja).

Meski begitu, ia menjelaskan jika ada beberapa lagu yang akan terdengar lebih berat dibandingkan yang lainnya. Ia juga akan memasukkan unsur electric di beberapa track, dengan beberapa track lain sangat mengandalkan perkusi. Kita tunggu saja kalau begitu.

Dan sembari menunggu versi studio ‘Seeing Blind’, mengapa tidak simak kembali hit ‘Slow Hands’ di bawah ini:

(creativedisc.com)

Miley Cyrus semakin mantap dalam mempersiapkan album barunya. Melalui websitenya, sang penyanyi ‘Wrecking Ball’ ini telah mengumumkan judul album barunya, yaitu “Younger Now”. Dan album keenamnya tersebut akan dirilis bulan depan.

Miley memposting judul album barunya tersebut dengan “menghiasi” halaman depan websitenya, mileycyrus.com dengan sebuah latar jaket kulit, sementara ada tulisan “Younger Now” yang seolah-olah dijahit dengan benang di jaket tersebut. Album susulan “Miley Cyrus & Her Dead Petz” ini akan tersedia di platform digital mulai tanggal 29 September.

Meski demikian, album rilisan 2013-nya, “Bangerz”, mungkin lebih dikenang orang mengingat sukses debut di posisi #1 Billboard 200 dan telah melampaui marka penjualan 1 juta kopi beberapa bulan kemudian.

Miley sendiri akan kembali ke pentas MTV video Music Awards, meski bukan lagi menjadi host melainkan penampil di atas pentasnya, bersama dengan Ed Sheeran, Fifth Harmony, Lorde dan banyak lagi. Menurut kabar, ia akan meluncurkan sebuah lagu baru di acara yang akan berlangsung pada tanggal 27 Agustus mendatang. (creativedisc.com)

Pekan lalu Pink mengindikasikan jika memiliki sebuah single baru, saat memberitahu penggemarnya jika ia tengah mengerjakan sebuah video klip baru. Dan kini kabar tentang single baru Pink tersebut telah resmi dikonfirmasi langsung oleh sang penyanyi pop-rock ini.

Dengan memanfaatkan Instagram, Pink mengumumkan judul serta tanggal perilisan untuk singlenya. Berjudul ‘What About Us’, single akan dirilis pada tanggal 10 Agustus, yang berarti dalam waktu sekitar 2 minggu lagi. Sayangnya sejauh ini hanya itulah yang bisa kita ketahui, karena belum ada detil lain yang diungkap untuk singlenya.

Bisa jadi single merupakan kolaborasi Pink bersama Max Martin yang memang biasa bekerjasama dengan dirinya. Atau bisa juga Jack Antonoff, yang akhir-akhir ini sering diminta untuk membantu banyak penyanyi perempuan. Apalagi sang hitmaker veteran kedapatan berada di salah satu konser Pink di bulan April lalu.

Hampir 5 tahun berlalu memang semenjak Pink merilis album “The Truth About Love”. Namun bukan berarti Pink berdiam diri saja, karena ia masih tetap sibuk berkarya. Di tahun 2014 ia bekerjasama dengan Dallas Green untuk merilis sebuah album akustik di bawah naungan grup You+Me.

Ia juga mendapatkan hit top 10 lain berkat single ‘Just Like Fire’ yang diambil dari album soundtrack “Alice Through The Looking Glass”. Yang terakhir adalah berduet bersama Sia untuk membantu Stargate di single ‘Waterfall’ dan menghadirkan fusion pop dan country bersama Kenny Chesney di lagu ‘Setting The World On Fire’. (creativedisc.com)

Page 1 of 19

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net