Music



Justin Bieber sukses membuat kecewa banyak fansnya setelah membatalkan sisa jadwal tur “Purpose”-nya. Bieber memang tidak segera mengungkap alasan mengapa ia melakukan hal itu, hingga akhirnya muncul berbagai spekulasi tentang alasan pembatalan, termasuk alasan religi.

Namun kini Bieber sudah memberi keterangan resmi mengapa ia merasa perlu untuk membatalkan “Purpose”. Hal ini diungkap sang megastar dalam sebuah postingan lumayan panjang yang dirilisnya di Instagram.

Bieber menyebutkan jika ia merasa sangat bersukur bisa melangsungkan turnya. Hanya saja pembelajaran dan menjadi dewasa bukan sesuatu yang mudan untuk dilalui, meski tahu ia tidak sendiri dalam melewatinya.

“Aku telah membiarkan rasa insekuritasku berkuasa,” tulisnya. “Aku membiarkan hubunganku yang rusak mendikte cara aku bersikap kepada orang lain. Aku membiarkan kepahitan, kecemburuan dan ketakutan menguasai hidupku.”

Ia lebih lanjut menjelaskan mengapa ia membatalkan turnya, menyebutkan jika ia ingin pikiran, hati dan jiwanya untuk lebih berkelanjutan. Bieber ingin karirnya juga tetap berkelanjutan. Ia ingin setiap aspek tadi saling menyatu, sehingga ia bisa menjadi seorang pria yang diinginkannya, juga menjadi seorang suami dan ayah yang nantinya diinginkannya.

Bieber berharap fans bisa menghargai dan memahami keputusan yang telah diambilnya. (creativedisc.com)

Pupus sudah harapan penggemar Justin Bieber wilayah Asia, terutama Indonesia, untuk menyaksikan aksi sang idola secara live di atas panggung. Sang superstar asal Kanada telah membatalkan sisa di jadwal “Purpose World Tour” dengan alasan “situasi-situasi yang tidak terduga”, setelah tur berlangsung selama 2 tahun terakhir guna mendukung album terakhirnya, “Purpose”.

Hal ini terungkap dalam sebuah pernyataan yang dirilis di website resmi Bieber. “Justin mencintai fansnya dan benci untuk mengecewakan mereka. Ia berterimakasih kepada para fans untuk pengalaman luar biasa selama 18 bulan ‘Purpose World Tour’,” tulis pernyataan tersebut.

Lebih lanjut pernyataan tersebut menyebutkan jika Bieber merasa sangat bersyukur dan terhormat bisa membagi pengalamannya bersama para kru di sepanjang 150 konser yang sukses yang melintasi 6 benua. Hanya saja, setelah pertimbangan masak-masak, Bieber memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan jadwal tur dan uang untuk pembelian tiket akan dikembalikan.

Bieber memiliki 14 konser lagi yang tersisa untuk turnya. Sebagian besar adalah untuk wilayah Amerika Utara, yang seharusnya akan didukung oleh Vic Mensa, Migos, Martin Garrix dan Kehlani. Ia juga direncanakan untuk tampil di beberapa negara Asia, seperti Jepang, Hong Kong, Filipina, dan Singapura.

Mungkin untuk meredakan perasaan kecewa para fans, Bieber mengungkap rasa sesalnya dalam sebuah permintaan maaf secara langsung. Dalam sebuah video yang dipublikasikan oleh TMZ, Bieber mengungkap jika saat ini ia sedang mencari waktu untuk dirinya sendiri. “Segalanya baik-baik saja. Aku telah melakukan tur selama 2 tahun. Sekarang aku ingin beristirahat dan bersantai, kami akan menaiki sepeda,” katanya, sebelum menambahkan, “Aku mencintai kalian, menurutku kalian luar biasa. Maaf untuk siapa saja yang merasa kecewa atau dikhianati, sama sekali bukan maksudku.” 

Kabarnya Bieber juga akan mengundurkan diri sejenak dari spotlight menyusul pembatalan ini. Menurut sebuah sumber Bieber telah melakukan apapun yang sanggup ia lakukan untuk konser “Purpose”, hanya saja ia harus membatalkan sisa tur karena merasa sangat kelelahan. (bbcindonesia.com)

Vokalis Adele (29) terpaksa harus membatalkan dua penampilannya di Wembley Stadium, Inggris, akhir pekan ini, 1-2 Juli. Hal ini dikarenakan pita suaranya sedang dalam kondisi tidak baik.

Merespon hal tersebut, pelantun “Hello” ini pun mengungkapkan isi hatinya lewat akun Twitter miliknya.

Ia menulis, "I don't know how to start this. The last two nights at Wembley have been the biggest and best shows of my life. To come home to such a response after so long away doing something I never thought I could pull off but did has blown me away”.

"However I've struggled vocally both nights. I had to push a lot harder than I normally do. I felt like I constantly had to clear my throat, especially last night,” sambungnya.

Adele juga menulis bahwa ia sempat pergi ke dokter tenggorokan, karena suaranya sempat habis. Rupanya, pita suaranya rusak. Dokter pun menyarankan dirinya untuk tidak tampil dalam konsernya. Tentu, hal itu membuat Adele sangat patah hati.

Meksi sudah diberi perawatan untuk memerbaiki kondisinya, tetap saja Adele tidak bisa menjalani dua konser terakhir dalam gelaran tur album 25 miliknya tersebut.

Selanjutnya, Adele kembali menulis bahwa tadinya ia sempat berpikir untuk menjalani satu konser saja, yakni pada Sabtu (1/7/2017). Namun, ia mengurungkan niatnya itu.

"I've considered doing Saturday night's show but highly unlikely I'd even make it through the set and I simply can't crumble in front of you all and walk out on you in that way. I'm so desperate to do them that I've considered miming. Just to be in front of you and be with you,” tulis Adele.

“But I've never done it and I cannot in a million years do that to you It wouldn't be the real me up there. I'm sorry. I'm sorry for your disappointment,” lanjutnya.

Istri dari Simon Konecki ini memang sangat menyayangkan bahwa dua konsernya harus dibatalkan.

Apalagi, ia merasa tur dunianya merupakan tonggak sejarah sepanjang kariernya sebagai penyanyi.

"Who the f**k cancels a show at Wembley Stadium!? To not complete this milestone in my career is something I'm struggling wo get my head around and I wish that I wasn't having to write this. I have changed my life drastically in every way to make sure I got through this tour that started at the beginning of last year," terang pelantun “All I Ask” ini.

"To not be able to finish it is something I'm really struggling to come to terms with. It's as if my whole career has been building up to these 4 shows,” katanya lagi.

Adele pun menutup ungkapan hatinya dengan informasi soal pengembalian uang bagi para penggemar yang sudah membeli tiket konsernya, andai konsernya tak bisa dijadwal ulang.

“I'm writing this as the decision has just this moment been made, so I don't have any other, but of course refunds will be available if the shows can't be rescheduled. There will be more information over the next few days. I'm sorry, I'm devastated,” pungkasnya. (kompas.com)

Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif, hari Selasa (28/03), untuk membatalkan sejumlah kebijakan yang diterapkan pendahulunya, Barack Obama, untuk mengatasi pemanasan global.

Perintah eksekutif yang diberi nama Kemandirian Energi tersebut mencabut perlindungan lingkungan, termasuk pembatasan emisi gas rumah kaca dari pembangkit listrik bertenaga batu bara.

Presiden Trump mengatakan perintah ini menandai apa yang ia sebut 'akhir perang terhadap batu bara'.

"Dengan perintah eksekutif ini saya mengambil tindakan bersejarah mencabut pembatasan atas energi Amerika, membatalkan campur tangan pemerintah dan mencabut regulasi yang tidak mendorong penciptaan lapangan kerja," kata Presiden Trump yang didampingi para pekerja pertambangan batu bara.

Industri pertambangan menyambut baik langkah Presiden Trump namun para pegiat lingkungan mengecamnya dengan keras, beberapa di antaranya mengancam akan menggugat perintah eksekutif ini ke pengadilan.

"Perintah eksekutif ini mengabaikan undang-undang dan realitas ilmiah," kata Trip Van Noppen, presiden organisasi lingkungan Earthjustice.

Miliarder yang juga pegiat lingkungan, Tom Steyer, mengatakan langkah Presiden Trump sama dengan serangan terhadap nilai-nilai Amerika.

"Ini mengancam kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan rakyat Amerika," kata Steyer.

Presiden Trump mengatakan perintah eksekutif akan membantu menciptakan jutaan lapangan kerja di sektor energi dan meningkatkan ekonomi.

Perintah ini tidak menghapus kewajiban pemerintah AS mengatasi perubahan iklim seperti disepakati dalam Perjanjian Paris pada 2015.

Dalam kampanye pemilihan presiden tahun lalu Trump berjanji akan menarik Amerika dari Kesepakatan Paris. (bbcindonesia.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net