Music



Layanan streaming terbesar saat ini, Spotify, sepertinya semakin besar saja. Kini disebutkan jika Spotify telah sukses meraih lebih dari 60 juta pelanggan.

Kabar ini terungkap dari sebuah laporan yang dilepas oleh Reuters, dan menyusul klaim di bulan Maret lalu yang menyebutkan jika layanan ini telah mendapatkan 50 juta pelanggan berbayar. Ini berarti hanya dalam 4 bulan saja, Spotify telah sukses mendapatkan 10 juta pelanggan baru.

Dengan demikian Spotify sejauh ini masih memimpin dalam pasar layanan streaming dan jauh mengalahkan pesaing ketatnya, Apple Music, yang di bulan Juni lalu diungkap memiliki sekitar 27 juta pelanggan berbayar.

Sukses masif ini tentunya membuka peluang bagi banyak insan musik, termasuk berbagai label indie yang akan memanfaatkan Spotify untuk secara eksklusif memperdengarkan rilisan-rilisan baru mereka, setidaknya dalam periode tertentu.

Sebuah perjanjian baru antara Spotify dan agensi hak digital Merlin, yang mewakili ribuan label indie terkemuka dunia, seperti XL, Domino dan Warp, akan menghadirkan sebuah “jendela” perilisan. Artinya, album baru dari berbagai label ini hanya akan tersedia bagi para pelanggan berbayar Spotify untuk dua minggu pertama setelah dirilis.

Langkah ini tentunya mendorong lebih banyak lagi pengguna yang melanjutkan langganan Spotify mereka, bahkan mungkin menarik pelanggan baru, sehingga nantinya akan menghasilkan lebih banyak profit baik untuk sang artis maupun label yang menaungi mereka. Artis-artis yang semula ragu memanfaatkan Spotify pun bisa jadi akan tergerak untuk memasukkan musik mereka ke dalamnya. Win-win solution, indeed. (creativedisc.com)

Di Indonesia kebijakan kantung plastik berbayar di toserba dihentikan, tapi di Inggris kebijakan itu membuat sampah plastik di pantai-pantai Inggris berkurang hampir setengahnya.

Laporan Marine Conservation Society (MCS) dengan judul Great British Beach Clean menyebutkan, sekarang ini hanya ditemukan tujuh kantong plastik per 100 meter di garis-garis pantai Inggris yang dibersihkan.

Itu merupakan penurunan 40% dari rata-rata 11 kantung kresek yang ditemukan pada tahun 2015, dan merupakan angka terendah dalam 10 tahun.

MCS mengatakan penurunan ini menunjukan bahwa pemberlakuan kewajiban pembayaran 5p (sekitar Rp800) per kantong plastik di toko-toko serba ada, merupakan kebijakan yang benar.

MCS adalah salah satu yang mengkampanyekan kantong plastik berbayar yang mulai diberlakukan di Wales pada 2011, Irlandia Utara pada 2013, Skotlandia pada tahun 2014 dan Inggris pada bulan Oktober tahun lalu.

"Kami melihat terjadinya penurunan jumlah (sampah plastik) yang berarti, dan itu jelas merupakan akibat dari pemberlakuan biaya 5p yang sekarang berlaku di seluruh Inggris Raya," kata manajer pengawasan pantai MCS, Lauren Eyles.

"Ini menunjukkan wajib bayar kantung plastik itu benar, yang sudah kita duga akan menjadi kabar baik bagi lingkungan laut.

"Terima kasih kepada ribuan relawan hebat yang mengumpulkan data sampah pantai, kita sekarang dapat melihat dampak dari kebijakan kantung plastik berbayar ini."

The Great British Clean merupakan program pembersihan pantai yang dilakukan setiap tahun di sepanjang garis pantai Inggris Raya.

Tahun ini, sekitar 6.000 relawan membersihkan 364 pantai dan mencatat semua sampah yang mereka temukan.

Di Wales, yang sudah memberlakukan kresek berbayar selama lima tahun, mencatat jumlah kantung kresek lebih rendah setiap tahunnya sejak 2011 - kali ini hanya empat kantong untuk setiap 100 meter yang dibersihkan.

Menteri Lingkungan Therese Coffey mengatakan kebijakan kresek berbayar di Inggris mencatat 'sukses besar' dan telah mengumpulkann £29 juta (Sekitar Rp487 miliar) yang digunakan untuk organisasi-organisasi amal dan program kemanusiaan.

Salah satu dari mereka adalah MCS, yang menerima £28.400 (sekitar Rp475 juta) pada tahun lalu, yang digunakan untuk merekrut ribuan relawan pembersih sampah pantai.

Menteri Lingkungan Therese Coffey menambahkan: "Ini menunjukkan tindakan kecil dapat membuat perbedaan terbesar, tapi kita tidak boleh berpuas diri karena selalu ada hal lain lagi yang bisa kita lakukan untuk mengurangi limbah dan mendaur ulang apa yang kita gunakan."

Betapa pun, data yang dicatat para relawan menunjukkan kenaikan sampah kemasan minuman sebesar lebih dari 4% di pantai-pantai Inggris -baik itu botol plastik, botol kaca maupun kaleng aluminium.

Terjadi juga kenaikan sampah terkait balon sebesar 53%.

Kantung-kantung plastik sangat berbahaya khususnya bagi penyu yang menyangkanya sebagai ubur-ubur yang merupakan makanan mereka. Kantung kresek itu bisa menggangu sistem pencernaan yang mengakibatkan kelaparan dan kematian.

Beberapa spesies burung laut juga sangat tertarik pada bau sampah plastik dan menurut MCS, ditemukan plastik pada perut 90% bangkai burung fulmar (Procellariidae) yang ditemukan mati di Laut Utara. (bbcindonesia.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM