Music



The Chainsmokers dan Halsey berkesempatan untuk memberi penghormatan pada DJ dan produser kenamaan Avicii yang telah meninggalkan kita untuk selamanya di acara Billboard Music Awards yang berlangsung di hari Minggu, 20 Mei lalu.

Selain memberi tribut, trio hitmaker ‘Closer’ ini juga mendorong para fans untuk memberi atensi lebih kepada orang-orang terdekat yang sedang berhadapan dengan masalah kesehatan mental. Avicii, yang bernama asli Tim Bergling, meninggal dunia secara tak terduga bulan lalu setelah berjuang melawan penyakit mental yang serius. Kematian Avicii disebutkan karena membunuh dirinya sendiri.

Sebelum menyerahkan piala Top Hot 100 kepada Luis Fonsi, Daddy Yankee dan Justin Bieber untuk kolaborasi mereka dalam ‘Despacito’, Drew Taggart dari The Chainsmokers berkata jika meninggalnya Avicii merupakan kehilangan besar untuk dunia musik. Ia menyebutkan Avicii sebagai sosok artis yang menginspirasi orang lain dan sangat berarti tidak hanya bagi komunutas EDM, tapi juga banyak orang lain.

Halsey sendiri menambahkan jika setiap orang yang pernah bekerjasama dengan Avicii menyebutkan jika sang artis adalah sosok yang sangat menyenangkan, sehingga kepergiannya memberi duka yang sangat mendalam. Tapi juga merupakan pengingat jika kita akan selalu ada untuk memberi dukungan dan cinta kepada sahabat dan keluarga yang sedang berjuang menghadapi masalah kesehatan mental. (creativedisc.com)

Pada tanggal 1 Februari lalu Jennifer Lopez alias J.Lo merilis single barunya, ‘Us’, nyaris 4 tahun setelah ia meriilis album kedelapannya, “A.K.A.”. Sang penyanyi asal New York kemudian melakukan debut live untuk lagu tersebut saat menjadi headliner Super Bowl Night yang berlangsung di The Armory, Minneapolis, Minnesota, pada Sabtu, tanggal 3 Februari lalu.

Dengan mengenakan catsuit gemerlapan, J.Lo mengkonfirmasi sebelum pertunjukkannya berlangsung jika ‘Us’ adalah tentang hubungannya bersama Alex Rodriguez. Memang, tepat pada hari itu setahun sudah hubungan J.Lo bersama sang kekasih. Tak lupa J.Lo mengungkap rasa cintanya kepada Alex.

J.Lo juga menyempatkan untuk memberi penghormatan kepada ikon musik pop, Prince. Kali ini ia mengenakan kostum bodysuit berwarna royal blue rancanangan Giannina Azar. Sang penyanyi berusia 48 tahun membawakan medley lagu-lagu hits Prince seperti ‘Dearly Beloved’, ‘Darling Nikki’ dan ‘When Doves Cry’.

Pertunjukkan J.Lo semakin meriah dengan hadirnya bintang tamu. DJ Khaled membawakan beberapa lagunya, seperti ‘I’m The One’, ‘All I Do Is Win’ dan ‘Wild Thoughts. Sementara itu Ne-Yo bergabung bersama J.Lo saat membawakan ‘All I Have’, di mana ia menggantikan posisi LL Cool J.

J.Lo mengakhiri pertunjukkan dengan membawakan encore kejutan, ‘Let’s Get Loud’ yang dihadirkannya setelah menyanyikan ‘Respect’ milik Aretha Franklin. (creativedisc.com)

Avril Lavigne buka suara soal gambaran album baru yang akan ia rilis dalam waktu dekat. Ia menyebut album keenamnya kali ini adalah sebuah perjalanan emosional.

“Personal, mesra, intim, dramatis, liar, penuh tenaga, kuat, dan tak terduga. Album ini adalah sebuah perjalanan emosional sesungguhnya,” kata Lavigne melalui unggahan di akun Twitter miliknya.

Lavigne menggambarkan album tersebut usai penggemarnya menanyakan pelantun Complicated itu soal kata yang dapat melukiskan karya yang telah dinanti itu.

Lavigne terakhir kali mengeluarkan album pada 2013 melalui album bertajuk namanya sendiri. Album yang rilis pada November 2013 itu memiliki beberapa single sukses seperti Here’s to Never Growing Up.

Usai merilis album pada 2013, Avril menunda melanjutkan karier setelah terdiagnosis menderita penyakit Lyme pada 2014. Penyakit Lyme merupakan infeksi bakteri yang disebarkan oleh hewan seperti kutu.

Pada akhir 2016, Lavigne sempat memberikan isyarat terkait album terbaru yang akan dirilis.

"Hai semuanya, pertama-tama saya ingin berterima kasih kepada penggemar saya atas kesabaran Anda dan dukungannya selama saya berjuang melawan penyakit Lyme selama dua tahun terakhir," tulis Avril pada awal keterangan fotonya itu.

"Ini bukan saja sebuah pertempuran yang berat, tapi juga memberi titik terang pada musik dan album yang akan saya rilis pada 2017."

Setelah sempat menjadi kejutan dalam konser Nickelback beberapa waktu lalu, Avril juga merilis sebuah kolaborasi dengan duo EDM Grey dan penyanyi pendatang baru, Anthony Green dalam lagu bertajuk Wings Clipped.

Album ke-6 Lavigne ini diperkirakan rilis akhir 2018. Album itu turut menandai proyek pertamanya setelah bekerja sama dengan BMG pada Maret lalu. (cnnindonesia.com)

The GRAMMY Museum® (www.grammymuseum.org) baru saja mengumumkan jika 5 siswa tambahan akan mendapatkan dukungan finansial untuk GRAMMY Camp berkat dukungan dari pemenang 5 Grammy, Bruno Mars.

Beasiswa yang diluncurkan akan meliputi untuk biaya masuk, penginapan dan transportasi dan akan diberikan kepada siswa SMA yang memenuhi syarat setiap tahunnya untuk lima tahun ke depan.

Grammy Camp yang memasuki tahun ke-14nya adalah sebuah camp industri musik untuk siswa Amerika Serikat. Beasiswa untuk program ini pertama kali diadakan di tahun 2014 melalui hibah yang diberikan Bruno kepada Hawai’i Community Foundation sebagai penghormatan kepada ibundanya. Saat ini siswa dari kawasan Hawai’i yang mengikuti GRAMMY Camp. Dan sekarang program dikembangkan untuk setiap kandidat yang datang dari berbagai wilayah di Amerika Serikat.

Para siswa SMA Amerika Serikat yang berminat mengikuti program harus melengkapi pendaftaran secara online, audisi video dan asistensi finasial dari www.grammyintheschools.com. Tenggat pendaftaran adalah pada tanggal 31 Maret 2018. Penerima beasiswa akan mendapat notifikasi di bulan Mei 2018.

Neil Portnow, Presiden/CEO dari Recording AcademyTM dan Board Chair GRAMMY Museum, menyebutkan jika GRAMMY Camp merupakan salah satu langkah pasti yang bisa ditempuh siswa SMA untuk mendapatkan pengetahuan dan mendapatkan pengalaman tentang rentang karir yang tersedia di industri musik. Ia juga memuji Bruno yang memahami pentingnya interaksi ini dilakukan orang kalangan anak muda yang tertarik untuk menerjuni dunia musik. “Kemurah-hatiannya serta dukungan Bruno untuk program ini sangat diapresiasi oleh Recording Academy dan GRAMMY Museum,” kata Neil.

Beberapa jenjang karir yang bisa dicermati saat mengikuti GRAMMY Camp ini adalah Audio Engineering, Electronic Music Production, Music Business, Music Journalism, Instrumental Performance, Vocal Performance, Video Production, dan Songwriting. GRAMMY Camp 2018 akan berlangsung di Nashville yang dipandu oleh Belmont University dan Los Angeles yang dipandu oleh University of Southern California Thornton School of Music. (creativedisc.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM