Music



Harry Styles memberi kejutan pada para penggemar saat ia membuka leg pertama untuk tur dunianya di Basel, Swiss, pada Minggu malam, 11 Maret lalu. Tidak hanya ia menghadirkan set-list berbeda, tapi juga melakukan debut dua buah lagu baru, ‘Oh Anna’ dan ‘Medicine’.

Mantan anggota One Direction ini menyebutkan jika lagu-lagu tadi awalnya ditulis selama proses penulisan materi untuk albu debutnya. Sayangnya dua lagu ini gagal masuk ke “final cut”. “Dua tahun lalu aku mulai mengerjakan album milikku,” kata Harry. “Kalian sangat luar biasa dalam proses ini. Aku ingin berterima kasih untuk dukungan kalian. Kami telah menulis begitu banyak lagu untuk albumnya dan kami memilih (hanya) 10. Dan kami belum pernah memainkan lagu-lagu ini sebelumnya.”

Awalnya Harry memainkan ‘Medicine’, di mana ia mengelilingi panggung saat menyanyikan lagu anthemik ini. “Can I take my medicine, take my medicine / Rest it on your fingertips / Up to your mouth, feeling it out/ Feeling it out,” nyanyi Harry.

Sementara itu ‘Oh Anna’ adalah sebuah lagu pop-rock yang mengandung snippet kecil dari hook gitar ikonik dari lagu hit George Michaels, ‘Faith’. Di dalam lagu Harry bernyanyi, “I don’t want your sympathy, but you don’t know what you do to me / Oh, Anna! / Every time I see your face, there’s only so much I can take / Oh, Anna!”

Belum diketahui apakah Harry akan merilis versi studio untuk ‘Medicine’ dan ‘Oh Anna’. Tapi pastinya para fans sudah meminta sang idola untuk merilisnya. Kita tunggu saja. Untuk sementara, dengar ‘Medicine’ dan ‘Anna’ yang dibawakan Harry secara live di bawah ini:

(creativedisc.com)

One Direction hanya tinggal selangkah lagi untuk mengalahkan rekor The Beatles. Boyband yang kini dalam status hibernasi ini sekarang menyamai band legendaris tadi di mana album solo 3 anggotanya sukses menjadi juara Billboard 200. Hal ini berkat album “Flicker” milik Niall Horan, yang menandakan sebagai debutnya sebagai artis solo.

Niall merupakan anggota One Direction ketiga yang album solonya menjadi juara Billboard 200, menyusul Harry Styles dengan album self-titlednya yang dirilis di awal 2017 dan Zayn Malik dengan album debutnya, “Mind of Mine”, yang dirilis di tahun 2016.

Mengetahui albumnya sukses meraih #1, maka Niall pun mengucapkan terima kasih kepada fans karena sudah mendukung dirinya selama ini.

Sementara itu, tiga anggota The Beatles tadi telah sukses beberapa kali meraih #1 Billboard 200. Dan mereka adalah George Harrison (2 kali), John Lennon (3 kali) dan Paul McCartney (6 kali). Ringo Starr hanyalah satu-satunya anggota The Beatles yang belum pernah menjadi juara Billboard 200 dengan album solonya.

Bisa jadi One Direction nantinya akan mengalahkan rekor The Beatles, karena Liam Payne dan Louis Tomlinson belum merilis album solo mereka. Dan jika benar terjadi, maka ini akan menjadi kedua kalinya One Direction mengalahkan rekor The Beatles, setelah melalui lagu “Perfect” di tahun 2015, boyband tersebut mendapatkan single kelima mereka yang debut di top 10 Hot 100. Sedangkan The Beatles hanya 4 buah lagu, yaitu ‘Hey Jude’, ‘Get Back’, ‘Let It Be’ dan ‘Free as a Bird’ yang debut di top 10 Hot 100. (creativedisc.com)

Akhirnya album “More Life” turun tahta juga di Billboard 200. Jadi siapa yang melengserkan album milik Drake tersebut? Tidak lain adalah album debut The Chainsmokers, “Memories…Do Not Open”. Album sukses menghuni posisi #1 dengan penjualan sebanyak 221.000 unit, termasuk 166.000 untuk penjualan secara tradisional, dalam pekan perhitungan yang berakhir pada tanggal 13 April, sebagaimana yang dilaporkan oleh Nielsen Music.

Penjualan album milik duo pengusung musik electronic ini terdorong dengan paket bundling untuk pembelian tiket konser mereka yang berlangsung mulai tanggal 13 April lalu di Miami.

Album ini diisi oleh beberapa hit single terbaru The Chainsmokers seperti ‘Paris’, ‘Something Just Like This’ dan ‘The One’. Sayangnya, jika berharap akan bisa juga mendengarkan hit-hit mereka sebelumnya, seperti ‘Closer’ atau ‘Don’t Let Me Down’, harus kecewa karena album tidak menyertakan mereka.

Sebelum perilisan “Memories…Do Not Open” The Chainsmokers sebelumnya juga sudah menyambangi Billboard 200 berkat dua EP mereka yaitu, “Collage” (2016) yang duduk di posisi 6 dan “Bouquet” (2015) di posisi 31.

Dengan berjayanya The Chainsmokers, maka “More Life” milik Drake pun turun ke posisi 2 dengan 108.000 unit setelah selama 3 pekan berturut-turut berjaya menjadi juara. Mantan juara lain, “Divide” dari Ed Sheeran berada di posisi 3 dengan 70.000 unit.

Berikut 10 besar Billboard 200 untuk pekan ini:

1. Memories…Do Not Open” – The Chainsmokers (221,000)
2. “More Life” – Drake (108,000)
3. “Divide (division sign)” – Ed Sheeran (70,000)
4. “PTX Vol. IV – Classics” – Pentatonix (54,000)
5. “All-Amerikkkan Bada$$” – Joey Bada$$ (51,000)
6. “24K Magic” – Bruno Mars (45,000)
7. “Moana” Soundtrack – Various Artists (43,000)
8. “Painting Pictures” – Kodak Black (39,000)
9. “Future” – Future (38,000)
10. “Pure Comedy – Father John Misty (35,000)

(creativedisc.com)

Penyanyi pendatang (yang kini tidak terlalu) baru berusia 23 tahun asal Inggris, Frances, merilis single debutnya, ‘Grow’, di tahun 2015 lalu. Single tersebut datang bersama sebuah EP berjudul sama yang dirilis oleh Communion Records dan Capitol Records.

Dengan vokalnya yang bernafaskan soul, Frances sukses mencuri perhatian bersama ‘Grow’. Tidak heran jika lagu-lagu Frances berikutnya cukup ditunggu kehadirannya. Selepas beberapa single selepas ‘Grow’, seperti ‘Let It Out’, ‘Don’t Worry Aboout Me’, ‘Say It Again’ atau yang terbaru, ‘No Matter’, yang dirilis di bulan Januari tahun ini.

Setelah menghadirkan barisan single tadi, Frances akhirnya merilis album debutnya, “Things I’ve Never Said’, pada tanggal 17 Maret yang mendapat sambutan cukup baik. Dan berselang beberapa pekan selepas perilisan album, Frances memutuskan untuk merilis ulang single debutnya, ‘Grow’, pada tanggal 7 April.

Tapi ini bukan sekedar perilisan ulang biasa, karena Frances menghadirkan lagunya dalam versi baru yang kini berjudul ‘Grow (Stories)’. Lagunya masih bercorak balada, cuma iringan musik kini dihadirkan dengan dukungan perkusi dan synth, ketimbang hanya piano seperti versi aslinya.

‘Grow’ sendiri telah dipilih yayasan amal, Refuge, sebagai bagian kampanye untuk membangkitkan kesadaran akan kekerasan domestik dan menyokong Refuge yang telah membantu dan mendukung para korban. (creativedisc.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM