Music



Album ke-tiga Ed Sheeran, ÷ (Divide), dinobatkan menjadi salah satu nomine untuk meraih penghargaan bagi musisi terbaik se-Inggris Raya dan Irlandia, Mercury Prize 2017.

“Apa yang dimiliki para seniman ini adalah kesenangan dalam membuat musik yang mewabah dan menekankan pesan dalam musik yang mereka buat,” kata juri saat mengumumkan 12 nomine yang akan memperebutkan Mercury Prize tahun ini, seperti diberitakan AFP.

“Mereka senang mengeksplorasi kemungkinan dalam musik dan menolak untuk terjebak dalam genre tertentu,” lanjut para juri.

Album ÷ (Devide) milik Sheeran berhasil menjadi karya yang fenomenal di tahun ini. Album tersebut memecahkan sejumlah rekor, serta menduduki puncak tangga album di sejumlah negara, termasuk di kampung halaman sang musisi, Inggris.

Album itu juga memecahkan rekor Spotify dengan catatan 57 juta aktivitas streaming di hari pertama dirilis. Rekor ini menggeser capaian sebelumnya yang diraih oleh Starboy dari The Weeknd dengan 29 juta aktivitas streaming.

Meski telah mendapatkan sejumlah penghargaan, termasuk Grammy Awards sejak kemuculannya dalam + (Plus), Ed Sheeran belum pernah masuk dalam jajaran nomine Mercury Prize.

Didirikan sejak 1992, Mercury Prize diadakan sebagai penghargaan untuk album terbaik dari musisi Inggris dan Irlandia.

Selain Ed Sheeran, ada musisi pendatang baru asal London, Stormzy yang juga menjadi nomine penghargaan itu pada tahun ini.

Para juri Mercury Prize menyebut musisi bernama asli Michael Ebenaer Kwadjo Omari Owuo, Jr itu sebagai lagu penuh ‘petualangan, emosi, dan perasaan’.

Stormzy mengungkapkan perasaannya melalui Twitter usai menerima nomine tersebut. Ia menyebut sangat bangga akan capaiannya itu.

“Saya memberikan hati, jiwa, dan segalanya untuk membuat album ini,” kata Stormzy.

Pengumuman pemenang Mercury Prize 2017 akan diumumkan pada 14 September nanti di London. Berikut nomine Mercury Prize 2017:

Alt-J - Relaxer
The Big Moon - Love in the 4th Dimension
Blossoms - Blossoms
Loyle Carner - Yesterday’s Gone
Dinosaur - Together, As One
Glass Animals - How to Be a Human Being
J Hus - Common Sense
Sampha - Process
Ed Sheeran - ÷
Stormzy - Gang Signs & Prayer
Kate Tempest - Let Them Eat Chaos
The xx - I See You

(cnnindonesia.com)

Episode perdana untuk serial “Game of Thrones” musim 7 memang sudah sangat ditunggu-tunggu, tidak hanya bagi para penggemar serial populer tersebut, namun juga antisipasi untuk melihat aksi cameo Ed Sheeran di dalamnya. Dan ternyata apa yang terjadi tidak berjalan dengan seperti yang diharapkan alias berakhir bencana.

Di episode yang berjudul “Dragonstone” dan tayang pada tanggal 16 Juli kemarin, Arya Stark (Maisie Williams) tampak berkuda di sebuah hutan selepas membantai sejumlah orang. Tidak berapa lama ia bersua dengan segerombolan prajurit yang tengah bersantai, dan Ed adalah salah satunya.

Tentunya Ed diberi waktu dan tempat untuk memamerkan vokalnya untuk menyanyikan sebuah lagu di adegan tersebut. Jangan cemas, karena lagu yang dinyanyikan Ed berasal dari buku yang menjadi sumber untuk serial “GoT”, bukan salah satu lagu album “Divide” (apalagi ‘Shape of You’). Ed kemudian menawarkan Arya sebuah kelinci yang sudah di masak.

Sebagai seorang “figuran”, tentunya Ed tidak mendapat jatah banyak dialog. Hanya saja, rupanya serial tidak melewatkan kesempatan untuk “mengeksplorasi” seorang Ed Sheeran, sehingga meski sama sekali tidak penting untuk esensi ceritanya, namun kamera “dengan berlebihan” memberi fokus pada Ed.

Porsi Ed yang “berlebihan” ini rupanya dianggap menganggu oleh fans setia “GoT”, yang memang kita ketahui agak militan, sehingga kecaman dan kritikan pun lantas membanjiri media sosial.

Sebenarnya ini bukan kali pertama musisi menjadi cameo dalam “GoT”. Beberapa yang sempat hadir adalah anggota Snow Patrol atau Coldplay misalnya, dan beberapa nama lagi. Hanya saja, memang Ed Sheeranlah yang pertama kali terasa diekspos secara berlebihan.

Produser “GoT” kabarnya memang telah lama ingin mengajak Ed bergabung, hanya saja baru kali ini ada kesempatan yang mengizinkan sang penyanyi untuk bisa terlibat. Lagipula kehadiran Ed sangat istimewa karena diniatkan sebagai sebuah kejutan kepada aktris Maisie Williams yang sangat mengidolakan Ed.

Ed sendiri tidak memberi tanggapan atas barisan kecaman ini. Yang dilakukan Ed selanjutnya cukup drastis yaitu dengan menutup akun Twitternya secara permanen. Memang belum diketahui apa alasannya, mengingat beberapa waktu lalu Ed sempat menyebutkan jika ia tidak akan aktif lagi dalam bermain Twitter, menyusul banyaknya komentar penuh kebencian yang ditujukan banyak netizen kepadanya.

Apakah tambahan kecaman yang didapat karena aksi cameonya dalam “GoT” akhirnya menjadi pencetus untuk menghapus akun Twitternya? Hanya Ed yang tahu jawabannya. Yang pasti, Ed masih tetap aktif di akun Instagram dan Facebooknya.

Simak aksi Ed Sheeran dalam “Game of Thrones” di bawah ini:

(creativedisc.com)

Ed Sheeran sperti yang kita tahu, sudah menjadi popstar di dunia showbiz saat ini. Selain itu, Ed Sheeran juga merupakan penghasil lagu pop yang sangat produktif baik untuk dirinya sendiri ataupun untuk penyanyi lain. Dan mungkin tidak banyak yang tahu, dia juga pernah tampil di beberapa serial televisi ataupun film. Yang terbaru, Ed Sheeran dikonfirmasi akan tampil musim terbaru serial televisi terkenal Game of Thrones. Kembali lagi ke musik, setelah istirahat cukup lama dari album terakhir nya “X” di tahun 2014, Ed Sheeran kembali dengan album “Divide”, dimana sebagai permulaan, dia melepas dua single sekaligus yaitu “Shape of You” dan “Castle on the Hill” secara bersamaan.


Untuk lagu “Shape of You” sendiri, kita akan mendengarkan lagu yang sangat bisa membuat kamu bergoyang. Cukup berbeda dengan kebanyakan lagunya yang bernuansa pop ballad. Terasa nuansa musik ala Jamaika (dance hall) tetapi dengan sentuhan pop yang kuat, dan walaupun secara lirik cukup ‘nakal’, lagu ini, seperti lagu-lagu dia sebelumnya, memuncaki tangga lagu di 30 negara termasuk Billboard Amerika Serikat. Dan sepertinya, keseluruhan lagu di album ini layak untuk menerima ganjaran memuncaki chart seperti lagu “shape of you”.

 

reviewed by Aulia Panji (@pienji)

 

Ed Sheeran mungkin merasa capek melihat kelakukan netizen haters dengan komentar-komentar sinis mereka, sehingga merasa perlu untuk berhenti menggunakan Twitter. Namun, tetap saja pemenangnya adalah Ed, karena kesuksesan demi kesuksesan terus menerpanya.

Prestasi terbarunya adalah dengan mencatatkan mega hitnya, ‘Shape of You’, yang telah memecahkan rekor sebagai lagu dengan jumlah streaming terbanyak sepanjang masa untuk wilayah Inggris.

Lagu Ed ini telah mengambil alih posisi yang sebelumnya dipegang ‘One Dance’ milik Drake. Menurut Official Charts Company, ‘Shape of You’ telah mendapatkan sebanyak 184 juta streaming semenjadi dirilis di bulan Januari.

‘Shape Of You’ sejauh ini juga sukses menjadi lagu dengan penjualan terbaik untuk tahun 2017 ini, yang disusul dengan lagu Ed lain, ‘Castle On The Hill’ yang berada di posisi kedua. Melengkapi 3 besar adalah ‘Despacito’ yang merupakan proyek kroyokan antara Luis Fonsi, Daddy Yankee dan Justin Bieber. Dengan ‘Galway Girl’, lagu Ed lain, berada di posisi 4, maka monopoli posisi 3 besar semakin mungkin untuk diraih oleh Ed. (creativedisc.com)

 

Page 1 of 5

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net