Music



Ariana Grande memberkahi para penggemarnya dengan merilis single paling mutakhirnya, ‘No Tears Left to Cry’ pekan lalu (20 April) dan dilengkapi pula dengan sebuah video yang sepertinya terinspirasi dari film “Inception”.

Dan dengan statusnya sebagai seorang megabintang, tentunya artis sekaliber Ariana tidak mau main-main dalam menentukan pilihan di mana ia akan membawakan lagu barunya secara live untuk pertama kalinya. Tidak heran jika ia memilih festival musik bergengsi Coachella sebagai tempatnya.

Hadirnya Ariana di Coachella akhir pekan lalu (juga Jumat, 20 April) jelas membuat kaget pengunjung dan pastinya para fans, mengingat sang popstar tidak dijadwalkan sebagai headliner ataupun bagian lineup acara. Memang pertunjukkan Ariana bukan sebuah set penuh, melainkan “menyempil” di pertunjukkan milik Kygo. Oleh karena itu jangan harapkan Ariana membawakan lagu-lagu baru lain, meski ia juga membawakan cover version lagu klasik Marvin Gaye, “Sexual Healing’.

Ditulis Ariana bersama Max Martin, Savan Kotecha, dan Ilya Salmanzadeh, ‘No Tears Left to Cry’ merupakan single Ariana selepas cover ‘Somewhere Over the Rainbow’ yang merupakan bagian dari konser amal “One Love Manchester”. (creativedisc.com)

Band rock yang kini banting setir ke ranah pop, Paramore, baru saja merilis video musik terbaru mereka. Kali ini untuk lagu berjudul ‘Rose-Colored Boy’. Track masih diambil dari album rilisan 2017 mereka yang menuai banyak ulasan bagus/pujian, “After Laughter”.

Klip ‘Rose-Colored Boy’ digarap oleh Warren Fu, yang sebelumnya kerap mengarahkan klip untuk The Weeknd atau Haim. Konsep yang diusung klip adalah cita rasa era 80-an secara total. Plot klip berfokus pada kru berita yang memamerkan wajah ceria saat berada di depan kamera dan diminta untuk lebih ceria oleh para petinggi stasiun televisi, meski pada kenyataannya mereka sama sekali sedang tidak merasa “happy”.

Di adegan berikutnya kita bisa melihat sang frontwoman band, Hayley Williams, yang berhadapan dengan imej dirinya di saat masih lebih muda dan kemudian ia mengalami pengalaman out-of-body. Konsep 80-an yang diusung klip ‘Rose-Colored Boy’ mungkin terasa “gimmicky”, tapi tidak menghalangi dirinya menjadi sesuatu yang menarik untuk disimak.

Paramore tampaknya masih mempromosikan “After Laughter” dengan merilis klip untuk ‘Rose-Colored Boy’ yang diset sebagai single keempat setelah ‘Hard Times’, ‘Told You So’ dan ‘Fake Happy’. Kemungkinan masih lama lagi Paramore merilis album baru lain. Jadi, untuk sementara puaskan diri dengan video ‘Rose-Colored Boy’ ini sekaligus kembali ke era 80-an. (creativedisc.com)

Akhirnya yang ditunggu-tunggu tiba juga. Justin Timberlake hadir untuk memeriahkan acara Halftime Super Bowl 2018 yang berlangsung di Bank Stadium, pada Minggu malam, 4 Februari kemarin. Memang tidak ada bintang tamu *NSYNC dan Janet Jackson seperti rumor yang berkembang, tapi bukan berarti menghalangi JT untuk memeriahkan suasana dengan rangkaian lagu hitsnya.

Setelah perkenalan oleh sahabatnya, Jimmy Fallon, JT membuka pertunjukkanya dengan ‘Filthy’, single yang diambil dari album barunya, “Man of the Woods”. Tapi tentunya JT tidak hanya menghadirkan lagu baru miliknya, melainkan memanjakan para penonton yang memenuhi arena dengan membawa rangkaian lagu-lagu populer miliknya.

Dalam durasi 13 menitan, JT hadir secara enerjik melalui koregorafi lincah dan vokal terjaga. Ia menyanyikan lagu-lagu seperti ‘Rock Your Body’ dengan imbuhan chorus ‘Senorita’ yang kemudian disusul dengan ‘SexyBack’ dan juga ‘My Love’ tentu saja.

JT memamerkan falseto manisnya dalam balada ‘Cry Me A River’ dan menghadirkan skill dance break dengan ‘Suit & Tie’. JT juga menyempatkan memberi tribut kepada Prince dengan memproyeksikan video ‘Purple Rain’ dan bernyanyi bersama Prince dalam ‘I Would Die 4 U’, sementara arena berubah menjadi ungu.

Intinya, Halftime Super Bowl JT ini suskes menuntaskan ekspektasi dan sangat memeriahkan susasana. Memang, setelah pertunjukan mencengangkan dan megah yang ditampilkan Lady Gaga, Katy Perry atau Beyonce di beberapa tahun terakhir, pertunjukan yang dihadirkan JT agak lebih “sederhana” kalau tidak mau disebut “main aman”, namun pastinya bukan berarti tidak kalah memuaskan.

Jika ini adalah “teaser” maka jelas sebuah indikasi menarik untuk rangkaian tur “Man of the Woods” yang akan dihadirkan JT di musim panas mendatang. (creativedisc.com)

Sukses besar ‘Despacito’ rupanya belum memuaskan Justin Bieber untuk aksinya di ranah musik Latin. Kini dikabarkan jika sang megastar berencana berkolaborasi dengan superstar Latin lain, J Balvin, dalam sebuah lagu yang diharapkan bisa menjadi hit masif berikutnya.

‘Despacito’ adalah kerja sama Justin bersama Luis Fonsi dan Dadddy Yankee. Meskipun hanya hadir hanya dalam versi remix, namun nama Justin justru membuat lagu semakin populer. Tidak heran jika lagu mampu menjadi single berbahasa Spanyol pertama yang menjadi #1 setelah Makarena di era 90-an.

Sukses besar ‘Despacito’, yang menghuni posisi juara Hot 100 selama 16 pekan, memang berimbas dengan lahirnya para pengekor seperti ‘Mi Gente’ milik J Balvin dan Willy Williams, dan kemudian diremix dengan mengahadirkan Beyonce. Meski tak sefenomenal ‘Despacito’, tetap ‘Mi Gente’ tercatat meraih sukses besar.

Mungkin karena itu Justin kemudian mengajak J Balvin untuk berkolaborasi. Tidak hanya berdua, untuk urusan musik Justin dan J Balvin akan didukung oleh mega-produser Skrillex, sebagaimana yang dilaporkan oleh surat kabar Inggris, The Sun. Belum diketahui apa judul lagu, tapi disiapkan sebagai comeback Justin ke dunia musik di tahun 2018 ini.

J Balvin sendiri tidak asing dengan Justin karena sempat melakukan remix Latin untuk mega-hit miliknya, ‘Sorry’. J Balvin adalah yang mengungkap kepada The Sun tentang kolaborasi bersama Justin dalam sebuah lagu Latin ini. J Balvin berharap kolaborasinya bersama Justin dan Skrillex juga bisa menuai sukses besar. Ia memuji lagunya yang disebutnya sangat keren dan berharap bisa masuk dalam album baru miliknya.

Kita tunggu saja kalau begitu. (creativedisc.com)

Page 1 of 4

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM