Music



Setelah memposting teaser video musik ‘Hey Hey Hey’ di Instagramnya, kini Katy Perry telah merilis klip secara utuh dan didedikasikan untuk para fans setianya. Klip untuk lagu bertema power-anthem ini dirilis pada Rabu, 20 Desember.

Disutradarai Isaac Rentz, klip dengan visual penuh warna-warna permen ini dibuka dengan Katy, yang tampak memakai gaun bergaya borjuasi ala era lawas, lengkap dengan wig dan tata make-up menornya. Ia sedang bersiap-siap sebelum kencan dengan Prince Piggy yang sebenarnya tidak diinginkannya. Saat sedang bersiap-siap, Katy mulai membayangkan dirinya sebagai ikon feminis, Joan of Arc, dan menebas sang pangeran dengan pedangnya.

Saat kencan berlangsung, Katy ternyata tidak bisa menahan rasa jijik kepada sang pangeran gendut. Berbuntut dengan penamparan kepada pangeran saat ia hendak mencium Katy saat mereka sedang berdansa. Tentu saja pangeran merasa marah dan memerintahkan penjaga untuk memenggal kepala Katy. Di penghujung, Joan of Arc versi Katy muncul untuk menyelamatkan dirinya dan membunuh sang pangeran.

‘Hey Hey Hey’ merupakan salah satu lagu Katy yang terdapat dalam album barunya, “Witness”, yang dirilis di tanggal 9 Juni lalu. Simak videonya di bawah ini:

(creativedisc.com)

Katy Perry akan kembali ke Indonesia. Bintang pop itu akan menggelar konser 'WITNESS: The Tour' di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten, 14 April 2018.

Dalam keterangan pers yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (28/11), tiket untuk konser itu sudah bisa dibeli para KatyCats—sebutan penggemar Perry—pada 12 Desember mendatang.

Harga tiket dimulai dari Rp900 ribu sampai Rp5 juta. Harga tergantung kelas yang bervariasi sampai enam. Rp900 ribu untuk Bronze, Rp1,3 juta untuk Silver, Rp2 juta untuk Gold, Rp3 juta untuk Festival B, Rp4 juta untuk Festival A, dan Rp5 juta untuk Platinum.

Perry sudah mengawali konser 'WITNESS: The Tour' sejak September lalu, setelah album barunya Witness dirilis pada 9 Juni 2017. Albumnya sempat memuncaki tangga musik Billboard 200. Beberapa lagu yang populer termasuk Chained to the Rhythm dan Bon Appetit.

Salah satu lagunya, Swish Swish disebut-sebut menyindir ‘nemesisnya,’ Taylor Swift.

'WITNESS: The Tour' juga digelar di Amerika Selatan, Meksiko, dan Britania Raya. Australia serta Selandia Baru bahkan kebagian setelah Indonesia, yakni Juli 2018. Tur konser itu sendiri diawali di Amerika Utara pada September 2017, dan langsung disambut hangat.

Ini bukan kali pertama Perry menjejakkan kaki di Indonesia. Sebelumnya ia pernah konser pada 2012 dan 2015. Di setiap konser itu, Perry selalu menyuguhkan penampilan menarik. Ia bukan hanya menyiapkan busana yang berganti-ganti, tetapi juga dekorasi panggung nyentrik.

Aksi panggungnya pun tak kalah menakjubkan. Pada 2012, ia mengajak salah satu penonton naik dan diizinkan mencium pipinya. Dua tahun lalu, di 'Prismatic World Tour' Perry memanjakan penggemarnya dengan bahasa Indonesia. Ia bahkan meminta diajari bahasa itu.

"Saya mengalami kesulitan dalam mempelajari bahasa baru, ada dapat membantu saya mempelajari bahasa kalian?" tanya Katy yang sontak membuat ribuan tangan mengacung.

Alhasil, salah satu penggemar diperbolehkan naik dan mengajari Perry berbahasa Indonesia.

Namun saat itu, Perry tidak sempat menginap di Jakarta. Selepas konser di Filipina dua hari sebelumnya, ia dijadwalkan langsung bertolak ke Singapura untuk mempersiapkan konser lain. (cnnindonesia.com)

Sang megastar pop Katy Perry kabarnya dilarang masuk kenegara Tiongkok (untuk batas waktu yang tak ditentukan) karena aksinya di konser kontroversial yang berlangsung di tahun 2015 lalu.

Katy, 33 tahun, seharusnya tampil di acara Victoria Secret Fashion Show yang berlangsung di Shangai, Senin kemarin. Namun ia terpaksa harus membatalkan jadwal dirinya di acara akbar tersebut, karena pemerintah China telah menolak visa masuknya.

Adapun alasan penolakan ini dipercaya karena saat melakukan konser di Taipei Arena di tahun 2015 lalu ia mengenakan bendera Taiwan. Tidak hanya itu, sang penyanyi mengenakan kostum bergaya bunga matahari, yang dipandang pemerintah Tiongkok sebagai referensi kepada Sunflower Student Movement yang memprotes pemerintah di tahun 2014 lalu.

Awalnya Katy dipercaya bisa masuk ke Tiongkok dan menjadi bintang tamu di acara Victoria’s Secret Fashion Show. Namun visanya ditolak hanya beberapa hari sebelum show berlangsung. Selain Katy, model seperti Gigi Hadid dan Adrian Lima pun mengalami kasus yang sama; penolakan visa.

Victoria’s Secret Fashion Show Shanghai sendiri telah berlangsung dan bukan tanpa drama tersendiri. Terdapat keluhan jika pemerintah mengawasi (baca: memata-matai) alur komunikasi setiap pihak yang terlibat dan banyaknya aturan yang harus dipenuhi stasiun televisi yang ingin meliput di luar Mercedes-Benz Arena di mana acara berlangsung.

Meski minus Katy Perry, tetap ada beberapa musisi yang hadir memeriahkan acara. Mereka adalah Harry Styles, Miguel, bintang film dan pemain teater Leslie Odom Jr., serta penyanyi kenamaan Tiongkok, Jane Zhang. (creativedisc.com)

Katy Perry kembali tersandung kasus gugatan hukum. Sang pelantun I Kissed a Girl dituntut oleh salah satu kru yang tergabung dalam salah satu konsernya pada tahun 2014.

Mengutip NME, kru itu bernama Christina Fish. Ia mengaku mengalami insiden ketika sedang memindahkan tembok untuk panggung.

Insiden tersebut terjadi di PNC Arena di Raleigh, North Carolina pada 22 Juni 2014. Saat itu tembok yang akan dipindahkan Fish macet dan meluncur di atas kakinya, membuatnya berlumuran darah.

Namun, kru lain hanya menawarkan es untuk kakinya, tanpa memanggil ambulans. Ia akhirnya meninggalkan lokasi dan meminta salah seorang temannya membawa ke UGD.

Karena insiden tersebut jari kakinya mengalami gangren. Itu merupakan kondisi semacam nekrosis yang membuat bagian tubuh ‘mati,’ biasanya terjadi setelah sebuah insiden. Akhirnya dokter meminta Fish melakukan amputasi.

Kejadian itu lah yang membuatnya menggugat Live Nation, promotor yang menaungi konser Perry waktu itu. Ia bahkan mengalamatkan gugatannya pada Perry.

Namun, ia tidak menyebutkan berapa jumlah ganti rugi yang ia minta.

Kini Perry akan menggelar tur baru yang bertajuk ‘Witness.’ Namun ia yang menjadi pembawa acara MTV VMA 2017 baru saja mengumumkan bahwa ia harus menunda konser itu karena penundaan produksi yang tidak bisa dihindari.

Tur yang akan berlangsung hingga pertengahan 2018 itu digelar di Amerika, Iggris dan beberapa negara lain di Eropa. (cnnindonesia.com)

Page 1 of 5

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM