Music



Lepas dari hasilnya, pemilihan gubernur dan wakil gubernur Maluku telah berlangsung pada Rabu (27/6) dengan damai.

Hingga sehari setelah pemilihan digelar, kondisi Kota Ambon berjalan tenang dan tertib. Direktur lembaga Himpunan Maluku Untuk Kemanusiaan, Vivi Marantika, melihat Kota Ambon dalam kondisi aman.

Para pendukung ketiga pasangan calon gubernur-wakil gubernur pun memberi sokongan tanpa kericuhan dan provokasi, sebut warga Ambon, Ronald Regan.

"Kemarin ada pawai untuk salah satu pasangan calon. Lebih dari itu tak ada," ujar Ronald.

Hal itu dikuatkan oleh Astuti Usman Marasabessy, Komisioner Badan Pengawas Pemilu Maluku. Menurutnya, potensi konflik terkait Pilkada 2018 sama sekali tidak tampak.

"Pada Pilkada kali ini, Alhamdulillah secara kasat mata kami tidak melihat hal itu (konflik) akan terjadi lagi dari kampanye yang disampaikan. Malah seluruh tim sukses dan pasangan calon itu selalu mengajak masyarakat agar selalu menciptakan pemilu yang damai," tutur Astuti kepada wartawan BBC News Indonesia, Jerome Wirawan.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan. Bagaimana itu bisa terjadi mengingat Ambon dan Maluku sempat dilanda konflik berdarah?

Astuti mengatakan faktor utamanya adalah sikap tegas masyarakat Maluku sendiri.

"Alhamdulillah, para pemilih sudah cerdas. Ketika kami jalan ke beberapa desa terpencil yang kami datangi, masyarakat mengatakan bahwa apabila ada tim sukses atau pasangan calon yang datang terus menghujat salah satu pasangan calon lain, memfitnah, atau membawa isu SARA, warga akan mengusir mereka dari lokasi mereka melakukan kegiatan.

"Yang kami dapatkan di masyarakat, masyarakat juga sudah jenuh terkait dengan imbas konflik kemarin. Masyarakat tidak mau terulang lagi. Masyarakat mengatakan kalau itu isu kepentingan para pejabat di tingkat atas, mereka mau tidak lagi dilibatkan," papar Astuti.


'Isu SARA harus dihindari'
Hasil pemantauan Bawaslu Maluku diamini seorang warga Ambon, Allan Batsira.

"Isu agama, suku, budaya, dan ras tidak lagi penting. Di Maluku sekarang, masyarakat otaknya sudah mulai terbuka, berpikirnya sudah mulai ke nasionalisme semua.

"Wawasan masyarakat luas sudah tahu tentang bagaimana cara damai dan cara kita bergotong royong. Kita damai-damai saja dan kita lebih memajukan Maluku," paparnya.

Sikap semacam ini bertolak belakang dari aksi baku bunuh yang terjadi dalam konflik belasan tahun lalu.

Beberapa tokoh agama di Maluku mengatakan hal itu tidak lepas dari pengalaman pahit disertai upaya pemulihan yang panjang.

Karenanya, menurut Abidin Wakano selaku wakil ketua Majelis Ulama Indonesia Maluku, masyarakat paham bahwa isu SARA harus dihindari dalam Pilkada.

"Kita punya pengalaman buruk ketika agama digunakan sebagai alat politik untuk melegitimasi kepentingan kelompok-kelompok tertentu. Politik identitas atau politisasi agama akan merusak kearifan lokal kita, misalnya budaya pela gandong. Jadi ini sesuatu yang harus kita hindari," kata Abidin.


Pernyataan bahwa isu SARA dalam Pilkada harus dihindari juga disuarakan Elifas Maspaitella selaku sekretaris umum Majelis Sinode Gereja Protestan Maluku.

Bahkan, untuk terus menjaga perdamaian, pihaknya punya strategi khusus yang disebut 'gereja orang basudara'.

"Kita berusaha agar benteng perdamaian dibangun dari keluarga dengan menanamkan pengajaran-pengajaran yang terbuka tentang hidup bersama.

"Pada jemaat yang hidup berbaur dengan komunitas agama lain, terutama dengan saudara-saudara Muslim. Kita berusaha meningkatkan interaksi sosial tiap-tiap hari. Itu dapat menjadi alat yang ampuh untuk melakukan penyembuhan trauma," jelas Elifas.

Sehari setelah pemungutan suara Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur berlangsung, pasangan calon Murad Ismail-Barnabas Ornoyang dinyatakan meraup suara 40,22% oleh penghitungan cepat versi LSI Denny JA.

Kemudian menurut versi Index Indonesia, pasangan calon tersebut telah meraih 40,38% suara.

Jumlah persentase suara itu mengungguli kedua pasangan calon lainnya, yakni Said Assagaff-Anderias Rentranubun serta Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath. (BBC Indonesia)

Pekerjaan rumah tangga memang sebaiknya tidak hanya dibebankan kepada salah satu orang saja. Perlu ada kerja sama dari pasangan untuk menyelesaikannya.

Dan, Laman The Independent melaporkan bahwa ada pekerjaan rumah tangga yang berpotensi besar merusak hubungan antar pasangan. Pekerjaan tersebut adalah mencuci piring.

Hal tersebut didasarkan pada riset tentang dinamika hubungan dan bagaimana pasanga menyelesaikan pekerjaan rumah tangga bersama - termasuk belanja, cuci piring, mencuci dan setrika, serta membersihkan rumah - yang tercantum dalam laporan the Council of Contemporary Families.

Berdasarkan riset tersebut, wanita yang mencuci sebagian besar piring kotor melaporkan lebih banyak perselisihan dalam hubungan, kepuasan hubungan yang lebih rendah, dan kepuasan seksual lebih sedikit dibanding yang mencuci piring bersama pasangan mereka.

Riset juga melaporkan bahwa berbagi tanggung jawab untuk mencuci piring adalah menjadi sumber kepuasan terbesar bagi wanita di antara semua tugas rumah tangga.

Membersihkan piring kotor terkadang memang melelahkan, terutama ketika itu bukan piring bekas hidangan yang kita makan, atau piring-piring kotor tersebut sudah menumpuk dalam waktu lama.

Tetapi masalahnya bukan hanya itu. Dan Carlson, asisten profesor sosiologi dari University of Utah dan pemimpin riset ini mengatakan bahwa mencuci piring dianggap pekerjaan yang tidak dihargai.

"Tugas ini juga secara tradisional disediakan untuk wanita - yang melihat diri mereka seolah dijadikan pelayan, sehingga menyebabkan kebencian dan ketidakpuasan," paparnya.

Pada tahun 2006, sebesar 30 persen pasangan melaporkan bahwa mereka berbagi tugas belanja dan 29 persen mengatakan mereka berbagi tanggung jawab mencuci piring.

Menurut penelitian, meskipun sekarang banyak pasangan yang telah berbagi tugas dan tanggung jawab dalam pekerjaan rumah tangga, tugas cuci piring tetap memiliki efek merusak pada hubungan ketika dipikul semata-mata oleh satu atau yang lain.

Hal ini, menurut periset, mungkin karena individu dan pasangan membanding-bandingkan pengaturan tanggung jawab pekerjaan rumah tangga dengan orang-orang di sekitar mereka, dan menghitung untung rugi tentang pengaturan dan hubungan mereka secara keseluruhan. (kompas.com)

Penyanyi Pink dan Christina Aguilera ternyata telah mengakhiri perseteruan mereka yang dimulai 2001 silam sejak beberapa tahun terakhir. Keduanya akur kembali dan diam-diam berduet dalam sebuah karya.

Hal ini diakui oleh Pink ketika diwawancara The Sun. Pelantun So What tersebut mengakui telah melakukan rekaman bersama Aguilera pada dua tahun lalu.

"Kami melakukan duet untuk albumnya [Christina Aguilera] dan saya tidak tahu kapan akan rilis, tapi itu sangat menakjubkan," kata Pink.

"Kami melakukannya dua tahun yang lalu, jadi saya tidak ingat judulnya, tapi dia luar biasa."

Berdasarkan laporan The Sun, duet ini diperkirakan akan dirilis 2018.

Pink juga membantah soal ia yang disebut tampak mengejek Christina saat memberikan penampilan khusus untuk mendiang Whitney Houston di American Music Awards baru-baru ini.

"Christina telah tampil luar biasa untuk salah satu penyanyi favorit kami yang pernah ada. Ini tentang Whitney dan saya sangat mengagumi talenta Christina. Tunjukkan klip di mana saya menangis," kata Pink.

Pink dan Christina Aguilera dikabarkan bermusuhan sejak mereka bekerja sama dalam menggarap ulang lagu Lady Marmalade bersama dengan Lil' Kim dan Mya. Lagu Lady Marmalade versi 2001 itu dibuat untuk keperluan film Moulin Rouge!.

Dikisahkan The Sun, konflik bermula ketika Christina Aguilera membawa serta produser Ron Fair yang dengan sewenang-wenang mengambil alih bagian not tinggi lagu itu untuk Aguilera. Pink mengaku ia sewot saat itu.

Kondisi makin parah ketika Christina Aguilera menggandeng rekan karib Pink, penulis lagu Linda Perry untuk membuatkan Aguilera lagu ikonisnya, Beautiful pada 2002. Rumor menyebut, Aguilera 'mencuri' Perry dari Pink.

Setelah lebih dari 13 tahun berlalu, kini Pink menyebut tuduhan perseteruan dia dan Christina Aguilera secara terus-menerus sempat membuat pelantun Give Me A Reason tersebut frustasi. Ia pun angkat suara.

"Saya melakukan ini tak seperti biasanya, tapi menurut saya, narasi itu perlu diubah, itu omong kosong," kata Pink.

"Saya tidak akan tahan untuk itu, tapi saya sudah terbiasa dengan itu, jujur ​​saja. Ini tidak pernah terjadi pada pria, ini sangat spesifik untuk wanita," lanjut Pink.

Di sisi lain, Pink juga berbicara tentang video musik barunya untuk Beautiful Trauma yang dibintangi Channing Tatum.

Dia mengatakan tidak sulit membujuk si "Logan Lucky" untuk tampil di video musiknya, terlebih dalam hal permintaan mengenakan gaun wanita.

"Dia gila dan olahraganya bagus, dia juga banyak tertawa," ungkap Pink.

"Kami memiliki waktu yang sangat menyenangkan, dia suka mengenakan gaun, dia seperti, 'tentu saja' dan langsung melakukan semua yang kami minta," tambahnya, seperti dikutip dari Ace Showbiz. (cnnindonesia.com)

Aktivitas Donald Trump di kerajaan bisnis yang ia jalankan berpotensi memicu konflik kepentingan ketika resmi dilantik menjadi presiden Amerika Serikat.

Trump memiliki bisnis baik di dalam Amerika sendiri maupun di sedikitnya 25 negara, termasuk Indonesia, yang kesemuanya berada di bawah payung usaha The Trump Organization.

Sebagai kepala eksekutif atau kepela pemerintahan tentu ia bisa mengeluarkan keputusan-keputusan, baik yang bersifat domestik maupun internasional, yang menguntungkan kerajaan bisnisnya, kata sejumlah politikus dari Partai Demokrat.

Sebagian besar penerimaan bisnis Trump berasal dari pembangunan berbagai properti dan lapangan golf, tapi ia juga menjual nama Trump ke sejumlah pengusaha properti di berbagai negara.

Sebagai presiden ia dibolehkan tetap berbisnis namun berdasarkan pengalaman masa lalu, presiden yang punya perusahaan menyerahkan pengelolaannya ke badan yang biasa disebut blind trust. Ini semacam perwalian atau administrator independen yang menjalankan perusahaan demi mencegah konflik kepentingan.

"Blind trust inilah yang akan memegang uang dan aset Trump selama ia menjabat sebagai presiden dan Trump tak punya suara atas uang dan aset tersebut," kata analis risiko Stephanie Hare kepada BBC, hari Rabu (11/01).

"Yang kita ketahui sejauh ini adalah payung usaha Trump akan dijalankan oleh dua anaknya. Artinya masih ada hubungan langsung antara Trump dan berbagai usaha yang dikendalikan dua anaknya. Situasi ini bisa berpotensi memicu konflik kepentingan," jelas Hare.

Di mana saja kepentingan bisnis Trump?

Bisnis Trump di Indonesia dan beberapa negara

Di Indonesia, Trump sudah meneken kerja sama untuk membangun resor mewah 'berbintang enam' di Bali dan Bogor, Jawa Barat. Koran New York Times memberitakan bahwa Trump mendirikan dua perusahaan pada pertengahan 2015 untuk menyiapkan pembangunan properti di Bali dan Bogor.

Mitra Trump di Indonesia, Hary Tanoesoedibjo, dan juru bicara The Trump Organization menegaskan bahwa dua proyek di Indonesia ini akan jalan terus dan Hary kepada New York Times mengatakan "tak akan ada konflik kepentingan" dalam proyek ini.

Di Buenos Aires, Argentina, perusahaan setempat mengumumkan akan membangun gedung perkantoran dengan menggandeng Trump setelah beberapa tahun mengalami penundaan.

Sedang di Kanada, The Trump Organization memiliki kesepakatan lisensi dengan dua hotel, masing-masing di Toronto dan Vancouver. Hotel di Vancouver akan dibuka Januari ini namun pembangunan hotel di Toronto harus dilelang karena pengembang dinyatakan bangkrut November lalu.

The Bank of China adalah salah satu bank terbesar di Cina dan mayoritas sahamnya dimiliki pemerintah. Bank ini mengeluarkan pinjaman US$850 juta kepada New York Building, yang antara lain dimiliki oleh Trump.

Salah satu bank milik pemerintah Cina, The Industrial and Commercial Bank of China, punya kantor di Trump Tower dan membayar sewa ke Trump Organization.

Sementara itu, menantu Trump yang kini diangkat menjadi penasehat senior Gedung Putih, Jared Kushner, tengah merundingkan proyek poperti di 666 Fifth Avenue di New York dengan perusahaan Cina, Anbang Insurance Group.

Masih ada proyek atau kepentingan bisnis Trump di India, Jepang, Filipina, Taiwan, Turki, dan Inggris, yang membuat banyak kalangan khawatir ini semua akan memicu konflik kepentingan ketika Trump resmi menjadi presiden menggantikan Barack Obama. (bbcindonesia.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM