Music



Album baru Maroon 5, “Red Pill Blues”, akan dirilis pada Jumat, 3 November besok. Dan itu tidak menghalangi mereka untuk kembali merilis countdown track lain untuk albumnya, yaitu ‘Wait’, yang merupakan susulan ‘Whiskey’ di mana mereka berkolaborasi bersama A$AP Rocky.

Berbarengan dengan itu, band juga mengungkap penyesalan mereka karena telah memilih “Red Pill Blues” sebagai judul album. Mereka sungguh tidak mengira jika judul seperti itu bisa diasosiasikan dengan gerakan “men’s rights”, sebagaimana yang mereka sebutkan kepada Huffington Post.

Mereka menyebutkan sama sekali tidak tahun jika frasa tersebut memiliki arti lain. Alasan mereka memilih judul seperti itu karena terinspirasi dari sebuah adegan di film “The Matrix”, di mana karakter Morpheus yang diperankan Laurence Fisburne menawarkan dua pilihan pil kepada karakter Neo yang diperankan Keanu Reeves, yaitu merah atau biru.

Sang gitaris, James Valentine, berkata jika mereka sama sekali tidak paham tentang sesuatu yang disebut “men’s right” ini. Ia bahkan memberi penekanan, jika dari aksi dan sikap mereka selama ini Maroon 5 adalah pendukung gerakan feminisme. Oleh karena itu, dengan adanya asosiasi judul album yang bertentangan dengan sikap mereka selama ini kemudian menjadi sebuah situasi yang sangat buruk.

Valentine menyalahkan para troll di Internet yang harus merusakkan segala hal. Meski begitu mereka tidak akan mengubah judul album, karena menurutnya hal tersebut sudah sangat terlambat untuk dilakukan. Menurutnya, mungkin Maroon 5 bisa mengklaim kembali frasa “Red Pill” ke sisi baik. (creativedisc.com)

Warna-warni bunga yang ada pada hari pesta pernikahan akan membantu memaksimalkan tampilan keseluruhan tema dan gaya pernikahan Anda. Oleh karena itu, penting untuk menghindari 6 kesalahan ini sebelum memilih bunga apa yang akan ada di pesta kelak:

Memilih bunga yang sedang tidak musim

Kesalahan terbesar adalah memilih bunga-bunga yang sedang tidak musim. Jangan takut untuk memberitahukan anggaran Anda pada tukang bunga dan bersikap terbuka terhadap masukan serta alternatif pilihan dari yang ahli.

Terlambat memesan jasa florist

Tukang bunga memang bisa dipesan dengan cepat, tapi jika menunggu melakukanya hingga detik-detik terakhir hanya akan membuat Anda perlu melakukan pencarian lebih lama dan banyak. Sebab pilihan menjadi sangat terbatas. Terutama pada bulan-bulan yang ramai dengan pesta pernikahan

Mencari dan memesan sejak jauh-jauh hari membuat florist Anda bisa ikut bantu menentukan elemen desain yang cocok dan disesuaikan dengan vendor yang lain.

Memberikan anggaran minim

Tidak masalah jika tidak tahu berapa harganya, tapi jika Anda ingin bunga-bunga ini menempati porsi yang lebih besar pada keseluruhan desain pernikahan, maka anggarannya pun harus mendapatkan persentase yang lebih besar.

Bicarakan pada pihak wedding organizer atau dekorator dan biarkan mereka membantu mempertimbangkan kembali dan memangkas area lain yang tidak terlalu prioritas sehingga dana tersebut bisa lebih difokuskan pada bunga. Jumlah angggaran yang ada akan bantu florist mengetahui jenis bunga yang bisa digunakan dan tampilan seperti apa yang sesuai dengan anggaran yang dimiliki.

Datang berkonsultasi dengan tangan kosong

Bawalah selalu setidaknya warna-warna pilihan atau beberapa gambar bunga yang disukai sehingga tukang bunga bisa membaca ide Anda. Florist bisa bantu memilih bunga yang tepat dan mulai dari nol, tapi dengan adanya referensi maka florist akan lebih mudah memahami selera dan keinginan Anda.

Memilih warna yang tidak realistis

Ingin sekali memiliki anggrek biru di hari pernikahan adalah sesuatu yang problematik dan mahal. Kebanyakan pengantin wanita tidak terlalu sadar bahwa untuk mewujudkan mimpi mereka tersebut, dibutuhkan proses injeksi sebelumnya. Bahkan tak jarang bisa menodai gaun pengantin. Jika anggaran terbatas, kesalahan ini hanya akan menguras pengeluaran untuk mengakomodir keinginan kecil Anda.

Mengesampingkan jasa ahli

 

Bunga-bunga memiliki peran lebih dari sekadar menjadi aksesori warna bagi pesta pernikahan, mereka bahkan mampu bantu menceritakan cerita dari hubungan percintaan Anda. Dan tugas penting itu tidak mungkin hanya diberikan pada teman yang hobi merangkai bunga saja, tapi diperlukan bantuan vendor dekorasi bunga yang ahli. (liputan6.com)

Memilih karier terkadang menjadi hal yang mengerikan bagi beberapa orang. Ketika mereka tidak tahu apa kekuatan dan keinginannya, maka memilih karier bisa menjadi mimpi buruk. Jika Anda pernah mengalami hal ini, dan tidak memiliki jalan keluarnya, maka mulailah menanyakan 5 hal ini pada diri Anda. Seperti yang dirilis oleh Lifehack.org, Jumat (9/12/2016).

Apakah saya sudah tahu keinginan kedepan?
Inilah pertanyaan pertama yang harus ditanyakan pada diri Anda sendiri. Banyak pilihan karier yang salah karena kita tidak mengetahui apa yang benar-benar kita inginkan kedepannya. Kita memilih karier berdasarkan dengan pengetahuan sesaat saja dan ini sangatlah menjebak. Untuk itu fokus tentukan apa keinginan ke depan untuk karier yang lebih baik.

Apa hasil yang dapat dirasakan orang-orang?
Bila beberapa orang menginginkan sesuatu yang baik untuk dirinya ketika memilih kerja, sangat sedikit orang yang memikirkan dampak bagi orang banyak. Jika Anda ingin berbagai hasil pekerjaan bisa terasa langsung manfaatnya bagi masyarakat, maka jadikanlah pemikiran ini menjadi salah satu kriteria kerja dari organisasi atau bisnis yang dituju.

Bagaimana saya dapat ingin di kenang?
Contohnya adalah Steve Jobs dan Mahatma Ghandi yang selalu dikenang karena usahanya. Jadi bagaimana Anda ingin di kenang setelah tiada? Apakah orang-orang berpikir tentang Anda ketika menggunakan produk atau sebuah jasa? Apakah rindu kepada sebuah tempat atau sebuah nama hasil kerja keras Anda? Semua adalah hasil dari sebuah karir yang tepat dan panjang.

Apakah saya siap untuk disiplin?
Anda tidak hanya memilih sebuah karier, tetapi sebuah beban kerja dan tanggung jawab yang harus diemban hingga akhir tugas. Tak mungkin hanya mencapai sebuah keberhasilan lalu berhenti bekerja untuk keberhasilan berikutnya, bukan? Untuk itu, persiapkan kedisiplinan Anda untuk menggapai apa yang diinginkan dalam beberapa tahun ke depan.

Siapa yang ingin menangis ketika saya tiada?
Cara yang paling tepat untuk melihat karier adalah “Karier tidak hanya mengubahmu, tapi seluruh orang yang bergantung pada usaha dan kerja kerasmu”. Bertahun-tahun Anda habiskan dalam bidang kerja ini, apakah ingin dikenal sebagai orang yang biasa saja, atau yang professional? Tanyakanlah dengan orang-orang yang sangat membutuhkan hasil karya Anda , dan bagaimana bisa ide yang telah diberikan bisa menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di masyarakat. Inilah cara untuk memilih karier yang tepat. (liputan6.com)

Memilih tema pernikahan bisa menjadi tugas yang sulit. Bagaimanapun, tema akan membentuk inti dari setiap elemen yang berkaitan dengan acara pernikahan kelak. 
Tema pernikahan yang tepat tidak hanya akan membuat resepsi terlihat indah saja, tapi juga harus mampu menampilkan karakter Anda dan pasangan sebagai individu. 

Oleh karena itu, simak hal-hal yang harus diperhatikan sebelum Anda menentukan tema dan konsep acara yang akan dirancang untuk hari istimewa:

Lokasi

Tempat upacara dan resepsi pernikahan akan sangat menentukan konsep dan tema acara yang akan diusung. Maka dari itu pemilihan lokasi yang tepat sangat penting untuk bisa mewujudkan tema pernikahan yang diinginkan.

Apabila Anda sudah memilih lokasi tertentu, coba lihat apa saja yang ditawarkan oleh venue tersebut. Cermati setiap fasilitas dan suasana yang ada, lalu pilihlah tema yang cocok dengan lokasi tersebut.

Misalnya, sebuah gedung bersejarah dengan arsitektur klasik tentu akan lebih sesuai untuk acara pernikahan dengan konsep klasik atau tema art-deco, dibanding dengan sebuah gelaran rustic yang menuntut aksentuasi alam yang kental.

Palet warna

Langkah selanjutnya, pikirkan tentang palet warna yang ingin Anda hadirkan di hari besar tersebut. Pastikan warna-warna tersebut bisa berpadu dengan harmonis. Jika Anda ingin mengaplikasikan warna-warna terang seperti merah, emas atau kuning, tema shabby chicyang lebih mengusung palet warna pastel tentu kurang pas untuk dipilih.

Jangan abaikan opini si dia. Jika pasangan tidak menginginkan banyak warna feminin di hari pernikahan, coba gabungkan warna-warna feminin dengan rona yang lebih netral. Anda bisa mencoba menggabungkan abu-abu dengan pink dan ungu.

Adat atau Tradisi Keluarga

Jika Anda akan menggelar pernikahan yang sarat akan nilai budaya dan adat, sebaiknya rangkaian acara dan prosesi tersebut menjadi acuan utama dalam menentukan tema. Hal ini dikarenakan sebuah tradisi budaya tertentu memiliki pakem yang harus diikuti. Tak ada salahnya untuk menyelipkan elemen modern ke dalam pernikahan tradisional, namun pastikan agar tidak terlalu kontras dengan unsur adat lainnya.

 Anggaran Biaya

Berpikirlah realistis dan ikuti anggaran yang sudah ditetapkan sebelumnya. Apabila anggaran terbatas, menciptakan pernikahan dengan tema fairytale castle di dalam ruangan bukanlah pilihan yang tepat.

Sebab mengisi ruangan dengan bunga dan elemen dekorasi yang berskala besar akan memakan banyak biaya. Kalau ingin suasana alam, kenapa tidak memilih untuk menggelar pesta kebun yang hangat?

Jujur pada diri sendiri

Tidak ada pernikahan yang lebih indah selain yang bisa merefleksikan karakter Anda dan pasangan. Jadi, jujurlah pada diri sendiri saat memilih tema pernikahan. Jangan terbawa tren yang sedang banyak diikuti para pengantin lainnya.

 

Jika Anda dan pasangan bukanlah sosok pecinta alam, tak perlu memaksakan untuk menggelar sebuah rustic wedding yang memang sedang digandrungi. Mungkin pesta dengan tema minimalis modern lebih cocok untuk Anda dan pasangan? (liputan6.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM