Music



Para anggota girlband populer era 90-an, Spice Girls, dilaporkan telah setuju untuk melakukan reuni di tahun 2018 mendatang di mana mereka rencananya akan merekam sebuah album baru dan juga acara tv spesial.

Grup pop ini dibentuk di tahun 1994 sebelum membubarkan diri di tahun 2000 setelah merilis 3 buah album yang sukses. Spice Girls sempat runi untuk sebuah tur di tahun 2007-2008. Terakhir kali tampil berlima adalah hadir di acara penutupan Olimpiade yang berlangsung di kota London di tahun 2012.

Laporan terbaru ini menyebutkan jika kelima anggota asli Spice Girls – Mel B, Victoria Beckham, Emma Bunton, Mel C dan Geri Halliwell – telah melakukan pertemuan rahasia untuk membahas kemungkinan kembalinya mereka ke dunia musik semenjak musim panas lalu. Tahun 2018 disetujui sebagai tahun comeback-nya mereka, ungkap sebuah sumber kepada The Sun, sebagaimana yang dilaporkan oleh NME.

Menurut sang sumber, mengajak Victoria merupakan keberhasilan bagi setiap orang yang terlibat, mengingat sang bunda Brooklyn Beckham ini memang paling vokal yang menolak untuk bergabung dalam sebuah reuni (lagi). Di bulan Juli 2016, tiga anggota Spice Girls, Mel B, Emma Bunton dan Geri Halliwell, menimbulkan rumor jika Spice Girls akan melakukan reuni setelah memposting video yang mengindikasikan jika mereka akan melakuan tur. Namun, dalam perjalanannya wacana tersebut memang tidak terealisasi, hingga akhirnya muncul kabar ini. (creativedisc.com)

Untuk pertama kalinya dalam 42 tahun, tim nasional bola voli Indonesia melangkah ke babak semi final Kejuaraan Asia.
Prestasi itu tercapai setelah para pemain Indonesia mengalahkan Iran dengan skor 3-2, pada laga perempat final Kejuaraan Asia ke-19 di Gresik, Jawa Timur, Minggu (30/07).

Bermain di hadapan sekitar 2.000 penonton yang memadati gedung olah raga Tri Dharma Petrokimia, timnas sempat tertinggal 0-2 (18-25, 18-25). Namun, dalam tiga set selanjutnya, para pemain timnas mendominasi sehingga bisa membuat tim Iran tersungkur dengan skor 25-23, 26-24, 15-11.
Indonesia berpartisipasi dalam Kejuaraan Asia yang pertama pada 1975 di Melbourne, Australia. Kala itu, timnas berada pada peringkat enam dari tujuh kontingen. Sejak saat itu, timnas tidak pernah menembus lima besar.
Penampilan terbaik timnas bola voli di Kejuaraan Asia ialah ketika menduduki posisi enam pada 1975, 1991, 1999, dan 2009.
Di lain pihak, Iran adalah juara Asia pada 2011 dan 2013. Bahkan, Iran saat ini berkompetisi di Liga Bola Voli Dunia dan menempati peringkat 11.
Dalam Kejuaraan Asia kali ini, Iran mengirim skuad U-23 sebagai persiapan Kejuaraan Dunia U-23 di Kairo, Mesir, Agustus mendatang.

"Saya ingin berterima kasih kepada pendukung tim nasional yang mendorong semangat tim walau kalah dalam dua set pertama. Sorakan pendukung tuan rumah terbukti menjadi aset besar dalam sukses bersejarah hari ini," kata pelatih kepala tim nasional, Samsul Jais, sebagaimana dikutip laman Konfederasi Bola Voli Asia.
Samsul mengaku tidak pernah berpikir tim nasional Indonesia bisa mengalahkan tim kuat dari delapan besar Asia. Apalagi, Iran memiliki teknologi modern dan staf kepelatihan bola voli yang mumpuni.
"Namun, saya meminta para pemain untuk tidak menyerah dengan mudah dan bermain percaya diri tanpa membuat kesalahan sendiri…Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk mencetak sejarah dengan mengalahkan Jepang pada pertandingan semi final," tambah Samsul.
Jepang, yang akan menjadi lawan Indonesia pada laga semi final Senin (31/07), sebelumnya mengalahkan Australia dengan skor telak 3-0 (25-21, 25-16, 25-22).
Selain Indonesia dan Jepang, laga semi final lainnya mempertemukan Korea Selatan dan Kazakhstan. Korsel lolos setelah menyudahi perlawanan Cina 3-0 (25-18, 25-19, 25-23) . Adapun Kazakhstan membekuk Taiwan 3-0 (25-22, 25-22, 25-23).
Jadwal pertandingan, 31 Juli 2017
16.30: Korea v Kazakhstan
19.00: Indonesia v Japan

(bbcindonesia.com)

Laba bersih PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tembus Rp1,01 triliun pada semester I 2017. Raihan itu naik 9,79 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp925,5 miliar.

Mengutip laporan keuangan yang dipublikasikan perusahaan, peningkatan tersebut didorong oleh kenaikan pendapatan yang mencapai 95,08 persen. Tercatat, Jasa Marga meraup pendapatan sebesar Rp13,09 triliun hingga akhir Juni 2017, sedangkan sebelumnya Rp6,71 triliun.

Bila dirinci, mayoritas pendapatan perusahaan berasal dari bisnis konstruksi sebesar Rp8,56 triliun. Sementara, perusahaan meraup pendapatan dari bisnis tol dan usaha lainnya sebesar Rp4,52 triliun.

Sementara, pertumbuhan kinerja Jasa Marga ini juga sejalan dengan kenaikan beban pendapatan sepanjang semester I 2017.

Namun, pertumbuhan ini juga sejalan dengan melonjaknya beban perusahaan sebesar 140,42 persen menjadi Rp10,61 triliun dari sebelumnya Rp4,41 triliun. Dalam hal ini, bisnis konstruksi menyumbang beban terbanyak sebesar Rp8,51 triliun, sedangkan bisnis tol dan usaha lainnya sebesar Rp2,1 triliun.

Secara keseluruhan, pertumbuhan laba bersih pada semester I 2017 ini menurun jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada semester I 2016. Lihat saja, laba bersih perusahaan saat itu melonjak 43,95 persen dari sebelumnya RpRp642,91 miliar.

Adapun, aset perusahaan mengalami kenaikan secara year to date (ytd) sebesar 23 persen dari Rp53,5 triliun menjadi Rp65,81 triliun. Hal ini juga sejalan dengan tumbuhnya liabilitas perusahaan menjadi Rp47,95 triliun dari sebelumnya Rp37,16 triliun.

Asal tahu saja, Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal menyebut, perusahaan setidaknya membutuhkan dana sebesar Rp18 triliun tahun ini. Rencananya, dana itu akan disalurkan pada anak usaha untuk keperluan ekspansi sebesar Rp11 triliun, dan sisanya digunakan Jasa Marga sendiri.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, perusahaan akan melakukan aksi korporasi berupa sekuritisasi aset dengan skema Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) dan membidik dana Rp2 triliun.

Aset yang akan digunakan dalam sekuritisasi tersebut, yakni tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi). Menurut Donny, sisa dana yang dibutuhkan akan dipenuhi melalui aksi korporasi lainnya, seperti pinjaman perbankan, obligasi konvensional, dan sukuk. (cnnindonesia.com)

You just can’t drop the diva out of Mariah Carey. Bahkan saat ia melakukan “kegagalan” saat melakukan lip-sync di atas panggung.

Jadi, buat yang terlewat berita, saat hadir menjadi bintang tamu di acara Dick Clark’s Rockin’ New Years Eve with Ryan Seacrest di malam pergantian tahun kemarin yang berlangsung di Times Square, New York, Mariah mengalami gangguan teknis dengan microphone-nya, sehingga saat menyanyikan lagu pertama, ‘Aude Lang Syne’, ada terlihat sedikit inkonsistensi antara bukaan mulutnya dengan lirik yang terdengar. Oke, rupanya Mariah melakukan lip-sync.

Di lagu kedua, gangguan teknis kembali terjadi dengan tidak keluarnya vokal dari lagu yang berkumandang di sepanjang lagu kedua, ‘Emotion’. Akhirnya Mariah sama sekali tidak bernyanyi, melainkan hanya berkomunikasi dengan penonton, “Well, Happy New Year! We can’t hear!” katanya. “We didn’t have a check for this song, so we’ll just say it went to number one … I’m going to say let the audience sing.

Di lagu ketiga, ‘We Belong Together’, akhirnya terdengar kembali vokal dari lagu yang diputar dan Mariah pun mengikuti barisan liriknya. Namun sayangnya tidak untuk waktu lama. Mungkin karena moodnya sudah terganggu akibat insiden sebelumnya, akhirnya di paruh kedua ia pun tidak bernyanyi lagi, melainkan hanya mengikuti koregorafi bersama penari dan menyapa penonton.

Untuk menyikapi hal ini, beberapa waktu kemudian Mariah memberi responnya atas kejadian ini di Twitter dengan memposting sebuah gambar gif dirinya dalam ekspresi IDGAF, serta menulis caption, “Shit happens ???? Have a happy and healthy new year everybody!???? Here’s to making more headlines in 2017 ????”

Kalau penasaran dengan insiden tersebut, bisa disaksikan di bawah ini:

(creativedisc.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM