Music



Justin Bieber sukses membuat kecewa banyak fansnya setelah membatalkan sisa jadwal tur “Purpose”-nya. Bieber memang tidak segera mengungkap alasan mengapa ia melakukan hal itu, hingga akhirnya muncul berbagai spekulasi tentang alasan pembatalan, termasuk alasan religi.

Namun kini Bieber sudah memberi keterangan resmi mengapa ia merasa perlu untuk membatalkan “Purpose”. Hal ini diungkap sang megastar dalam sebuah postingan lumayan panjang yang dirilisnya di Instagram.

Bieber menyebutkan jika ia merasa sangat bersukur bisa melangsungkan turnya. Hanya saja pembelajaran dan menjadi dewasa bukan sesuatu yang mudan untuk dilalui, meski tahu ia tidak sendiri dalam melewatinya.

“Aku telah membiarkan rasa insekuritasku berkuasa,” tulisnya. “Aku membiarkan hubunganku yang rusak mendikte cara aku bersikap kepada orang lain. Aku membiarkan kepahitan, kecemburuan dan ketakutan menguasai hidupku.”

Ia lebih lanjut menjelaskan mengapa ia membatalkan turnya, menyebutkan jika ia ingin pikiran, hati dan jiwanya untuk lebih berkelanjutan. Bieber ingin karirnya juga tetap berkelanjutan. Ia ingin setiap aspek tadi saling menyatu, sehingga ia bisa menjadi seorang pria yang diinginkannya, juga menjadi seorang suami dan ayah yang nantinya diinginkannya.

Bieber berharap fans bisa menghargai dan memahami keputusan yang telah diambilnya. (creativedisc.com)

Capaian tur A Head Full of Dreams milik Coldplay yang berlangsung sejak 2016 membawa band Inggris tersebut ke posisi lima tur dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa. Posisi itu sebelumnya ditempati Madonna dengan Sticky & Sweet Tour yang berlangsung pada 2008.

Diberitakan Billboard, menurut data Billboard Boxscore, tur Coldplay untuk mempromosikan album ke-tujuh mereka itu telah mendapatkan pendapatan hingga US$412 juta atau Rp5,4 triliun.

Pendapatan tersebut menggeser posisi konser Sticky & Sweet Tour dari Madonna pada 2008 yang mendapatkan pemasukan US$408 juta atau Rp3,7 triliun (1 US$ = Rp9.145).

Berkat konser itu, Madonna sempat bertengger di posisi lima di deretan konser terlaris sepanjang masa, sebelum terganti oleh Coldplay.

Untuk posisi pertama di deretan tur terlaris sepanjang masa masih ditempati oleh band Inggris U2 dengan U2 360 Tour yang dilangsungkan pada 2009 hingga 2011. Konser itu mampu mengumpulkan pendapatan hingga US$736,4 juta.

A Head Full of Dreams Tour dimulai sejak Maret 2016 di Estadio Ciudad de La Plata, Argentina. Dan rencananya akan berakhir pada 15 November mendatang.

Hingga kini, tur Coldplay itu sudah tampil di 123 lokasi di seluruh dunia. Terakhir kali, tur itu berhenti di Paris pada 18 Juli dan kini band Inggris tersebut tengah rehat sejenak sebelum memulai babak baru di Amerika Serikat pada 1 Agustus mendatang.

A Head Full of Dreams Tour akan berakhir di tempat yang sama saat mulai, Estadio Ciudad de La Plata, Argentina.

Dari total pendapatan hingga US$408 juta, Coldplay mendapatkan uang terbanyak dari Eropa dengan US$104,9 juta.

Saat memulai tur di Eropa, konser yang dilangsungkan di Paris selama tiga hari pada 15 hingga 18 Juli lalu menjadi acara dengan pendapatan tertinggi, US$19,8 juta, dan dihadiri masing-masing hari sekitar 235 ribu penonton.

Di Asia sendiri, Coldplay bertandang ke tujuh negara yang dimulai dari Uni Emirat Arab, berlanjut ke Singapura, Filipina, Thailand, Taiwan, Korea Selatan, dan berakhir di Jepang.

Dalam babak Asia yang dimulai pada 31 Desember 2016, Coldplay mendapatkan pendapatan tertinggi selama pertunjukan dua hari di Singapura yang dihadiri masing-masing hari sekitar 102 ribu penonton dan mendulang US$12,5 juta.

Tempat ke-dua Coldplay mendulang uang di Asia adalah di Seoul, Korea Selatan, dengan dua hari konser dan dihadiri 99 ribu orang per hari. Total, di Negeri Gingseng, Coldplay membawa pulang US$10,1 juta. (cnnindonesia.com)

Adele bisa jadi tidak akan melangsungkan tur lagi di masa mendatang.

Sang penyanyi Inggris ini, yang sebelumnya sempat mengungkapkan rasa enggannya tampil live, memulai rangkaian world tur-nya di Inggris di bulan Februari lalu. Semenjak itu ia sudah melanglang buana melintasi Eropa, Amerika Utara, Meksiko, Australia dan Selandia Baru, yang akan berlangsung selama 13 bulan.

Saat melakukan konser di kota Auckland, Selandia Baru, Adele memberi kesan jika ia mungkin tidak akan kembali menjalani kehidupan di jalan guna menunaikan rangkaian konser.

New Zealand Herald melaporkan jika Adele memberi tahu penonton saat tampil di Mount Smart Stadium di akhir pekan lalu, jika touring bukanlah sesuatu hal yang ia kuasai dengan baik. “Tepuk tangan membuatku merasa sedikit rapuh. Aku tidak tahu kalau aku akan pernah melakukan tur lagi. Satu-satunya alasan aku melakukan tur adalah kalian. Aku tidak yakin jika touring adalah milikku,” demikian kata Adele saat itu.

Lebih lanjut sang Diva Pop menyebutkan jika tur yang saat ini tengah dilangsungkannya adalah “keberhasilan terbesar dalam karirnya” dan mengatakan jika tur saat ini telah mengubah hidupnya dan memahami mengapa ia melakukannya.

Semoga saja ini cuma pernyataan semu saja dan nantinya Adele mau berubah pikiran dan kembali melangsungkan tur. Karena bagaimanapun masih banyak penggemarnya di berbagai negara yang belum berkesempatan menyaksikan aksinya secara langsung. Indonesia misalnya. (creativedisc.com)

John Mayer akhirnya menepati janji dan merilis single baru yang sudah ditunggu-tunggu, ‘Love on the Weekend’. Lagu ini akan tampil di album ketujuh Mayer, “The Search for Everything”, yang akan dirilis pada tahun 2017.

Dalam lagunya Mayer bernyanyi, “Love on the weekend/ Love on the weekend/ Like only we can/ Like only we can/ Love on the weekend/ Love on the weekend/ I’m coming up and I’m loving every minute of it/ You be the DJ, I’ll be the driver/ You put your feet up in the getaway car/ I’m flying fast like a, a wanted man/ I want you, baby, like you can’t understand.

Saat melakukan Facebook Live pada Kamis, 17 November, Mayer berkesempatan untuk mendiskusikan album barunya tersebut. “Next year is a year of more music coming than I’ve ever put out in one year,” katanya, “That’s really sort of what my career has been, it’s what my life has been, it’s the way that my mind works – it sort of consumes everything. That is very true to the nature of the record, which is sort of like a mixtape of all the music that inspires me and all the styles that I’ve made before, but certainly in my own certain way of doing it.

Selain itu Mayer juga mengumumkan akan melangsungkan rangkaian tur di tahun 2017 mendatang, tepatnya mulai musim semi, selepas album “The Search for Eveything dirilis”.

Dengar lagu ‘Love On The Weekend’ di bawah ini:

(creativedisc.com)

Page 1 of 4

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net