Music News

Departemen Kehakiman Amerika Serikat mendakwa dua agen rahasia Rusia dalam kasus peretesan 500 juta akun Yahoo pada 2014.

Pelaksana tugas Jaksa Agung Mary McCord mengatakan selain dua agen rahasia dari Badan Intelijen Rusia (FSB) tersebut, pihak berwenang juga mendakwa dua peretas yang dibayar untuk melancarkan serangan maya.

Ketika mengumumkan dakwaan pada Rabu (15/03), Departemen Kehakiman menjelaskan bahwa dua anggota FSB berkonspirasi dengan kelompok penjahat yang menjalankan peretasan.

"Kami tidak akan membiarkan individu-individu, kelompok, negara, atau kombinasi antara mereka untuk membahayakan privasi warga negara kita, kepentingan ekonomi perusahaan-perusahaan kita atau keamanan negara kita," tegas Mary McCord.

Tersangka yang disebut dalam keterangan pers Departemen Kehakiman Amerika Serikat:

  • Dmitry Aleksandrovich Dokuchaev, 33, warga negara Rusia dan agen FSB
  • Igor Anatolyevich Sushchin, 43, warga negara Rusia dan agen FSB
  • Alexsey Alexseyevich Belan, 29, warga negara Rusia yang tinggal di Rusia
  • Karim Baratov, 22, pemegang kewarganegaraan ganda Kanada-Kazakhistan dan tinggal di Kanada.

Inilah untuk pertama kalinya Amerika Serikat mengeluarkan dakwaan pidana kepada pejabat pemerintah Rusia.

Sebagian informasi yang telah dicuri dilaporkan berkaitan dengan informasi intelijen.

Sebelumnya, Yahoo mengatakan komplotan peretas yang "disponsori negara" berada di balik peretasan tahun 2014.

Dakwaan ini berbeda dengan penyelidikan atas dugaan campur tangan Rusia dalam kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat tahun lalu. (bbcindonesia.com)

Di awal tahun ini, Ed Sheeran keluar dari vakum dunia media sosialnya dan mengumumkan akan merilis lagu baru di hari ini, Jumat, 6 Januari 2017. Dan ia sudah menetapi janjinya tersebut.

Istimewanya, Ed tidak hanya merilis hanya satu lagu, namun sekaligus dua, berjudul ‘Shape of You’ dan ‘Castle on the Hill’, mengakhiri penantian yang berlangsung hampir selama dua tahun. Penyanyi asal Inggris yang terakhir merilis single ‘Photograph’ di tahun 2015 ini memang sudah memberi teaser untuk lagu-lagu tersebut, selain memberi petunjuk jika kemungkinan album barunya akan berjudul “Divide”, menyusul album sebelumnya, “Plus” dan “Multiply”. “Cause I’ve been away for a bit here’s two singles rather than one,” tulis Sheeran di Instagram bersama dengan snippets dari tiap lagu.

‘Shape of You’ terdengar agak berbeda dengan lagu-lagu Ed sebelumnya. Mengadopsi ritme ala xylophone, beat lagunya terdengar agak tropikal dan dancehall-esque, meski tentunya tidak melupakan pop-folk akustik yang masih dilekatkan di lagunya. Sedangkan ‘Castle on the Hill’ adalah sebuah pop-rock dengan chorus epic yang mengingatkan akan kekuatan Ed dalam penulisan lagunya.

Hadirnya lagu-lagu ini seolah menegaskan jika di masa vakumnya Ed Sheeran tak pernah mengistirahatkan kreativitasnya sekaligus menemukan sisi musikalitas baru yang siap disajikan kepada pendengarnya. Tanpa banyak komentar lagi, dengar lagu-lagunya di bawah ini: (creativedisc.com)

SHAPE OF YOU

Penyidik KPK melakukan penahanan terhadap dua orang tersangka kasus suap Kasubdit Ditjen Pajak. Mereka adalah Handang Soekarno selaku Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dan Rajesh Rajamohanan Nair selaku Country Director PT EKP.

Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha mengatakan, penahan ini dilakukan guna kepentingan penyidikan. Keduanya ditahan di dua tempat berbeda.

"Untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi memberi atau menerima hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP), penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan kedua tersangka, yaitu RRN dan HS," kata Priharsa melalui keterangan tertulis, Selasa (22/11/2016).

"Kedua tersangka ditahan untuk 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini di dua rumah tahanan terpisah. Tersangka HS ditahan di Rutan KPK dan RRN di Rutan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur," tambah Priharsa.

Kedua tersangka telah keluar dari Gedung KPK di Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Keduanya telah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK.

Handang Soekarno keluar pada pukul 20.38 WIB. Sedangkan Rajesh Rajamohanan Nair keluar pada pukul 20.53 WIB. Keduanya tidak mengeluarkan sepatah katapun ketika hendak masuk ke dalam mobil tahanan KPK.

Handang terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh penyidik KPK setelah menerima uang sebanyak USD 148.500 atau senilai Rp 1,9 miliar. Uang itu diterima dari pengusaha bernama Rajesh Rajamohanan Nair (RRN) yang menjabat sebagai Presiden Direktur PT EK Prima (PT EKP) Ekspor Indonesia.

Ketua KPK, Agus Rahardjo mengatakan, uang tersebut diduga untuk menangani permasalahan pajak dari PT EKP. Uang sejumlah Rp 1,9 miliar adalah penyerahan pertama dari total sebanyak Rp 6 miliar yang akan diserahkan.

"Uang tersebut diduga terkait dengan sejumlah permasalahan pajak yang dihadapi PT EKP. Antara lain terkait dengan surat tagihan pajak (STP) sebesar Rp 78 miliar," kata Agus saat konpers di Gedung KPK, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (22/11/2016).

"Saudara bisa membayangkan kewajiban pajak sebesar Rp 78 miliar dengan negosiasi kemudian kewajiban itu hilang. Dari negosiasi itu kita memonitor akan dibayarkan sejumlah Rp 6 miliar kepada yang bersangkutan. Dan Rp 1,9 miliar itu tahap pertama dari penyerahan," tambah Agus. (detik.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net