Music News



KASSEL - Tahun 1930-an dan 1940-an, Nazi melarang buku yang ditulis oleh penulis yang berasal dari keturunan Yahudi, atau memiliki simpati fasis atau komunis.

Daftar tersebut mencakup tokoh-tokoh terkenal seperti Marcel Proust, Ernest Hemingway, dan Jack London.

Sekarang, sekitar delapan dekade kemudian, sebuah monumen dibangun untuk menghormati buku-buku yang disensor itu.

Artis Argentina Marta Minujín telah membuat replika skala penuh dari salah satu struktur paling terkenal di dunia, Parthenon di Athena, seluruhnya dibangun dari buku-buku yang disensor . Simbolisme itu mencolok, karena Parthenon adalah antitesis represi politik.

Memang, sang artis kemudian menambahkan sebuah pernyataan bahwa Parthenon yang asli adalah "cita-cita estetis dan politik dari demokrasi pertama di dunia."

Pameran ini merupakan bagian dari festival seni Documenta 14 di Kassel, Jerman.

Sekarang dalam iterasi ke-14, Documenta pertama kali didirikan pada tahun 1955 sebagai upaya untuk membawa Jerman mencapai kemajuan dengan seni modern, setelah tahun-tahun mengerikan Nazisme.

Untuk pameran saat ini, Minujín menciptakan struktur tersebut dengan mengumpulkan 100.000 buku yang disumbangkan dari seluruh dunia.

Buku-buku tersebut kemudian diamankan pada struktur baja dengan lembaran plastik, untuk melindungi mereka dari terpaan angin, hujan dan sinar matahari.

Situs pameran ini patut dicatat juga, karena kota Kassel yang terletak di Jerman tengah adalah tempat beberapa ribu buku dibakar selama kampanye yang dipimpin Nazi.

Ia melakukan ini untuk menyingkirkan negara dari buku-buku yang dianggap anti Jerman. (kompas.com)

Rusia memperingatkan pasukan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat di Suriah bahwa mereka pesawat-pesawat koalisi mungkin akan dijadikan sebagai sasaran.

Peringatan ini disampaikan setelah AS menembak jatuh pesawat Su-22 milik pemerintah Suriah. Menurut pasukan koalisi, pesawat tersebut sengaja ditembak jatuh lantaran mengebom para milisi dukungan AS dalam melawan kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS di Provinsi Raqqa.

Pemerintah Rusia -yang merupakan sekutu utama Suriah- juga mengatakan menghentikan semua komunikasi dengan AS yang ditujukan untuk mencegah insiden antara kedua pihak.

Suriah mengatakan 'serangan mencolok itu' akan menimbulkan 'akibat yang berbahaya'.

Amerika Serikat mendukung kelompok perlawanan yang sedang berupaya mengusir militan dari kota Raqqa, yang secara de facto merupaka ibu kota 'kekhalifahan' sebagaimana diproklamirkan ISIS pada 2014.

Tidak sampai 'menembak'

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, "Setiap pesawat, termasuk pesawat terbang dan yang tidak berawak milik koalisi internasional yang beroperasi di Sungai Efrata akan dilacak oleh kekuatan antiudara di ruang angkasa serta di lapangan dan diperlakukan sebagai sasaran."

Namun Rusia tidak menyatakan secara gamblang bahwa mereka akan menembak jatuh pasukan koalisi.

Kantor berita Reuters mengutip seorang juru bicara militer AS yang mengatakan melakukan pemosisian ulang pesawat terbangnya di Suriah setelah insiden terbaru ini untuk menjamin keselamatan para awak.

Rusia juga membantah bahwa Amerika Serikat menggunakan saluran komunikasi sebelum pesawat termpur Su-22 tersebut ditembak jatuh dan oleh karena itu menghentikan memorandum kerja sama dengan koalisi untuk mencegah insiden dan menjamin keselamatan penerbangan.

Namun Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat, Jenderal Joe Dunford, mengatakan pihaknya berupaya untuk menjalin kembali komunikasi untuk 'mencegah konflik' dengan Rusia dan menambahkan tetap menggunakannya 'selama beberapa jam terakhir'.

Setelah menjatuhkan bom

Bukan pertama kali komunikasi kedua pihak diputus. Bulan April, jalur komunikasi langsung dihentikan setelah AS menembakkan 59 rudal jelajah Tomahawk ke pangkalan udara Shayrat milik Suriah sebagai tanggapan atas serangan kimia Suriah ke kawasan yang dikuasai pemberontak di Provinsi Idlib.

Namun Washington dan Moskow sepakat untuk menjalin kembali komunikasi bulan lalu.

Dalam insiden terbaru ini, pesawat pengebom Su-22 ditembak oleh pesawat tempur F/A-18E Super Hornet setelah menjatuhkan bom di Provinsi Raqqa, Minggu (15/06) siang waktu setempat.

AS mendukung Pasukan Demokratik Suriah atau SDF -yang merupakan aliansi para pejuang Kurdi dan Arab- dalam melakoni serangan ke Raqqa.

Namun Rusia dan Suriah mengatakan Su-22 ditembak ketika sedang dalam misi melawan ISIS sekitar 40km di sebelah barat daya Raqqa.

Pilot warga Suriah -menurut pernyataan yang dikeluarkan Rusia- melompat ke luar di kawasan yang dikuasai ISIS dan 'nasibnya masih belum diketahui' (bbcindonesia.com)

Beyoncé Knowles sedang merayakan ulang tahun perkawinan ke-9 bersama sang suami, Jay-Z, dan para penggemar malah mendapatkan “kado istimewa”. Queen Bey merilis video untuk single ‘Die With You’ yang kali ini menampilkan koleksi home-video yang mendokumentasi hubungannya bersama sang suami dan belum pernah disaksikan sebelumnya.

Sebenarnya Bey sudah pernah merilis video ‘Die With You’ untuk memperingati ulang tahun pernikahannya yang ke-7. Namun kini Bey memutuskan untuk merilis ulang dengan koleksi footage baru. Video tersebut dihadirkan secara eksklusif di Tidal, di mana Bey juga mengkurasi sebuah playlist yang berjudul “IV Ever Ever” untuk menandakan perayaan istimewa ini. Playlistnya berisi sekitar 60 lagu, termasuk lagu-lagu romantis seperti dari Sade, Robin Thicke, Lauryn Hill dan Stevie Wonder.

Dalam 9 tahun pernikahan mereka, Bey dan Jay-Z sudah dianugerahi oleh putri berusia 5 tahun, Blue Ivy, dan menyusul sepasang anak kembar yang akan segera dilahirkan oleh Bey.

Simak videonya di bawah ini:

(creativedisc.com)

NEW YORK - Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB Nikki Haley, mengeluarkan peringatan untuk Pemerintah Iran, Rabu WIB (1/2/2017).

 

 

Peringatan itu terkait aksi Iran yang melakukan uji coba peluncuran rudal balistik jarak menengah, yang meledak setelah meluncur 1.010 kilometer, dua hari lalu.

Haley, seperti diberitakan Reuters, menyebut uji coba tersebut merupakan hal yang tak bisa diterima.

Selain itu, keputusan Iran tersebut pun diyakini AS sebagai pelanggaran kesepakatan nuklir dunia, yang telah ada sebelumnya. 

"Saya akan menyerukan kepada seluruh dunia, bahwa ada suatu hal yang harus diwaspadai," kata Haley.

Pernyataan itu diungkapkan Haley kepada wartawan setelah sesi konsultasi tentang Iran di Dewan Keamanan PBB, New York.

"Amerika Serikat tidak naif. Kami tidak akan berdiam. Kalian akan memberikan peringatan kepada mereka, dan kami akan melakukannya sesuai dengan aturan," tegas dia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif tidak memberikan konfirmasi atau pun bantahan terkait kabar peluncuran rudal balistik tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, kabar uji coba peluru kendali Iran itu disampaikan oleh pejabat AS, Selasa (31/1/2017).

Pejabat tidak menyebutkan namanya itu mengatakan, uji tersebut dilakukan dari dekat Semnan, di sisi timur Teheran, ibu kota Iran.

Tes rudal balistik jarak jauh itu dilakukan pada Minggu (29/1/2017). Terakhir kali jenis peluru kendali seperti itu pernah diujikan pada Juli 2016.

Gedung Putih mengatakan bahwa mereka mengetahui keterangan uji peluru kendali Iran tersebut.

"Kami memantaunya, mengetahui bahwa Iran meluncurkan misil itu,” kata juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer dalam jumpa pers.

Sebelumnya, pemerintah Iran mengatakan, tidak akan menggunakan rudal balistik yang mereka miliki untuk menyerang negara lain.

Iran pun menegaskan, mereka tidak menjadi bagian dari kesepakatan nuklir dunia, atau pun resolusi Dewan Keamanan PBB yang mendukung pakta tersebut.

Masih belum jelas apakah uji coba peluncuran itu melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang meminta Iran untuk tidak melakukan aktivitas terkait misil balistik, yang mampu membawa hulu ledak nuklir. (kompas.com)

Page 1 of 2

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net