Music News



Beberapa waktu terakhir, Bruno Mars tengah disibukkan menjalani tur promosi album terbarunya, 24K Magic. Meski sibuk, dia masih sempat melakukan kegiatan sosial.

Menurut laporan Ace Showbiz, pelantun Versace on the Floor ini menyumbangkan hasil penjualan tiket konsernya di Auburn Hills, Michigan Sabtu (12/8).

Pendapatan dari tiket yang ludes terjual itu akan disumbangkan ke The Community Foundation di Greater Flint, dengan jumlah sebesar US$1 juta atau Rp13,3 miliar.

Sumbangan itu diberikannya untuk membantu krisis air bersih di kota tersebut.

"Saya sangat berterima kasih kepada penonton Michigan karena bergabung dengan saya untuk memberi dukungan pada kasus ini," katanya lewat sebuah pernyataan.

"Masalah yang masih berlangsung selama bertahun-tahun bagi penduduk Flint dan penting bagi kami untuk tidak melupakan mereka, saudara dan saudari kita yang terkena dampak bencana ini," tambahnya lebih lanjut.

Mars juga menambahkan, gerakan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban sekaligus menjadi awal agar hal itu tidak terjadi lagi.

Krisis air bersih itu dimulai pada 2014, saat kota Flint mengalihkan sumber air dari sistem air sungai Detroit ke Sungai Flint.

Namun akibat kelalaian pengelolaan, lebih dari 100 ribu penduduk terancam terkontaminasi timbal dari air konsumsi yang berasal dari pipa dan sumber air.

Atas acaman tersebut, penduduk diminta menggunakan air botol atau yang disaring untuk kegiatan minum, masak, bersih-bersih dan mandi hingga seluruh pipa diganti.

Sementara, penggantian itu diperkirakan tidak akan selesai sampai 2020.

"Dengan rasa syukur, Community Foundation di Greater Flint merasa terhormat menerima sumbangan inspiratif ini," ujar Yesaya M. Oliver Presiden dan CEO komunitas itu.

"Kami tahu hadiah US$1 juta dari Bruno Mars akan membawa pengaruh bagi anak-anak dan keluarga di Flint. Dia memahami masalah yang dihadapi warga Flint, dan kami tersentuh oleh keprihatinan dan kemurahan hatinya," tambahnya. (cnnindonesia.com)

Justin Bieber rupanya masih dan akan terus menorehkan namanya di posisi atas chart. Baru saja turun dari posisi pertama di UK Official Singles Chart, pelantun lagu hits Sorry tersebut sudah mengumumkan rencana perilisan single baru. Can We Still Be Friends digadang-gadang bakal jadi single hits dari Justin Bieber berikutnya yang dirilis pada 18 Agustus 2017 depan.

Can We Still Be Friends merupakan single yang digarap oleh produser BloodPop. Produser yang sama sebelumnya bekerja dengan Justin Bieber untuk mega hits Sorry di album “Purpose”.

Single Can We Still Be Friends ini bakal menjadi single pertama Justine Bieber sebagai lead singer untuk tahun ini. Setelah sang penyanyi dari Kanada sebelumnya meraih sukses besar sepanjang awal tahun dengan kolaborasi I’m The One bersama DJ Khaled serta hits fenomenal Despacito bersama dengan Luis Fonsi dan Daddy Yankee.

Menariknya, sebelum dirilis secara resmi pada hari Jum’at mendatang, Justin Bieber sudah lebih dulu memperdengarkan preview Can We Still Be Friends untuk fans di Milan Airport pada bulan lalu.

Dari video berdurasi kurang satu menit tersebut, terdengar versi preview dari Can We Still Be Friends yang rupanya diputar oleh Justin Bieber sendiri. Terdengar dari cuplikan tersebut, Can We Still Be Friends memiliki unsur musikalitas yang nyaris sama dengan Sorry. Namun tentunya untuk mendengar versi lengkapnya, harus menunggu hingga hari Jum’at mendatang.

Sayangnya, belum ada kepastian apakah dirilisnya single ini nanti menjadi awal dari meluncurnya album baru atau tidak. Mengingat Justin Bieber baru saja membatalkan kelanjutan konsernya di seluruh dunia. (creativedisc.com)

Bintang One Direction yang kini dikenal sebagai musisi pop-folk, Niall Horan, ternyata akan menggandeng penyanyi country terkemuka, Maren Morris, untuk lagu barunya. Berjudul ‘Seeing Blind’, lagu telah melakukan premiere di acara gathering Capitol Congress di Hollywood’s Arclight Cinemas pada Rabu, 9 Agustus yang lalu.

Saat tampil di acara tersebut, sang penyanyi ganteng berdarah Irlandia tersebut memberitahu penonton jika ia telah mengajak Maren untuk berkolaborasi melalui sebuah e-mail. Syukurlah Maren dengan “senang hati” menerima undangan untuk meminjamkan vokalnya di lagu akustik yang digambrakan memiliki “infectious chorus” tersebut.

‘Seeing Blind’ akan terdapat di album solo Niall yang dikabarkan akan rilis tahun ini juga. Penyanyi berusia 23 tahun ini sebelumnya telah merilis beberapa lagu, yaitu ‘This Town’, ‘On the Loose’, serta single hit, “Slow Hands’. Menurut Niall, albumnya nanti akan terasa kental dengan nuansa pop-folk (tentu saja).

Meski begitu, ia menjelaskan jika ada beberapa lagu yang akan terdengar lebih berat dibandingkan yang lainnya. Ia juga akan memasukkan unsur electric di beberapa track, dengan beberapa track lain sangat mengandalkan perkusi. Kita tunggu saja kalau begitu.

Dan sembari menunggu versi studio ‘Seeing Blind’, mengapa tidak simak kembali hit ‘Slow Hands’ di bawah ini:

(creativedisc.com)

Sidang kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi pada Taylor Swift masih berlanjut. Dalam kesaksian di hari ke-tiga persidangan melawan tergugat David Mueller, Swift mengaku ketakutan saat kejadian pelecehan itu terjadi padanya di Denver pada 2013 lalu.

"Itu jelas sebuah rabaan, rabaan yang sangat lama," kata Swift dalam persidangan, seperti diberitakan Reuters. "Itu sangat disengaja. Tangan dia (David Mueller) memegang bokong bawah saya. Saya merasakan dia menggenggam bagian itu melalui bawah dress saya,"

Sidang kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan presenter radio David Mueller telah dimulai sejak Selasa (8/8) lalu.

Sidang ini merupakan kelanjutan dari gugatan yang dilayangkan Swift atas tindakan yang diklaim dilakukan oleh Mueller dalam acara jumpa fan sebelum konser pelantun Red itu di Denver, Juni 2013.

Dalam gugatannya, Swift mengaku mengalami pelecehan oleh Mueller yang saat itu ikut dalam acara foto bersama dengan Swift dan kekasihnya. Akibat tudingan Swift, Mueller dipecat dari pekerjaannya.

Mueller membantah tudingan melakukan pelecehan dalam sidang di hari pertama. Di hari ke-dua (9/8), ibunda Taylor Swift, Andrea Smith, menyebut sang putri menceritakan kejadian tersebut dan sakit hati karenanya.

Swift juga menyebut dalam kesaksiannya, sebelum berfoto, Mueller dan kekasihnya sempat minum cocktails.

Serta ketika ditanya pengacara Mueller, Gabriel McFarland, alasan pengawal Swift tidak menghentikan tindakan sang presenter radio, pelantun Out of The Woods itu mengatakan tidak ada yang menyangka insiden itu akan terjadi.

"Tidak ada yang dapat mengira kejadian itu terjadi. Itu tidak pernah terjadi sebelumnya. Itu sangat menakutkan dan mengejutkan," kata Swift.

"Dia menaruh tangannya di bokong saya. Saya tahu itu tindakan Mueller," kata Swift dengan cepat ketika McFarland menyebut peluang pria lain yang melakukan tindakan tidak senonoh itu.

Tudingan Swift dikuatkan oleh kesaksian fotografernya, Stephanie Simbeck.

Simbeck menyebut ketika akan difoto, Mueller tampak menggerakkan tangannya ke bagian belakang pinggul Swift dan sesaat kemudian sang penyanyi menggeser pinggulnya menjauh dari Mueller.

"Dari lensa kamera, saya melihat Mueller menaruh tangannya ke bokong Swift. Swift sudah berusaha menjauh," kata Simbeck.

"Ketika Mueller dan kekasihnya pergi, Swift berkata kencang 'Bro! Pria itu meraba bokong saya!' dan saya meresponnya 'Saya tahu itu. Saya punya fotonya'. Lalu kami mengecek, dan Swift menemukan tangan Mueller tengah merabanya," lanjut Simbeck.

Saat ditanya alasan Swift tidak langsung melaporkan kepada manajernya begitu kejadian terjadi, mantan Harry Styles itu menyebut ketika itu masih banyak fan dan ia tidak ingin mengacaukan suasana tersebut.

"Saya hanya tidak ingin bertemu Mueller lagi. Dan kini ketika bertahun-tahun setelahnya, dan saya pun disalahkan atas ketidakberuntungan dalam hidupnya," kata Swift saat ditanya tudingan membuat tuduhan palsu oleh Mueller yang menyebabkan sang artis radio kehilangan pekerjaan.

Di sisi lain, manajer tempat Mueller bekerja di KYGO, Robert Call ikut memberikan pernyataan. Call menyebut Mueller dipecat dua hari setelah Swift memberikan aduan kejadian tersebut.

Call menyebut Swift mengadu kepada agensi yang jadi penghubung dia dan radio, Frank Bell. Call mengakui sudah lama mengenal Bell dan tidak meragukan rekannya itu.

Call mengakui ia menginterogasi Mueller soal kejadian tersebut. Mueller awalnya menolak mengakui, namun ketika ditunjukkan foto dia bersama Swift, Mueller tidak bisa berkutik.

"Mueller mengatakan, 'Yah kalau itu terjadi, itu tidak sengaja'. Saya memecatnya karena tangan dia tidak seharusnya berada di situ." kata Call.  (cnnindonesia.com)

Page 1 of 100

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net