Music News

Rakyat Indonesia kini harus berbangga dengan kearifan budaya lokal yang semakin menarik minat para seniman internasional. Belakangan ini, Coldplay memamerkan proyek video untuk lagu "Amazing Day" yang di dalamnya terdapat tarian asal Aceh, Tari Saman.

Dalam video berdurasi 4 menit 42 detik itu, band asal Inggris tersebut juga turut menampilkan pertunjukan Tari Topeng Jawa yang sedang dilakoni oleh dua orang penari di atas panggung. Video terbaru Coldplay itu juga menampilkan berbagai momen bahagia, tempat wisata, serta kebudayaan di seluruh dunia.

Diakui oleh band yang terdiri dari Chris Martin, Jonny Buckland, Guy Berryman, dan Will Champion itu, bahwa video tersebut merupakan hasil kiriman dari berbagai fans di seluruh dunia atas permintaan mereka sebelumnya. Fans Indonesia beruntung karena tarian Aceh dan Jawa turut dimasukkan ke dalamnya.

"Pada 19 November 2016, kami memintamu untuk menunjukkan apa yang terjadi di sudut duniamu untuk proyek film Amazing Day. Ribuan darimu telah melakukannya. Berikut film yang telah diselesaikan," tulis Coldplay melalui akun Facebook resmi mereka belum lama ini.

ampai artikel ini dibuat, proyek video yang diiringi lagu dari album A Head Full of Dreams itu telah dibagikan lebih dari 72 ribu kali dan disaksikan sebanyak lebih dari 3,7 juta kali. Tari Saman tak hanya diperlihatkan sekilas, melainkan muncul selama 2-3 detik. Di situ, para penari wanita terlihat melakukan gerakan Tari Saman di sebuah padang rumput.

Pengguna Facebook Aditya Syah Putra berterima kasih kepada Coldplay sembari menunjukkan rasa bangganya atas dimasukkannya dua tarian Indonesia dalam video lagu tersebut. "Indonesia.... Saman and topeng dance tradisional... Thanks coldplay. The best song for this new years," tulisnya. (liputan6.com)

Teman-teman, fans, dan mantan anggota band David Bowie berkumpul di London, Minggu (8/1/2017).

Mereka memperingati ulang tahun ke-70 salah satu ikon musik dunia. Acara itu dipandu sahabat Bowie, aktor Gary Oldman.

Mereka yang hadir antara lain adalah Simon Le Beon (Duran Duran), La Roux, Tom Chaplin (Keane), serta para personel Spandau Ballet.

Pertunjukan amal itu digelar selama tiga jam di Brixton Academy, London. Acara ini sekaligus menandai satu tahun meninggalnya Bowie, 10 Januari 2016.

Para tamu bergantian menyanyi di panggung, diawali dengan Gary Oldman yang membawakan lagu "Dead Man Walking" dan "The Man Who Sold The World".

Sementara itu, La Roux menyanyikan "Golden Years", dan Tom Chaplin tampil dengan "Life on Mars".

Vokalis band Duran Duran, Simon Le Bon, juga menyumbangkan suaranya dengan lagu "Let's Dance".

Begitu juga dengan vokalis Def Leppard, Joe Elliot, yang membawakan "All The Young Dudes" dengan iringan London Community Gospel Choir.

"Saya bisa merasakan kehadiran David. Dia berpengaruh dalam kehidupan kita semua," kata pianis Mark Garson menjelang akhir acara.

Di luar acara itu, sekitar 130 penggemar David Bowie berkumpul dan bermeditasi di Olympic Studio, London, untuk memperingati HUT sang idola.

Sejumlah fans Bowie juga meletakkan rangkaian bunga dan kartu ucapan selamat ulang tahun ke-70 di depan sebuah mural wajah sang idola, karya seniman Australia, James Cochran, di Brixton.

Pertunjukan musik di Brixton itu hanya satu dari rangkaian acara yang dirancang para mantan anggota band Bowie.

Termasuk di dalamnya, pertunjukan di Terminal 5, New York, pada Selasa (10/1/2017), di Wiltern, Los Angeles, pada 25 Januari, dan di Tokyo Dome City Hall, Tokyo, pada 2 Februari mendatang. (kompas.com)

Los Angeles - Si anak ajaib dunia jaz asal Indonesia, Joey Alexander tampil menakjubkan dalam sebuah acara bincang-bincang di televisi Amerika Serikat. Tak main-main, kali ini Joey Alexander dipuji oleh pembawa acara sekaligus musikus jaz senior, Harry Connick Jr.

Sebagai pengingat, Harry Connick Jr adalah aktor sekaligus musikus jaz tersohor asal AS. Ia tercatat sebagai musikus jaz yang meraih prestasi dengan album yang paling kerap menduduki nomor satu dalam sejarah tangga lagu jaz AS. Ia juga menggarap soundtrack film komedi romantis ternama When Harry Met Sally pada 1989, serta sempat menjadi mentor dan juri American Idol.

Hingga dalam acara bincang-bincangnya bernama Harry belum lama ini, ia mengundang Joey Alexander untuk menjadi bintang tamu. Dalam acara tersebut, Joey bercerita bahwa ia mengidolakan pianis jaz legendaris Thelonious Monk. Bocah 13 tahun itu pun menjelaskan bahwa ia mengenal Thelonious Monk dari Harry Connick Jr yang pernah membawakan ulang lagu sang legenda, "I Mean You."

 

"Aku tersanjung ketika mengetahui si anak ajaib jazz @joeyalexandermusic bilang kepadaku bahwa ia dulu terinspirasi dari rekaman piano dari sebuah lagu Thelonious Monk yang saya buat," tulis Harry Connick Jr di akun Instagramnya.

Dalam acara tersebut, pria 49 tahun itu sempat melakukan jamming bersama Joey Alexander membawakan komposisi jaz dengan memainkan piano masing-masing.

"Si anak ajaib sekaligus pianis yang belajar sendiri @joeyalexandermusic adalah nominee termuda dalam (sejarah) Grammy. Saya senang jamming dengannya dalam #HarryTV," tulisnya lagi dalam unggahan yang menampilkan permainan mereka berdua.

Sementara itu, belum lama ini Joey Alexander kembali dinominasikan dalam Grammy Awards untuk kedua kalinya. Untuk kali ini ia dinominasikan dalam kategori Best Improvised Jazz Solo untuk album Countdown. Grammy Awards 2017 akan berlangsung pada 12 Februari 2017 di Staples Center, Los Angeles, AS. (liputan6.com)

Di awal tahun ini, Ed Sheeran keluar dari vakum dunia media sosialnya dan mengumumkan akan merilis lagu baru di hari ini, Jumat, 6 Januari 2017. Dan ia sudah menetapi janjinya tersebut.

Istimewanya, Ed tidak hanya merilis hanya satu lagu, namun sekaligus dua, berjudul ‘Shape of You’ dan ‘Castle on the Hill’, mengakhiri penantian yang berlangsung hampir selama dua tahun. Penyanyi asal Inggris yang terakhir merilis single ‘Photograph’ di tahun 2015 ini memang sudah memberi teaser untuk lagu-lagu tersebut, selain memberi petunjuk jika kemungkinan album barunya akan berjudul “Divide”, menyusul album sebelumnya, “Plus” dan “Multiply”. “Cause I’ve been away for a bit here’s two singles rather than one,” tulis Sheeran di Instagram bersama dengan snippets dari tiap lagu.

‘Shape of You’ terdengar agak berbeda dengan lagu-lagu Ed sebelumnya. Mengadopsi ritme ala xylophone, beat lagunya terdengar agak tropikal dan dancehall-esque, meski tentunya tidak melupakan pop-folk akustik yang masih dilekatkan di lagunya. Sedangkan ‘Castle on the Hill’ adalah sebuah pop-rock dengan chorus epic yang mengingatkan akan kekuatan Ed dalam penulisan lagunya.

Hadirnya lagu-lagu ini seolah menegaskan jika di masa vakumnya Ed Sheeran tak pernah mengistirahatkan kreativitasnya sekaligus menemukan sisi musikalitas baru yang siap disajikan kepada pendengarnya. Tanpa banyak komentar lagi, dengar lagu-lagunya di bawah ini: (creativedisc.com)

SHAPE OF YOU

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net