Music News



Penyanyi muda asal Kanada yang tengah menanjak namanya, Shawn Mendes, akan membintangi film live-action pertamanya.

Menurut berita yang dilansir oleh The Hollywood Reporter, Shawn akan membintangi sebuah film karya Ivan Reitman yang berjudul “Summer of Love”. Film akan bergenre drama musikal dan menjadi yang pertama pula bagi sutradara film “Ghostbusters” tersebut.

Belum diketahui bagaimana plot film, namun dipercaya berseting di musim panas 1967 di mana 100.000 anak muda bertemu di Haigh-Ashbury, San Fransisco, untuk memprotes Perang Vietnam. Peristiwa ini juga dikenang karena menampilkan aksi musik dari barisan musisi terkenal zaman itu, seperti The Who, The Grateful Dead, Jimi Hendrix, Janis Joplin dan The Byrds.

“Summer of Love” sebenarnya bukan kali pertama terlibat dalam film, karena sebelumnya ia sudah mengisi suara untuk film animasi rilisan 2013, “Underdogs”. (creativedisc.com)

LOS ANGELES - Grup band emo/rock alternatif asal Amerika Serikat, Paramore, diberitakan telah mendaftarkan lagu-lagu barunya ke ASCAP (American Society of Composers, Authors and Publishers).

Hal ini memberi kesan bahwa band yang berdiri sejak 2004 ini akan segera membuat album baru dalam waktu dekat. Daftar lagu tersebut bisa dilihat di postingan Twitter yang diunggah oleh akun resmi Paramore pada Selasa (14/3/2017).

Hal ini berarti membenarkan unggahan Instagram Paramore pada Januari lalu yang ditulis oleh Hayley Williams, sang vokalis.

"Menyambung album self-titled kami, tidak terlihat seperti tugas yang mudah dan mengejutkan, tidak seperti itu," tulis Hayley Williams saat itu.

Di caption yang sama, ia melanjutkan "Bagi saya, itu tidak sampai saya percaya bahwa masa lalu telah selesai dengan saya, saya harus mencari apa selanjutnya."

"Masa lalu kita bisa menjadi penghibur yang hebat, atau film horor; bisa jadi jerat, atau perisai ... Tapi itu adalah alasan hal ini disebut 'masa lalu'. Setelah istirahat, kami harus pergi mencari apa yang seharusnya datang setelah itu."

Seperti diketahui, Paramore beberapa kali ditinggal pergi oleh para personelnya yang secara tidak langsung menghambat mereka menciptakan album. Album ini menunjukkan bahwa mereka telah kembali dari masa istirahatnya selama ini.

Paramore mendaftarkan 12 lagu baru yang didominasi oleh ciptaan sang vokalis Hayley Williams dan gitarisnya, Taylor York. Tak hanya mereka berdua, sang drummer Zac Farro juga terlibat di tiga lagu. (liputan6.com)

Taylor Swift dan layanan streaming sepertinya memang kurang berjodoh. Setelah sempat mengkritisi kebijakan Apple Music dan menarik lagu-lagunya dari Spotify, maka kini Taylor berencana untuk meluncurkan layanan streaming musiknya sendiri.

Sebuah sumber menyebutkan jika sang mantan penyanyi country ini telah mengajukan dokumen hukum untuk memulai layanan streamingnya sendiri. Dalam dokumen tersebut, Taylor mengajukan permintaan merek untuk website yang menampilkan “content media yang non-downloadable dalam bentuk rekaman audio.” Menurut TMZ Taylor ingin menyebut layanan streaming ini dengan “Swifties”.

Taylor sepertinya berencana untuk tidak hanya sekedar menyediakan layanan streaming. Menurut TMZ, ia berniat untuk meluncurkan berbagai produk musik lain, seperti gitar, pick gitar, senar gitar dan stik drum. Rencananya juga mencakup mengorganisir acara retreat, camp edukasional dan kursus panduan-diri online.

Meski begitu, sampai saat ini belum ada respon dari perwakilan Taylor Swift untuk menganggapi kabar ini.

Jika benar-benar terjadi, Taylor bukan artis pertama yang melakukan usaha streaming, karena Jay Z sudah meluncurkan Tidal di tahun 2014 lalu.

Sebuah sumber dari kalangan orang dalam Taylor menyebutkan pada Billboard jika sang penyanyi tidak akan meluncurkan layanan streaming. Tapi ia menyebutkan jika “Swifties” akan lebih menjadi app yang menjadi wadah fan club yang lebih personal dan dilengkapi dengan merchandise eksklusif, koleksi audio/video/live preformance dan kemungkinan besar juga akan menyediakan game mobile. (creativedisc.com)

Baru saja terungkap kepada para fans jika Muse telah merekam 3 buah lagu baru di sebuah studio musik di kota London. Band pengusung space-rock asal Devonshire tersebut saat ini memang tengah menyiapkan tur di Amerika Serikat bersama 30 Seconds to Mars dan PVRIS, selain tampil di festival di Eropa, seperti Reading & Leeds bersama Kasabian dan Eminem.

Di beberapa bulan terakhir band ini telah membagi foto-foto mereka yang tengah menulis dan merekam lagu baru. Namun sekarang seorang fan berhasil menelusuri jejak mereka saat berada di AIR Studio, London, untuk mengetahui perkembangan proses rekaman Muse.

Sebagaimana yang dilaporkan oleh Binaural, foto yang diunggah di akun Instagram Florian Muse, terlihat seorang penggemar yang tengah bersua dengan Matt Bellamy, Chris Wolstenholme dan Dom Howard, di luar studio dan kemudian mengetahui informasi tentang telah selesainya proses perekaman 3 buah lagu.

AIR Studio sebelumnya menjadi tempat bagi Muse untuk mengerjakan lagu-lagu untuk album “Absolution”, “The 2nd Law” dan “Drones”.

Sayangnya, para fans hanya bisa berspekulasi apakah album kedelapan, dan susulan album “Drones” (2015) ini akan dirilis tahun ini atau tidak, karena belum ada pernyataan resmi dari Muse. (creativedisc.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM