Music News

Penyanyi Adam Levine akan mendapat penghormatan bintang di Hollywood Walk of Fame.

Vokalis grup band Maroon 5 dan pelatih The Voice itu akan menerima Walk of Fame ke-2.601 pada 10 Februari mendatang dengan acara yang akan dihadiri oleh temannya dalam The Voice Blake Shelton dan legenda rock Sammy Hagar. Keduanya akan memberi pidato pada acara tersebut.

"Penggemar Adam Levine telah dengan sabar menunggu datangnya hari ini," kata produser Walk of Fame Ana Martinez dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Billboard.com.

"Fans dari seluruh dunia terus menerus menanyakan kepada kami, 'Kapan? Kapan?', saat ini waktunya, dan kami mengundang seluruh fans Adam untuk bergabung bersama kami dan menikmati 'Moves like Jager!' Levine dan mendengar suaranya," sambung dia.

Meskipun Levine dikenal secara personal setelah 12 musim The Voice, dia akan mendapat penghormatan dalam kategori Recording (rekaman) di mana dia pertama kali mencatatkan namanya sebagai penyanyi dan penulis lagu dalam grup band Maroon 5.

Acara Hall of Fame untuk Levine akan dimulai pada pukul 11.30 waktu setempat, bertempat di Hollywood Blvd. di Los Angeles, dan akan disiarkan secara langsung dan eksklusif di www.walkoffame.com. (kompas.com)

Dalam dunia musik kontemporer, siapa yang tak mengenal pasangan legendaris nan ikonik, John Lennon dan Yoko Ono. Kini kisah mereka akan bisa disaksikan dalam sebuah film layar lebar yang mencoba menggambarkan kisah cinta mereka, serta tentunya aspirasi politik anti-perang yang John dan Yoko dengungkan.

Film yang belum diketahui judul atau kapan rilisnya ini akan diproduseri sendiri oleh Yoko bersama dengan Michael De Luca (“The Social Network”), serta Josh Bratman dari Immersive Pictures. Anthony McCarter, yang sebelumnya terlibat dalam produksi film peraih nominasi Oscar, “The Theory of Eveything”, akan menulis naskahnya, sebagaimana yang dilaporkan oleh The Hollywood Reporter.

Dalam sebuah pernyataan yang baru saja dirilis, De Luca menyebutkan, “The story will focus on ripe and relevant themes of love, courage and activism in the US – with the intention of inspiring today’s youth to stand up for and have a clear vision for the world they want.

John dan Yoko pertama kali bertemu di bulan November 1966, saat Yoko tengah melakukan pembukaan pameran seninya di lantai dasar Indica Bookshop di kota London. Saat itu sang frontman The Beatles masih menikah bersama dengan istri pertamanya, Cynthia. Setelah bercerai di bulan Agustus 1968, John kemudian menikahi Yoko di bulan Maret tahun depannya.

Selama 11 tahun usia pernikahan mereka, yang berakhir setelah kematian John, pasangan ini telah berkolaborasi dalam banyak proyek kreatif, termasuk produksi musikal milik John, “Double Fantasy” di tahun 1980. (creativedisc.com)

Selamat kepada Pharrell Williams dan sang istri, Helen Lasichanh, karena baru saja mendapatkan bayi, tidak hanya satu, namun tiga sekaligus, alias triplet, sebagaimana yang dilaporkan oleh Digital Spy.

Vanity Fair melaporkan jika istri sang penyanyi dan produser musik telah melahirkan bayi kembar tiga tersebut di awal bulan ini. Saat ini belum diketahui nama atau jenis kelamin anak-anak tadi, namun disebutkan jika mereka dan sang ibu dalam keadaan sehat-sehat saja.

Di bulan September lalu Pharrell dan Helen mengumumkan jika mereka sedang menantikan anak kedua mereka, namun detil lebih jauh tentang kehamilan itu disimpan rapat-rapat, termasuk informasi tentang si kembar tiga.

Sebelumnya pasutri ini sudah memiliki seorang putra yang kini berusia 8 tahun, Rocket Ayer.

Pharrell sendiri sedang sangat sibuk di beberapa bulan terakhir. Bulan lalu ia diumumkan sebagai laki-laki pertama yang akan menjadi model untuk produk tas tangan Chanel dan akan bersanding bersama Cara Delevingne dan Kristen Stewart. Selain itu ia juga disibukkan dengan promosi film “Hidden Figures” di mana ia menjabat sebagai produser. Film tersebut mendapatkan tiga buah nominasi Oscar tahun ini, termasuk untuk kategori utama, Best Picture. (creativedisc.com)

Tidak bisa dipungkiri jika The Chainsmokers adalah sensasi pop terpanas saat ini dan sukses melakukan cross-over dari ranah EDM menuju pentas mainstream. Pernyataan yang sama bisa disampirkan kepada band rock Nickelback sekitar satu dekade lalu. Hanya saja gantikan EDM dengan rock, tentu saja.

Esquire baru-baru ini mempublikasikan sebuah artikel yang menyandingkan dua grup ini dalam terma “genre cliches,” “shameless sexism” dan “schmaltz.” Di dalamnya, sang penulis, Matt Miller, mengindikasikan jika Nickelback sebagai tanda dari berakhirnya era post-grunge arena rock, sedangkan The Chainsmokers tentu saja untuk kejatuhan EDM.

Rupanya The Chainsmokers (sepertinya) kurang menyenangi tulisan ini dan kemudian memberi tanggapan dengan menghadirkan sebuah mash-up antara hit terbaru mereka, ‘Paris’, dengan hit single Nickleback, ‘How You Remind Me’.

Mash-up ini diposting di akun Twitter mereka, yang bisa disimak di bawah ini:

(creativedisc.com)

About

  • Delta FM adalah sebuah stasiun radio yang merupakan bagian dari Group Masima Radio Network (MRN) perusahaan pengelola radio dari berbagai segmen pendengar beberapa diantaranya Radio Prambors dan Radio Bahana

Station

Jakarta 99.1 FM
Bandung 94.4 FM
Surabaya 100.5 FM
Makassar 99.2 FM
Manado 99.3 FM
Medan 105.8 FM
Semarang 96.1 FM
Yogyakarta 103.7 FM

Contact us

Jl. Adityawarman No. 71 Jakarta 12160
Jakarta, DKI Jakarta Indonesia
+62 21-7202443
Fax: +62 21-7202058
deltafm.net